Pos

Bangpanga, BanggaiKep.go.id – Kunjungan Tim Panelis Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam rangka substansi Penilaian kinerja aksi penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Rabu (15/5/2024).

Terdapat 2 titik lokasi atau desa yang menjadi sampel lokasi fokus (lokus) yakni Desa Bangpanga Kecamatan Tinangkung Utara dan Desa Sampaka Kecamatan Totikum.

Ketua Tim Panelis Provinsi Sulteng Dr. Eko Joko L dalam keterangannya mengatakan tujuan dari kunjungan ini yaitu melakukan kroscek ulang terhadap informasi dan data yang sudah dinilai.

“Hari ini kami dalam rangka mau kroscek terhadap informasi yang sudah kami peroleh yang dinilai sejak satu bulan yang sudah dinilai dan kami mau mendapatkan informasi di lapangan apakah informasi itu dirasakan dinikmati diketahui oleh masyarakat disini,” ujarnya.

Menurut Eko, berbicara tentang stunting yaitu bagaimana kita diarahkan untuk menjadi generasi dengan pertumbuhan yang baik, sehat dan pintar dalam menyambut generasi cerdas di tahun 2045.

“Karena menyangkut stunting ini di arahkan untuk bagaimana generasi itu tumbuh baik, sehat dan pintar, dimasa depan kita mau menyambut generasi di 2045 generasi yang cerdas yang muncul dari seluruh Indonesia termasuk di desa ini,” ucapnya.

“Saya berharap di Banggai Kepulauan ini lebih cepat keluar dari masalah stunting, saya percaya bahwa teman-teman disini punya semangat bagus dalam hal penanganan stunting, apalagi tersedia infrastruktur artinya support pemerintah cukup tinggi,” terang Eko.

Tim Panelis bersama rombongan pendamping kabupaten diantaranya perwakilan Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan, TP PKK Bangkep, Kepala Dinas P3AP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Pertanian, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Kominfo dan Dinas Ketahanan Pangan.

Turut hadir Camat Tinangkung Utara, Pj Kepala Desa Bangpanga bersama aparat, Babinkamtibmas, Kader PKK Desa, Kader PKB, Kader Posyandu dan ibu-ibu beserta balita stunting. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rembuk Stunting dalam rangka pelaksanaan aksi konvergensi penanganan stunting sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Provinsi Sulawesi Tengah dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Kegiatan rembuk stunting di buka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Bangkep Ihsan Basir dan di hadiri Wakapolres Bangkep, Perwakilan Ketua TP PKK Kab. Bangkep, Kepala Bappeda, Kepala OPD Lingkup Pemda di Aula Bappeda dan Litbang, Selasa (7/5/2024).

Pj Bupati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara Rembuk Stunting.

“Semoga melalui acara ini lahir komitmen dalam menanggulangi permasalahan stunting secara bersama-sama, serta program yang telah di rancang dapat di realisasikan dengan Baik,” ujarnya.

Persoalan stunting termasuk dalam agenda pembangunan Nasional dan Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi salah satu lokasi prioritas penanggulangan stunting sejak tahun 2019.

Stunting tidak hanya mempengaruhi tinggi badan balita secara fisik, tetapi juga menghambat perkembangan otak sehingga mempengaruhi tingkat kecerdasan dan kesehatan dalam jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen menurunkan angka Stunting dengan melaksanakan berbagai program intervensi sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat.

“Rembuk stunting ini merupakan salah satu langkah penting yang harus di lakukan, kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun komitmen dalam mengoptimalkan pelaksanaan intervensi pencegahan stunting antara Pemerintah dan Lembaga Non Pemerintah secara lebih,” jelas Ihsan Basir.

Ihsan juga berharap kegiatan rembuk stunting menjadi komitmen Pemkab dalam rencana aksi penurunan angka stunting di wilayah Banggai Kepulauan. “Saya berharap pertemuan kita hari ini mematangkan gerakan dan sinergi menuju pada rencana aksi, sehingga dampaknya segera dapat kita rasakan dalam waktu yang tidak lama,” tandasnya.

“Saya yakin dengan kerja keras, kita mampu mengatasi kondisi tersebut, karena inilah salah satu cara kita dalam membentuk sumber daya manusia generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan, baik secara fisik, kecerdasan, pendidikan maupun kompetensinya,” ujar Ihsan Basir. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kabupaten Banggai Kepulauan menduduki peringkat ke 3 dalam penurunan prevalensi stunting se Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun 2022-2023.

Prestasi Banggai Kepulauan dalam penurunan stunting ini patut di apresiasi, pasalnya prevalensi angka stunting di Bangkep turun 4,9% dari 32,6% tahun 2022 menjadi 27,7% di tahun 2023.

Pencapaian itu berdasarkan data resmi dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) prevalensi stunting Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2022-2023 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangkep Moh. Adnan Datu Adam SE, dalam konferensi pers (26/4/2024) menyatakan bahwa pencapaian gemilang ini tidak terlepas dari peran penting Pj. Bupati Banggai Kepulauan dan Sekretaris Daerah Bangkep sebagai ketua TPPS Kabupaten Bangkep.

Pemerintah Kab. Bangkep terus berupaya dalam percepatan penurunan stunting melalui intervensi program kegiatan yang terfokus pada tujuan tersebut.

Kadis P3AP2KB juga menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada semua stakeholder yang terlibat, diantaranya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perangkat desa, kader PKK Kabupaten dan desa serta pihak-pihak yang aktif dalam upaya penurunan stunting.

Dengan pencapaian ini, semoga tetap semangat dan tetap memberikan upaya yang terbaik dalam penurunan angka stunting di daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai. (IKP-KOMINFO)

Surat Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 265 Tahun 2024 Tentang Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kecamatan Se Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024.

Selengkapnya unduh link:

SK Tim PPS Kecamatan Se-Kabupaten Bangkep

Surat Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 261 Tahun 2024 Tentang Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024.

Selengkapnya unduh link:

SK Tim PPS Kabupaten Bangkep

Hasil dari pengukuran dan publikasi stunting bulan februari dan Agustus tahun 2023 Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan laporan aksi 7 dari Dinas Kesehatan.

Selengkapnya bisa diunduh link:

LAPORAN PENGUKURAN DAN PUBLIKASI STUNTING 2023

 

Surat Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 219 Tahun 2023 tentang Penetapan Desa Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024

Silahkan unduh link dibawah:

SK PENETAPAN DESA LOKUS INTERVENSI PENURUNAN STUNTING

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady buka secara resmi Kegiatan Audit Kasus Stunting (AKS) Melalui Diskusi Panel Manajemen Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2023 yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Kamis, (14/12/2023).

Pencapaian target pembangunan kesehatan melalui upaya percepatan penurunan stunting merupakan salah satu investasi utama, dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing.

Stunting bukan sekedar masalah perawakan tubuh yang pendek. Namun lebih dari itu, Stunting merupakan hasil tidak kuatnya asupan gizi yang terjadi secara berkepanjangan dan atau penyakit infeksi yang kronis dan berulang, yang berdampak jangka panjangnya dapat mempengaruhi kualitas SDM Indonesia.

Pemerintah Banggai Kepulauan di semua level administrasi dengan dukungan dari semua program dan sektor serta mitra dan stakeholders, sangat berkomitmen dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting.

“Oleh karena itu, Audit Kasus Stunting menjadi upaya yang sangat strategis dalam penanggulangan stunting secara komprehensif sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi,” kata Rusli dalam sambutannya.

Menurut Sekab, Audit Kasus Stunting ini penting dilakukan agar seluruh komponen yang tergabung dalam Struktur Tim Audit Kasus Stunting yang telah di bentuk, dapat memahami tugas dan tanggungjawab masing-masing, serta dapat bersinergi dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan Percepatan Penurunan Stunting.

Pelaksanaan Audit Kasus Stunting pada tahapan evaluasi tindak lanjut hasil audit kasus stunting merupakan tahapan akhir setelah identifikasi dan desiminasi Audit Kasus Stunting di laksanakan.

Audit Kasus Stunting adalah langkah konkret dalam Upaya Percepatan Penurunan Angka Stunting. selain itu, Kasus Stunting adalah hambatan dari pengembangan sumber daya manusia yang harus kita selesaikan.

“Maka dari itu, di harapkan semua merapatkan barisan untuk sama-sama mendukung upaya Pemerintah Dalam Percepatan Penurunan Stunting dalam aksi nyata demi terciptanya sdm berkualitas di masa depan,” tegasnya.

Kegiatan di hadiri Kepala Dinas P3AP2KB, Tim Pakar, Camat Bulagi serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Dr. Wahyuningsih, SE.,M.Sc.,Ph.D melakukan kunjungan kerja di beberapa desa lokus dalam rangka aksi Penurunan Stunting di daerah tersebut, Minggu (26/11/2023).

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama TP PKK Kab. Bangkep bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kab. Bangkep.

Desa lokasi fokus (Lokus) yang dikunjungi yaitu sebanyak lima desa dan tiap desa memiliki data jumlah anak stunting, ibu hamil dan jumlah kader.

Adapun daftar nama lokus yaitu:

1. Desa Tobungku
Jumlah anak stunting 12
Jumlah ibu hamil 3
Jumlah kader 5

2. Desa Peley
Jumlah anak stunting 10
Jumlah ibu hamil 4
Jumlah kader 5

3. Desa Bolonan
Jumlah anak stunting 1
Jumlah ibu hamil 5
Jumlah kader 3

4. Desa Sampaka
Jumlah anak stunting 11
Jumlah ibu hamil 3
Jumlah kader 4 dan 1 anggota polisi

5. Desa Bangpanga
Jumlah anak stunting 17
Jumlah ibu hamil 5
Jumlah kader 5

Turut mendampingi Ketua TP PKK antara lain, pengurus Pokja III dan Pokja IV serta beberapa staf Dinas P3AP2KB. (IKP-KOMINFO)

Salakan, Banggaikep.go.id – Kegiatan Audit Kasus Stunting (AKS) melalui Diskusi Panel Manajamen Kasus Stunting merupakan salah satu strategi dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Mewakili Bupati, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Iswan Saleh membuka secara resmi kegiatan tersebut bertempat di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Tinangkung, Rabu (15/11/2023).

“Strategi percepatan penurun stunting dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan prioritas rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting dengan strategi intervensi spesifik penyebab secara langsung, yakni intervensi yang berhubungan peningkatan gizi dan kesehatan,” kata Iswan dalam sambutan tertulis Bupati.

Audit kasus stunting merupakan upaya identifikasi resiko dan penyebab resiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lainnya, khususnya sebagai penapisan kasus-kasus yang sulit, termasuk mengatasi masalah mendasar pada kelompok sasaran audit beresiko stunting, yaitu calon pengantin (catin) ibu hamil, ibu menyusui/nifas dan baduta/balita.

Karena masalah stunting dan anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari penyusunan sehingga dapat memastikan pelaksanaan audit kasus stunting berjalan sesuai dengan tujuan pedoman dan target waktu yang telah di tentukan.

“Saya berharap agar seluruh komponen yang tergabung dalam struktur tim audit kasus stunting yang sudah dibentuk dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya masing-masing serta dapat bersinergi dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing,” ujar Asisten I.

Iswan Saleh juga berharap pertemuan ini semakin meningkatkan pemahaman tentang alur dan mekanisme pelaksanaan audit kasus stunting, sehingga dapat memperoleh gambaran tentang sasaran audit yang telah di laksanakan serta dapat menyusun rekomendasi intervensi spesifik dan sensitive terhadap masing-masing sasaran audit yang telah di laksanakan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Turut dihadiri Kepala Dinas DP3AP2KB, Tim Pakar dan peserta diskusi. (Decky-KOMINFO)