Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id — Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, pimpin kegiatan Rapat Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan dalam rangka peningkatan pemahaman Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Senin (27/4/ 2026).

Kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD, perangkat daerah, hingga pemangku kepentingan sektor kesehatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam mendukung implementasi program JKN-KIS di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Aris Susanto menegaskan bahwa program JKN-KIS yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam menjamin akses pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

“Program ini bukan hanya bentuk kehadiran negara, tetapi juga wujud komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengakui, keberhasilan implementasi program tersebut tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya pemahaman yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, serta sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan masyarakat.

Forum komunikasi dan kemitraan ini, menurut dia, memiliki peran penting dalam menyamakan persepsi sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antar pihak terkait.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program JKN-KIS, baik melalui perluasan cakupan kepesertaan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, maupun pengawasan pelaksanaan program di lapangan.

Aris juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Melalui forum ini diharapkan lahir berbagai masukan dan rekomendasi konstruktif guna penyempurnaan pelaksanaan program JKN-KIS ke depan,” kata dia.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD, Ketua Komisi I Banggai Kepulauan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran kepala perangkat daerah dan tenaga kesehatan. (Roy-KOMINFO)

Jakarta Selatan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional bagi masyarakat Indonesia, Selasa, (14/3/2023).

Penyelenggara kegiatan yaitu Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia dan BPJS Kesehatan yang dilaksanakan di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan serta turut dihadiri Wakil Presiden RI, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri Keuangan RI, Menteri Sosial, Kepala Bappenas RI, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, peserta sebanyak 22 orang dari Provinsi (Gubernur) dan Bupati/Walikota/Sekda berjumlah 334 orang.

Dalam laporan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc.,Ph.D,AAK menyampaikan bahwa Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (Program JKN) oleh BPJS Kesehatan hampir memasuki usia 1 (satu) dekade.

“Kami bersyukur karena program JKN yang diamanatkan kepada BPJS Kesehatan menjadi salah satu program strategis yang mendukung Visi dan Misi Presiden tahun 2020-2024, yakni meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing guna mewujudkan manusia yang sehat dan cerdas, adaptif, inovatif, terampil dan berkarakter, melalui penguatan pelaksanaan perlindungan sosial, dalam hal ini perlindungan sosial di bidang kesehatan,” ucapnya.

Penyelenggaraan Program JKN juga mendukung target RPJMN tahun 2020-2024 yaitu target 98% penduduk Indonesia mendapatkan perlindungan sosial atau Universal Health Coverage (UHC).

Menurutnya, tercapainya predikat UHC harus memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang mengalami kesulitan finansial pada saat mengakses layanan kesehatan.

“Ucapan terimakasih dan apresiasi kami sampaikan kepada jajaran Pemerintah Daerah yang sampai dengan 1 Maret 2023, sebanyak 22 Provinsi dan 334 Kab/Kota di Indonesia telah melakukan berbagai upaya optimal sehingga lebih dari 95% penduduknya telah terjamin pembiayaan kesehatan melalui skema Program JKN,” terangnya.

Lanjutnya, “Kami berharap Pemerintah Daerah yang telah mencapai Predikat UHC dapat terus mempertahankan predikat UHC yang diraih, memastikan kepesertaan JKN aktif bagi masyarakat, serta bersama-sama memastikan peningkatan mutu layanan di Fasilitas Kesehatan yang melayani peserta JKN sehingga perlindungan jaminan kesehatan bagi penduduk dapat terlaksana dengan baik.”

Selain itu, sambutan Kemenko PMK RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P menyampaikan UHC diharapkan dapat memberikan keadilan sosial bagi warga Indonesia khususnya di bidang kesehatan dan seluruh penduduk Indonesia sesuai amanat RPJMN, ditargetkan harus terlindungi oleh jaminan kesehatan pada tahun 2024.

Menurutnya, Jaminan sosial kesehatan kedepannya tidak hanya fokus pada upaya rehabilitatif, tetapi juga mengupayakan upaya preventif.

“Program JKN telah menyelamatkan 7 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2018, 8,1 juta pada 2019, dan terus mengalami peningkatan hingga tahun ini. Bantuan JKN dalam upaya menghadapi stunting dalam 5 tahun terakhir, mencapai angka 3,6 triliun, dan akan dilakukan gerakan penyisiran diseluruh daerah di Indonesia, sebagai upaya memastikan perlindungan Kesehatan telah menyeluruh secara nasional tanpa terkecuali,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. (H.C.) K. H. Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Daerah yang telah mendukung penuh Program JKN yang juga merupakan Program Prioritas Negara.

“Pemerintah Daerah harus berperan lebih aktif untuk mendaftarkan masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas, lanjut usia, dan masyarakat miskin, Pemerintah daerah harus fokus meningkatkan pelayanan kesehatan terutama SDM, untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih efektif dan menyeluruh kepada masyarakat Indonesia,” terangnya.

Selain itu, menurutnya, BPJS diharapkan juga mampu meningkatkan pelayanan kesehatan agar lebih dapat dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat Indonesia dan diharapkan setiap lini masyarakat Indonesia merasakan manfaat jaminan kesehatan nasional yang merupakan hak yang dilindungi oleh UUD sebagai warna negara Indonesia. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir, SH.,LL.M pimpin rapat dalam rangka Meningkatkan Pemahaman Mengenai Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan berdasarkan Surat BPJS Kesehatan Nomor : 1531/X-04/0822.

Serta untuk tercapainya komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan demi terwujudnya partisipasi Pemerintah Daerah dalam keberhasilan implementasi program JKN/KIS di Kab. Bangkep.

Kegiatan bertempat di Ruang Kerja Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Ketua DPRD Bangkep, Sekda, Kepala Cabang BPJS Luwuk, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kadis Dinsos, Kadis Kesehatan dan undangan lainnya. Kamis, (18/08/2022).

Pemda Banggai Kepulauan bekerjasama dengan BPJS Cabang Luwuk untuk tercapainya komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan demi terwujudnya partisipasi pemerintah daerah dalam keberhasilan implementasi program JKN/KIS di Kab. Bangkep.

Tujuan diadakannya rapat ini untuk memberikan pemahaman yang sama dalam mendukung program JKN-KIS serta adanya koordinasi, partisipasi dan komunikasi hingga tercapainya komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan utama terkait pelaksanaan program JKN-KIS di Kab. Bangkep.

“Cabang BPJS Luwuk sepakat dengan adanya penambahan anggaran dari proses itu akan sampai pada program UHC dan Insya Allah berjalan dengan lancar, dan untuk anggaran yang akan di tambahkan berjumlah 1,6 M itu tidak mengorek DPA induk,” kata Bupati.

Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir juga mempertanyakan apakah masih ada obat yang belum tercover oleh BPJS.

“Dan juga ada masyarakat kita yang mengeluhkan ketika masuk Rumah Sakit dan sudah di tanggung BPJS tetapi masih tetap membayar obat,” ungkapnya.

Selain itu, Pj. Bupati juga menyetujui penambahan JKN/KIS sebanyak 13.500 jiwa dengan di lakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara BPJS Cabang Luwuk dan Pemda Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)