Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Rusli Moidady, ST.,MT membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Pembentukan Forum Kepala Desa Se-Kabupaten Banggai Kepulauan yang di laksanakan di Gedung Serbaguna kantor Bappeda dan Litbang BanggaiKep, Selasa (24/11/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rahmat Labou, S.Ip, Ketua Pantia Jepri Matabal dan kepala Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan yang sempat hadir.

Dalam sambutan Kepala Dinas PMD Rahmat Labou mengatakan bahwa, “Saya menyampaikan kepada kita semuanya saya bangga dan mendukung kegiatan ini bukan berarti kegiatan ini adalah kegiatan ilegal, kegiatan yang kontra dengan pemerintah daerah namun harapan kami forum ini menjadi mitra pemerintah.”

“Saya sungguh bangga kepada kita semua kepala Desa Bangkep dalam tahun 2018, 2019, 2020 kita telah mampu merubah desa dan perubahan ini bukanlah adalah hasil kerja kepala-kepala desa berdasarkan status indeks desa membangun,” ucap Kadis PMD.

Selain itu, Rahmat juga menyampaikan jangan sekali kali forum ini masuk kepada rana politik,murni forum kades ini menjadi organisasi profesi yang menghargai profesi dan pengabdian kepada masyarakat sejalan dengan pemerintah daerah.

Selanjutnya, dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan oleh Sekda Rusli Moidady mengatakan bahwa, selaku pemda Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan musyawarah pembentukan forum kepala Desa di Kabupaten Banggai Kepualaun.

Kepala Desa memegang peran yang sangat penting bagi kemajuan daerah, melihat pentingnya peranan kepala Desa, maka di pandang perlu untuk membentuk suatu forum kepala Desa melalui musyawarah.

Menurut Sekda, Musyawarah seperti ini adalah suatu bagian yang sangat penting dan strategis yang tidak bisa kita lewatkan bersama atau kemudian kita anggap ini adalah kegiatan seremonial saja atau sekedar kumpul-kumpul.

“Forum komunikasi kepala Desa ini dilakukan untuk menyelaraskan program dan tujuan pembangunan pemerintah kebupaten Banggai kepulauan sehingga terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa,” ucap Rusli. (DeckyKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak tahun 2020 yang bakal digelar pemungutan suara pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, Polsek Buko Ipda Marthen Tangkelangi, SH melaksanakan patroli di wilayah kerjanya yakni Kecamatan Buko dan Buko Selatan.

Kegiatan ini diawali dengan apel siaga seluruh jajaran anggota Polsek Buko yang dipimpin oleh Kapolsek Buko Ipda. Marthen Tangkelangi, SH dalam rangka persiapan Operasi Mantap Praja Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa, (24/11/2020).

Dalam apel, Kapolsek mengingatkan kepada jajarannya agar selalu memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat serta memberi rasa aman, bahkan beliau pun menyampaikan sehubungan telah selesai perbaikannya mobil patroli polsek Buko.

“Kiranya kendraan ini hanya digunakan untuk patroli dan kegiatan dinas, bukan untuk kegiatan pribadi anggota apalagi digunakan untuk belajar mengemudi,” tegas Marthen.

Selesai melaksanakan apel bersama, dilakasanakan patroli perdana dengan menggunakan mobil patroli polsek Buko yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Buko.

Kapolsek Buko Ipda. Marthen Tangkelangi, SH saat diwawancarai Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep dikesempatan yang sama memaparkan bahwa tujuan dilaksanakannya patroli di wilayah kerja Polsek Buko yang terdiri dari dua Kecamatan Buko dan Buko Selatan, guna memastikan keadaan Kamtibmas dalam keadaan aman dan kondusif menjelang pesta demokrasi Pemilukada Serentak tahun 2020, agar terlaksana dengan aman. (AmosKominfo)

Liang, Banggaikep.go id – Pemerintah Desa (Pemdes) Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 7 dan 8 untuk 145 Kepala Keluarga (KK).

Penyaluran tersebut dilaksanakan di gedung posyandu Desa Liang Kec. Liang Kab. BanggaiKep, Senin, (23/11/2020).

Bantuan langsung tunai yang bersumber dari Dana Desa disalurkan dengan tujuan agar dapat membantu perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19, Penyaluran BLT-DD tahap tujuh dan delapan disalurkan langsung oleh Kepala Desa Liang Arwan kepada masyarakat liang.

“Masyarakat harus tahu mengatur uang yang diterima dan gunakan sebaik mungkin untuk keperluan masing-masing,” ucap Arwan dalam sambutannya.

Disamping itu, Arwan juga mengingatkan agar masyarakat liang selalu patuhi aturan Perbup no. 23 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19 dan selalu lakukan 4M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan. (AkriKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais. D. Adam pimpin Apel Siaga Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten BanggaiKep di halaman Kantor Bupati BanggaiKep, Senin, (23/11/2020).

Dari data situasi covid-19 di BanggaiKep yang disampaikan Juru Bicara, bahwa yang terkonfirmasi 66 orang, yang sudah sembuh 33 orang dan yang masih isolasi tersebar di wilayah-wilayah 33 orang.

Bupati Rais D. Adam menyampaikan bahwa seluruh Satuan Tugas (Satgas) sudah maksimal dalam penanggulangan covid-19, sehingga pejabat-pejabat Tingkat Nasional yang datang dari Jakarta ke Kabupaten Banggai Kepulauan menilai bahwa pelaksanaan untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kab. Banggai Kepulauan untuk Sulawesi Tengah (Sulteng) kita selalu melakukan rutin.

Selanjutnya, Wakapolres Kompol I Made Dharma, SH, menyampaikan bahwa malam minggu kemarin melakukan Apel di Polres Bangkep dan melakukan himbauan bersama Sat Pol PP untuk kafe-kafe yang berada di Kota Salakan untuk membatasi pengunjung dan selalu mengikuti aturan Protokol kesehatan, mencegah penyebaran covid-19 di Bangkep.

Sementara itu, Perwira Penghubung 1308/ LB Mayor Inf. Sutikno juga menyampaikan bahwa perlu adanya PCR  untuk swab sehingga mudah mendekteksi yang terkena covid- 19.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rusli Moidady ST,.MT, Kadis Perhubungan Suripto Nurdin S.sos, Kepala Bappeda Muh. Aris Susanto, SE., MM, Kepala Dinas Kominfo Ir. Kondrad D. Galala, MM, Kepala Dinas Sosial, Perangkat Daerah lainnya, SatPol-PP, dan camat Se- Kab. BanggaiKep. (RoyKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap 8 (Delapan) yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Kantor Camat Desa Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (19/11/2020).

Penyaluran BST yang dilakukan oleh petugas PT. Pos Indonesia cabang Salakan dengan nilai Rp. 300.000 untuk per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan jumlah alokasi 252 KPM.

Salah satu keluarga penerima bantuan saat ditemui dalam kegiatan tersebut Ibu Lince mengatakan, “Bersyukur kepada pemerintah yang telah membantu meringankan beban masyarakat, biarpun hanya tiga ratus ribu.”

“Penyaluran BST tahap 8 hari ini, saya sangat terbantu meringankan keperluan saya dan keluarga,” kata Lince.

Hal ini juga menjadi evaluasi tim Satgas Penanganan Covid-19 dimana harus memperhatikan beberapa faktor seperti mekanisme pembayaran dan penerapan protokol kesehatan serta korrdinasi dengan Pemerintah.

Selanjutnya, dalam kegiatan penyaluran BST di desa Liang Kec. Liang sejauh ini tidak ada kendala dalam pembayaran Bantuan Sosial Tunai. (AkriKominfo)

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Keretakan yang terjadi pada bagian plat duiker di ruas jalan trans Peling di Desa Labasiano pasca musim hujan beberapa bulan lalu, mengakibatkan arus kendaraan roda 4 (mobil) harus dialihkan memutar melalui jalur dua (jalan SMAN 1 Buko) dan jalur pesisir pantai Desa Labasiano jalan lingkungan yang baru dibuka.

Beberapa masyarakat yang melintasi saat diwawancarai Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Kamis (19/11/2020) berharap agar plat duiker di Desa Labasiano agar dapat diperhatikan untuk diperbaiki agar kami tidak lagi memutar lewat jalan alternatif yang kondisi jalannya juga rusak bahkan belum beraspal.

Salah satu masyarakat Desa Labasiano yang enggan disebutkan namanya mengatakan cukup besar dana yang sudah diluncurkan oleh Pemda untuk perbaikan pasca plat duiker ini mengalami kerusakan pada beberapa waktu lalu dan ini sudah rusak lagi.

“Menurut saya sebenarnya bagian plat duiker ini harus di brojong dulu bagian lantainya agar ketika musim penghujan tiba tidak lubang (tergali) karena memang debet air dijalur ini tidak seberapa jikalau bukan musim hujan”.

“jika musim hujan tiba debet air cukup besar dan deras sehingga kalau hanya dicor bagian lantainya apa lagi campuran kurang baik dijamin rusak lagi,” tambahnya.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos saat ditemui jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa kepala desa Labasiano sudah melaporkan kerusakan plat duiker ini dan kami (Camat dan Kades Labasiano) sudah melaporkan ke Dinas terkait. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara Sekretaris Jendral Kementrian Kesehatan RI dengan Kepala Daerah tentang Pendayagunaan Dokter Spesialis-Subspesialis dan Dokter Gigi Spesialis.

Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Kepala Dinas Kesehatan Silveria O. Bailia, MM, Direktur RSUD Trikora Salakan dr. James H. D. Pinontoan secara virtual di ruang rapat Sekda Banggaikep, Rabu, (18/11/2020).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan RI Drg, Oscar Primadi dan dikuti oleh Kepala Daerah Kabupaten Kota.

Sekjen Kemenkes RI dalam sambutannya mengatakan bahwa, kurangnya ketenagakerjaan khususnya dokter spesialis-subspesialis dan dokter gigi spesialis baik dari sisi jumlah, jenis dan distribusi yang tidak merata menimbulkan dampak terhadap rendahnya akses masyarakat terhadap pelayanan spesialistik yang berkualitas.

Maka penyediaan tenaga dokter spesialis, subspesialis dan dokter gigi spesialis dalam jumlah jenis dan bermutu pada rumah sakit merupakan suatu keharusan dan memang harus di tempah dalam berbagai upaya.

“Saya yakin keinginan kita bersama, ingin segera memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Untuk itu saya menghargai inovasi, pemikiran-pemikiran apapun bentuknya di dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat kita di bidang kesehatan khususnya,” ujar Oscar.

Maka dari itu, inovasi dan pemikiran-pemikiran untuk membuat terobosan-terobosan harus selalu kita kembangkan tentunya tanpa menyalahi ketentuan aturan yang memang sudah digariskan dalam rangka kita melaksanakan perubahan-perubahan.

Kedepan Kemenkes bekerjasama dengan stakeholder terkait, tentunya akan mendayagunakan dokter spesialis lulusan Luar Negeri yang akan melaksanakan program adaptasi di rumah sakit milik pemerintah dearah, provinsi dan kabupaten kota dengan tentunya tidaklah dalam hal yang menyulitkan karena kita memahami bahwa kebutuhan pelayanan tentunya akan diimbangi dengan dokter Luar Negeri dalam rangka mengabdikan diri di daerah masing-masing.

Sekali lagi diperlukan komitmen yang kuat dan kerjasama yang harmonis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dokter spesialis-subspesialis dan dokter gigi spesialis dapat terdistribusi secara merata di seluruh Indonesia.

Menurut Oscar, Kami sangat berharap agar dokter spesialis-subspesialis dan dokter gigi spesialis yang ditempatkan atau dikembalikan kerumah sakit milik pemerintah daerah tentunya dapat di terima dengan baik dan dapat di digunakan sesuai dengan keprofesiannya. (DeckyKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Harga Cengkeh kering maupun mentah membuat para petani harus mengusap dada, karena dengan harga cengkeh kering yang hanya berkisaran Rp. 52.000 sampai 53.000 dan cengkeh mentah Rp. 10.000 perliter membuat para petani cengkeh harus menerima keadaan kerugian dimasa panen tahun ini.

Petani cengkeh asal Kecamatan Buko Nodin melalui percakapan dengan Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Rabu (18/11/2020) mengatakan dengan harga cengkeh seperti sekarang ini apa yang akan didapat pasca panen, karena biaya untuk mengurus kebun cengkeh sampai proses pemanenan cukup besar.

“Mulai dari pemarasan lokasi kebun (pembersihan) yang setahun harus dibersihkan 3 sampai 4 kali, belum ditambah biaya disaat panen ongkos petik perliter Rp. 3.000 bahkan sampai Rp. 5.000,” ucap Nodin.

“Ditambah sulitnya cari pekerja pemetik bunga cengkeh sehingga sebagian petani cengkeh menggunakan sistem bagi dua dalam pemetikan bunga cengkeh, apa yang didapat petani kalau sudah seperti ini, belum kalau menggunakan tenaga kerja untuk mengeringkan,” tambah Nodin.

“Apa boleh buat mau atau tidak para petani Cengkeh harus melakukan proses pemanenan walaupun harga cengkeh anjlok dan berpotensi kami sebagai petani merugi, dari pada tidak mendapatkan hasil di tahun ini,” lanjutnya.

Selain itu, Nodin juga berharap, “Harapan kami kiranya pemerintah dapat memperhatikan nasib kami para petani karena bukan saja hanya cengkeh yang anjlok harganya beberapa komoditi pertanian pun mengalami hal yang sama.” (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Setelah melewati tahap perekrutan dan seleksi, sebanyak 25 (Dua puluh lima) orang Anggota Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) akhirnya resmi dilantik pada Senin, (16/11/2020).

Pelantikan dan pengambilan sumpah pengawas TPS Kecamatan Buko digelar di BPU Kec. Buko dan dihadiri oleh Camat Buko yang diwakili Kasie Pemerintah Kantor Camat Buko Apria Mombilia, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Marthen Tangkelangi, SH, Anggota Panitia Pengawas Kecamatan Buko, dan rohaniawan serta Anggota PTPS yang dilantik.

Kegiatan Pelantikan dan pengambilan sumpah PTPS Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep dilaksanakan oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Buko Habir Yonik, S.Pd.

Adapun Anggota Pengawas TPS yang dilantik bertugas untuk melakukan pengawasan jalannya proses pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di masing-masing TPS yang ada di Kecamatan Buko dari awal proses pemungutan suara sampai pada penghitungan suara.

Karena pada Pilkada serentak tahun 2020 ini masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan hanya melakukan proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. (AmosKominfo)

Paisubatu, BanggaiKep.go.id – Ruas jalan Desa Paisubatu menuju Dusun KAT (Komunikasi Adat Terpencil) Bulon Paisubatu dan Dusun Ebenheizer yang merupakan Sub sangat memprihatikan sebab pasca musim penghujan dibeberapa bulan lalu menyebabkan ruas jalan ini mengalami kerusakan semakin parah.

Salah satu pengguna jalan Bapak Onsi saat diwawancarai Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Senin, (16/11/2020) mengatakan, “Kami masyarakat berharap Pemerintahan Kecamatan dapat menyampaikan ini ke Pemerintah Kabupaten agar menjadi perhatian Dinas terkait agar segera diperbaiki.”

Menurut Onsi, ruas jalan ini sangat membantu masyarakat yang ada dibeberapa desa seperti Batangono, Talas-talas, Paisubatu yang mayoritas penduduknya hidup dari pertanian.

“Lahan perkebunan mereka lebih mudah dijangkau melalui ruas jalan ini, bahkan masyarakat tidak lagi susah untuk mengangkut hasil panen,” jelas Onsi.

“Kami selaku masyarakat pengguna jalan mohon kepada pemerintah untuk segera memperbaikinya sebelum menelan korban jiwa,” ucap Onsi.

Demikian pula dengan Bapak Gat saat diwawancarai mengungkapkan hal yang sama yakni agar ruas jalan ini segera diperbaiki, “Saya punya motor tapi karena jalan rusak lebih memilih jalan kaki dari pada cilaka,” ungkap Gat.

Beberapa pengendara mobil juga mengatakan dengan kondisi jalan seperti ini seringkali penumpang turun dan jalan kaki, kondisi jalan yang rusak total menyebabkan kerugian bagi kami karena banyak onderdil mobil yang harus diganti sebelum waktunya. (AmosKominfo)