Pos

Liang, Banggaikep.go id – Pemerintah Desa (Pemdes) Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 7 dan 8 untuk 145 Kepala Keluarga (KK).

Penyaluran tersebut dilaksanakan di gedung posyandu Desa Liang Kec. Liang Kab. BanggaiKep, Senin, (23/11/2020).

Bantuan langsung tunai yang bersumber dari Dana Desa disalurkan dengan tujuan agar dapat membantu perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19, Penyaluran BLT-DD tahap tujuh dan delapan disalurkan langsung oleh Kepala Desa Liang Arwan kepada masyarakat liang.

“Masyarakat harus tahu mengatur uang yang diterima dan gunakan sebaik mungkin untuk keperluan masing-masing,” ucap Arwan dalam sambutannya.

Disamping itu, Arwan juga mengingatkan agar masyarakat liang selalu patuhi aturan Perbup no. 23 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19 dan selalu lakukan 4M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan. (AkriKominfo)

Momulusan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Momulusan Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 7 (Tujuh) untuk 132 Kepala Keluarga dalam membantu perekonomian masyarakat.

Penyaluran dilaksanakan di Balai Rakyat Desa Momulusan Kecamatan Liang Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (2/11/2020).

Untuk memastikan transparansi penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa maka tingkat pengawasannya harus diawasi bersama.

Terkait penyaluran BLT pihak Kecamatan didampingi TNI, POLRI bersama-sama mengawasi penyaluran dana bantuan langsung tunai di desa momulusan Kec. Liang.

Dalam hal ini, hampir disetiap pertemuan penyaluran BLT-DD, Camat yang diwakili Sekcam Irfan Mayang, SH selalu menyampaikan kepada Kepala Desa untuk bersikap transparan dalam mengelola BLT yang berasal dari dana desa.

“Transparansi ini juga untuk menjaga kepercayaan rakyat terhadap pemerintah desa dan juga kepercayaan masyarakat itu sendiri,” ucap Irfan.

“Apalagi ditengah kondisi pandemi covid-19, dimana banyak warga mengalami kesulitan ekonomi karena itu diharapkan penyaluran BLT dana desa harus tepat sasaran,” tambah Irfan.

Penyaluran BLT dana desa harus berpedoman pada peraturan Menteri PDTT no 6 tahun 2020, sangat jelas kriteria masyarakat miskin penerima BLT.

Pada kesempatan yang sama pula, pihak Kecamatan mengharapkan BLT dana desa ini disalurkan kepada warga miskin yang betul-betul memenuhi kriteria penerima BLT. (AkriKominfo)

Boloy, BanggaiKep.go.id – Dampak dari adanya Corona Virus Disease (Covid-19), Pemerintah berupaya keras dalam penanganan memutuskan mata rantai Covid-19 serta membantu masyarakat.

Salah satunya dengan Musyawarah Rekonsiliasi Dana Desa dan penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa  (BLT-DD) tahap 6 (Enam) kepada masyarakat di Desa Boloy Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (26/10/2020).

Yeret Alvian N Bilalu selaku Kepala Desa Boloy dalam sambutannya mengatakan, jumlah penerima BLT-DD tahap 6 ada 53 Kepala Keluarga, masing-masing mendapatkan Rp. 300.000.

“Walaupun sudah mendapatkan BLT-DD masyarakat harus tetap menjalankan pekerjaan pokok baik di laut maupun di darat,” ucap Kades.

Pemerintah Desa Bulagi berharap agar bantuan tahap 6 yang merupakan tahap akhir bagi penerima BLT-DD Desa Boloy dapat membantu untuk meringankan beban masyarakat dalam kebutuhan terutama di bidang sembako.

Adapun sambutan dari Pendamping Desa yang juga perwakilan Camat Bulagi Roslina Samiden, S.Sos mengingatkan, “Tertular covid-19 tidak memilih siapa dan apa jabatan seseorang, Sayangi diri dan keluarga anda, mari patuhi protokol kesehatan dalam peraturan Bupati No, 23 Tahun 2020.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danramil Bulagi Pelda Suharto, Kapolsek Ipda Partono dan Anggota Perangkat Desa serta keluarga penerima manfaat BLT-DD. (MeriKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa untuk tiga bulan kedua berdasarkan apa yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020.

Penyaluran BLT-DD untuk tiga bulan kedua bagi penerima manfaat di Desa Malanggong Kec.bBuko dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Oktober 2020 bertempat di balai desa Malanggong.

Penyaluran BLT-DD dihadiri oleh Camat Buko yang diwakili Kasie Kesra Suparlan Huraera, Kapolsek Buko diwakili oleh Aiptu Ridwan Sunge, SH, Tenaga Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba, Ketua BPD Desa Malanggong Sahina Sinandokon.

Kepala Desa Malanggong Isak Monggilali dalam sambutannya mengatakan bahwa penyaluran BLT-DD ini merupakan amat undang-undang berdasarkan Permendes PDTT Nomor 14  Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Permendes PDTT Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020, yang wajib dilaksanakan guna meringankan beban masyarakat ditengah situasi pandemi penyebaran Covid-19.

“Untuk itu kami sangat mengharapkan bagi para penerima untuk dapat memanfaatkan dana ini sebaik mungkin dan bertanggungjawab, untuk dibelanjakan kebutuhan pokok anggota keluarga, seperti bahan makan dan obat-obatan bagi yang sakit,” kata Isak.

Kasie Kesra Kantor Camat Buko Suparlan Huraera dalam sambutannya memaparkan bahwa kelanjutan penyaluran BLT-DD ini merupakan bentuk kepedulian, perhatian Pemerintah bagi kita masyarakat.

Selanjutnya, Suparlan mengingatkan hal yang sama seperti apa yang disampaikan Kades Malanggong untuk dapat memanfaatkan dana bantuan ini dengan bijak.

“Kami Pemerintah sangatlah berharap agar masyarakat pun dapat berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah baik pembangunan, sosial kemasyarakatan bahkan dalam upaya pengendalian Penyebaran Covid-19,” harap Suparlan.

Jumlah penerima BLT-DD Desa Malanggong sebanyak 107 penerima manfaat dengan total anggaran Rp. 64.200.000, yang diperuntukan bulan Juli dan Agustus 2020. (AmosKominfo)

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 137 orang warga Desa Luksagu yang masuk dalam daftar penerima manfaat, kembali menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa.

Penyaluran BLT-DD tahap 3 berlangsung tertib, aman dan lancar dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (9/7/2020).

Kepala Desa Luksagu Suriadi Asapa dalam sambutannya mengatakan, “Kiranya bantuan ini bisa bermanfaat bagi yang menerima dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin”.

Mengingat pandemi Virus Corona (Covid-19) ini belum berakhir dan belum tahu kapan akan berakhir.

Olehnya itu, Suriadi Asapa menghimbau kepada seluruh Masyarakat Desa Luksagu yang berprofesi sebagai petani agar bisa memanfaatkan lahan pertanian yang tidur untuk segera menanam bahan-bahan makanan apa saja yang bisa dimakan oleh manusia.

Hal ini dimaksud, untuk mengantisipasi jikalau kehabisan stock makanan di era masa pandemi Virus Corona yang sedang melanda Negeri kita ini dan belum tahu kapan berakhirnya wabah ini.

Selanjutnya, Kapolpos Tinangkung Utara Roby Pasongli dalam sambutannya mengatakan, “Terhadap bantuan BLT-DD ini kita harus merasa berterima kasih kepada Pemetintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa”.

“Dan bantuan ini harus di pergunakan sebaik mungkin. Jangan sampai bantuan ini hanya digunakan pada keperluan yang tidak penting”, ucap Roby.

Lanjut Roby, “Dalam menghadapi masa New Normal ini kita boleh beraktifitas tetapi harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19”.

Di wawancarai oleh Jurnalis Kominfo BanggaiKep, Kapolpos Tinangkung Utara Roby Pasongli menjelaskan, Dalam BLT-DD ini ada beberapa orang Masyarakat yang masuk dalam daftar penerima manfaat sudah keliru memanfaatkannya.

“Ada! Saya dengar tapi Saya tidak bisa menyebutkan nama Desa atau Nama orangnya,” kata Roby.

“Misalnya bantuan beras dia hanya jual dan uangnya dia belikan rokok dan minuman keras (cap tikus) dan mabuk-mabuk,” jelas Roby.

“Ini akibat kesalahan pendataan pertama yang tidak teliti oleh Pemdes. Pemberian bantuan itu salah sasaran,” ungkap Roby menjelaskan.

“Olehnya itu, disetiap kesempatan Saya sering menghimbau kepada Masyarakat penerima manfaat untuk mempergunakan BLT-DD ini sebaik mungkin,” lanjut Roby.

Hadir dalam acara itu, Kepala Desa Luksagu Suriadi Asapa, Kapolpos TINUT Roby Pasongli, unsur Kecamatan Tinangkung Utara, Ketua BPD bersama anggotanya. (FeriKominfo)

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk tahap III dilaksanakan di Sub Desa Poganda yang dipusatkan di Pantai Wisata Poganda, Selasa, (7/7/2020).

Sekretaris Camat Bulagi Utara Bakar Samida, S.Ag dalam sambutannya yang mewakili Camat pada saat menghadiri penyaluran BLT-DD Desa Lukpanenteng memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Lukpanenteng yang melakukan penyaluran BLT-DD di tempat objek wisata pantai Poganda.

“Mungkin di Banggai Kepulauan dan daerah-daerah lain di Indonesia hanya Lukpanenteng yang melakukan penyaluran BLT-DD yang bertempat ditempat wisata, karena selama ini yang sering muncul di medsos rata-rata penyaluran dilaksanakan di Balai desa/kantor desa, ini hal yang luar biasa”, kata Bakar Samida.

Bakar berharap masyarakat Lukpanenteng dapat terus menjaga, melestarikan serta meningkatkan objek wisata yang ada di Sub Desa Poganda dan Lukpanenteng karena objek wisata pantai Poganda dan Danau Paisupok serta Paisubatango bukan saja hanya diketahui masyarakat Banggai Kepulauan dan Kabupaten tetangga tetapi ini sudah mendunia karena sudah sering dikunjungi wisatawan mancanegara.

Kades Lukpanenteng Yerus Tolongala menyampaikan, “Dilaksanakannya penyaluran BLT-DD Lukpanenteng untuk tahap III ini sebagai wujud kebersamaan karena pada penyaluran BLT yang sebelumnya penerima dari Sub Desa Poganda yang ke Lukpanenteng, jadi kami berinisiatif bersama perangkat desa untuk melaksanakan penyaluran BLT-DD kali ini dilaksanakan di Sub Desa Poganda dan dipusatkan di Objek Wisata Pantai Poganda”.

“Ini senantiasa untuk menunjukan semangat kebersamaan kami untuk membangun Lukpanemteng dengan memperhatikan objek-objek wisata yang ada”, tambah Yerus.  (AmosKominfo)

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III yang diperuntukkan bulan Juni 2020.

Penyaluran BLT-DD Desa Lukpanenteng dilaksanakan di Sub Desa Poganda yang dihadiri oleh Camat Bulagi Utara yang diwakili oleh Sekcam Bakar Samaida, S.Ag, Kepala Desa Lukpanenteng Yerus Tolongala, Kapolsek Bulagi dan Bulagi Utara IPTU Beny Tiiyo, Kasie Pembangunan Kantor Camat Bulagi Utara Ones Maasi, SH, Tenaga Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara Aprioni Totu’u, ST dan Mikhal Yolisan, SE serta keluarga penerima bantuan, Selasa, (7/7/2020).

Kades Lukpanenteng Yerus Tolongala dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Penerima BLT-DD tahap III untuk bulan Juni Desa Lukpanenteng ketambahan 4 KK kalau pada tahap satu dan dua hanya 92 KK kali ini menjadi 96 dengan total angaran Rp. 57.600.000,-“.

Yerus pun mengingatkan kepada para penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan yang diterima dengan sebaiknya untuk kebutuhan pokok keluarga untuk makan sehari-hari dan biaya berobat bagi yang sakit.

Kapolsek Bulagi dan Bulagi Utara IPTU Beny Tiiyo menghimbau agar penerima BLT-DD di Lukpanenteng memanfaatkan bantuan dengan baik karena sudah banyak dana yang diluncurkan Pemerintah untuk membantu masyarakat dimasa pandemi covid-19.

“Untuk itu masyarakat seharusnya berterima kasih pada Pemerintah atas bantuan-bantuan yang sudah disalurkan dan saya berharap masyarakat pun dapat berperan aktif menopang program Pemerintah, serta masyarakat dapat menjaga kantibmas dimasa pandemi”, harap Beny.

Bakar Samaida, S.Ag selaku Sekcam dalam sambutannya mewakili Camat Bulagi Utara, memberikan aprisiasi baik dan pujian, “Luar biasa satu-satunya desa yang mungkin menyalurkan BLT-DD ditempat wisata hanyalah Lukpanenteng, untuk itu kita harus terus menjaga dan melestarikan objek wisata baik yang ada di Poganda dan Lukpanenteng karena tempat wisata ini sudah mendunia”, ucap Sekcam Bulagi Utara.

Bakar menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan Pemerintah bagi masyarakat dimasa penyebaran pandemi virus corona ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah untuk meringankan beban masyarakatnya, untuk itu diharapkan dapat digunakan dengan baik.

Bakar pun mengharapkan kepada penerima BLT-DD di Lukpaneteng agar produktif dimasa pandemi ini “Bagi kita yang sudah terbiasa hidup dengan mengkomsumsi makanan lokal seperti umbi-umbian kiranya kita tetap bertani dan membudidayakan tanaman makan pokok kita sebagai mian Banggai”.

selain itu, Sekcam Bulagi Utara pun menghimbau kepada masyarakat Lukpanenteng agar tetap menjaga kebersamaan semangat gotong-royong agar pembangunan dapat tercapai. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat apresiasi atas kinerja Kades dan BPD serta perangkat Desa yang boleh mencapai target atas penyaluran BLT-DD dalam rangka meringankan beban masyarakat dimasa pandemi Covid-19.

Apresiasi atas kinerja perangkat Desa Malanggong datang dari Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos saat menghadiri penyaluran BLT-DD Tahap III yang diperuntukan bulan Juni 2020, Sabtu, (4/7/2020).

Kori Yalume memberikan pujian bagi Pemdes Malanggong sebab mulai dari verifikasi calon penerima BLT-DD sampai pencairan tahap yang ke III tetap aman dan tidak ada pengeluhan dari masyarakat mau pun protes-protes atas penyaluran BLT-DD di Desa Malanggong sehingga situasi aman dan kondusif.

Kades Malanggong Isak Monggilali saat dijumpai Jurnalis DisKominfo Pemda Kab. BanggaiKep disela acara penyaluran BLT-DD Desa Malanggong Tahap III menyatakan, “Ini boleh tercapai atas kinerja dari semua pihak mulai dari tahap penjaringan penerima BLT, verifikasi bahkan sampai pencairan yang sudah bisa sampai tahap yang ketiga hari ini”.

“Kami begitu hati-hati dan teliti dalam mempersiapkan penyaluran BLT karena dapat berdampak hukum, serta dimasa pandemi ini hampir semua masyarakat Malanggong menerima bantuan dari Pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat”, ucap Isak menambahkan.

“Yang tidak menerima hanyalah PNS, TNI, POLRI, Aparat Desa dan Pengusaha, sehingga saya selalu katakan kepada masyarakat kalau ada yang belum terbantu silahkan menghubungi kami”, tutup Isak. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemdes Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 107 kepala keluarga.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Desa Malanggong bagi 107 KK dilaksanakan pada Sabtu, (4/7/2020) bertempat di Balai Desa Malanggong Kec. Buko.

Dalam sambutannya Kades Malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa penerima BLT-DD sebanyak 107 kepala keluarga dengan total anggaran Rp.64.200.000, jadi total anggaran yang digunakan untuk BLT-DD untuk tiga tahap Rp.192.600.000 dari 30% total DD.

Isak pun berharap bagi masyarakat penerima BLT-DD untuk dapat memanfaatkan dengan baik bantuan yang sudah Pemerintah salurkan dimasa pandemi covid-19.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos memberikan apresiasi atas kinerja Pemdes Malanggong dalam penyaluran BLT-DD yang sampai tahap III ini tetap aman dan tidak ada pengeluhan dari penerima maupun masyarakat Malanggong pada umumnya.

Kori pun mengajak para penerima BLT-DD di Malanggong untuk produktif apalagi yang masih usia muda yang mampu bekerja, kiranya dapat terus berusaha dan bekerja tingkatkan keterampilan yang ada guna meningkatkan ekonomi keluarga dimasa pandemi saat ini, karena bantuan Pemerintah terbatas tidak dapat membiayai semua kebutuhan kita.

Lanjut Kori “Kiranya para penerima dapat memanfaatkan bantuan yang ada untuk kebutuhan yang sangat pokok dalam keluarga jangan hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan yang tidak penting, belanjakan sembako serta gunakan untuk berobat bagi yang sakit apalagi dimusim hujan seperti ini kita rentah dengan penyakit”.

Penyaluran BLT-DD Tahap III Desa Malanggong dihadiri oleh Plt.Camat Buko, Mewakili Polsek Buko Brigpol I Ketut Pica, Koramil 1308-13 Buko diwakili oleh Kopda Yudas Duasing, TPD Kec. Buko Andi Ndiba serta Perangkat Pemdes Malanggong. (AmosKominfo)

 

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap III yang diperuntukan bulan Juni 2020.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III bagi 48 kepala keluarga di Desa Pelinglalomo dilaksanakan pada hari Selasa (30/6/2020) bertempat di kantor Desa Pelinglalomo yang dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Marten Tangkelangi, SH, Danramil 1308 Buko diwakili oleh Kopda Ismudin, Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba serta jajaran perangkat Desa Pelinglalomo.

Kepala Desa Pelinglalomo Ahyudi Yunus, S.Fil dalam sambutannya memaparkan “Jumlah penerima bantuan Pemerintah dimasa pandemi baik PKH, BPNT, BST dan BLT DD di Desa Pelinglalomo, khusus untuk BLT-DD Sebanyak 48 KK dengan total anggaran Rp. 28.200.000 untuk satu bulan, jadi total untuk 3 bulan Pemdes Pelinglalomo mengangarkan Rp. 84.600.000 untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19”, jelas Udi sapaan akrap Kades pelinglalomo.

Plt. Camat Buko Kori Yalume dalam sambutannya menekankan kepada penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik serta bukan untuk dibelanjakan barang yang tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh semua anggota keluarga.

Serta Kori pun mendorong para penerima bantuan agar dapat produktif atau berusaha serta bekerja untuk menopang perekonomian keluarga dimasa pandemi Covid-19, karena bantuan Pemerintah hanya sementara.

Kapolsek Buko Marthen Tangkelangi, SH, pun mengingatkan hal yang sama bagi penerima BLT-DD di Desa Pelinglalomo, serta mengharapkan Pemdes dapat patuh dan menaati aturan yang menjadi acuan dalam penyaluran BLT-DD agar tidak terjerat hukum ketika pemeriksaan.

“Sebab sangsinya jelas jika penyaluran BLT-DD tidak tepat sasaran apalagi ada pemotongan dari jumlah nominal Rp. 600.000/kk yang sudah diatur berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku”, ucap Kapolsek. (AmosKominfo)