Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Jumlah kasus penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) yang akrab kita dengar virus Corona yang penyebarannya masih terus terjadi bahkan meningkatkan akhir-akhir ini kasus terkonfirmasi, Probabel bahkan sampai meninggal.

James H.D Pinontoan selaku Plt. Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan disela kegiatan monitoring vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan tahap pertama (9/2/2021) mengatakan bahwa sampai saat ini Covid-19 belum ada obat yang dapat mematikan virus Corona.

Sedangkan vaksinasi adalah langkah yang diambil oleh pemerintah dalam mengurangi penularan Covid-19 serta kematian akibat Covid-19 dan vaksin bertujuan meningkatkan kekebalan melindungi kita agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi ditengah adaptasi kebiasaan baru sebagaimana sambutan Pak Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pada acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 tahap I Kab. Banggai Kepulauan.

“Sesunggunya cara ampuh untuk lawan penyebaran Covid-19 yang terus terjadi adalah kita tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Pencegahan Covid-19, bahkan menjadikan itu gaya hidup kita dengan membiasakan setiap saat dan waktu,” ucap James

Sambungnya, “Karena sampai saat ini tidak ada cara ampuh dibelahan dunia ini yang ditemukan untuk melawan penyebaran Covid-19, selain menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, serta menjaga jarak.”

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan dan mengumandankan hal yang sama cara ampuh melawan Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Ajuran minum vitamin, makan-makan bergizi, banyak konsumsi buah dan sayur itu hanya tambahan saja, tapi yang ampuh dan jitu untuk lawan penyebaran Covid-19 adalah membiasakan dalam hidup 3 M,” jelas James. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum  dan selamat sore.
Saya, Juru Bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kab. BanggaiKep akan menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan adanya kasus positif Covid-19 di Kab.BanggaiKep sbb:

1. Sampai dengan hari ini tanggal 28 April 2020 belum ada perubahan data terkait Covid-19 dimana jumlah keseluruhan ODP sebanyak 8 ODP, 6 ODP dinyatakan sehat, 2 ODP masih dalam proses karantina.

2. Kondisi 2 ODP saat ini masih dalam kondisi baik dan sudah tidak ada gejala sehingga tidak ada perubahan/peningkatan status menjadi PDP ataupun kasus positif Covid-19 yang diberitakan.

3. Pemeriksaan rapid test adalah merupakan bagian dari protap yang harus dilaksanakan untuk langkah screening/penapisan untuk menuju tahapan penanganan selanjutnya.

4.  Hasil rapid test bukan merupakan penentu dan diagnosa Covid-19 sehingga perlu dilakukan pengambilan sampel swab tenggorokan untuk memastikan positif atau bukan Covid-19.

5. Sampai dengan hari ini belum ada ODP yang sudah dilakukan pengambilan swab sehingga belum ada yang sudah dinyatakan positif Covid-19 seperti dalam pemberitaan.

6. Proses karantina dengan fasilitas khusus adalah bagian dari prosedur yang ada terhadap ODP dengan kondisi tertentu seperti faktor umur dan ketersediaan fasilitas karantina yang tidak memadai di lingkungan tempat tinggal.

Atas nama Pemerintah Daerah Kab. Banggai Kepulauan menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tetap menjalankan anjuran Pemerintah:
a.Tetap tinggal di rumah jika tidak berkepentingan
b. Wajib memakai masker setiap keluar rumah
c. Hindari berkumpul dengan org banyak
d. Jaga jarak minimal 1 m
e. Berperilaku hidup bersih dan sehat
f. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktifitas
G. Ikuti prosedur karantina dengan maksimal sesuai dengan anjuran untuk pelaku perjalanan dari daerah transmisi lokal dan daerah terjangkit.
Mari bersama-sama dengan pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19.kita pasti bisa💪salam sehat
Bangkep Bersatu cegah Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas, Arabia Tamrin, SKM. (KondKominfo)


Salakan, BanggaiKep.go.id – Latihan Tarian Kolosal dalam persiapan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Trikora Jaya Wijaya Salakan, Selasa (25/02/2020).

Peserta tarian ini berjumlah kurang lebih 200 orang yang terdiri dari siswa-siswi SMP, MTs, SMA dan SMK se-kota Salakan. Latihan tarian ini dipimpin oleh pelatih yang berasal dari Kota Luwuk Kab. Banggai bernama Olden Liong.

Olden Liong saat dijumpai di tempat latihan pada selasa(25/02/2020) mengatakan “ Persiapan tarian kolosal sejauh ini sudah 80% siap tampil, dengan konsep Kearifan Lokal Kabupaten Banggai Kepulauan dan sejarah masuknya Agama Islam di Banggai Kepulauan”.

“Pesertanya terdiri dari siswa dan siswi terpilih se-Kota Salakan saja karena mengingat biaya trasportasi jika kita mengambil peserta di luar Kota”, sambung Liong.

Dalam latihan ini peserta terlihat sangat bersemangat dan energic, begitu juga masyarakat kota Salakan yang terlihat begitu antusias dalam menyaksikan latihan tersebut. (TrisKominfo)