Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan daerah dalam menghadapi ancaman kejahatan siber, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo Santik) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Asistensi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (Computer Security Incident Response Team/CSIRT) bagi kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah Tahun 2025 bertempat di Auditorium Bappeda Banggai Kepulauan, Rabu (05/11/2025).

Kegiatan di hadiri Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Prov. Sulteng, Narasumber dan Instruktur Bimbingan Teknis, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Se-provinsi Sulteng, peserta dan para agen tim tanggap insiden siber dari seluruh Kabupaten/Kota Se-provinsi Sulteng.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di wakili Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto sekaligus membuka secara resmi mengatakan di era digital saat ini, teknologi informasi telah menjadi tulang punggung dalam penyelenggaraan pemerintah, pelayanan publik, dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat.

Namun, di balik kemudahan dan kecepatan yang di tawarkan teknologi digital, terdapat pula ancaman dan risiko yang perlu diwaspadai, terutama terkait keamanan siber.

Ia menegaskan bahwa kita tidak bisa menutup mata terhadap berbagai insiden kebocoran data, peretasan sistem informasi, dan penyalahgunaan teknologi digital yang belakangan ini kian sering terjadi, baik ditingkat nasional maupun Daerah.

“Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan koordinasi tim tanggap insider siber menjadi langkah strategis yang harus dilakukan,” kata Sekda.

Sehingga Aris berharap para peserta dapat, Meningkatkan kemampuan teknis dalam mendeteksi, menganalisis, dan menanggulangi insiden siber di wilayah masing-masing, Memperkuat koordinasi antar instansi, baik ditingkat kabupaten/kota maupun provinsi, serta dengan lembaga Nasional seperti BSSN (badan siber dan sandi Negara), dan Membangun budaya kesadaran keamanan informasi (cyber security awareness) di lingkungan pemerintahan dan masyarakat luas.

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan data dan informasi publik. karena itu, keberadaan TTIS di setiap daerah menjadi bagian penting dari upaya kita bersama dalam mewujudkan ketahanan siber daerah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, para narasumber, serta seluruh peserta yang berkomitmen mengikuti kegiatan ini. Semoga kegiatan bimtek ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan kita menghadapi ancaman siber yang terus berkembang,” ungkapnya.

Selain itu, Kadis KominfoSantik Sulteng diwakili Sekretaris Dinas Drs. Aswin Saudo, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada badan cyber dan Sandi Negara Republik Indonesia, atas nama pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang sudah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan bimbingan teknis ini.

“Sulawesi Tengah ini adalah provinsi yang ke-4 yang seluruh Indonesia yang sudah terbentuk, bimbingan teknis ini merupakan upaya dari badan cyber untuk terus mengawal dan tentunya kita sebagai pemerintah provinsi maupun kabupaten kota akan terus berupaya untuk mengawal kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan Perlindungan data pribadi ini merupakan tanggung jawab kita karena undang-undang mengamanatkan itu kalau kita lihat yang tentunya keamanannya harus dijaga ini juga menjadi tanggung jawab kita ke depan sehingga Bagaimana menjaga keamanan data pribadi itu menjadi keharusan Bapak Ibu sekalian.

“Kami juga mengapresiasi dan penghargaan atas upaya yang sudah diberikan kepercayaan yang sudah diberikan untuk pelaksanaan bimbingan teknis ini karena kita ketahui bersama pada saat ini memang terjadi efisiensi secara Nasional bukan saja di pusat tapi di pemerintah provinsi dan Kabupaten Kota,” tutur Sekdis.
(Decky-KOMDIGI)

Sulawesi Utara, BanggaiKep.go.id – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmikan pengoperasian 4990 signal Base Transceiver Station (BTS) 4G BAKTI dan akses internet di Desa Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) serta pengoperasian satelit Republik Indonesia I (Satria I) di desa Bowombaru Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023).

Pengoperasian 4990 BTS ini merupakan hadiah tahun baru untuk wilayah 3T di seluruh Indonesia dalam rangka percepatan transformasi digital dan pemerataan konektifitas di Desa Tertinggal, Terdepan dan Terluar menuju Indonesia emas 2045.

Kegiatan ini juga dilakukan melalui daring dengan peserta sebanyak 960 penerima manfaat perwakilan daerah dan masyarakat yang telah dibangun sinyal 4G dan akses internet di berbagai pelosok negeri di wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Sulawesi Tengah diantaranya, Kabupaten Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Boalemo, Buol, Donggala, Morowali Utara, Parigi Moutong, Sigi, Tojo Una-una dan Toli-toli.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan sangat berterimakasih kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo atas dilaksanakannya peresmian pengoperasian BTS 4G BAKTI dan akses internet di desa 3T ini.

Menurutnya, masyarakat yang ada di Kepulauan Talaud dan beberapa Kabupaten Terluar di Provinsi Sulawesi Utara sudah lama sangat mendambakan konektifitas internet.

“Hari ini kami sangat berterimakasih karena akan sangat berdampak sangat tinggi bagi anak-anak sekolah, puskesmas dan masyarakat yang bisa menyerap internet di Kabupaten Talaud,” ujar Gubernur.

Selain itu, Menteri Kominfo RI Budi Arie Setiadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa target keseluruhan pembangunan BTS 4G yakni 7200, dibangun Telkomsel sekitar 1800san. Namun masih ada sekitar 630 yang belum dituntaskan yang berada di daerah Papua. Ia berharap semoga 3 bulan ke depan sudah bisa dituntaskan yang di daerah Papua.

“Muda-mudahan peresmian ini juga menandakan babak baru bagi kita semua untuk terus meningkatkan akses masyarakat terhadap konektifitas karena ini merupakan hak rakyat,” katanya.

Dalam sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan bahwa Negara Indonesia merupakan negara besar memiliki 17.000 pulau dengan kondisi geografis yang beragam sehingga penyiapan infrastruktur baik itu infrastruktur jalan, pelabuhan, airport bandara, kesehatan, pendidikan sangat tidak mudah.

“Kita membutuhkan konektifitas untuk menjangkau, menghubungkan dari satu pulau ke pulau lain, provinsi ke provinsi lain, daerah ke daerah yang lain dalam rangka untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Presiden.

Untuk itu, internet ini sangat dibutuhkan untuk kepentingan rakyat dengan internet kita bisa terhubung satu sama lain dan ini sangat membantu masyarakat.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Perdagangan, Panglima TNI, Pimpinan dan anggota DPR RI Komisi I, Bupati Kepulauan Talaud, Dirut Bakti, Satgas Pembangunan BTS Bakti Kemenkominfo. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar rapat Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tahun 2023 dalam rangka menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 500.10.5/5485/Bangda tanggal 14 April 2023 tentang Pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral bertempat di Kantor Diskominfo, Senin, (26/6/2023).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfo Ratnasari N. Turungku dan dihadiri Sekretaris Dinas Kominfo, Kepala Sub Bagian Umum mewakili Kepala BPS Kabupaten Banggai Kepulauan bersama staf, Perwakilan Dinas Pertanian, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Staf Bidang Aptika, Persandian dan Statistik Diskominfo Bangkep.

Dalam sambutannya, Kadis Kominfo menyampaikan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika selaku wali data sangat mendukung terlaksananya kegiatan ini sehingga pihaknya mengupayakan persiapan agar kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) ini dapat terlaksana dengan baik.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Badan Pusat Statistik Banggai Kepulauan dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten banggai Kepulauan yang secara teknis melakukan penilaian mandiri pembangunan statistik dengan fokus pada program Pengendalian Inflasi Daerah yang dikelola oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan serta program tanaman holtikultura dan tanaman palawija yang ada pada Dinas Pertanian Kab. Banggai Kepulauan, yang menggunakan Aplikasi Penilaian Mandiri Pembangunan Statistik dengan memasukkan data indikator capaian dinas terkait.

Setelah berakhirnya kegiatan, Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik Hamdani Mania saat diwawancarai (26/6) menegaskan bahwa kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) merupakan bagian dari Program penyelenggaraan Satu Data Indonesia dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemajuan dan kemandirian kita didalam mengevaluasi data statistik sektoral yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kabid Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik juga berharap agar kegiatan Evaluasi Penyelenggaran Statistik Sektoral dilingkup Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan lebih ditingkatkan dan didukung oleh stakeholder terkait agar Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Banggai Kepulauan dapat menyajikan data yang informatif, akurat, transparan dan akuntabel. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Jumlah kasus penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) yang akrab kita dengar virus Corona yang penyebarannya masih terus terjadi bahkan meningkatkan akhir-akhir ini kasus terkonfirmasi, Probabel bahkan sampai meninggal.

James H.D Pinontoan selaku Plt. Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan disela kegiatan monitoring vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan tahap pertama (9/2/2021) mengatakan bahwa sampai saat ini Covid-19 belum ada obat yang dapat mematikan virus Corona.

Sedangkan vaksinasi adalah langkah yang diambil oleh pemerintah dalam mengurangi penularan Covid-19 serta kematian akibat Covid-19 dan vaksin bertujuan meningkatkan kekebalan melindungi kita agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi ditengah adaptasi kebiasaan baru sebagaimana sambutan Pak Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pada acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 tahap I Kab. Banggai Kepulauan.

“Sesunggunya cara ampuh untuk lawan penyebaran Covid-19 yang terus terjadi adalah kita tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Pencegahan Covid-19, bahkan menjadikan itu gaya hidup kita dengan membiasakan setiap saat dan waktu,” ucap James

Sambungnya, “Karena sampai saat ini tidak ada cara ampuh dibelahan dunia ini yang ditemukan untuk melawan penyebaran Covid-19, selain menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, serta menjaga jarak.”

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan dan mengumandankan hal yang sama cara ampuh melawan Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Ajuran minum vitamin, makan-makan bergizi, banyak konsumsi buah dan sayur itu hanya tambahan saja, tapi yang ampuh dan jitu untuk lawan penyebaran Covid-19 adalah membiasakan dalam hidup 3 M,” jelas James. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum  dan selamat sore.
Saya, Juru Bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kab. BanggaiKep akan menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan adanya kasus positif Covid-19 di Kab.BanggaiKep sbb:

1. Sampai dengan hari ini tanggal 28 April 2020 belum ada perubahan data terkait Covid-19 dimana jumlah keseluruhan ODP sebanyak 8 ODP, 6 ODP dinyatakan sehat, 2 ODP masih dalam proses karantina.

2. Kondisi 2 ODP saat ini masih dalam kondisi baik dan sudah tidak ada gejala sehingga tidak ada perubahan/peningkatan status menjadi PDP ataupun kasus positif Covid-19 yang diberitakan.

3. Pemeriksaan rapid test adalah merupakan bagian dari protap yang harus dilaksanakan untuk langkah screening/penapisan untuk menuju tahapan penanganan selanjutnya.

4.  Hasil rapid test bukan merupakan penentu dan diagnosa Covid-19 sehingga perlu dilakukan pengambilan sampel swab tenggorokan untuk memastikan positif atau bukan Covid-19.

5. Sampai dengan hari ini belum ada ODP yang sudah dilakukan pengambilan swab sehingga belum ada yang sudah dinyatakan positif Covid-19 seperti dalam pemberitaan.

6. Proses karantina dengan fasilitas khusus adalah bagian dari prosedur yang ada terhadap ODP dengan kondisi tertentu seperti faktor umur dan ketersediaan fasilitas karantina yang tidak memadai di lingkungan tempat tinggal.

Atas nama Pemerintah Daerah Kab. Banggai Kepulauan menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tetap menjalankan anjuran Pemerintah:
a.Tetap tinggal di rumah jika tidak berkepentingan
b. Wajib memakai masker setiap keluar rumah
c. Hindari berkumpul dengan org banyak
d. Jaga jarak minimal 1 m
e. Berperilaku hidup bersih dan sehat
f. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktifitas
G. Ikuti prosedur karantina dengan maksimal sesuai dengan anjuran untuk pelaku perjalanan dari daerah transmisi lokal dan daerah terjangkit.
Mari bersama-sama dengan pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19.kita pasti bisa💪salam sehat
Bangkep Bersatu cegah Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas, Arabia Tamrin, SKM. (KondKominfo)


Salakan, BanggaiKep.go.id – Latihan Tarian Kolosal dalam persiapan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Trikora Jaya Wijaya Salakan, Selasa (25/02/2020).

Peserta tarian ini berjumlah kurang lebih 200 orang yang terdiri dari siswa-siswi SMP, MTs, SMA dan SMK se-kota Salakan. Latihan tarian ini dipimpin oleh pelatih yang berasal dari Kota Luwuk Kab. Banggai bernama Olden Liong.

Olden Liong saat dijumpai di tempat latihan pada selasa(25/02/2020) mengatakan “ Persiapan tarian kolosal sejauh ini sudah 80% siap tampil, dengan konsep Kearifan Lokal Kabupaten Banggai Kepulauan dan sejarah masuknya Agama Islam di Banggai Kepulauan”.

“Pesertanya terdiri dari siswa dan siswi terpilih se-Kota Salakan saja karena mengingat biaya trasportasi jika kita mengambil peserta di luar Kota”, sambung Liong.

Dalam latihan ini peserta terlihat sangat bersemangat dan energic, begitu juga masyarakat kota Salakan yang terlihat begitu antusias dalam menyaksikan latihan tersebut. (TrisKominfo)