Pos

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Masuki masa New Normal atau tatanan kehidupan baru dimasa pandemi Corona Virus Desease 2019 atau lebih akrab kita dengar virus Corona (Covid-19), Camat Bulagi Utara melaksanakan rapat bersama Pemerintah Desa/Kelurahan serta para Pemimpin rumah ibadah se-Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Rapat dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Kec. Bulagi Utara dan dipimpin oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P serta dihadiri oleh Danramil 1308 Bulagi, Kantor Urusan Agama Kec. Bulagi, Ketua Klasis Peling GPIBK, Kepala Desa, Lurah, para Pendeta, Ketua Jemaat serta Imam Masjid yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi Utara, Senin, (8/6/2020).

Edison Moligay memaparkan tujuan pelaksanaan rapat ini guna membahas kesiapan pemimpin rumah ibadah dalam melaksanakan kegiatan peribadatan berjemaah baik bagi umat nasrani di gedung gereja dan umat muslim di masjid.

“Pelaksanaan kegiatan keagamaan dirumah ibadah dimasa pandemi covid-19 tetap mengacu pada peraturan dan himbauan Pemerintah dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19. Diantaranya wajib memakai masker, sebelum masuk rumah ibadah cuci tangan terlebih dahulu, setiap rumah ibadah wajib menyiapkan tempat cuci tangan, jarak dalam rumah ibadah diatur minimal 1,5 Meter”, kata Edison.

Lanjutnya, “Sebelum dan sesudah penyelenggaraan ibadah rumah atau ruangan tempat peribadatan wajib disemprot dengan cairan disinfektan dalam setiap kegiatan keagamaan yang melibatkan jemaat harus melibatkan petugas atau tim relawan covid-19 disetiap desa agar dapat memantau jemaat yang mungkin baru datang dari luar daerah dan sedang menjalani karantina”, jelas Edison menambahkan.

“Untuk lebih jelas silahkan dibaca Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15, yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Bupati Banggai Kepulauan Nomor 460/109/Bag.KESRA tentang Panduan Penyelengaraan Kegiatan Keagamaan Di Rumah Ibadah dalam mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 Dimasa Pandemi”, tutur Camat. (AmosKominfo)

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) merupakan salah satu Stimulus Pemerintah untuk membantu Masyarakat (Warga) kurang mampu yang terhimpit ekonominya akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).

Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan kegiatan penyaluran BLT-DD susulan tahun 2020 kepada 73 Kepala Keluarga (KK) yang tidak sempat terdata pada pendataan pertama. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Luksagu, Sabtu, (6/6/2020).

Mengawali kegiatan, Kepala Desa Luksagu Suriadi Asapa menyampaikan kepada para calon penerima BLT-DD susulan, “Sejatinya diharapkan agar para penerima BLT-DD ini dapat memanfaatkan sebaik mungkin bantuan ini untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi virus Corona (Covid-19)”.

Penyaluran BLT-DD susulan senilai Rp. 600.000 per Kepala Keluarga (KK), ini diberikan kepada 73 KK yang merupakan data tambahan. Sehingga total Kepala Keluarga (KK) Desa Luksagu yang sudah menerima BLT-DD tahun 2020 yaitu sejumlah 137 KK.

Pada penyaluran pertama dilakukan Senin, 18 Mei 2020 berjumlah 64 KK dan menyusul penyaluran susulan Sabtu, 6 Juni 2020 yaitu berjumlah 73 KK.

“Sebanyak 73 warga yang merupakan data tambahan hari ini sudah menerima BLT-DD susulan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib,” kata Ketua BPD Idam Apusing.

Ditempat yang sama Jurnalis Kominfo BanggaiKep mewawancarai Udin Tulutano salah satu warga penerima BLT-DD susulan mengatakan,”Ya, tentunya kami sebagai masyarakat miskin apalagi terdampak virus Corona pada hari ini kami mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemdes Luksagu, terutama Pemerintah Pusat yang mau membantu kami di saat seperti ini”.

“Kami merasa berterima kasih kepada petugas pendata yang bekerja secara profesional mendata dengan selektif, Kecil besarnya bantuan itu kami sebagai masyarakat merasa tersentuh,” kata Udin Tulutano mengakhiri pembicaraan.

Hadir dalam kegiatan, Ketua BPD Desa Luksagu Idam Apusing, Para Kepala Dusun dan juga Tokoh Masyarakat yang menerima bantuan BLT-DD. (FeriKominfo)

Batangono, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Batangono Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama yang diperuntukkan bulan April tahun 2020.

Penyaluran BLT-DD Desa Batangono tahap pertama diawali dengan penyerahan secara simbol yang dilaksanakan di Balai Desa Batangono, dihadiri oleh Anggota DPRD Kab. BanggaiKep Hendrik Lao, Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Polsek Buko diwakili oleh Brigpol I Ketut Pycca, Koramil 1308-13 Buko diwakili oleh Serda Alfian Alep, TA Pendamping Profesional Kab. BanggaiKep Muh.Yamin, ST, Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba, Sabtu, (6/6/2020).

Plt. Camat Buko Kori Yalume dalam sambutannya mengatakan, “Dalam menyikapi situasi pandemi penyebaran Covid-19 yang berdampak bagi masyarakat maka Pemerintah menyalurkan berbagai bentuk yakni PKH, BPNT, BST, BLT-DD bagi penerima tidak boleh dobel, setiap KK hanya boleh menerima satu jenis bantuan saja, bantuan Pemerintah dimasa covid-19 ini merupakan kepedulian serta perhatian Pemerintah bagi masyarakat dengan disalurkan BLT DD”.

“Hari ini kami sangat berharap bagi penerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin untuk membeli bahan makanan serta obat-obatan bagi yang sakit bukan untuk pamer gaya, berfoya-foya apalagi mabuk-mabukan dan berjudi setelah mendapat BLT-DD”, ujar Kori Yalume.

Dalam sambutan Kepala Desa Batangono Herpin Montolitus menyampaikan bahwa, “Jumlah kepala keluarga Desa Batangono 372 yang mendapat bantuan PKH 96 , BPNT 97, BST 22 dan BLT-DD 122 kepala keluarga”.

Herpin pun berharap agar masyarakat Batangono yang sudah mendapat bantuan untuk dapat memanfaatkan dengan sebaik mungkin disituasi pandemi saat ini dengan membeli bahan makanan.

“Saya berharap agar masyarakat tetap berkebun karena bantuan Pemerintah hanya sekedar saja untuk meringankan beban kita sedangkan kebutuhan kita banyak”, ucap Herpin.

Selain itu, Tenaga Ahli Pendamping Profesional (TAPP) Kab. BanggaiKep Muh.Yamin, ST dalam sambutannya lebih mengarah pada persyaratan siapa saja yang menerima BLT dari dana desa serta mekanisme penyaluran BLT-DD dan menghimbau kepada Pemerintah Desa agar tidak melakukan pemotongan dalam bentuk apapun.

“Bagi Pemdes yang melakukan pemotongan silahkan saja tapi siap untuk diproses secara Hukum, kalau RP. 600.000, salurkan semua tidak boleh kurang”, jelas Muh.Yamin.

Setelah sambutan-sambutan dilanjutkan dengan penyaluran secara simbolis oleh Anggota DPRD Kab. BanggaiKep, Plt. Camat Buko beserta unsur Muspika, TAPP Kab. BanggaiKep dan Kepala Desa serta Ketua BPD. (AmosKominfo)

Tatendeng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Tatendeng, Sabtu, (6/6/2020).

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos didampingi unsur Muspika Kec. Buko dan Pendamping Desa dipercayakan oleh Pemdes Tatendeng untuk menyerahkan BLT-DD secara simbolis kepada salah satu penerima lansia yang sudah mencapai usia 102 tahun, Kori Yalume sambil berlutut disamping nenek Masia Botiki dan menyerahkan BLT-DD.

Selesai penyerahan, Jurnalis DisKominfo Pemda Banggai Kepulauan bermaksud mewawancarai nenek Masia, namun sang nenek sudah tidak bisa bicara dan mendengar karena faktor usia.

Saat ditanya nenek Masia tinggal dengan siapa beberapa masyarakat Tatendeng yang juga penerima BLT-DD menyatakan bahwa nenek Masia tinggal sendiri dirumahnya yang tidak jauh dari rumah anaknya yang juga merawat sang nenek.

Saat ditanya kenapa nenek Masia yang sudah tua tidak bisa jalan datang ke balai desa untuk menerima BLT-DD, alasan salah satu anaknya karena tidak bisa diwakili, “Kami ambil keputusan membawa orang tua kami ke sini dengan cara diubah (didukung)”.

Sementara itu, Kori Yalume menyampaikan kepada keluarga nenek Masia, “Kepada keluarga nenek Masia untuk membelanjakan BLT untuk kebutuhan nenek Masia dan untuk tahap selanjutnya tidak perlu lagi nenek Masia dibawah ke balai desa nanti Pemerintah desa yang antar ke rumah”, ujar Kori Yalume. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos terus mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai yang disalurkan oleh Pemerintah Desa se-Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan yang bersumber dari Dana Desa.

Sampai dengan hari Sabtu, (6/6/2020) penyaluran BLT-DD di Kecamatan Buko mencapai target 100% sesuai batas waktu yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

Dalam sambutan Kori Yalume disetiap kesempatan pada acara penyaluran secara simbolis selalu menekankan bahwa BLT-DD merupakan bantuan dari Pemerintah kepada masyarakat yang bersumber dari alokasi dana desa, dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, yakni masyarakat miskin yang terdampak Covid-19, lansia yang tidak dapat bekerja lagi, penderita penyakit kronis serta mereka yang kehilangan pekerjaan.

Selain itu, Kori Yalume selalu mengingatkan para penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan Pemerintah ini dengan sebaik-baiknya untuk dibelanjakan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Terutama bahan makan, dan biaya berobat bagi yang sakit, bagi penerima yang hanya menggunakan untuk foya-foya dan belanjakan untuk gaya apalagi mabuk-mabukan, berjudi jika kedapatan maka kami minta kepada Pemdes untuk tahap selanjutnya tidak akan disalurkan lagi kepada yang bersangkut”, tegas Kori.

“Kepada Pemerintah Desa se-Kecamatan Buko jangan coba-coba memotong serupiah pun Dana BLT-DD yang diserahkan kepada masyarakat dengan alasan apapun karena sangsinya jelas dapat dilibatkan pidana penjara dan denda bagi yang melakukan pemotongan”, ujar Kori.

Untuk itu Kori Yalume berharap masyarakat beserta BPD dapat mengawasi penyaluran BLT-DD, “Jika ada penyimpangan lapor kepada kami agar diproses sesuai dengan aturan yang berlaku”, tegasnya. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Penyaluran bantuan Pemerintah dalam meringankan beban masyarakat ditengah pandemi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang lebih akrab kita dengar virus Corona yang bersumber dari dana desa terus disalurkan.

Desa se-Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dari sepuluh desa yang ada telah selesai terealisasi 100% menyalurkan BLT DD kepada masyarakat penerima manfaat, Kamis, (5/6/2020).

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P saat dijumpai (5/6/2020) di Lukpanenteng dalam kegiatan penyaluran BLT-DD mengatakan “Khusus untuk tahap pertama (bulan April) Kecamatan Bulagi Utara sudah terealisasi 100% dalam penyaluran BLT-DD, saya memberikan apresiasi dan ucapkan terima kasih atas kerja keras  para kepala desa serta perangkat desa se Kecamatan Bulagi Utara yang tidak mengenal lelah dan waktu dalam bekerja guna memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat di Bulagi Utara”.

“Tentunya terealisasinya 100% pencairan BLT-DD di Kecamatan Bulagi Utara juga ini tidak lepas dari kerja keras dan kesabaran dari pendamping desa Kecamatan Bulagi Utara Ibu Mikhal Yolisan dan Pak Aprioni Totu’u yang bekerja tidak mengenal waktu, hari libur pun tetap turun ke desa ketika dibutuhkan oleh Pemdes dalam memberikan pendampingan agar cepat terelealisasinya dana desa”, tutur Edison.

Disamping itu, Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara Aprioni Totu’u, S.T mengatakan, “Pemerintah Desa dimasa pandemi ini bekerja super ekstra karena harus merubah dukumen-dokumen yang berhubungan dengan pencairan dana desa ketika muncul regulasi yang baru dalam pencairan dana desa, bahkan ada yang sering bolak balik ke Salakan bahkan mungkin ada yang sudah menginap sampai berminggu-minggu untuk membereskan administrasi sehubungan dengan pencairan DD”.

“Yang mungkin dengan pemangkasan anggaran dampak pandemi Covid-19 ini dana perjalanan dinas mereka pun barangkali sudah dipotong, bahkan sampai hari ini gaji aparat desa belum terealisasi”, sambung Aprioni.

“Harapan saya kiranya gaji aparat desa dapat terealisasi agar kelelahan dan pengorbanan mereka yang terus bekerja memberikan pelayanan bagi masyarakat terbayarkan”, kata Aprioni. (AmosKominfo)

 

 

 

 

 

 

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Yustina Pusaling lansia di Desa Lukpanenteng merasa terharu saat Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P yang didampingi Kepala Desa Lukpanenteng Yerus Tolongala menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (4/6/2020).

Pasalnya Yustina sampai meneteskan air karena perasaan harunya dan bersyukur dapat menerima bantuan dari Pemerintah.

Diwawancarai oleh Jurnalis Pemda DisKominfo Kab.BanggaiKep saat selesai menerima BLT dengan melihat kondisinya sekarang, Yustina memaparkan apa yang dialaminya sehingga mengalami cacat parmanen sudah 6 tahun sejak insiden kecelakaan yang menimpahnya, sampai beliau tidak dapat berjalan akibat lakalantas kendaraan bermotor sehingga harus menggunakan tongkat untuk dapat membantu dia berjalan.

Sambil menahan rasa harunya Yustina mengucapkan “Terima kasih banyak kepada Pemerintah mulai dari pusat Bapak Presiden, Gubernur, Bupati Banggai Kepulauan, Camat Bulagi Utara, dan Kepala Desa, atas bantuan yang diberikan pada saya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari”.

“Saya tidak dapat membalas semoga TUHAN tetap memberkati dan memberikan kesehatan”, ucap Yustina.

Beban hidup Yustina lebih terasa berat ketika suaminya meninggal pada 2 tahun yang lalu dalam keadaan yang lumpuh tak berdaya tidak dapat berbuat apa-apa.

Untung masih ada sang cucu yang menjaga dan merawatnya dimasa tua dalam keadaan yang tidak dapat berbuat apa-apa.

Air mata menetes dipipinya saat mengatakan bahwa cucunya berkorban tidak melanjutkan pendidikan kejenjang SMA karena keterbatasan biaya dan dengan alasan siapa yang nanti akan menjaga dan merawat neneknya kalau dia bersekolah.(AmosKominfo)

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama bagi 91 kepala keluarga miskin yang berhak menerima bantuan tersebut berdasarkan kriteria yang ada.

Penyaluran BLT-DD dilaksanakan di Balai Desa Lukpanenteng yang diawali dengan acara penyerahan secara simbolis oleh Unsur Muspika Kecamatan Bulagi Utara yang sebelumnya didahului dengan beberapa sambutan guna memberikan pengarahan dan penjelasan bagi penerima BLT-DD, Kamis, (4/6/2020).

Kades Lukpanenteng Yerus Tolonggala dalam sambutannya menyampaikan  “Berdasarkan hasil musyawarah isendentil dalam penetapan penerima BLT DD Desa Lukpanenteng sebanyak 118 Kepala Keluarga tetapi setelah diverifikasi lebih lanjut tersisa 91 KK dengan total anggaran Rp. 54.600.000,-“.

Yerus juga mengingatkan kepada masyarakat untuk pentingnya mengurus administrasi kependudukan seperti KTP, KK dan lain-lain karena sangat banyak manfaatnya sebab semua bantuan Pemerintah persyaratannya harus ada KTP dan KK,

“Untuk itu harapan saya kedepan masyarakat yang belum lengkap dokumen kependudukannya untuk diurus kami pemdes siap memfasilitasinya”, ungkap Yerus.

Camat Bulagi Utara Edison E. Moligay, S.Sos, M.A.P dalam sambutannya beliau mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dalam pencegahan covid-19.

“Pakai masker, sering cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta jangan ada lagi yang menyelenggarakan acara mengumpulkan orang banyak”, ucap Edison.

Edison juga menyampaikan “Sebagai bentuk dan wujud kepedulian Pemerintah baik dari Pusat, Daerah, Kecamatan serta Desa banyak bantuan yang dikucurkan guna membantu serta meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, bantuan tersebut mulai dari PKH, BPNT yang dulunya Rastra, BST, BLT DD serta Beras dari Pemda Provinsi Sulteng dan Pemda Banggai Kepulauan, untuk itu tidak boleh ada yang dobel dalam penerimaan bantuan”.

“Harapan kami Pemerintah, agar bantuan ini dipergunakan dengan baik dan bertanggungjawab untuk kebutuhan pokok seperti beli sembako dan obat-obatan jika sakit, bukan digunakan untuk foya-foya, bergaya serta mabuk-mabukan”, kata Edison penuh harap.

Lanjut Edison “Ingat bantuan ini diberikan Pemerintah agar masyarakatnya dapat terbantu sebab dimasa pandemi ini hidup serba sulit perekonomian lambat harga sembako melonjak”.

Mengakhiri sambutannya, Edison mengingatkan kepada penerima BLT untuk membuka lahan perkebunan menanam umbi-umbian, pisang, sayur-sayuran, rempah-rempah dan jagung agar tersedia makanan jika situasi semakin memburuk, mari kita berdoa bersama agar pandemi virus corona segera berlalu.

Sementara itu, Aprioni Totu’u, S.T selaku pendamping Desa Kec.Bulagi Utara dalam sambutannya menekankan bantuan diterima harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Penerimaan saat ini untuk bulan April tahap pertama dan masih ada dua tahapan lagi jadi masyarakat bersabar dan bantulah Pemerintah desa karena mereka bekerja tidak mengenal lelah dan waktu untuk kepentingan masyarakat”, ungkap Roni.

Turut hadir dalam penyaluran BLT DD Bripda Homardi mewakili Kapolsek Bulagi, Serma Rahmat Duasing mewakili Danramil 1308-12 Bulagi, Kasie Pembangunan Kantor Camat Bulagi Utara Ones Maasi serta Ketua BPD Desa Lukpanenteng Weltin Moto Teene dan Perangkat desa Lukpanenteng. (AmosKominfo)

 

Ombuli, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 71 Kepala Keluarga di Desa Ombuli Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan terima Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa yang merupakan upaya Pemerintah untuk meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Ombuli Kec.Bulagi Utara diawali dengan penyerahan kepada 25 penerima secara simbolis di Balai Pertemuan Desa Ombuli, Selasa, (2/6/2020).

Penyaluran BLT-DD ini dihadiri oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P, Kapolsek Bulagi yang diwakili Bripda Homardi, Danramil 1308-12 Bulagi diwakili oleh Koptu Yunov, Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara Aprioni Totu’u, S.T, Ketua BPD Desa Ombuli Erni Labesak serta Kades dan perangkat Desa Ombuli.

Kepala Desa Ombuli Merni Manttango, S.Pd dalam sambutan menyampaikan bahwa “Jumlah kepala keluarga di Desa Ombuli sebanyak 242 yang terkafer untuk menerima BLT-DD sebanyak 71 Keluarga dengan total anggaran Rp. 42.600.000 yang dimana penerimanya terdiri dari lansia, penyadang distabilitas, penderita penyakit kronis/strok serta keluarga muda yang rata-rata belum memiliki rumah dan 1 orang penerima baru pulang dari Kota Manado yang kehilangan pekerjaan karena pandemi covid-19”.

Merni pun berharap agar penerima BLT DD dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik dan bertanggungjawab.

“Peran masyarakat jika ada yang pantas menerima dan belum terkafer agar dapat melapor kepada Pemerintah desa melalui RT atau Kadus untuk diverifikasi oleh tim relawan desa”, ujar Kades Merni.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay juga  menghimbau agar masyarakat tetap patuh pada himbauan Pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19.

“Kepada penerima manfaat BLT DD agar menggunakan bantuan untuk kebutuhan pokok beli bahan makan dan obat jika sakit serta berhemat, khusus bagi keluarga muda”, kata Edison.

Selain itu, Edison juga menekankan “Agar bantuan ini digunakan untuk kebutuhan keluarga bukan untuk beli rokok, bergaya bahkan mabuk-mabukan ,pergunakan bantuan Pemerintah ini dengan tanggungjawab untuk kebutuhan pokok keluarga”.

Edison mengajak kepada para keluarga muda agar bisa berkebun menanam bahan makan lokal ditengah pandemi covid sebab kita tidak tahu sampai kapan virus ini berakhir.

Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara Aprioni Totu’u, S.T pun menekankan hal yang sama bahkan beliau menyampaikan bahwa sesuai Peraturan Mentri Keuangan No 50 Tahun 2020 BLT DD akan dilanjutkan tiga bulan kedepan lagi tapi jumlahnya tingal 300 ribu per penerima bulan 600 ribu lagi tapi menunggu peraturan Bupati.

“Jadi kalu BLT dilanjutkan dan hanya terima 300 ribu jangan masyarakat katakan bantuan so dimakan Pemdes, ini penting untuk kami sampaikan sebagai pendamping desa agar masyarakat paham”,jelas Roni.

Selanjutnya dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis oleh Camat Bulagi Utara dan unsur Muspika yang hadir serta pendamping desa, Kades dan Ketua BPD Desa Ombuli kemudian dilanjutkan penyaluran kerumah penerima lanjut usia, penyandang distabilitas serta yang menderita penyakit kronis. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan lakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari alokasi dana desa berdasarkan Permendes PDTT Nomor 6 Tahun 2020 bagi masyarakat Malanggong yang terkafer sebagai penerima manfaat BLT-DD.

Penyaluran BLT-DD Desa Malangong tahap pertama dilaksanakan pada Senin, (1/6/2020) yang diawali dengan penyerahan secara simbolis terlebih dahulu bertempat di balai desa Malanggong.

Penyaluran BLT DD dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Andi Harman Syah, SH, Daramil 1308-13 Buko diwakili oleh Koptu Rakip Larisa, Pendamping Desa Andi Ndiba, Kades Malanggong Isak Monggilali, Ketua BPD Malanggong Sahina Sinandokon serta perangkat desa Malanggong dan penerima BLT.

Dalam sambutan Kades Malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa “Penerima BLT-DD di Desa Malanggong sebanyak 107 kepala keluarga dengan total anggaran Rp.192.600.000, jadi sudah hampir semua masyarakat Malanggong menerima bantuan dimasa pandemi Covid-19 ini”.

“Karena yang menerima PKH sebanyak 40 kepala keluarga, BPNT 54 kepala keluarga dan BST 11 kepala keluarga yang tersisa belum menerima adalah para pengusaha”, lanjut Isak.

Isak pun menegaskan “Bagi masyarakat  yang belum terkafer dalam penerima bantuan dimasa Pandemi Covid-19 silahkan hubungi kami jika layak maka akan kami usahakan”.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam sambutannya menghimbau agar masyarakat penerima manfaat BLT-DD agar dapat menfaatkannya dengan baik dan tepat sasaran.

“BLT diberikan oleh Pemerintah guna membantu masyarakat dimasa pandemi covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pokok, jadi diutamakan untuk membeli bahan makanan, dan bagi yang sakit untuk berobat serta berhemat karena kita tidak tahu sampai kapan virus ini berakhir untuk itu mari kita berdoa bersama agar virus ini segera teratasi sehingga kita dapat beraktifitas seperti biasanya”, ungkap Kori Yalume.

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan kepada perwakilan penerima BLT oleh Plt. Camat Buko, Danramil, Kapolsek, Pendamping Desa, Kades serta Ketua BPD, kemudian dilakukan penyaluran kepada penerima dirumah kediaman mereka.

Bapak Ales salah satu penerima manfaat BLT DD Desa Malanggong saat menerima BLT dikediamannya mengukapkan “Terima kasih kepada Pemerintah dan doi nia yaku mongoli demel (uang ini saya mo beli makanan)”, tutur Ales. (AmosKominfo)