Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ribuan masyarakat memadati jalanan Kota Salakan dalam kegiatan Pawai Takbir Akbar menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar di Kabupaten Banggai Kepulauan, Kegiatan berlangsung meriah dan berlangsung tertib hingga selesai, Selasa (26/5/2026).

Pawai takbir dipusatkan di Masjid Darul Hikma atau Masjid Pancasila, Jalan KRI Trisula, Kelurahan Salakan, Kecamatan Tinangkung. Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.15 Wita dan diikuti sekitar seribu peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan, MPH mewakili Bupati Banggai Kepulauan, unsur TNI-Polri, tokoh agama, pengurus PHBI, Forum Ukhuwah Umat Beragama, serta para imam masjid se-Kota Salakan.

Dalam sambutannya, dr. Abdi Gunawan menyampaikan bahwa momentum Idul Adha menjadi sarana memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Momentum Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama sebagaimana keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban untuk masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan. Menurut dia, bantuan tersebut mencerminkan perhatian pemerintah kepada masyarakat daerah.

Selain itu, pemerintah daerah mengajak masyarakat menjaga persatuan dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Pawai takbir dilepas secara resmi dari depan Masjid Darul Hikma dengan rute melintasi Bundaran Rumah Jabatan Bupati Bangkep, Bundaran Desa Tompudau, Bundaran Desa Bongganan, kawasan pasar, perempatan Pelabuhan Rakyat Salakan, hingga kawasan Koramil 1308-10 Salakan sebelum kembali finis di Masjid Darul Hikma.

Peserta pawai menggunakan sekitar 30 kendaraan roda empat dan sekitar 650 kendaraan roda dua yang dihiasi atribut bernuansa Islami sambil mengumandangkan takbir.

Untuk menjamin keamanan kegiatan, aparat gabungan dikerahkan terdiri dari delapan personel TNI, 20 anggota Polri, 20 personel Satpol PP, dan 10 petugas Dinas Perhubungan.

Kegiatan Pawai Takbir Akbar berakhir sekitar pukul 21.30 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ajang Talenta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 resmi ditutup, Kamis malam (21/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat ini ditutup langsung oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam keadaan aman, sehat, dan penuh kebersamaan.

Serfi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik, guru pembimbing, serta panitia penyelenggara yang telah berkontribusi dalam menyukseskan ajang tahunan tersebut.

“Ajang talenta ini bukan sekadar perlombaan, tetapi merupakan wadah penting dalam menumbuhkan sportivitas, kreativitas, serta karakter positif di kalangan peserta didik,” ujarnya.

Melalui kegiatan O2SN dan FLS3N, berbagai bakat dan potensi siswa di bidang olahraga maupun seni budaya dapat terlihat dan berkembang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan, kerja sama tim, serta semangat berprestasi bagi generasi muda.

Wakil Bupati berharap para peserta yang telah meraih prestasi tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan dan belajar yang berkelanjutan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, diharapkan tetap semangat karena pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan yang membangun karakter, bakat, dan minat.

Penutupan kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian lomba yang sebelumnya diisi dengan berbagai kompetisi olahraga dan seni budaya. Umumnya, penutupan kegiatan seperti ini juga dirangkaikan dengan pengumuman pemenang serta penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi menutup Ajang Talenta O2SN dan FLS3N Tahun 2026 dengan harapan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang. (IKP-KOMINFO)

Data Statistik

Data Statistik adalah data yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan dalam bentuk angka untuk memberikan informasi tentang karakteristik atau ciri khusus suatu populasi. Data ini digunakan untuk menganalisis dan menarik kesimpulan berdasarkan fakta dan pengamatan yang telah dikumpulkan.

Statistik Perikanan Tangkap

Statistik Perikanan Tangkap menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah kumpulan data yang menggambarkan aktivitas dan hasil penangkapan ikan serta organisme air lainnya secara langsung dari perairan alami. Data ini meliputi beberapa aspek jenis ikan yang ditangkap, jumlah yang ditangkap, metode penangkapan, lokasi penangkapan, dan faktor faktor yang mempengaruhi perikanan tangkap.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Petunjuk Teknis dan Pengolahan Data Produksi Perikanan Tangkap Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025

Lalong, BanggaiKep.go.id – Pembukaan Turnamen Sepak Bola Berani Juara Cup I Tahun 2026 Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Muda Sakti, Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.20 Wita itu dihadiri unsur pemerintah daerah, legislatif, organisasi olahraga, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat, Kamis (21/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Ketua DPRD Bangkep Arkam Supu, Ketua KONI Bangkep Muh. Aris Susanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua DPD Demokrat Bangkep Nancy Dunda, Kapolsek Tinangkung, Camat Tinangkung Utara, Ketua Panitia Ardinal T., perwakilan klub peserta, tamu undangan, serta ratusan masyarakat yang memadati lapangan pertandingan.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Bangkep Muh. Aris Susanto menyampaikan bahwa sepak bola merupakan olahraga yang paling diminati masyarakat dan menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menggali potensi generasi muda di daerah.

Ia mengatakan Turnamen Berani Juara Cup I menjadi momentum bagi para pemain dan tim sepak bola di Banggai Kepulauan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan hijau dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Turnamen ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah mencari dan menyaring bibit unggul sepak bola yang nantinya dapat dikembangkan untuk mengikuti ajang Popda, Porprov hingga Pra-PON,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga stabilitas keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan dan kesatuan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkep Serfi Kambey dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan dan desa, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.

Menurutnya, turnamen sepak bola tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Turnamen ini menjadi ruang untuk menjaring bibit-bibit unggul di bidang sepak bola yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah hingga tingkat provinsi maupun nasional,” kata Serfi.

Ia juga berpesan kepada para pemain agar bertanding secara sportif, menjaga emosi, serta menghormati wasit dan lawan bermain. Kepada para suporter, ia mengajak untuk menciptakan suasana pertandingan yang damai dan kondusif tanpa tindakan provokasi maupun kerusuhan.

“Menang kalah itu biasa, yang luar biasa adalah menjaga persaudaraan dan kedamaian,” ucapnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan pembuka yang ditandai dengan tendangan pertama oleh Wakil Bupati Bangkep. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan terus mematangkan persiapan menjelang penutupan Ajang Talenta Minat Bakat dan Kreativitas Siswa melalui kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP.

Kegiatan penutupan dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, mulai pukul 19.15 WITA hingga selesai, bertempat di Taman Kota Salakan, Kecamatan Tinangkung. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia, mulai dari penataan lokasi, kesiapan panggung, hingga koordinasi dengan peserta dan pengisi acara.

Selain menjadi momen pengumuman dan penetapan juara umum, acara penutupan juga akan dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya dari para siswa-siswi.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Rahmad Sandi, ST yang juga selaku Penanggung jawab kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi ajang kebersamaan dan apresiasi bagi para peserta.

“Kami juga mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan penutupan O2SN dan FLS2N. Selain penentuan juara umum, akan ada penampilan seni budaya dari anak-anak kita yang tentunya sangat menarik untuk disaksikan,” ujarnya.

Panitia juga menambahkan bahwa kehadiran masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan bakat dan kreativitas siswa di daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berprestasi dan kreativitas siswa semakin meningkat, serta mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri kegiatan Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2024–2029 yang dilaksanakan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur pimpinan dan anggota DPRD, staf ahli dan asisten Sekretariat Daerah, Sekretaris DPRD, kepala perangkat daerah, para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menegaskan bahwa proses pemberhentian dan pengangkatan PAW Wakil Ketua DPRD bukan hanya sekadar proses administratif dan politik, melainkan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dimaknai sebagai upaya menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan kelembagaan daerah agar tetap berjalan efektif dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat Wakil Ketua DPRD sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah,” ujar Serfi Kambey.

Wakil Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada Wakil Ketua DPRD yang baru saja diresmikan. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan komitmen, integritas, kebijaksanaan, serta kemampuan membangun komunikasi dan kerja sama yang baik demi kepentingan masyarakat Banggai Kepulauan.

Lebih lanjut, Serfi Kambey menekankan pentingnya menjaga hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Ia menyebut keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan, menyusun program pembangunan, serta mengawal aspirasi masyarakat.

“DPRD memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerintahan yang aspiratif, transparan, dan akuntabel. Karena itu, semangat kolaborasi dan saling mendukung harus terus dijaga demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati berharap pimpinan DPRD yang baru dapat terus memperkuat semangat kebersamaan, menjaga stabilitas politik daerah, dan menjadi jembatan aspirasi masyarakat demi terciptanya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Mengakhiri sambutannya, Serfi Kambey mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan dan menjadikan setiap perbedaan pandangan dalam proses demokrasi sebagai kekuatan untuk melahirkan keputusan terbaik bagi kepentingan rakyat.

“Jabatan dan amanah yang kita emban saat ini pada hakikatnya adalah bentuk pengabdian kepada bangsa, daerah, dan masyarakat. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, dan tuntunan kepada kita semua dalam menjalankan tugas demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai bersama,” tutupnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Pembukaan Sosialisasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) secara online sebagai upaya mendorong optimalisasi pelayanan publik di lingkungan pemerintahan daerah, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setda Banggai Kepulauan Hermanto Mar’un, SP.,MP.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat berbasis online sebagai instrumen evaluasi pelayanan publik.

Dalam pengantarnya, Kabag Ortal Hermanto menjelaskan bahwa pelaksanaan SKM online sangat penting untuk melihat sejauh mana capaian pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, melalui survei tersebut pemerintah dapat mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan publik di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Untuk melihat capaian pelayanan kita, maka harus dilaksanakan SKM online ini. Nanti akan dijelaskan bagaimana mekanisme pengisiannya. Saya sendiri pernah mengisi survei seperti ini, misalnya saat berhubungan dengan layanan purna jual kendaraan. Biasanya konsumen diminta memberikan tanggapan apakah puas atau tidak terhadap pelayanan yang diberikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sistem penilaian dalam SKM nantinya menggunakan bobot penilaian tertentu dengan rentang nilai yang akan diisi langsung oleh masyarakat sebagai pengguna layanan. Contohnya, masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap pelayanan di Dinas Pendapatan maupun instansi lainnya.

“Dari SKM ini nantinya bisa terlihat apakah masyarakat puas atau tidak terhadap pelayanan yang diberikan. Jika ada masyarakat yang merasa tidak puas, maka dapat menyampaikan laporan melalui kanal pengaduan yang terintegrasi dengan Diskominfo,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kabag Ortal menegaskan bahwa pembinaan pelayanan publik secara keseluruhan berada di bawah koordinasi Bagian Organisasi. Capaian pelayanan publik tersebut juga menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung peningkatan nilai reformasi birokrasi daerah.

“Nilai reformasi birokrasi kita saat ini masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pelayanan publik diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kenaikan bobot penilaian reformasi birokrasi, sekaligus berkolaborasi dengan pembangunan digital melalui Diskominfo dan arsitektur SPBE,” tambahnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar rapat paripurna dalam rangka peresmian pemberhentian dan pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2024–2029 atas nama Sri Yeni, SE, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD Banggai Kepulauan dengan dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Arkam Supu menyampaikan bahwa jabatan yang diemban merupakan tanggung jawab besar, terlebih di tengah kondisi ekonomi dan penganggaran daerah yang penuh tantangan.

“Pergantian pimpinan hari ini bukan sekadar berpindah kursi dari bawah ke atas, tetapi bagaimana kita mampu memikul amanah dengan penuh tanggung jawab. Di tengah situasi ekonomi yang sulit, efisiensi anggaran, dan berbagai keterbatasan saat ini, yang paling penting adalah kemampuan untuk berkolaborasi, bersinergi, dan bekerja sama demi keluar dari kondisi yang kurang menguntungkan ini,” ujar Arkam.

Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD dan elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta mengedepankan komunikasi yang baik dan edukatif kepada masyarakat, bukan justru memprovokasi yang dapat memicu perpecahan.

“Kita harus menyampaikan kata-kata yang baik, memberikan edukasi kepada masyarakat, bukan provokasi yang pada akhirnya hanya menimbulkan perpecahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Arkam menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga representasi rakyat saat ini berada pada posisi yang tidak mudah. Di satu sisi, DPRD merupakan wakil rakyat yang menerima seluruh aspirasi, kritik, dan harapan masyarakat, namun di sisi lain juga menjadi bagian dari pemerintah daerah yang memiliki tanggung jawab terhadap jalannya pembangunan.

Menurutnya, masyarakat tidak mempersoalkan kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Yang mereka pahami adalah seluruh anggota DPRD merupakan wakil rakyat yang harus hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Rakyat tidak mau tahu mana jalan provinsi, mana jalan kabupaten, atau mana yang menjadi kewenangan pusat. Yang rakyat tahu, kita semua adalah wakil mereka. Karena itu, mari kita bergandengan tangan, berkolaborasi, dan memohon petunjuk Allah SWT agar diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Arkam Supu juga mengingatkan bahwa kekuasaan sejati dalam dunia politik bukanlah soal mengendalikan orang lain, melainkan kemampuan mengendalikan diri sendiri dalam menjalankan amanah.

“Semakin besar kekuasaan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Jabatan dan pangkat bisa memuliakan seseorang, namun juga dapat menghancurkan seseorang, tergantung bagaimana amanah itu dijalankan,” pungkasnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Deputi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat menyampaikan pentingnya penguatan sektor rumput laut sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional dalam kegiatan diseminasi kajian rantai nilai rumput laut kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (19/05/2026).

Dalam sambutannya, Deputi Bank Indonesia Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder atas kesediaannya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder yang telah berkenan menjadi tuan rumah kegiatan diseminasi kajian pada hari ini,” ujar Firman.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kajian yang secara berkelanjutan dilakukan oleh Bank Indonesia Sulawesi Selatan bersama Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan berbagai dinas dan stakeholder terkait dari sejumlah daerah.

Menurutnya, rumput laut saat ini bukan lagi sekadar komoditas pesisir, namun telah menjadi komoditas strategis dengan permintaan pasar internasional yang terus meningkat, terutama dari negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa hingga Amerika Serikat.

“Rumput laut memiliki prospek yang sangat baik ke depan. Indonesia, khususnya kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua, menyumbang sekitar 55 persen produksi rumput laut nasional. Ini menunjukkan bahwa wilayah Sulampua, termasuk Banggai Kepulauan, memiliki peranan penting dalam pengembangan sektor ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, potensi rumput laut di Banggai Kepulauan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang perlu terus diperkuat. Selain mendukung ekonomi daerah, sektor tersebut juga dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dalam rantai pasok global.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan komoditas tersebut. Salah satu tantangan utama adalah tingginya ekspor rumput laut dalam bentuk bahan mentah atau raw material.

“Berdasarkan data kami, pangsa ekspor bahan mentah masih mencapai sekitar 65 persen. Ini memang menjadi tantangan, namun sekaligus peluang besar untuk mendorong hilirisasi rumput laut,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Indonesia, khususnya kawasan Sulampua, diharapkan tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga mampu berkembang menjadi sentra hilirisasi rumput laut nasional.

Lebih lanjut disampaikan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam Rencana Strategis 2025–2029 menargetkan peningkatan produksi rumput laut nasional menjadi 14,1 juta ton pada tahun 2029, dari sekitar 11,6 juta ton pada tahun 2025.

Target tersebut membuka peluang besar bagi daerah-daerah penghasil rumput laut, termasuk Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara yang menjadi fokus kajian dalam kegiatan tersebut.

“Strategi nasional sudah ada dan potensinya juga sangat besar. Yang perlu kita kawal bersama adalah implementasinya di daerah-daerah kepulauan agar dapat berjalan optimal,” katanya.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan para stakeholder berupaya melihat secara menyeluruh rantai nilai rumput laut di kawasan Sulampua, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mendukung pengembangan dan hilirisasi rumput laut di masa mendatang. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, menghadiri kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Rumput Laut di Sulampua, Mengurai Kendala Struktural dan Institusional untuk Penguatan Daya Saing Industri Kabupaten Banggai Kepulauan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan bersama jajaran, tim peneliti, Kepala Dinas Perikanan Banggai Kepulauan, perangkat daerah terkait, Ikatan Jasa Keuangan Banggai Kepulauan, para penyuluh, koperasi, kelompok nelayan, serta pembudidaya rumput laut di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kajian hilirisasi rumput laut tersebut. Menurutnya, kajian ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan, khususnya pengembangan industri rumput laut di daerah.

Ia mengatakan, Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan daerah kepulauan yang memiliki potensi sumber daya laut sangat besar, termasuk komoditas rumput laut yang selama ini menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.

“Potensi kelautan yang kita miliki bukan hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga merupakan kekuatan ekonomi strategis yang harus dikelola secara optimal, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Serfi Kambey.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rumput laut memiliki nilai ekonomi tinggi dengan peluang pasar yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Rumput laut juga dapat diolah menjadi berbagai produk turunan seperti bahan pangan, kosmetik, farmasi, hingga kebutuhan industri lainnya.

Karena itu, pengembangan hilirisasi rumput laut dinilai sangat penting agar Banggai Kepulauan tidak hanya menjadi penghasil bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai tambah yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, Wakil Bupati juga mengakui bahwa pengembangan industri rumput laut masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur pendukung, akses pemasaran, stabilitas harga, kualitas produksi, keterbatasan teknologi pengolahan, hingga penguatan kelembagaan dan tata kelola industri.

“Kegiatan diseminasi ini sangat penting sebagai ruang bersama untuk membahas berbagai persoalan sekaligus mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia berharap hasil kajian yang dipaparkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan daerah, penguatan program pemberdayaan masyarakat pesisir, serta mendorong lahirnya inovasi dan investasi pada sektor hilirisasi rumput laut di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, akademisi, dunia usaha, dan berbagai lembaga terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun ekosistem industri rumput laut yang sehat, produktif, inovatif, dan berkelanjutan.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya, perluasan akses pasar, serta pemanfaatan teknologi dalam proses produksi dan pengolahan hasil rumput laut dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing industri rumput laut daerah.

Ia optimistis Kabupaten Banggai Kepulauan mampu menjadi salah satu daerah penghasil dan pengembang industri rumput laut unggulan di kawasan Sulampua bahkan di tingkat nasional.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap forum tersebut tidak hanya menghasilkan rekomendasi, tetapi juga melahirkan komitmen nyata dan langkah tindak lanjut yang dapat diimplementasikan bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Decky-KOMINFO)