Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang saya hormati, Bapak Wakil Presiden;
Bapak/Ibu sekalian yang saya hormati.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pilkada serentak, pada siang hari ini, saya ingin menyampaikan beberapa hal bahwa perlu saya tegaskan kembali. Pertama bahwa keselamatan masyarakat, kesehatan masyarakat adalah segala-galanya. Jadi, protokol kesehatan tidak ada tawar-menawar. Yang kedua, keberhasilan kita untuk keluar dari berbagai risiko akibat pandemi adalah jika kita berhasil menangani permasalahan kesehatan. Bisa menangani permasalahan pandemi.

Oleh karena itu, sekali lagi, kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pilkada harus dilakukan, harus ditegakkan, dan tidak ada tawar-menawar. Karena saya mengikuti situasi di lapangan, masih banyak pelanggaran protokol (kesehatan) yang dilakukan oleh bakal pasangan calon (kepala daerah). Misalnya masih ada deklarasi bakal pasangan calon Pilkada yang menggelar konser yang dihadiri oleh ribuan dan mengundang kerumunan, menghadirkan massa, hal-hal seperti ini saya kira harus menjadi perhatian kita. Dan situasi tidak bisa dibiarkan, sekali lagi, tidak bisa dibiarkan. Penyelenggaraan Pilkada harus tetap dilakukan dan tidak bisa menunggu sampai pandemi (Covid-19) berakhir, karena memang kita tidak tahu, negara mana pun enggak tahu, kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir.

Oleh karena itu, penyelenggaraan Pilkada harus dilakukan dengan norma baru, dengan cara baru. Dan pada kesempatan ini, saya minta kepada semua pihak, kepada penyelenggara Pemilu: KPU, Bawaslu, aparat pemerintah, jajaran keamanan, dan penegak hukum, kepada seluruh aparat TNI dan Polri, seluruh tokoh masyarakat, tokoh organisasi, untuk aktif bersama-sama mendisiplinkan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan.

Selain taat dalam menjalankan protokol kesehatan, saya juga minta agar kualitas demokrasi kita dijaga, ditingkatkan. Kita ingin dalam posisi yang sulit seperti ini, demokrasi kita semakin dewasa, demokrasi kita semakin matang. Oleh sebab itu, yang pertama, saya minta kepada aparat birokrasi, TNI dan Polri, tetap terus bersikap netral dan tidak memihak kepada pasangan calon tertentu.

Dan yang kedua, kita juga tidak membiarkan, jangan membiarkan penggunaan bahasa-bahasa, penggunaan narasi, penggunaan simbol-simbol yang membahayakan persatuan dan kesatuan masyarakat. Harus ada ketegasan, jangan sampai menggunakan politik-politik identitas, politik SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) karena itu akan membahayakan persatuan dan kesatuan. Ini yang harus dicegah dan kita harus mendorong para calon (kepala daerah) untuk beradu program, kontestasi gagasan, beradu kemampuan untuk menjadi pemimpin daerah. Dan, kita juga harus mendorong masyarakat untuk mempelajari track record calon (kepala daerah) agar daerah memperoleh pemimpin yang baik, yang terbaik.

Yang ketiga, saya juga meminta kepada penyelenggara Pilkada untuk bekerja keras menghasilkan proses Pilkada yang berkualitas, netralitas, profesionalitas, dan transparansi. Penyelenggara Pilkada berperan besar untuk menjaga kualitas demokrasi kita sekaligus menjaga stabilitas politik di daerah serta penerimaan masyarakat terhadap hasil-hasil Pilkada yang kita lakukan.

Terakhir, saya mengharapkan dukungan dari para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para aktivis, akademisi di daerah, untuk mendukung upaya-upaya yang tadi saya sampaikan. Saya rasa itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan.

(Rapat Terbatas dilanjutkan secara tertutup)

Selasa, 8 September 2020

Istana Merdeka, Jakarta

BIRO PERS, MEDIA DAN INFORMASI SEKRETARIAT PRESIDEN. KondKominfo

Salakan, BanggaiKep.go.id – Tim Satuan Tugas Penanganan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Banggai Kepulauan serta Kecamatan Tinangkung dan Polsek Tinangkung laksanakan Sosialisasi Protokol Kesehatan dan pembagian Masker dengan rute perjalanan start awal di pertigaan kantor Polsek Tinangkung kemudian berlanjut di Pasar Salakan, selanjutnya di perempatan Desa Baka dan berakhir di pertigaan SDN Pembina Salakan, mulai dari jam 08.00 sampai dengan 12.30 wita berlangsung aman dan baik serta lancar sesuai rencana. Kamis, (27/08/2020).

Sesuai arahan Ketua Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, agar dapat memberikan sosialisasi protokol kesehatan dan pembagian masker dengan cara sebaik-baiknya kepada masyarakat, maka kegiatan ini dilaksanakan baik didalam pasar bagi Pedagang dan Pengunjung dan juga di jalan raya bagi pengendara kendaraan roda dua, bentor dan kendaraan mobil.

Kegiatan lapangan ini dilakukan oleh Kepala Dinas Kominfo Ir. Kondrad D. Galala, MM, Camat Kecamatan Tinangkung Din L. Lamasada, KaPolsek Tinangkung Ipda. Andi Rahman Syah, SH, TNI Kodim 1308/LB Danramil Tinangkung Serma Hanafi, MK, Kepala Desa Baka Tris Linggamo, Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Martomi Panggili, SH., M.MSiP, Perawat Puskesmas Tinangkung Linda MP bersama perawat lainnya, Anggota Pol PP Kecamatan Tinangkung Isran Tanggais, Tokoh Agama Pdt. Meisky M. Takus, SH, Lurah Salakan serta sejumlah aparat petugas lapangan lainnya.

Menurut Tris Linggamo Kepala Desa Baka saat diwawancarai di pasar Salakan menyampaikan, “Sebelum kegiatan ini, kami sudah beberapa kali melakukan pembagian masker kepada masyarakat dan kali ini masker yang dibagikan berjumlah 19 lusin. Alhamdulillah masyarakat Banggai Kepulauan khususnya masyarakat desa Baka sudah mulai banyak yang menggunakan masker ketika berada di luar rumah karena semakin menyadari manfaatnya untuk mencegah penularan dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di Banggai Kepulauan.”

Sementara itu, Din L. Lamasada juga menjelaskan bahwa, “Ini merupakan sosialisasi tahap awal penerapan Perbup tentang disiplin protokol kesehatan yang ada di Banggai Kepulauan. Tentunya kita terus mengingatkan secara berulang-ulang kepada masyarakat sehingga masyarakat sadar dengan selalu menggunakan masker ketika berada diluar rumah tentunya untuk melakukan pencegahan menularnya virus corona ini.”

“Alhamdulillah dengan action ini mudah-mudahan masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan,” lanjut Camat Tinangkung.

“Setelah terbitnya Perbup nanti akan diberlakukan sanksi bagi yang melanggarnya, antara lain teguran tertulis dan sanksi administrasi. Hal ini kami terus sampaikan secara berulang-ulang kepada masyarakat serta kami juga bekerja sama dengan beberapa unsur Pemerintah Desa dalam hal penyiapan masker,” kata Camat.

Selain itu, Ipda. Andi Rahman Syah, SH selaku KaPolsek Tinangkung juga menyampaikan, “Langkah-langkah yang sudah kita lakukan ini memang sudah skala prioritas. Prioritas utama yang harus kita lakukan yaitu di internal kita dulu dan itu sudah kami lakukan sejak beberapa bulan yang lalu kemudian kita lihat progresnya memang sudah banyak yang mentaati.”

“Kemudian kita merambah sampai ke tingkat pedesaaan. Untuk melihat progresnya kita serahkan kepada Pemerintah Desa yang menilainya karena yang kita gaungkan adalah masker sebagai kebiasaan hidup atau life style. Semoga masyarakat bisa patuh kepada anjuran Pemerintah dalam memerangi Covid 19 ini,” tutup Andi. (TrisKominfo).

Ponding-Ponding, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75, personil Polsek Kecamatan Tinangkung yang diwakili Anggota Bhabinkamtibmas Kecamatan Tinangkung Utara Brigpol Roby Pasongli membagikan bantuan sosial berupa beras kepada warga masyarakat di Kecamatan Tinangkung Utara, Selasa, (18/8/2020).

Bantuan sosial (Bansos) ini merupakan wujud kepedulian POLRI terhadap Masyarakat yang terdampak Covid -19.

BrigPol Roby Pasongli membagikan paket sembako beras 5kg perkepala Keluarga (KK) kepada warga kurang mampu dimana yang diprioritaskan para lansia yang tidak bisa beraktifitas lagi untuk mencari nafkah.

Diwawancarai oleh jurnalis Kominfo Pemda BanggaiKep via telepon, Brigpol Roby Pasongli mengatakan, “Meskipun bansos ini nilainya kecil tapi sudah bisa bermanfaat dan bisa meringankan beban hidup warga dimasa pandemi Covid -19 ini.”

“Muda-mudahan bantuan sosial ini bisa bermanfaat bagi warga yang sangat membutuhkan,” lanjut Roby.

Warga juga diingatkan agar selalu patuh pada anjuran Pemerintah yaitu mengikuti protokol kesehatan Covid-19 rajin mencuci tangan, pakai masker bila keluar rumah, jauhi kerumunan dan menjaga imun tubuh agar selalu sehat.

“Muda-mudahan wabah ini cepat berlalu sehingga kita bisa seperti sedia kala untuk mencari kebutuhan hidup kita sehari hari,” kata Roby. (FeriKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang terus menyebar diberbagai Daerah di Indonesia mengharuskan guru tidak melakukan tatap muka dengan siswa di sekolah tapi melalui metode proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Koordinator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan Kec. Bulagi Utara Welly Mosoli, S.Pd saat diwawancarai jurnalis DisKominfo Pemda Banggai Kepulauan pada Rabu, (19/8/2020) menyampaikan mengenai proses pembelajaran dimasa pandemi Virus Corona yang melarang guru mengumpulkan siswa di sekolah, yang mengharuskan proses pembelajaran tetap dilaksanakan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) apakah lewat daring (Online) maupun Luring (Offline).

“Untuk sementara proses pembelajaran di Kecamatan Bulagi Utara berjalan lancar walupun melalui metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan guru adalah peserta didik dikunjungi oleh guru dirumah masing-masing oleh guru kelas maupun guru mata pelajaran baik itu tingkat TK/PAUD, SD dan SMP di wilayah kerja kami di Bulagi Utara,” ungkap Welly.

“Guru melakukan secara Luring karena kalau dilakukan secara Daring tidak semua siswa memiliki HandPhone Android serta tidak semua sekolah dijangkau oleh jaringan internet, tapi memang ada beberapa guru yang melakukan dengan cara Daring karena jarak siswa antara rumah siswa dengan guru cukup jauh dan memungkinkan untuk cara daring karena siswa memiliki HP yang memadai dan mudah mengakses jaringan internet,” jelas Welly.

Saya secara rutin melakukan monitoring dan pengawasan proses pembelajaran jarak jauh bagi TK/PAUD yang berjumlah 14 Sekolah, SD 14 Sekolah dan SMP 8 Sekolah, agar dapat memastikan apa yang menjadi hambatan, kendala proses pembelajaran yang dilakukan oleh satuan pendidikan dimasa pandemi, serta memastikan walupun pembajaran dilakukan tidak dilingkungan sekolah tetap guru dan siswa wajib menerapkan protokol kesehatan, kata Welly.

Memang guru agak kewalahan dengan metode pembelajaran jarak jauh dengan metode luring, tapi apa daya ini yang hanya bisa dilakukan oleh guru untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Harapan kami jika pandemi masih terus berlanjut kiranya kedepan dapat disiapkan fasilitas pendukung bagi siswa dan guru agar proses pembelajaran dapat dilaksanakan secara Daring (Online) sehingga siswa dan guru sama-sama tertolong,” tutup Welly. (AmosKominfo)

Tatabau, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-75, Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) menyalurkan bantuan sosial berupa pembagian beras yang dilaksanakan serentak se-Indonesia oleh Anggota Polri.

Kapolsek Buko Ipda. Marthen Tangkelangi, SH saat dijumpai Jurnalis DisKominfo Pemda Kab. Banggai Kepulauan pada hari Rabu (19/8/2020) beliau membenarkan hal tersebut bahwa dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-75 ditenyga pandemi Covid-19 Kepolisian Republik Indonesia melakukan penyaluran bantuan sosial berupa pembagian beras bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya pada hari Senin 17 Agustus 2020 seusai upacara pengibaran bendera HUT RI ke 75 di Lumbi-lumbia langsung menuju ke Desa Tatabau (Kanale-Paisumatano) Kecamatan Buko Selatan guna penyaluran Bansos beras bagi masyarakat yang membutuhkan sebanyak 61 kepala keluarga, yang juga merupakan masyarakat terdapak banjir pada 31 Juli lalu,” kata Ipda. Marthen.

Bantuan ini merupakan kepedulian polri bagi seluruh rakyat Indonesia, Polri ada untuk masyarakat serta Polri selalu “Mengayomi, Melindungi dan Melayani Masyarakat”.

“Kegiatan yang sama juga dilaksanakan oleh anggota Polsek Buko di desa-desa yang lain yang ada di Kecamatan Buko dan Buko Selatan,” jelas Marthen.

Pj. Kepala Desa Tatabau Sirwadi Yonduke, Amd menyampaikan “Atas nama masyarakat Desa Tatabau mengucapkan banyak terima kasih kepada Polri yang sudah boleh membantu masyarakat kami yang benar-benar sangat membutuhkan apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 serta pasca banjir kemarin yang cukup luar biasa di Desa Tatabau hampir 75% rumah warga terendam air.” (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Meriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke 75, Tim Pengerak PKK Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar lomba menu tradisional dalam menambah semaraknya perayaan hari kemerdekaan RI ke-75.

Masing-masing peserta menunjukkan kreatifitas mereka dalam mengolah makan tradisional maupun dalam penataan meja untuk memamerkan hasil pengolahan menu yang nantinya bakal dinilai oleh TP-PKK Kec. Bulagi Utara.

TP-PKK Desa Minanga Kec. Bulagi Utara menunjukkan kebolehan mereka dengan kreatifitas penataan meja dengan menggunakan tempat dan memajang hasil olahan menu tradisional baik dari batok kelapa dan bambu, untuk menambah keunikan dan daya tarik tersendiri.

Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep saat mewawancarai ibu-ibu PKK Desa Minanga pada Senin, (17/8/2020) mereka memaparkan bahwa kerajinan batok kelapa dan bambu merupakan kerajinan yang baru hendak dikembangkan di Desa Minanga.

“Untuk sekarang ini kami hanya menggunakan peralatan seadanya untuk membuat kerajinan ini dengan harapan kedepan kiranya jika ada ketersediaan dana kami akan menggunakan peralatan yang lebih modern sehingga hasilnya pun akan sangat memuaskan,” ucap Ibu-ibu PKK Desa Minanga.

Saat ditanya mengapa penataan meja serba menggunakan kerajinan batok kelapa dan bambu, ibu-ibu PKK mengatakan, itu untuk menambah daya tarik tersendiri bagi penikmat makan tradisional dan memang makan tradisional Banggai Kepulauan jika dinikmati dengan menggunakan tempat makan dari kerajinan seperti ini beda nuansanya dengan menggunakan piring kaca.

Malahan ada yang katakan menggunakan piring batok kelapa lebih nikmat ketika makan kukus (makan tradisional) dan ikan bakar.

Dari hasil pengamatan semua yang ada dilokasi lomba menu tradisional terpukau dengan hasil karya batok kelapa dan bambu yang dipajang oleh TP-PKK Desa Minanga. (AmosKominfo)

Ponding-ponding, BanggaiKep.go.id – Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 tahun 2020 di Kecamatan Tinangkung Utara dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Upacara dilaksanakan di lapangan sepakbola Desa Ponding-Ponding Kec. Tinangkung Utara (Tinut) Kab. Banggai Kepulauan, Senin, (17/8/2020).

Sebelum berlangsungnya upacara, Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd, Kapolsek Tinangkung Utara IPDA. Andi Harmansyah SH dan para tamu undangan lainnya mengikuti serangkaian protokol kesehatan Covid-19 yakni dengan mencuci tangan, memakai masker dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Jurnalis Kominfo Pemda BanggaiKep saat mewawancarai Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd mengatakan, “Upacara memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 kali ini sangat sederhana.”

“Dalam upacara ini, kami mengurangi jumlah peserta bahkan siswa-siswi SD, SMP dan SMA kami tidak mengundangnya,” kata Sahrun.

Lanjut Sahrun, “Yang kami undang hanya pengerek bendera saja siswa siswi SMA yang jumlahnya 3 orang.”

Bertindak sebagai pembina upacara yaitu Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd, Komandan Upacara Ruspandi S.Ip dari Pol-PP, Pengerek bendera merupakan perwakilan putra putri terbaik dari SMA Negeri 1 Tinangkung Utara yang telah mempersiapkan diri dengan latihan dari awal bulan Juli 2020.

Upacara HUT RI ke 75 berlangsung hikmat dan tertib serta dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kec. Tinut Ny. Ifa, para Kepala Desa se Kecamatan Tinangkung Utara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan para tamu undangan lainya. (FeriKomimfo)

Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-75, Pemerintah Kecamatan Buko Selatan menggelar upacara pengibaran bendera merah putih bertempat di Lapangan Sentral Desa Lumbi-lumbia Kec. Buko Selatan Kab. Banggai Kepulauan, Senin, (17/8/2020).

Selaku Inspektur upacara (Irup) yaitu Kapolsek Buko IPDA. Marthen Tangkelangi, SH, Perwira upacara Brigpol Hanri, Komandan upacara Serda Astroni anggota Koramil 1308-13 Buko, pembaca teks Proklamasi Rustam Yakimano, S.Ag, pengibar bendera merah putih dipercayakan kepada siswa-siswi SMA/SMK di Kec.Buko Selatan yakni Radi Yatul Moputi, Ima Touna dan Ohara Sulaya serta pembawa baki Cahyu Kitae.

Hadir dalam upacara pengibaran bendera merah putih HUT RI Ke 75, Anggota DPRD Kab. Banggai Kepulauan Samsul Saimbi dan Suhardin Sabalino, Camat Buko Selatan Marselinus Nukak, S.Sos, didampingi Ketua TP-PKK Kec. Buko Selatan , Danramil 1308-13 Buko diwakili oleh Serma Sardin Mangati, Kepala UPTD Puskesmas Lumbi-lumbia, ASN/PNS, Kades, BPD serta tokoh masyarakat, Agama, Adat, Perempuan dan Pemuda Kec. Buko Selatan.

Meski diguyur hujan sejak upacara dimulai sampai selesai, peserta upacara tetap mengikuti jalannya upacara HUT RI Ke-75 sampai selesai dengan penuh hikmat. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Meski diguyur hujan, upacara pengibaran bendera merah putih sehubungan dengan memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-75 di Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan berjalan dengan penuh hikmat serta lancar dan aman.

Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 75 Kecamatan Buko dilaksanakan di Lapangan Volly Ball Kantor Camat Buko Desa Tataba, Senin, (17/8/2020).

Bertindak sebagai inspektur upacara Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, perwira upacara Brigpol I Ketut Picca, Komandan upacara Brigpol Yengki Kumano, Pembaca Teks Proklamasi Albert Maukar, S.Sos, sedangkan petugas pengibar bendera merah putih dipercayakan kepada anggota Polsek Buko yakni Briptu Yandi Bidaa, Bripda Fahrul Mifta dan Bripda Alfin Sululing serta pembawa baki Natalia Duasing dari siswi SMAN 1 Buko.

Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 75 Kec. Buko dihadiri oleh Kapolsek Buko yang diwakili oleh Aiptu Ridwan Sunge, SH, Danramil 1308-13 Buko diwakili oleh Sertu Salno Lalio, Kepala UPTD Puskesmas Tataba, Koordinator Dikbud Kec. Buko, Koordinator PLKB Buko, Kepala Desa, BPD dan ASN se Kec. Buko dengan jumlah dan undangan sudah ditentukan guna mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Novitasari Matabal, SE merupakan seorang pemudi asal Desa Bolubung Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan yang belum lama menamatkan pendidikan Strata 1 (S1) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Amai Gorontalo Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prodi Perbankan Syariah.

Berbekalkan ilmu yang didapat, ketika kembali ke desa Novita melihat peluang besar yang harus dikembangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di Desa Bolubung Kec. Bulagi Utara melalui usaha pengolahan kacang tanah yang hasil produksinya diberi nama “Kacang Bolubung”.

Novitasari Matabal, SE saat dijumpai jurnalis Diskominfo Pemda BanggaiKep (17/8/2020) disela-sela lomba menu tradisional Kec. Bulagi Utara mengatakan, “Saya memulai usaha ini termotivasi dengan hasil tanam kacang yang ada di Desa Bolubung yang hasilnya melimpah tapi hanya dikeringkan dan dijual, ya kalau diolah paling hanya dibuatkan kacang goreng.”

“Tapi saya mencoba dengan cara yang baru yang belum dikelola oleh masyarakat Desa Bolubung dengan metode pengolahan sederhana yang alat dan bahannya gampang ditemukan dengan mudah,” lanjut Novita.

“Kemudian dikemas sedemikian rupa dan menarik agar memikat daya tari bagi konsumen sehingga dikemasan kacang olahan kami tertera tulisan “Kacang Bolubung” “Ini Kacang Kita” Kacangnya Enak, Pasangannya Pisang Masak”, sambung Novita.

Novita memulai usaha ini dengan tujuan adalah agar menunjukkan generasi muda harus mampu berbuat untuk mengembangkan desanya guna peningkatan ekonomi dengan mengelola potensi-potensi yang ada didesa dengan demikian dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang ada didesa.

Selain itu, Novita juga mengatakan “Lumayan Kacang Bolubung ini sudah cukup dikenal dibeberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan,”.

“Harapan saya ini bisa berkembang kedepan dan menjadi suatu program inovasi Desa Bolubung sehingga dapat dipasarkan sampai keluar Kabupaten Banggai Kepulauan,” harap Novita. (AmosKominfo)