Tataba, BanggaiKep.go.id – Sebagian wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) sedang menghadapi panen raya cengkeh, khususnya di wilayah Kecamatan Buko dan Buko Selatan.

Dibeberapa Desa, panen raya tahun ini membuat para petani cengkeh kualahan mencari buruh pemetik bunga cengkeh, pasalnya sulitnya mencari pekerja untuk pemanenan.

Beberapa petani cengkeh yang ada di Kec. Buko saat dijumpai Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Senin (16/11/2020) mengeluhkan hal ini yakni sulit mencari pemetik bunga cengkeh padahal bulan ini sudah memasuki puncak masa panen.

Salah satu petani cengkeh asal Desa Batangono Kec. Buko Gat Beteno menyatakan memang tahun ini sulit mencari pekerja pemetik bunga cengkeh.

“Nampaknya ini dampak dari virus Corona yang membuat susahnya orang dari luar daerah untuk datang kemari, kalau tahun sebelumnya banyak orang dari Manado yang datang untuk jadi buruh pemetik cengkeh, tapi tahun ini nampaknya tidak ada,” ucap Gat.

“Kalau keadaannya seperti ini kami petani cengkeh bisa rugi, karena bunga cengkeh sudah siap panen bahkan ada yang sudah mekar dan pasti kalau tidak segera dipetik ujungnya berbiji tidak dapat dipanen lagi,” ungkap Gat. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Study Club Lingkar Banggai Bicara (Libra) Banggai Kepulauan (Banggaikep) menggelar pendidikan untuk anggota rekrutan terbaru angkatan pertama. Sabtu, (15/11/2020).

Kegiatan itu digelar di Salakan Ibukota Banggai Kepulauan dengan tema “Membangun Kemandirian Berfikir, Untuk Teguhkan Masa Depan Berdaulat.”

Kegiatan yang diikuti sekitar 20-an peserta itu dibuka oleh pembina Libra Muh Risal Arwie, sekaligus memberikan materi tentang Cara Berpikir.

Ketua Libra Taufik Nggolon, mengatakan “Kegiatan pendidikan tersebut berlangsung mulai hari ini 14 sampai dengan 15 November 2020.”

“Banyak dampak positif dalam mengikuti kegiatan pendidikan itu, salah satunya dapat menstimulasi cara berfikir sekaligus menjadi ajang transformasi semangat dan pembelajaran keorganisasian” lanjut Taufik.

“Pendidikan seperti ini, tidak hanya berhenti disini saja. Namun ada beberapa program organisasi lain yang akan dilakukan. Ini merupakan langkah awal untuk membangun cara berfikir anggota dalam melaksanakan rencana dan orientasi organisasi,” ujar Ketua Libra.

“Saya berharap dengan di bentuk Organisasi Libra Bangkep menjadi wadah untuk belajar menjadi generasi emas yang bermoral baik agar generasi milenial atau kalangan muda dapat mengembangkan potensi melalui organisasi tersebut” harap Taufik.  (TrisKominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) mendapat capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kamis, (12/11/2020).

Kegiatan penyerahan piagam opini WTP tersebut bertempat di ruang Pogombo Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dikonfirmasi via ponsel, Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam mengatakan “Predikat WTP tersebut merupakan hasil dari kerjasama yang baik atas pengelolaan keuangan daerah.”

“Dengan kerjasama tersebut, akhirnya dapat mewujudkan laporan keuangan daerah yang akuntabel. Yang akhirnya, Kabupaten Bangkep dapat meraih predikat WTP tersebut” lanjut Bupati.

Bupati juga sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja dengan baik. Sehingga, penyelenggaraan pemerintahan mendapat predikat WTP.

Bupati berharap agar prestasi tersebut dapat terus dipertahankan. Serta prestasi tersebut menjadi motivasi dalam penyelenggaraan pemerintah kedepan. (TrisKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Bersinergi bersama dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) merupakan langkah upaya dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Sebab menyikapi penyebaran virus corona di daerah bukan saja hanya merupakan tanggungjawab Pemerintah Daerah ataupun Satgas Pencegahan Penyebaran Covid-19, tetapi merupakan tanggungjawab bersama semua elemen yang ada di daerah ini.

Tim Pengerak PKK Kab. Banggai Kepulauan mengambil peran upaya menyikapi pandemi Covid-19 di Banggai Kepulauan, dengan berbagai kegiatan dan tindakan nyata melalui pembagian masker.

Disela Rapat Koordinasi Penurunan angka Stunting 2021 yang dilaksanakan di BPU Bulagi Utara (11/11/2020), Ketua TP-PKK Kec. Bulagi Utara Ny. Rita Pesilika Moligay menyalurkan bantuan masker dari TP-PKK Kab. BanggaiKep kepada 11 TP-PKK Desa dan TP-PKK Kelurahan Sabang.

Ketua TP-PKK Kec. Bulagi Utara saat di hubungi Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep memaparkan bahwa bantuan masker ini merupakan program TP-PKK Kab. BanggaiKep.

“Saya mengajak kepada TP-PKK Desa dan Kelurahan di Bulagi Utara untuk bersinergi bersama dan mengambil peran dalam situasi pandemi Covid-19 dengan berbagai kegiatan yang dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona,” ucap Ny. Rita.

“Serta mampu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber ketersediaan pangan baik sayur-sayuran, rempah-rempah dan buah-buahan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari, karena itulah perannya kita sebagai Tim Penggerak PKK, sebagaimana arahan dari Ketua TP-PKK Kab. Banggai Kepulauan,” jelas Ny. Rita menambahkan. (AmosKominfo)

Lalengan, BanggaiKep.go.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST gelar reses yang dipusatkan di Desa Lalengan Kec. Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Penjaringan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses dilaksanakan di Balai Desa Lalengan Kec. Buko dan dihadiri oleh Para Kades dan Sekdes, Badan Perwakilan Desa (BPD) serta tokoh Masyarakat, Adat, Perempuan, dan Pemuda Serta Masyarakat yang mewakili beberapa Desa Kec. Buko, Rabu, (11/11/2020).

Ronald Gulla dalam sambutannya menyatakan terima kasih kepada masyarakat yang masih memberikan kepercayaan untuk menjadi wakil rakyat.

“Saya berharap segenap masyarakat  dapat terus menopang dan mendokan saya agar mampu mengemban tanggungjawab ini untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Ronald.

Tujuan dilaksanakannya Reses ini guna menjaring aspirasi masyarakat yang di Kecamatan Buko, “Saya berharap bagi bapak, ibu Saudara-Saudaraku untuk dapat menyampaikan sebentar agar sebagai wakil rakyat yang duduk di DPRD Provinsi Sulteng tahu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat yang harus dibangun atau disiapkan oleh pemerintah,” jelas Ronal. (AmosKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Pelayanan Puskesmas Saleati Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) kembali dibuka setelah sempat ditutup selama dua hari.

Puskemas tersebut ditutup sejak tanggal 9 sampai dengan 10 November 2020. Hal ini disebabkan karena meningkatnya penyebaran virus corona di Kabupaten BanggaiKep khususnya di Kecamatan Liang.

Kepala Puskesmas (Kapus) Wiro Lepong, saat dikonfirmasi oleh Jurnalis Diskominfo Pemda BanggaiKep via WhatsApp membenarkan hal tersebut.

Wiro menyampaikan, puskesmas tersebut ditutup karena beberapa tenaga medisnya reaktif saat di rapid tes.

“Dengan begitu, para medis yang reaktif rapid test sudah melakukan karantina mandiri, seperti yang telah dianjurkan. Itu alasan mengapa puskesmas Saleati ditutup selama dua hari,” ungkapnya.

“Karena alasan pelayanan, di tanggal 11 November puskesmas tersebut kembali dibuka, namun pelayanannya diminimalisir hanya enam orang yakni empat orang dari Puskesmas Patukuki dan dua dari Puskesmas Mansamat. Dengan ketentuan hanya rawat jalan, bukan rawat inap,” jelas Kapus.

Kapus berharap penyebaran pandemi Covid-19 ini cepat teratasi, sehingga pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut segera kembali normal seperti semula. (TrisKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Pelaksanaan operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan terus dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum Protokol Kesehatan baik satgas Kabupaten maupun Kecamatan.

Dalam pelaksanaan Operasi Yustisi ProKes yang dilaksanakan Satgas Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep pada Selasa, (10/11/2020) menindak beberapa pelanggar baik mulai anak-anak sampai yang sudah lanjut usia.

Operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan Satgas Penegakan Kec. Buko menindak pengendara roda dua yang sudah tidak pakai masker, tidak pakai helm dan berboncengan tiga orang (Pacal).

Brigpol I Ketut Picca selaku anggota Satgas Penindakan Hukum Protokol Kesehatan Kec. Buko langsung menghentikan pengendara motor tersebut yang merupakan masyarakat Desa Olusi, langsung mengajukan pertanyaan, “Kenapa bapak tidak pakai masker ?, Sudah tidak pakai masker boncengan tiga serta tidak pakai helem.”

“Maaf pak, saya so (sudah) cepat-cepat karena anak-anak so minta antar ke pelabuhan padahal, saya so ba siap mo ba Pete cengkeh,” jawab PT (Inisial Pelanggar Perbup).

Kemudian, Brigpol I Ketut Picca mengingatkan kepada PT agar selalu ingat pakai masker ketika berada di luar rumah dan ketika mengendarai motor wajib pakai helm dan jangan berboncengan lebih dari satu orang.

“Apalagi sekarang lagi pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala dalam upaya menciptakan lalu lintas yang aman, tertip dalam menghindari laka lantas,” jelas  I Ketut Picca.

PT diberikan peringatan tertulis, dikenakan rompi Pelanggar Prokes serta sanksi. Selanjutnya, PT memohon maaf dan berjanji untuk mematuhi protokol kesehatan dan akan lebih memperhatikan aturan dalam berlalu lintas. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Satuan Tugas (Satgas) Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar operasi yustisi penindakan hukum prokes sesuai Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kegiatan dilaksanakan di jalan perempatan lampu merah dan pertigaan All Swalayan Kota Salakan Kab. BanggaiKep, Senin, (9/11/2020).

Terdapat pelanggar di lokasi perempatan lampu merah, untuk laki-laki berjumlah 28 (dua puluh delapan) orang, sedangkan untuk perempuan berjumlah 8 (delapan) orang.

Sementara itu, di lokasi depan All Swalayan, untuk laki-laki berjumlah 26 (dua puluh enam) orang dan perempuan 4 (empat) orang.

Sehingga total jumlah pelanggar 66 (enam puluh enam) orang dan sanksi yang diberikan berupa teguran secara lisan/tulisan, dapat disimpulkan bahwa pelanggar penegakan hukum protokol kesehatan mengalami peningkatan, masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker saat berada di luar rumah.

Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan oleh Satgas yang terdiri dari unsur TNI, POLRI, Satuan Pol-PP, Dinkes, BPBD, Dishub dan Bagian Hukum Setda.

Selama dua bulan Satgas melakukan penindakan Hukum Protokol Kesehatan dan masih banyak masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan dan mengabaikan perbup.

Sekdis Sat Pol-PP Elisabeth Langitan, SH saat diwawancarai mengatakan bahwa, “Kita sekarang makin pertegas penerapan protokol kesehatan karena situasi saat ini yang terpapar cukup banyak yang memperhatinkan kita.”

“Sebagai gugus tugas Covid-19 Kabupaten, diberi tanggung jawab yang maksimal khususnya di dalam penindakan memberikan sanksi sosial seperti menyapu, untuk anak-anak hafal Pancasila, push up, serta menyanyi, kedepan akan diberikan sanksi administrasi,” ucap Sekdis menambahkan. (RoyKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tindakan pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus dilaksanakan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko baik Satgas Scene di Pelabuhan maupun Satgas Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Satgas Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Kec. Buko menggelar Operasi Yustisi di ruas jalan Trans Peling di Desa Malanggong Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep, Selasa, (10/11/2020).

Koordinator Satgas Penegakan Hukum Prokes Laskar Tolobi, S.Sos menjelaskan operasi yustisi ini merupakan langkah yang dilakukan oleh Pemerintah melalui Satgas Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan pada umumnya dan terlebih khusus di Kecamatan Buko.

Operasi Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan melibatkan anggota Satgas Penegakan Hukum Protokol Kesehatan yang terdiri dari lintas sektor yakni Kantor Camat Buko, Anggota Polsek Buko, Anggota Koramil 1308-13 Buko, Anggota Pol-PP serta dari unsur Tenaga Kesehatan Puskesmas Tataba. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Rusli Moidady, ST.,MT membuka secara resmi kegiatan Penyerahan Dokumen Administrasi Kependudukan (KTP-el, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran) sekaligus menyerahkan secara langsung Dokumen Administrasi Kependudukan tersebut kepada para Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin, (09/11/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep dan dihadiri Plt. Kepala Dinas Discapil Harli A. Masenge, S.Pd.,M.SI, Ketua KPU Tamin S.pd., M.SI, Ketua Bawaslu Muslim Abd. Muin B, S.Kom., M.M serta para Camat se-Kabupaten BanggaiKep.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep yang dibacakan oleh Sekda Rusli Moidady mengatakan bahwa, “Selaku Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang sudah melakukan terobosan baru dengan melakukan pelayanan keliling di 12 kecamatan se-kabupaten Banggai Kepulauan.”

Menurut Sekda, Kegiatan yang dilaksanakan saat ini tentunya sesuai dengan surat Menteri Dalam Negeri RI nomor 470/2807/Sc perihal percepatan dan peningkatan kualitas pelayanan bidang administrasi kependudukan.

“Saya menghimbau kepada para camat agar terus mengkoordinir seluruh masyarakatnya yang ada di wilayah masing-masing agar bisa memiliki kartu identitas diri seperti kartu KTP elektronik, kartu keluarga, dan akta kelahiran,” ucap Sekda.

“Saya juga menitip pesan bahwa dokumen yang telah diberikan di harapkan dapat di jaga dan disimpan dengan baik,” harap Sekda.

Selanjutnya Rusli juga memaparkan, “Dalam pengurusan KTP, kartu keluarga dan akta kelahiran jika terdapat pungutan biaya administrasi kependudukan para camat selaku kepala wilayah di kecamatan agar dapat melaporkan kepada kepala Dinas atau kepada saya agar segera di tindak lanjuti,” tegas Sekda. (DeckyKominfo)