Pos

Lalengan, BanggaiKep.go.id- Pasca diumumkannya secara resmi terkonfirmasi Positif Covid-19 salah satu warga Kabupaten Banggai Kepulauan dari Kecamatan Totikum, situasi  Pelabuhan Lalengan Kec. Buko Banggai Kepulauan pada hari jumat (8/5/2020) yang biasanya pukul 09.00 pelabuhan Lalengan sudah ramai dengan kedatangan kapal pedagang dari Toili dan Batui serta penumpang, kelihatan sepi dan tidak ada aktifitas apa-apa.

Seorang pedagang pasar lalengan yang selalu berdagang di Pasar Lalengan setiap hari walaupun bukan hari pasar, Ibu Baiya saat diwawancarai oleh Jurnalis Dinas Kominfo BanggaiKep hal mengenai tidak adanya arus pedagang dari Batui dan Toili.

Ibu Baiya mengatakan bahwa “Sesuai hasil komunikasinya dengan rekan pedagang yang ada disana, bahwa pemerintah setempat yakni yang ada di Kecamatan Batui dan Toili melarang para pedagang yang biasa berdagang di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk menyebrang berdagang”.

PJ.Kades Lalengan Abubakar Yanduke, S.Sos saat dijumpai di Kantor Desa Lalengan, beliau juga mengatakan hal yang sama, “Untuk sementra waktu pedagang dari Toili dan Batui, belum diijinkan berdagang di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut untuk sementra waktu”, kata Kades.

Sempat ditanyai sampai berapa lama, Abubukar hanya mengatakan “Kami tidak tahu karena itu wewenang pemerintah di Batui dan Toili”, ujarnya.

Tapi sampai berita ini diturunkan aktifitas pasar Lalengan masih berjalan normal didominasi oleh pedagang lokal yakni para petani yang menjual hasil kebun dipasar, sedangkan penjual beras dan sayur dan rempah-rempah hanya beberapa pedagang saja, karena tidak datang pedagang dari Toili dan Batui. (AmosKominfo)

 

 

Lalengan, BanggaiKep.go.id – Pasar merupakan sarana penunjang kegiatan perekonomian masyarakat serta tempat tersedianya kebutuhan pokok masyarakat, jadi ada interaksi orang dalam jumlah yang cukup banyak, dalam situasi penyebaran Corona Virus saat ini sangatlah mengkwatirkan dan membahayakan.

Mengantisipasi penyebaran virus corona Pj.Kades Lalengan Abubakar Yanduke, S.Sos selaku ketua Tim Pencegahan Covid-19 Desa Lalengan menghimbau dan mewajibkan kepada pembeli dan pengunjung pasar Lalengan baik pembeli, tukang ojek, sopir dan buruh wajib pakai masker ketika berada diarea pasar Lalengan.

Pj.Kades Lalengan saat diwawancarai Jurnalis Dinas Kominfo Kab.BanggaiKep diareal pasar Lalengan seusai acara Sosialisasi Patuh Pakai Masker Jumat, (8/5/2020), Beliau memaparkan “Dalam keadaan penyebaran virus corona situasi yang ada dipasar sangatlah mengkwatirkan karena terjadi kerumunan orang dalam jumlah yang banyak, sedangkan kita harus menjaga jarak atau menerapkan Sosial Distancing tapi namanya pasar tetap ramai”, ungkap Kades.

Lanjut Abubakar “Untuk itu saya bersama Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Lalengan sudah hampir 1 bulan ini setiap hari pasar Lalengan yakni hari Jumat dan Sabtu, melakukan penjagaan dipintu masuk dan keluar pasar guna menghimbau masyarakat datang ke pasar wajib untuk dapat mematuhi apa yang diperhatikan pertama sebelum masuk dalam pasar pengunjung pasar wajib cuci tangan ditempat yang kami sudah sediakan serta penjual dan pembeli wajib pakai masker ketika berada diarea pasar Lalengan”.

“Bagi yang tidak mengindakan kami tidak perkenankan untuk memasuki areal pasar, sejak pasar minggu lalu kami sudah melakukan pemantauan dan swiping masker yang tidak pakai masker langsung kami suru pulang, dengan arahan terlebih dahulu untuk pulang pakai masker baru balik lagi ke pasar”, jelas Abubakar. (AmosKominfo)