Liputan khusus: Family Gathering Dispusip Kab. Banggai Kepulauan.

Sahabat Literasi dan Arsip Kita (SALITA)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Banggai Kepulauan sangat berkeinginan menulis dan menerbitkan Buletin yang menginformasikan kegiatan, perkembangan dan permasalahan sekaitan dengan Literasi di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Selaras dengan peranan, tugas dan
fungsi sebagai lembaga Perpustakaan Daerah dan Lembaga Kearsipan Daerah, urusan Perpustakaan berperan sebagai pusat pengetahuan, pusat pemberdayaan masyarakat, pusat kebudayaan. Ditengah urusan Kearsipan yang berperan sebagai pusat ingatan, sumber informasi dan sebagai alat pengawasan.

Kedua urusan ini dalam jalur yang berbeda tetapi bisa ditarik benang merahnya bahwa keduanya bisa disatukan pada koridor yang sama dalam tugas sebagai penyedia informasi, wadah edukasi dan sebagai pembina organisasi yang sehubungan dengan urusan tersebut baik dijajaran pemerintahan maupun di kalangan masyarakat.

Buletin adalah salah satu media informasi yang berfungsi dalam kepustakaan yaitu salah satu
upaya pengembangan bahan koleksi, selain buku-buku yang tersedia dapat diperkaya dengan
berbagai media baik cetak maupun elektronik.

Bagi dunia kearsipan melalui Buletin sebagai media informasi, merupakan alat bukti berita, kisah bahkan cerita yang dapat dijadikan arsip
statis. Sejak dua tahun lalu telah disusun Buletin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam bentuk berita elektronik dengan topik berita hanya secara internal Perpustakaan dan Kearsipan.

Dalam perkembangannya muncul ide kreatif isi Buletin diperluas yaitu membahas ruang lingkup Literasi dan Arsip dengan pokok pikiran semua jenis Literasi ditambahkan secara spesifik Literasi Arsip. Pada tahun 2024 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merubah nama
Buletin yaitu “SALITA” dalam akronimnya Sahabat Literasi dan Arsip Kita, SALITA juga adalah salah satu kata bahasa Banggai yang artinya Cerita.

Hadirnya Buletin ini adalah wadah promosi paling luas bagi Perpustakaan dan Kearsipan oleh sebab itu dapat menambah wawasan
masyarakat tentang pentingnya Literasi dan Arsip dalam kemajuan suatu daerah.

Selengkapnya dapat unduh link buletin SALITA vol. 1 Januari 2024 dibawah:

Buletin Salita_DPK_Vol. 01_Jan_2024

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan, Pemerintah Daerah melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar rapat evaluasi yang berlangsung di Ruang Litbang Bappeda, Kamis (12/9/2024).

Rapat tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Setda Kabupaten Banggai Kepulauan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, TP PKK Banggai Kepulauan, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Rapat evaluasi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai tindak lanjut dari audit kasus stunting yang telah dilakukan, memperoleh informasi terkait perkembangan capaian penurunan stunting, serta mengidentifikasi kendala dan hambatan dalam intervensi yang telah dilaksanakan. Evaluasi berkala ini dianggap penting untuk memastikan program-program penurunan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran.

Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Setda Kabupaten Banggai Kepulauan, Rahmat Labou, S.STP.,M.A.P dalam sambutannya menekankan pentingnya upaya percepatan penurunan stunting melalui kerja cerdas dan terukur.

“Kabupaten Banggai Kepulauan yang terdiri dari 12 kecamatan harus terus berupaya menurunkan angka stunting dengan segala daya, mengatasi masalah yang ada, dan melakukan langkah-langkah inovatif,” ungkap Rahmat.

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Moh. Adnan D. Adam, SE menambahkan bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan telah melakukan berbagai program inovatif.

“Melalui lima pilar Rencana Aksi Nasional, kami berharap prevalensi stunting dapat ditekan hingga 14%. Saat ini, prevalensi stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan mencapai 27,7% pada tahun 2023, turun dari 30,6% pada tahun 2022,” jelas Adnan.

Namun, ia juga menyoroti adanya beberapa kecamatan yang mengalami peningkatan prevalensi stunting, yang menjadi salah satu pokok pembahasan dalam rapat evaluasi ini. Selain itu, laporan TPPS Semester 1 dan laporan bulanan stunting melalui Aplikasi EPPGM Dinas Kesehatan turut dievaluasi sebagai bahan dasar perbaikan program di masa mendatang.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) M. Yamin Talib yang mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan turut memberikan dukungan dalam rapat ini. Pihaknya berkomitmen untuk terus menyebarkan informasi dan edukasi terkait stunting kepada masyarakat melalui platform website dan media sosial, guna meningkatkan kesadaran akan bahaya stunting serta cara pencegahannya.

Dengan evaluasi berkala dan pengelolaan data yang tepat, diharapkan program penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin terarah, tepat sasaran, dan mampu mengurangi prevalensi stunting di wilayah tersebut. (IKP-KOMINFO)

Penetapan Perda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD T.A 2023

Selengkapnya unduh link:

KONSIDERAN PERDA PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN APBD TA 2023

Palu, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah melalui Bidang Persandian menggelar Asistensi Pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) se- Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Best Western Coco Palu, Rabu (4/9/2024).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulteng yang diwakili Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng Sudaryano R. Lamangkona.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Kadis Kominfosantik Sudaryano menyampaikan ucapan selamat datang kepada Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN RI Danang Jaya bersama rombongan di Negeri Seribu Megalit Provinsi Sulawesi Tengah.

Sudaryano juga mengatakan bahwa di era digital yang serba cepat dan dinamis, teknologi informasi dan komunikasi memainkan peran penting yang sangat vital dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan interaksi sosial.

Namun, di balik kemudahan dan efisiensi yang tawarkan teknologi, ada ancaman serius yang dihadapi yaitu “Ancaman keamanan siber seperti ; malware, ransomware, phising dan peretasan data”, ungkap Kadis Kominfosantik.

Pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber atau TTIS merupakan langkah strategis yang berperan penting dalam mendeteksi, merespons, dan memitigasi insiden keamanan siber secara cepat dan tepat.

Kadis Kominfosantik mengajak seluruh peserta asistensi untuk aktif berpartisipasi, berdiskusi, dan berbagi pengalaman selama asistensi ini. Pembentukan TTIS bukanlah tanggung jawab satu pihak saja melainkan tanggung jawab bersama.

“Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan kita dalam menghadapi tantangan keamanan siber,” harapnya.

Melalui kesempatan ini juga, disampaikan bahwa dua kabupaten yang siap mengikuti launching CSIRT pada bulan oktober 2024, yaitu Diskominfo Kabupaten Banggai Kepulauan dan Diskominfo Kabupaten Poso.

Adapun kesiapan Diskominfo Kabupaten Banggai Kepulauan mengikuti launching CSIRT tahun 2024 yaitu telah dilaporkan hasil asistensi dengan pihak BSSN mengenai update progres persiapan pembentukan CSIRT kepada Tim Review Bidang Persandian Dinas Kominfosantik Prov. Sulteng.

Diantaranya, dokumen Pendaftaran meliputi: SK Pembentukan Tim CSIRT, Formulir Registrasi [rev], Dokumen RFC 2350 [rev], Dokumen Sumber Daya penyelenggara CSIRT [rev] dan Surat Pernyataan Narahubung [rev].

Selain itu, persiapan Teknis diantaranya: Generate kunci PGP dan uji komunikasi, Instalasi Web-CSIRT, Instalasi SIEM (wazuh) [proses], dan Instalasi ticketing system (OS-Ticket) [proses].

Turut hadir, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN RI Danang Jaya selaku narasumber, Kepala Bidang Persandian Diskominfosantik Provinsi Sulteng Distyawati, Kadis Kominfo se-Sulawesi Tengah, PT. Berca Hardayaperkasa, pejabat dan staf Bidang Persandian Kominfosantik. (Sumber: Dinas Kominfosantik Sulteng, IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Bupati Ihsan Basir menyerahkan kapal/perahu penangkap ikan berukuran di bawah 5GT kepada 9 kelompok nelayan yang tersebar di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Rabu (4/9/2024).

Kegiatan ini merupakan program dari Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2024.

“Saya atas nama pimpinan daerah mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan ini, serta kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses ini,” ucap Ihsan Basir dalam sambutannya.

Menurut Bupati, sektor perikanan merupakan salah satu sektor yang mendukung perekonomian masyarakat, terutama bagi masyarakat di pesisir. “Oleh karena itu bantuan kapal/perahu ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan efisien nelayan dalam laut, sekaligus mendorong hasil tangkap ikan yang lebih baik dan berkelanjutan,” kata Ihsan Basir.

Selain itu, Bupati juga berharap bantuan kapal perahu yang diberikan dapat digunakan dan dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu lama.

“Saya berharap agar unit kapal/perahu yang diserahkan dapat dikelola dengan baik dan digunakan secara optimal, mari kita semua menjaga dan merawat fasilitas yang ada dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama,”terangnya.

 

Sebanyak 9 (sembilan) penerima atau 9 kelompok nelayan yang menerima bantuan kapal perahu sesuai dengan dokumen pengadaan dari dana alokasi khusus tahun 2024.

Adapun nama-nama kelompok yaitu Kub. Rep Kembar Desa Bongganan, Kopnel. Pomenggon Noa Desa Kautu, Kub. Sinar Rembulan Desa Sambiut, Kub. Tuna Mandiri Desa Kombutokan, Kub. Natuna Desa Kalumbatan, Kub. Padakauang Desa Kalumbatan, Kub. Anugra Desa Lobuton, Kub. Tengkelean Desa Mansamat, Kub. Lonsiang Star Dess Aambelang.

Kepala Dinas Perikanan Ferdy Salamat dalam sambutannya mengingatkan kepada penerima bantuan kapal perahu untuk tidak menjual belikan bantuan tersebut.

“Saya selalu ingatkan untuk tidak dijual belikan dan saya mohon kerjasamanya kelompok untuk tidak ada lagi yang dijual belikan,” ujarnya.

Turut hadir Sekretaris Dinas Perikanan, Kepala Bagian Prokopim, Sekretaris Kominfo, Para Ketua Kelompok Penerima, serta undangan yang hadir. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Bupati Ihsan Basir buka Sosialisasi Pengelolaan DTKS melalui Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), Selasa (3/9/2024).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan “Saya atas nama pimpinan daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan sosialisasi penyelenggaraan data terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui aplikasi sistem Informasi Kesejahteraan sosial Next Generation (SIKS-NG) ini merupakan langka maju dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya, Bupati juga mengatakan dengan adanya aplikasi sistem Informasi Kesejahteraan Sosial NEXT Generation (SIKS-NG) kita berharap proses pengumpulan, pemutahiran, dan penggunaan data kesejahteraan sosial dapat dilakukan dengan lebih efisien dan transparan.

Kepala Dinas Sosial Moh. Amin dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia dan pengetahuan khususnya operator.

“Saat ini kita sudah mengimplementasikan Peraturan Menteri Sosial nomor 73 tahun 2024 tentang tata cara proses usulan dan verifikasi validasi data atau data DTKS,” katanya.

“Harapan kami dengan kegiatan ini teman-teman operator yang dipercayakan oleh Kepala Desa dan sudah diberikan SK selaku operator bisa diikuti dengan sungguh-sungguh kegiatan hari ini agar bisa dimanfaatkan setelah kembali ke desa Bapak-Ibu operator bisa melaksanakan tugas secara maksimal demi membantu perbaikan data DTKS khususnya desa-desa saudara dan umumnya di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tambahnya.

Kegiatan bertempat di BPU Kecamatan Tinangkung dihadiri Kepala Dinas Dukcapil, Kepala BPS, Camat Tinangkung, serta undangan lainnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Masjid Nur Hidayah Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) berhasil menjadi perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat Nasional sebagai Masjid Percontohan kategori Masjid Ramah Anak dan Perempuan, Senin (2/9/2024).

Hal tersebut berdasarkan surat keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 297 Tahun 2024 tentang Masjid Percontohan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Masjid Nur Hidayah Salakan dipercaya untuk mewakili Sulawesi Tengah dalam kompetisi serupa di tingkat Nasional.

Proses penilaian awal oleh tim penilai pusat dari lomba tingkat Nasional berlangsung sejak tanggal 1-4 September 2024. Penilaian ini akan menentukan apakah Masjid Nur Hidayah dapat melaju ke babak final dan berpeluang meraih gelar juara nasional.

Kepala Bagian Kesra Setda Banggai Kepulauan Hamja Bakalinga, SH dalam keterangannya menyampaikan faktor pendukung keberhasilan program di Masjid Nur Hidayah tak luput dari dukungan penuh Pemerintah Daerah yakni Bupati Banggai Kepulauan Bapak Ihsan Basir dan masyarakat sekitar.

“Terima kasih atas arahan dan dukungan penuh pak Bupati sehingga alhamdulillah Masjid Nurhidayah Salakan menjadi pemenang lomba Masjid Ramah anak dan perempuan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dan akan menjadi perwakilan Sulawesi Tengah pada penilaian lomba tingkat Nasional,” ungkapnya.

Dirinya juga memaparkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari peran Bapak Bupati yang telah mencanangkan Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai kabupaten layak anak sejak tahun 2022.

Hamza juga berharap dukungan doa dari masyarakat Banggai Kepulauan, semoga Masjid Nurhidayah bisa menjadi juara pada penilaian tingkat Nasional.

Selain itu, pencapaian ini juga tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras pengurus serta jamaah Masjid Nur Hidayah Salakan dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan nyaman bagi semua, khususnya anak-anak dan perempuan.

Fasilitas yang tersedia berupa ruang laktasi, taman bermain, serta program pendidikan dan kegiatan yang mendukung perkembangan anak dan pemberdayaan perempuan.

Kompetisi ini diharapkan dapat mendorong masjid-masjid lain untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas yang ramah anak dan perempuan. (IKP-KOMINFO)

Rekapitulasi Perubahan Belanja Untuk Pemenuhan SPM T.A 2023

Selengkapnya unduh link:

LAMPIRAN 6 SPM

Informasi Ringkasan RKA Perubahan APBD-SKPD PUPR T.A 2023

Selengkapnya unduh link:

SKPD PUPR

Informasi Ringkasan RKA Perubahan APBD-SET DPRD T.A 2023

Selengkapnya unduh link:

SET DPRD