Pos

Bolubung, BanggaiKep.go.id – Dampak dari pandemi penyebaran corona virus Desease 2019 ( Covid-19) dalam perekomian masyarakat sangatlah terasa sehingga Pemerintah Pusat meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial bagi masyarakat miskin.

Pemerintah Desa Bolubung Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan pada Rabu, (13/5/2020) melaksanakan pencairan Bantuan Langsung Tunai  Dana Desa (BLT-DD) bagi 79 kepala keluarga berdasarkan hasil pendataan Pemerintah Desa dan verifikasi Pemerintah Kec. Bulagi Utara yang layak dan pantas menerima BLT-DD berdasarkan kriteria penerima BLT.

Penyaluran BLT-DD Desa Bolubung Kec. Bulagi Utara dihadiri oleh Camat Balagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P Tenaga Ahli Pengembangan Partisipatif Masyarakat Dinas PMD Kab. BanggaiKep Rizal Kaniu, Kapolsek Bulagi yang diwakili Babinkabtibmas, Tenaga Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara Mikhal Yolisan,SE dan Aprioni Totu’u, ST.

Penyaluran BLT-DD oleh Pemerintah Desa Bolubung bagi masyarakat diawali dengan penyerahan secara simbolis bagi 10 KK penerima BLT-DD secara langsung oleh Camat Bulagi Utara, TA-PP Masyarakat Kab.BanggaiKep, TPD Kec.Bulagi Utara, Kades Bolubung dan Ketua BPD.

Selanjutnya Kades Bolubung Jefri Matabal mendampingi Camat Bulagi Utara dan tim menyalurkan BLT-DD kepada penerima di rumah masing-masing.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P dalam penyaluran BLT-DD di Desa Bolubung menyampaikan terima kasih bagi Bapak Presiden, Kemendes PDTT, Pak Bupati, Kades Bolubung serta Semua pihak yang sudah boleh memfasilitasi guna sehingga boleh tersalurnya BLT-DD.

“Saya selaku Camat Bulagi Utara memberikan apresiasi yang besar bagi Kades Bolubung dan BPD bersama jajaran yang terus bersinergi dalam upaya pencegahan Covid-19 serta terus berupaya memperhatikan dan peduli terhadap masyarakat dalam situasi pandemi corona virus”, ucap Edison. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Guna memastikan protokol pencegahan Corona Virus Desease 2019 atau lebih akrab ditelinga masyarakat Virus Corona, Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara melaksanakan pemantuan ke desa-desa.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P bersama satuan gugus tugas pencegahan Covid-19 Kec. Bulagi Utara melaksanakan pemantauan bagi pelaku perjalan yang baru datang dari luar Daerah apakah benar-benar menjalani karantina atau tidak ketika sampai di desa masing-masing.

Pada hari Sabtu, (9/5/2020) Edison Moligay bersama Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara melakukan pemantuan bagi masyarakat yang baru datang dari luar daerah di Desa Bakalinga dan Desa Montop Kec. Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menurut Edison Moligay “Tujuan pemantuan ini adalah untuk memastikan apa mereka menjalani protokol pencegahan Covid-19 dengan menjalankan karantina mandiri selama 14 hari dengan mematuhi anjuran pemerintah serta arahan dari tenaga medis”.

“Kegiatan ini juga sekaligus memastikan bahwa Pemerintah Desa dan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa bersinergi terus dalam upaya pencegahan Covid-19 di wilayah masing-masing”, lanjut Edison.

Camat Bulagi Utara pun menegaskan kepada Kepala Desa dan Lurah Sabang agar tidak lengah serta selalu memantau kedatangan masyarakat yang datang dari luar daerah, “Agar kita tidak kecolongan, apalagi bagi mereka pelaku perjalanan yang berisiko yang dari daerah yang sudah dikategorikan zona merah dan trasmisi lokal”, ujar Camat.

Saat pemantuan Satgas Pencegahan Covid-19 Kec. Bulagi Utara pun melakukan sosialisasi tentang kepatuhan pakai masker serta membagikan masker yang disalurkan Pemda Banggai Kepulauan. (AmosKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desase 2019 (Covid-19) dan mengantisipasi pelaku perjalanan dari luar daerah yang sering tidak jujur tentang riwayat perjalanannya, Danramil 1308-12 Bulagi menyarankan kepada setiap desa dapat membuat pos penjagaan cegah Covid-19 atau Virus Corona.

Danramil 1308-12 Bulagi Pelda Suharto saat dihubungi jurnalis DisKominfo Kab.Banggai Kepulauan pada Jumat (8/5/2020) malam via HandPhone, memaparkan gagasannya agar tiap desa dapat membuat pos penjagaan pencegahan Covid-19 karena melihat situasi dan keadaan yang ada, serta banyaknya pengeluhan dari para tenaga medis mengenai ketidak jujuran masyarakat yang baru datang dari luar daerah saat dijaga dipintu masuk keluar Kab.Banggai Kepulauan (pelabuhan penyebrangan) mengenai riwayat perjalanannya serta memastikan mereka yang datang dari luar daerah terdata dan menjalani karantina.

Pelda Suharto menyarankan agar setiap desa membuat pos penjagaan, karena menurutnya, petugas yang berjaga ditiap pelabuhan boleh dibohongi untuk mereka yang dari luar daerah, tapi para kepala desa dan aparat desa yang dimasing-masing desa lebih tahu mengenai masyarakatnya dari mana kedatangannya dan siapa yang dari luar daerah, serta dapat memastikan apakah mereka menjalani karantina mandiri sesuai Protap pencegahan Covid-19 atau tidak.

“Masyarakat yang tidak mau jujur pada petugas dari mana kedatangannya, berarti dialah, oknum yang membahayakan keluarga, serta saudaran sebangsanya”, tegas Pelda Suharto.

“Pembuatan pos penjagaan ini kami sarankan kepada semua Camat, Kepala Desa dan Lurah diwilayah kerja Koramil 1308-12 Bulagi yang meliputi 3 kecamatan Bulagi bersaudara yakni Kec. Bulagi, Bulagi Utara dan Bulagi Selatan”, ucap Pelda Suharto.

Suharto juga bersyukur hal ini direspon dengan baik oleh Camat dan Kades serta lurah sehingga mereka sudah mempersiapkan bahkan ada beberapa desa yang sudah selesai pos penjagaannya. (AmosKominfo)

Mandok, BanggaiKep.go.id – Menindak lanjuti Permendes Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (PDTT) No.6 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Permendes No. 11 Tahun 2020 Tentang Prioritas Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020, yang dimana dana desa digunakan untuk membantu masyarakat miskin dampak dari Pandemi Corona Virus melalai Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa.

Dalam menetapkan masyarakat penerima BLT-DD, Pemerintah Desa Mandok Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan mengelar musyawarah Desa penetapan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Kamis, (7 Mei 2020).

Musyawarah Desa ini dilaksanakan di balai pertemuan Desa Mandok yang dihadiri oleh Kepala Desa Mandok, Dipen Kama’i, Ketua dan anggota BPD, aparat desa, perwakilan masyarakat serta pendamping desa Kec. Bulagi Utara.

Mudes finalisasi penentuan penerima BLT yang bersumber dari dana desa dipimpin oleh Ketua BPD Mandok Edy Katiandagoh.

Dalam sambutan Kades Mandok Dipen Kama’i berharap “Bagi masyarakat penerima BLT kiranya dapat memanfaatkan bantuan yang diterima dengan bertangungjawab serta digunakan untuk kebutuhan pokok dalam situasi pandemi virus corona, serta kita berharap bersama agar bencana virus ini segera berakhir”.

Selanjutnya penjelasan dari pendamping Desa Mikhal Yolisan, SE mengenai BLT yang bersumber dari dana desa karena masyarakat beranggapan BLT diberikan bagi semua masyarakat.

Mikhal menjelaskan bahwa “BLT diperuntukan bagi masyarakat miskin yang tidak mendapat bantun sosial seperti Program Keluarga Harapan, Bantuan Sembako Non Tunai, serta Bantuan Sosial Tunai, sesuai dengan 14 kareteria penerimaan BLT dana desa”.

Untuk itu Mikhal berharap masyarakat agar masyarakat dapat memahaminya dan paham.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan daftar penerima BLT sebanyak 34 keluarga,  dan diakhiri dengan penetapan penerima BLT Desa Mandok oleh ketua BPD. (AmosKominfo)

Montop, BanggaiKep.go.id – Guna mengantisipasi masuk keluarnya orang di Desa Montop Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Montop membuat pos penjagaan dipintu masuk keluar Desa Montop.

Pembuatan pos penjagaan pencegahan virus corona dikoordinir langsung oleh Kepala Desa Montop Istono Iyong yang juga merupakan ketua tim relawan desa, turut serta dalam pembuatan pos penjagaan seluruh aparat desa, BPD Montop, Karang Taruna, Pendamping Desa serta mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu.

Jumlah pos penjagaan dibuat sebanyak 3 titik, yang pertama di lokasi pelabuhan penyebrangan ke Salakan dan jalur masuk dari Desa Paisuluno serta jalur jalan poros dari Desa Bolubung.

Kasie Pemerintahan Desa Montop  Ismanto A. Sadalla saat diwawancarai (7/5/2020) menjelaskan “Pembuatan pos penjagaan pencegahan Covid-19 adalah upaya dari Pemdes Montop dan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Montop dalam menangulangi penyebaran Virus Corona, serta mengidentifikasi masyarakat yang masuk keluar Desa Montop”.

“Bagi masyarakat yang masuk dan keluar Desa Montop wajib menggunakan masker, pedagang dari dalam dan luar wajib pakai masker dan sarung tangan, bagi yang tidak mengikuti aturan protokol pencegahan Covid-19 serta melanggarnya kami tidak akan izinkan untuk memasuki Desa Montop demi keamanan bersama”, kata Ismanto.

Lanjut Ismanto, “Serta kami akan menerapkan mengaktifkan kembali Siskambling dengan pembagian waktu mulai dari jam 07.00-24.00 Wita dengan sistem shef sesuai jadwal dan pembagian waktu”. (AmosKominfo)

 

Bangunemo, BangaiKep.go.id – Menindak lanjuti hasil rapat bersama dengan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pada Senin, (4/5/2020), Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara dibawah pimpinan Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, MAP, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kepatuhan Pakai Masker dan Kepatuhan terhadap himbauan Pemerintah.

Kegiatan Sosialisasi Kepatuhan Pakai Masker dan Kepatuhan terhadap himbauan pemerintah sehubungan dengan pencegahan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) dilaksanakan di Desa Bangunemo Kec. Bulagi Utara Kab. Banggai Kepulauan pada Kamis, (7/5/2020).

Kegiatan diawali dengan sosialisasi di Balai Desa Bangunemo selanjutnya dilakukan operasi kepatuhan pakai masker dengan turun ke lapangan wilayah desa Bangunemo termasuk jalan poros trans peling.

Dalam Sosialisasi kali ini didapat pengendara mobil dan penumpang maupun motor yang tidak mengenakan masker diberikan sosialisasi langsung oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay selanjutnya sebelum disilahkan melanjutkan perjalanan diberikan/dipakaikan masker oleh Satgas Pencegahan Covid-19 Kec. Bulagi Utara.

Edison Moligay memaparkan kegiatan ini adalah upaya pencegahan penularan Covid-19 sekaligus mengingatkan terus kepada masyarakat wajib memakai masker ketika berada diluar rumah, serta patuhi dan laksanakan apa yang menjadi himbauan pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Menyikapi situasi dan keadaan saat ini diharapkan masyarakat tetap tenang tapi waspada, jaga jarak, hindari keluar rumah untuk urusan yang tidak penting serta terus budayakan pola hidup bersih dan sehat”, ucap Edison. (AmosKominfo)

 

Sambulangan, BanggaiKep.go.Id – Walau dalam situasi pandemi Corona Virus Desease 2020 (Covid-19) bukan berarti menghambat kegiatan kampus yang berhubungan dengan akademi yang harus dijalani oleh mahasiswa dalam memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan semua program mata kuliah untuk merebut gelar Strata 1 (S1).

Sekretaris Camat Bulagi Utara Bakar Samaida, S.Sos menerima kedatangan mahasiswa Universitas Tompotika Luwuk (Untika Luwuk), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang akan menjalani Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Angkatan XXVII selama beberapa bulan kedepan di Desa Sambulangan Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Jhoin F. Karamoy Mahasiswa Untika Luwuk Fakultas Kesehatan masyarakat saat diwawancarai oleh jurnalis DisKominfo Kab.BanggaiKep pada hari Rabu (6/5/2020) mengatakan bahwa “KKN yang kami jalani saat ini beda dengan mahasiswa KKN sebelumnya yang ditempatkan di desa sesuai lokasi penempatan dari pihak kampus dan setiap posko didesa terdiri dari beberapa orang mahasiswa untuk menjalankan program KKN yang telah disepakati bersama mahasiswa KKN bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat”, ungkap Jhoin.

Lanjut Jhoin, “Tapi kami kali ini mahasiswa KKN Untika angkatan ini melaksanakan Kuliah Kerja Nyata secara mandiri atau perorangan berdasarkan konsentrasi program study yang diambil, seperti saya melaksanakan KKN dengan cara terlibat langsung dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 baik dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Satgas Penanganan Covid-19 maupun kegiatan mandiri sehubungan dengan pencegahan Covid-19”, tandas Jhoin. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Dampak dari Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang sangat mempengaruhi seluruh lini kehidupan masyarakat terutama perekonomian yang lambat bahkan ada yang sampai kehilangan lapangan pekerjaan.

Menyikapi hal ini pemerintah luncurkan berbagai bantuan sosial guna meringankan beban penderitaan dan kesulitan ekonomi masyarakat ditengah situasi pandemi covid-19, bansos tersebut berupa penambahan penerima PKH, Bantuan Sembako Non Tunai, Bantuan Soasial Tunai serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Menyikapi hal ini Pemerintah Desa Sambulangan Kec.Bulagi Utara Kab.Banggai Kepulauan mengelar musyawarah insidentil sehubungan dengan bantuan sosial yang akan diterima oleh masyarakat desa dilaksanakan di Balai Desa Sambulangan pada hari Rabu, (6/5/2020).

Musyawarah ini dihadiri oleh Pj.Kades Sambulangan Hajis Hadjim, S.Sos, Ketua BPD Sambulangan beserta anggota BPD, perangkat Desa dan perwakilan masyarakat dan dihadiri juga oleh pendamping desa Mikhal Yolisan, SE dan Aprioni Totu’u, S.T

Musyawarah dipimpin oleh Ketua BPD Desa Sambulangan Dermin Yopolio, tujuan dilaksanakannya musyawarah ini agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penerimaan bantuan sosial dari pemerintah, maka dibutuhkan trasparansi dalam penyaluran bantuan sosial dengan berpedoman pada kriteria yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Agar jelas siapa yang penerima PKH, Bantuan Sembako Non Tunai, Bantuan Sosial Tunai serta Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana desa agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penerimaan bantuan sosial ini tidak ada yang dobel menerima bansos dari pemerintah”, jelas pendamping Desa Mikhal Yolisan.

Dalam musyawarah ini telah ditetapkan nama-nama penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa dan akan dilakukan perubahan RKPDes sesuai Permendes Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Prioritas Pengunaan Dana Desa Tahun 2020.(AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pendemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) benar menyita perhatian semua pihak dan bukan saja hanya sampai memperhatikan apa yang terjadi tapi terjun langsung dan bersinergi bersama guna menanggulangi penyebaran Covid-19.

Demikian halnya dengan pendamping desa (PD) Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepualaun, ketika giatnya semua pihak dalam memerangi penyebaran Corana Virus di desa-desa pendamping desa bukan saja hanya terlibat dalam pendampingan secara administrasi dalam pemerintah desa menyusun RPJM, RKPDes dan APBDes  tetapi pendamping desa Kec. Bulagi Utara terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan pencegahan Covid-19.

Melalui sambungan via Handphone (HP) Jurnalis DisKominfo Kab. Banggai Kepulauan pada Selasa (5/5/2020) malam mengkonfirmasi kegiatan pendamping desa sehubungan dengan melawan Covid-19, pendamping desa Kec. Bulagi Utara Mikhal Yolisan, SE dan Aprioni Totu’uk, S.T memaparkan bahwa “Dalam situasi pandemi Covid-19 ini kami para pendamping desa bukan saja hanya terlibat bagaimana mendampingi pemdes yang ada di Bulagi Utara dalam menyusun RKPDes dan APBDes tahun berjalan serta mendampingi dalam perubahan-perubahan APBDes sehubungan dengan pencegahan Covid-19 berdasarkan surat keputusan dan surat edaran Menteri”, kata Mikhal Yolisan.

Mikhal Yolisa, SE mengatakan “Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 kami pendamping desa selalu pro aktif bersama dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa se Kecamatan Bulagi Utara dalam memerangi penyebaran Corona Virus, ketika ada kegiatan di desa baik itu sosialisasi pencegahan Corona virus, penyemprotan disinfektan dan bagi masker dan lain sebagainya kami tetap turun lapangan bersama guna bersatu padu melawan Corona Virus”, jelas Mikhal. (AmosKominfo)

Paisuluno, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Paisuluno Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan terus bersinergi bersama semua pihak terkait dalam upaya bersama melakukan pencegahan dan pemutusan mata rantai Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Desa Paisuluno, mulai dari membentuk Tim Relawan Desa, sosialisasi pencegahan Covid-19 berdasarkan himbauan pemerintah serta melakukan langkah-langkah lain.

Pemerintah Desa Paisuluno dibawah pimpinan Kades Paisuluno Basri Dale bersama jajarannya dan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Paisuluno melaksankan penyemprotan Disinfektan kerumah warga dan sarana umum serta seluruh lingkungan pemukiman masyarakat, Selasa, (5/5/2020).

Juga terlibat dalam kegiatan ini jajaran PKM Sabang yang dikoordinir langsung Kepala PKM Sabang Asrion, A.MG, Babikantibmas baik dari Koramil Bulagi dan Polsek Bulagi/Bulagi Utara serta Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara.

Pendamping Desa Bulagi Utara Mikhal Yolisan, SE memaparkan bahwa “Desa Paisuluno merupakan desa yang paling pertama di Kecamatan Bulagi Utara dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan menyediakan sarana cuci tangan disetiap rumah warga dan menghimbau untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS)”, ucap Mikhal. (AmosKominfo)