Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kapolres Banggai Kepulauan (Bangkep) AKBP Jimmy M Simanjuntak pimpin upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 78 di halaman kantor bupati, Senin (1/2/2024).

Upacara dihadiri Plh. Sekda Aris Susanto, Ketua DPRD Bangkep Rusdin Sinaling, Pabung 1308 Kapten Inf. Moh. Salam M Lubis, Danramil 1308 Salakan Kapten Inf. G. Anjarang, IPDA Andi Jais S.H selaku komandan upacara, pimpinan OPD, serta seluruh personel Polres Banggai Kepulauan.


Dalam HUT Bhayangkara ke 78 Kapolres memberikan penghargaan kepada pensiunan Polri yang sudah purna tugas. Kapolres Bangkep juga berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama tetap terjaga.

Komandan upacara IPDA Andi Jais S.H saat ditemui menejelaskan bahwa Hari ini adalah HUT Bhayangkara ke 78 dengan tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Menuju Indonesia Emas”.

“Harapan kedepannya Polri lebih dicintai masyarakat dan semoga kedepannya Polri khususnya anggota lebih baik dan lebih aman dalam bertugas,” pungkas IPDA Andy. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Pj Bupati, Staf Ahli Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Bangkep Halima Umar Hamid hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2024 secara virtual dengan tema “Mengajak Masyarakat untuk Bergerak Bersama Mewujudkan Indonesia Bersinar”, Rabu (26/6/2024).

Kegiatan bertempat di Ruang Kantor BNN Kabupaten Banggai Kepulauan dan di hadiri Kapolres Bangkep, Pabung 1308/LB, Kasat Pol PP, Plh. Kepala BNN, Kadis Perpustakaan serta undangan lainnya.

Deklarasi yang dipimpin langsung Pj. Gubernur Adhy tersebut diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur (Forkopimda Jatim) serta perwakilan siswa dan mahasiswa.

Adapun isi deklarasi ialah Deklarasi Jawa Timur Bersinar (Bersih Narkoba)
Kami seluruh elemen masyarakat Provinsi Jawa Timur menyadari bahwa narkoba adalah perusak generasi bangsa. Oleh karena itu, kami berjanji:
1. Menolak dan menyatakan perang terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
2. Menyadari bahwa mewujudkan Indonesia bersih narkoba adalah tanggung jawab kita bersama.
3. Mengerahkan kemampuan dan potensi untuk mewujudkan Indonesia bersih narkoba. Masyarakat bergerak, bersama melawan narkoba mewujudkan Indonesia bersinar.

Adhy menjelaskan bahwa peringatan HANI 2024 ini digelar sebagai bentuk keprihatinan dunia terhadap korban penyalahgunaan narkotika sekaligus sebagai wujud perlawanan terhadap salah satu kejahatan luar biasa atau extraordinary crime yang menjadi tantangan Negara-Negara di seluruh Dunia.

Selain itu, Adhy juga menyampaikan peringatan ini juga sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran akan masalah utama yang ditimbulkan Narkotika yaitu loss generation. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Pj Bupati, Staf Ahli Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Halima Umar Hamid buka secara resmi Pemilihan Putri Pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024 yang bertempat di ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis (27/06/2024).

Dalam sambutannya, Halima Hamid menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan Pemilihan Putri Pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan yang di laksanakan saat ini.

“Tujuannya sejalan dengan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk menjadikan Banggai Kepulauan yang maju dan sejahtera melalui perkembangan pariwisata,” ujar Halima Hamid.

Halima juga berharap dengan adanya kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan untuk mempromosikan Kabupaten Banggai Kepulauan di bidang Pariwisata yang mana hal tersebut akan sangat bermanfaat.

Adapun daftar 12 finalis Putri Pariwisata Kab. Bangkep Tahun 2024 sebagai berikut:

  1. Aqila Syafila Bachmid asal Kecamatan Tinangkung
  2. Cinta S. Bakalinga asal Kecamatan Tinangkung Utara
  3. Ayu Angraini Sugala asal Kecamatan Totikum
  4. Falencia K. Lasapo asal Kecamatan Totikum Selatan
  5. Suci Ramadani asal Kecamatan Liang
  6. Nabila Opoh asal Kecamatan Peling Tengah
  7. Britania Nalvani Marselria Yapuso asal Kecamatan Bulagi
  8. Keisya Zyelomita Baulu asal Kecamatan Bulagi Selatan
  9. Cindi Sarivah Wafdah Liname asal Kecamatan Buko Selatan
  10. Ika Safitri Asal Kecamatan Buko Selatan
  11. Cinta Langka Al-Ravi Pattawe asal Kecamatan Buko
  12. Vatricia Laura Nggodulano asal Kecamatan Bulagi Utara

“Saya berharap agar peserta yang mengikuti Pemilihan Putri Pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024 nanti mampu menjelaskan tentang potensi-potensi alam yang dapat di jadikan destinasi wisata yang terdapat di wilayah masing-masing peserta untuk dapat menarik minat turis-turis baik lokal maupun mancanegara,” jelas Halima Hamid.

Pemerintah Daerah berharap kegiatan ini hendaknya di jadikan sebagai sarana untuk saling sharing sesama generasi muda yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan dalam hal destinasi wisata, dimana kita semua tahu keindahan alam Banggai Kepulauan merupakan Anugerah yang di berikan Allah SWT.

Kegiatan turut dihadiri Asisten Setda, Kepala Dinas Pariwisata, Tim Juri, Finalis Putri Pariwisata serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Pj Bupati, Plh Sekretaris Daerah Aris Susanto buka secara resmi Seminar Akhir Penyusun Dokumen Nilai Tukar Petani Kabupaten Banggai Kepulauan Bekerjasama dengan Bappeda dan Litbang dan Universitas Tadulako di Aula Bappeda dan Litbang, Senin (24/6/2024).

Kegiatan dihadiri para Kepala OPD, Tim ahli Universitas Tadulako dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang di bacakan oleh Aris mengatakan, “Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ibu narasumber Tim Ahli dari Universitas Tadulako di Kabupaten Banggai Kepulauan, semoga kehadiran Bapak Ibu sekalian dapat memberikan spirit dan energi baru bagi kita dalam berkontribusi membangun Sulawesi Tengah khususnya Banggai Kepulauan.”

Pemerintah Daerah mengapresiasi atas dilaksanakan kegiatan ini sehingga dapat mendorong kemajuan perekonomian di daerah Banggai Kepulauan.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada pihak pelaksana dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan yang telah memfasilitasi kegiatan seminar akhir nilai tukar petani kegiatan sosialisasi metode dan strategi budidaya rumput laut dan Bimtek inovasi tahun 2024,” ujar Aris.

“Dalam rangka memaksimalkan fungsi kulit pangan agar mampu mendorong sektor pendukung perekonomian Demi kemajuan daerah Kabupaten Banggai kepulauan agar bisa bersaing dengan kabupaten-kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Tengah dan di Indonesia,” tambahnya.

Sektor pertanian sebagai salah satu sektor yang relatif tahan dan lebih fleksibel terhadap krisis ekonomi dibandingkan sektor-sektor lainnya karena lebih mengandalkan pemanfaatan sumber daya domestik dari pada komponen impor pertanian berperan sangat penting dalam pembangunan nasional antara lain, melalui penyediaan kebutuhan pokok, penampung tenaga kerja khususnya di pedesaan bahkan kurang lebih 60% penduduk Indonesia tinggal di daerah pedesaan di mana sebagian besar masih menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.

Aris menjelaskan untuk meningkatkan pembangunan di sektor pertanian diperlukan strategi yang tepat sesuai dengan spesifik lokasi hal-hal yang perlu diperhatikan adalah jaminan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian sehingga tidak terjadi kendala pada tingkat produsen yang akan berakibat pada meningkatnya biaya produksi dan merugikan petani.

Selain itu jaminan harga pasar yang stabil oleh pemerintah juga menjadi faktor penting salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur hasil pembangunan sektor pertanian adalah nilai tukar petani atau NTP NTP adalah rasio indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani secara konsep tujuan perhitungan NTT adalah mengukur kemampuan tukar produk pertanian yang dihasilkan dengan barang atau jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga petani dan barang jasa yang diperlukan dalam menghasilkan produk pertanian.

“Saya berharap agar kegiatan yang akan dilaksanakan ini dapat bermanfaat untuk menemukan solusi dalam memecahkan permasalahan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan untuk bisa bersaing dengan daerah lain,” ungkap Aris.

Selain itu, Aris juga berharap peserta dapat mengikuti kegiatan seminar dan Bimtek inovasi tahun 2024 ini dengan baik agar dapat menyumbang Gagasan dan pemikiran untuk menjadi pertimbangan bersama. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Dalam rangka menyuseskan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah gelar Pendidikan Politik bagi Pemilih Perempuan bertempat di Hotel Barata Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis (13/6/2024).

Kegiatan ini secara resmi di buka oleh Penjabat (Pj) Bupati Banggai Kepulauan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, partisipasi dan keterwakilan perempuan dalam menyukseskan pemilihan kepala daerah tahun 2024 mendatang.

Pj Bupati Ihsan Basir dalam sambutannya mengapresiasi atas partisipasi aktif dan kontribusi dari seluruh peserta khususnnya para kaum perempuan yang hadir.

Keterwakilan perempuan menurut Ihsan Basir bukan hanya dalam kepengurusan partai politik sebagai calon legislatif namun, peran perempuan juga ikut serta dalam menyukseskan pilkada.

Pendidikan politik perempuan bertujuan untuk membebaskan perempuan dari ketidaksetaraan perlakuan dan bukan bertujuan pada kekuasaan atau penguasaan (dominasi).

“Saya berharap melalui kegiatan pendidikan politik dapat meningkatkan peran perempuan dalam kancah perpolitikan di Indonesia khususbya di Provinsi Sulawesi Tengah,” ucap Pj Bupati.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulteng Arfan dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan 30 persen kuota perempuan sebagai affirmative action bertujuan untuk mempercepat tercapainya kesetaraan serta keadilan diantara laki-laki dan perempuan.

“Tindakan ini merupaka suatu terobosan terhadap nilai budaya bias gender yang menempatkan dan mengkondisikan perempuan dalam kedudukan inferior atau subordinasi dari kaum laki-laki,” ujar Arfan.

Arfan juga berharap kegiaytan ini dapat menjadi sarana bagi terwujudnya masyarakat yang memiliki pengetahuan mengenai persoalan politik serta memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Penjabat Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan SETDA Banggai Kepulauan (Bangkep) Edison E. Moligay hadiri serta menutup secara resmi kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) bertempat di Gedung Tribun Taman Kota Salakan, Selasa (11/6/2024).

Dalam sambutannya Edison menyampaikan tujuan dari TPBIS yaitu untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, pengguna layanan serta komitmen dan dukungan stakeholder untuk transformasi perpustakaan yang berkelanjutan di Banggai Kepulauan.

Selain itu, peran dan fungsi perpustakaan melalui pelibatan masyarakat sebagai wahana belajar, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pengguna perpustakaan.

“Untuk itu, ini merupakan upaya peningkatan kapasitas bagi tenaga perpustakaan mitra TPBIS, sehingga perpustakaan yang di kelola dapat mendukung berprosesnya transfer pengetahuan dan menjadikan perpustakaan sebagai wadah bagi masyarakat untuk menemukan solusi dalam permasalahan-permasalahan yang ada melalui membaca dan bertukar informasi,” kata Edison.

Perpustakaan memiliki peran strategis dan garda terdepan untuk mendukung kegiatan prioritas penguatan literasi untuk kesejahteraan melalui kebijakan transformasi pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial yang berujung pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan rakyat melalui perpustakaan.

“Ini harus di manfaatkan dengan baik, sehingga mampu menjadikan perpustakaan sebagai sumber ilmu dan pengetahuan bagi masyarakat. Dalam hal ini, jika perpustakaan di kelola dengan baik tidak lagi hanya menjadi gudang buku tapi memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Edison.

Turut dihadiri Kadis Perpusda Bangkep, Kasat Pol PP, serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Bupati Ihsan Basir buka secara resmi Orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis, Guru, dan Kesehatan Tahun 2024 di gedung auditorium Inspektorat, Senin (03/05/2024).

Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan salah satu unsur sumber daya manusia Aparatur Negara yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan Daerah.

Untuk dapat membentuk sosok seperti yang di maksud, maka perlu di laksanakan pembinaan melalui jalur pendidikan atau orientasi seperti yang di laksanakan pada saat ini.

Sesuai amanah Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja, di mana diamanatkan bahwa setiap Instansi Pemerintah wajib melaksanakan Orientasi PPPK dalam rangka pengenalan tugas dan fungsi Aparatur Sipil Negara serta pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah.

“Saya berharap sebagai Pegawai Pemerintah di Lingkup Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, bapak dan ibu dapat menjaga sikap, perilaku dan moralitas serta marwah Kabupaten Banggai Kepulauan baik di saat jam kerja maupun di luar jam kerja,” kata Bupati dalam sambutannya.

Selain itu Ihsan Basir juga menghimbau kepada semua peserta orientasi, bahwa setelah peralihan dari pegawai honorer daerah menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maka harus dapat melakukan penyesuaian dengan cepat, karena banyaknya tugas-tugas yang harus di laksanakan yakni mensejahterakan dan mencerdaskan kehidupan rakyat.

“Saya juga mengajak bapak ibu dan saudara-saudari agar dapat menguatkan komitmen dan profesionalisme dalam ikut serta memberikan sumbangsih dan karya terbaik untuk memajukan Kabupaten Banggai Kepulauan,” terangnya.

Turut dihadiri Kepala BKPSDM dan Peserta Orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Bupati Ihsan Basir resmi buka kegiatan Pertemuan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024, Kamis (30/5/2024).

Pertemuan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan turut dihadiri Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga Dinas P3A Provinsi Sulawesi Tengah Irmawati Sahi, SE.,M.Sc yang juga selaku narasumber, Kepala Dinas P3AP2KB Kab. Bangkep Moh. Adnan Datu Adam, SE, Kepala Badan Kesbangpol Muchsin HS. Yasano, S.Ag, Kepala Dinas Sosial Moh. Amin, S.Pd, Kadis Dukcapil Harli A. Masenge, S.Pd.,M.Si, Sekertaris Koperindak, Rani Pasomba, SM, Sekertaris Dinas Kesehatan Eriati Mando, S.Pd.,M.Kes serta Kasubag Perencanaan Program dari 16 OPD.

Pj Bupati Bangkep Ihsan Basir dalam sambutannya mengatakan “Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Mengingat pengarusutamaan gender merupakan program yang harus di laksanakan baik pemerintah pusat maupun daerah”.

Pengarusutamaan Gender bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan gender dengan harapan kesetaraan gender dapat di capai dengan mengurangi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mengontrol sumber daya, berpartisipasi di seluruh proses pembangunan dan mengambil keputusan, serta memperoleh manfaat dari pembangunan.

“Untuk itu dengan pertemuan ini di harapkan kepada para peserta dapat memiliki pemahaman yang jelas mengenai konsep gender dan pengarusutamaan gender serta mampu melaksanakan proses dan menguasai perencanaan dan penganggaran yang responsif gender,” kata Bupati.

Selaku Pemerintah Daerah, Ihsan juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga Propinsi Sulawesi Tengah atas materi yang nantinya akan di sampaikan kepada para peserta.

Ihsan juga berharap kepada para peserta untuk bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga materi yang di sampaikan dapat di terima dengan baik dan di implementasikan dalam unit kerja masing-masing.

Dalam laporan Ketua Panitia Moh. Adnan, SE menyampaikan bahwa pada saat ini ada anggaran yang melalui APBD tahun 2024 untuk pelaksanaan kegiatan ini, dimana yang di hadirkan adalah OPD yang terlibat dalam pokja.

Selain itu, Dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada UU Nomor 7 tahun 1984 tentang pengesahan konvensi mengenai segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan. UU Nomor 17 tahun 2007 tentang rencana pembangunan jangka panjang Nasional tahun 2005 – 2025.

Serta peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah nomor 9 tahun 2014 tentang Pengarusutamaan Gender dlm pembangunan daerah dan Peraturan Daerah Kab. Banggai Kepulauan Nomor 6 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.

Adnan juga menjelaskan terkait Kesetaraan Gender yaitu kesamaan peran laki-laki dan perempuan untuk memperoleh haknya sebagai manusia agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya serta kesamaan dalam menikmati pembangunan.

Sedangkan PUG adalah suatu strategis untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan program yang memperhatikan pengalaman serta permasalahan perempuan dalam proses perencanaan pemantauan, evaluasi seluruh program ke depan. (IKP-KOMINFO)

Data Agregat Kependudukan Kabupaten Banggai Kepulauan Semester II Tahun 2023.

Selengkapnya unduh link:

Data Agregat Kependudukan Semester II Banggai Kepulauan

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Sinergitas dan Kolaborasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Informasi Geospasial Se- Sulawesi Tengah Tahun 2024 menghasilkan 7 rekomendasi poin penting dalam rapat tersebut.

Hal itu disampaikan pada acara penutupan rakorda dan disetujui oleh peserta yang terdiri dari perwakilan Dinas Kominfo, Bappeda/Bapelitbangda, dan Badan Pusat Statistik (BPS) dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah bertempat di Ballroom Maleo Conference Hotel Estrella Luwuk, Rabu (29/5/2024).

Rekomendasi tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah, Berikut poin-poin rekomendasi :
1. Melakukan Nota peningkatan kesepahaman terkait peningkatan kapasitas SDM dengan BPS/Pembina yang diinisiasi oleh wali data kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.
2. ⁠Pemerintah Provinsi akan memfasilitasi pelaksanaan Bimtek Geoportal, yang dilaksanakan di Kota Palu dan direncanakan Bulan Juli 2024. Kabupaten/kota wajib mengirim petugas/staf untuk mengikuti kegiatan dimaksud.
3. ⁠Wajib menyelenggarakan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) setiap tahun tingkat kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Wali Data kabupaten/kota wajib menyelenggarakan EPSS internal mandiri setiap tahun.
4. ⁠Segera menyusun rencana aksi Satu Data Indonesia (SDI) yang dikoordinir oleh Bappeda/Bapelitbangda kabupaten/kota se Sulawesi Tengah.
5. ⁠Perlu Surat Edaran Bupati/Walikota ke Perangkat Daerah Produsen sebagai Data untuk mengalokasikan pembiayaan pengelolaan data statistik dan BIG di setiap kabupaten/kota.
6. ⁠Meningkatkan komunikasi, koordinasi anggaran melalui penegasan dari sekretaris kabupaten/kota.
7. ⁠Diperlukan penguatan dan pendampingan diskominfosantik provinsi ke kabupaten/kota terkait pembuatan portal satu data daerah yang terintegrasi.

Kadis Kominfo Santik Prov. Sulteng Sudaryano Lamangkona dalam sambutannya menegaskan bahwa rekomendasi ini merupakan rencana tindak lanjut yang harus segera diimplementasikan oleh Pemprov maupun kabupaten/kota yang menjadi leading sector.

“Rekomendasi ini tentunya menjadi sebuah rencana tindak lanjut bagi Pemprov maupun kabupaten/kota, khususnya para OPD yang menjadi leading sector, mulai dari dinas Kominfo sebagai wali data, Bappeda sebagai pembina bersama BPS kemudian seluruh perangkat daerah yg ditugaskan sebagai produsen data,” jelas Sudaryano Lamangkona.

Selain itu, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI, Dr. Ucup Hidayat, S.Si., MM juga menyampaikan pentingnya tata kelola data sektoral yang baik untuk mendukung percepatan ekonomi dan dokumen perencanaan pembangunan yang valid.

“Tata kelola data sektoral ini benar-benar bisa mendukung bukan hanya dari percepatan ekonomi kita, tapi bagaimana dokumen perencanaan pembangunan itu menggunakan data yang baik yang benar,” ungkap Dr. Ucup Hidayat.

Pada momen akhir, juga diusulkan tuan rumah penyelenggaraan Rakorda berikutnya pada tahun 2025, para peserta mempertimbangkan Kota Palu atau lokasi di luar wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. (IKP-KOMINFO)