Pos

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko  BanggaiKepulauan pada hari Rabu (07/4/2021) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) verifikasi calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dilaksankan di Balai Desa Malanggong.

Musyawarah Desa dalam rangka verifikasi calon penerima BLT-DD dihadiri oleh Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif Banggaikep Muh. Rizal Kaniu, Kepala Desa Malanggong Isak Monggilali, dan jajaran Pemdes Malanggong, Anggota BPD,  Bhabinkamtibmas, T.A Pendamping Desa Kec.Buko dan masyarakat penerima BLT-DD.

Musdes verifikasi calon penerima BLT-DD dipimpin oleh BPD Desa Malanggong. Sebelum pelaksanaan verifikasi calon penerima BLT-DD diawali dengan sosialisasi tentang BLT-DD oleh Muh. Rizal Kaniu dalam guna memberikan pencerahan bagi masyarakat siapa yang pantas dan layak menerima BLT-DD.

Dalam musdes verifikasi calon penerima BLT-DD Desa Malanggong ditetapkan sebanyak 33 keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), pada tahun 2020 jumlah penerima BLT-DD Desa Malanggong sebayak 107 KPM, setelah dilaksanakan verifikasi yang layak dan pantas hanya sebanyak 33 KPM. (Amos Kominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tim pengerak disiplin penerapan protokol kesehatan Kecamatan Buko yang terdiri dari Anggota Polsek Buko, Anggota Koramil 1308 -13 Buko dan Anggota Polisi Pamong Praja (Pol-PP) kembali melaksanakan operasi Yustisi Protkes yang kali ini lokasi sasaran operasi di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko.

Dalam operasi ini, tim penegakan disiplin Protkes Kecamatan Buko kembali menjaring 12 orang pelanggar di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko Banggaikep pada hari selasa (2/3/2021) pagi.

Brigpol I Ketut Picca memaparkan  bahwa “Operasi yustisi dengan sasaran utama adalah masyarakat pengendara sepeda motor dan mobil serta masyarakat lainnya yang tidak mematuhi Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Hukum Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).”

“Selama kegiatan berlangsung, tim menindaki masyarakat yang melanggar mayoritas tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.”

“Kepada masyarakat yang melanggar prokes tersebut, tim Penegakan Disiplin Protkes memberikan sanksi sosial berdasarkan Perbup No 23 Tahun 2020 berupa peringatan secara lisan serta kerja sosial disarana umum dengan membersihkan rumah ibadah, membersihkan sampah plastik di area pelabuhan serta diberikan sangsi menyanyi lagu Indonesia raya dan menghafal Pancasila dan UUD 1945.” Jelas Brigpol Picca.

“Dalam operasi itu, Tim Penegakan Disiplin Protkes Kecamatan Buko juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes, guna mengantisipasi Covid-19,” tutup Picca. (AmosKominfo)

Leme-leme Darat, BanggaiKep.go.id- Budidaya tanam nilam menjadi primadona bagi para petani diberbagai daerah sekarang ini.

Karena nilai ekonomisnya lumayan bagus dan bisa ditanam tumpang sari dengan tanama lain serta proses pemanenan dan pengelolaan hasil panen sangat mudah.

Linus Takusuk salah satu petani Nilam yang ada di Desa Leme-leme Darat Kecamatan Buko yang sudah 3 tahun begelut mengelola tanaman Nilam bahkan mengajak masyarakat untuk membudidayakan tanam nilam.

Linus saat dijumpai ditempat penyulingan minyak Nilam (1/3/2021) mengatakan “Perjuangan saya untuk mengajak masyarakat menanam Nilam sejak saya mulai menanam dan tahu persis nilai ekonomi tanam nilam ini sangat baik serta pekerjaannya sangat mudah dan enteng.”

“Bahkan saya sampai ke dusun Eben Desa Batangono untuk mengajak masyarakat disana budidaya Nilam sekaligus saya membagikan bibit” jelas Linus.

“Perjuangan saya cukup panjang dan hampir saja kecewa dengan budidaya Nilam karena ketika dijual ke pemilik penyulingan gabah dibeli dengan harga yang murah.”

“Bahkan kalau kita minta mereka yang Menyuling dibilang kandungan minyaknya tidak ada sampai harga minyak pun dipermainkan, sehinga hampir saya kecewa dan putus asa” ungkapnya.

“Tapi dari informasi yang saya dapat bahwa harga minyak Nilam itu bagus sampai 600 ribu per Kg kalau turun berkisaran 400 ribu, ini yang mendorong saya agar kalau bisa dapat dan bisa menyuling gabah Nilam sendiri tanpa bergantung pada penyuling yang lain atau pembeli gabah.”

“Akhirnya perjuangan saya untuk bisa menyuling sendiri bisa tercapai setelah kurang lebih 3 tahun berjuang. Untungnya ada kenalan yang memperkenalkan dengan salah satu pembeli dan pengelola minyak Nilam asal Ampana sehinga beliau berkenan membangun tempat penyulingan minyak Nilam disini dengan pembagian hasil yang sangat menguntungkan bagi kami sebagai petani.

“Harapan saya kedepan jika memungkinkan akan menambah satu penyulingan lagi karena sekarang ini banyak petani Nilam dari berbagai tempat datang menyuling disini. tutup Linus. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Sebagaimana langkah awal Pemerintahan dalam pemberian vaksinasi Covid-19 didahului dengan tenaga kesehatan sesuai ketentuan bahwa 14 hari setelah menerima vaksinasi Covid-19 maka penerima vaksin dapat melanjutkan untuk menerima vaksin Covid-19 dosis kedua.

Sebanyak 54 tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Tataba Kecamatan Buko BanggaiKep yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada tanggal 9 Februari 2021 yang lalu siap untuk menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

Kepala Puskesmas Tataba Sianti, A.Md.Kep memaparkan bahwa “Proses pemberian vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi 54 tenaga kesehatan Puskesmas Tataba sudah dimulai sejak hari Selas (23/2/2021) dengan menerapakan prosedur yang harus dilewati bagi penerima vaksin Covid-19.”

“Yang diawali ketika penerima vaksin datang mendaftar kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan guna mengecek bisa tidaknya menerima vaksin Covid-19 dosis kedua, kemudian dilanjutkan dengan pemberian vaksin Covid-19 dosis kedua” jelas Sianti saat dijumpai jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Rabu (24/2/2021).

“Kemarin sebanyak 19 tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 dosis yang kedua dan hari ini Rabu (24/2/2021) akan dilanjutkan pemberian vaksin Covid-19 dosis kedua bagi nakes Puskesmas Tataba yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama, setelah selesai melayani masyarakat yang datang berobat dan memeriksakan kesehatan.” sambung Sianti.

“Karena jangan karena pelaksanaan vaksinasi Covid-19, masyarakat yang datang berobat dan memeriksakan kesehatan tidak terlayani. Semuanya harus dilaksanakan tanpa mengabaikan pelayanan bagi masyarakat sesuai dengan jam pelayanan yang sudah ditentukan” tutup Sianti. (AmosKominfo)

 

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa untuk tiga bulan kedua berdasarkan apa yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020.

Penyaluran BLT-DD untuk tiga bulan kedua bagi penerima manfaat di Desa Malanggong Kec.bBuko dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Oktober 2020 bertempat di balai desa Malanggong.

Penyaluran BLT-DD dihadiri oleh Camat Buko yang diwakili Kasie Kesra Suparlan Huraera, Kapolsek Buko diwakili oleh Aiptu Ridwan Sunge, SH, Tenaga Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba, Ketua BPD Desa Malanggong Sahina Sinandokon.

Kepala Desa Malanggong Isak Monggilali dalam sambutannya mengatakan bahwa penyaluran BLT-DD ini merupakan amat undang-undang berdasarkan Permendes PDTT Nomor 14  Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Permendes PDTT Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020, yang wajib dilaksanakan guna meringankan beban masyarakat ditengah situasi pandemi penyebaran Covid-19.

“Untuk itu kami sangat mengharapkan bagi para penerima untuk dapat memanfaatkan dana ini sebaik mungkin dan bertanggungjawab, untuk dibelanjakan kebutuhan pokok anggota keluarga, seperti bahan makan dan obat-obatan bagi yang sakit,” kata Isak.

Kasie Kesra Kantor Camat Buko Suparlan Huraera dalam sambutannya memaparkan bahwa kelanjutan penyaluran BLT-DD ini merupakan bentuk kepedulian, perhatian Pemerintah bagi kita masyarakat.

Selanjutnya, Suparlan mengingatkan hal yang sama seperti apa yang disampaikan Kades Malanggong untuk dapat memanfaatkan dana bantuan ini dengan bijak.

“Kami Pemerintah sangatlah berharap agar masyarakat pun dapat berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah baik pembangunan, sosial kemasyarakatan bahkan dalam upaya pengendalian Penyebaran Covid-19,” harap Suparlan.

Jumlah penerima BLT-DD Desa Malanggong sebanyak 107 penerima manfaat dengan total anggaran Rp. 64.200.000, yang diperuntukan bulan Juli dan Agustus 2020. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat apresiasi atas kinerja Kades dan BPD serta perangkat Desa yang boleh mencapai target atas penyaluran BLT-DD dalam rangka meringankan beban masyarakat dimasa pandemi Covid-19.

Apresiasi atas kinerja perangkat Desa Malanggong datang dari Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos saat menghadiri penyaluran BLT-DD Tahap III yang diperuntukan bulan Juni 2020, Sabtu, (4/7/2020).

Kori Yalume memberikan pujian bagi Pemdes Malanggong sebab mulai dari verifikasi calon penerima BLT-DD sampai pencairan tahap yang ke III tetap aman dan tidak ada pengeluhan dari masyarakat mau pun protes-protes atas penyaluran BLT-DD di Desa Malanggong sehingga situasi aman dan kondusif.

Kades Malanggong Isak Monggilali saat dijumpai Jurnalis DisKominfo Pemda Kab. BanggaiKep disela acara penyaluran BLT-DD Desa Malanggong Tahap III menyatakan, “Ini boleh tercapai atas kinerja dari semua pihak mulai dari tahap penjaringan penerima BLT, verifikasi bahkan sampai pencairan yang sudah bisa sampai tahap yang ketiga hari ini”.

“Kami begitu hati-hati dan teliti dalam mempersiapkan penyaluran BLT karena dapat berdampak hukum, serta dimasa pandemi ini hampir semua masyarakat Malanggong menerima bantuan dari Pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat”, ucap Isak menambahkan.

“Yang tidak menerima hanyalah PNS, TNI, POLRI, Aparat Desa dan Pengusaha, sehingga saya selalu katakan kepada masyarakat kalau ada yang belum terbantu silahkan menghubungi kami”, tutup Isak. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Camat Buko Kori Yalume, S.Sos menyalurkan bantuan masker kain dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Banggai Kepulauan yang diperuntukkan bagi desa-desa yang ada di Kecamatan Buko.

Penyaluran masker bantuan Gugus Tugas Covid-19 Kab. BanggaiKep oleh Camat Buko di laksanakan di Kantor Camat Buko, Kamis, (11/6/2020), Kori Yalume menyampaikan kepada para Kades se-Kecamatan Buko bahwa bantuan masker ini merupakan kepedulian dan upaya Pemda Banggai Kepulauan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di wilayah Kab. Banggai Kepulauan.

Masker bantuan dari Gugus Tugas Covid-19 Kab. BanggaiKep diterima langsung oleh masing-masing Kades se-Kecamatan Buko. (AmosKominfo)

Paisubatu, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Paisubatu Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu, (6/6/2020).

Dalam sambutan Kadis PMD BanggaiKep Rahmat Labou, S.STP mengatakan “Sebagaimana amanat UUD 1945 pasal 34 ayat 1, “Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara” sehingga kenapa BLT-DD ditujukan bagi keluarga miskin dimasa pandemi Covid-19, karena orang miskin tidak berdaya dan tidak dapat berbuat apa-apa disituasi pandemi penyebaran virus corona”.

“Siapa yang bilang orang kaya bisa menerima BLT-DD dimana jaminannya?, seharusnya orang kaya harus membantu negara dalam menyelesaikan masalah kemiskinan dengan membantu mereka yang miskin”, lanjut Rahmat.

Disamping itu, Kadis PMD juga menekankan kepada aparat Desa, “Saya juga selalu tekankan tidak ada aparat desa dan BPD yang menerima BLT-DD, sebab mereka tidak bisa dikategorikan miskin karena penghasilan diatas Rp. 600.000”.

Menurut Rahmat yang berhak menerima adalah mereka yang nama-namanya tertuang didalam Peraturan Kepala Desa sesuai yang dikirimkan ke KKPN, “Aparat Desa jangan coba-coba melakukan pemotongan karena sangsinya berat dipidana dan didenda”, tegas Kadis PMD.

Selanjutnya Rahmat Labou menyerahkan BLT-DD secara simbolis yang didampingi oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko diwakili oleh Brigpol Yengki Kumano, Danramil 1308-13 Buko diwakili Sema S. Mangati, TAPP BanggaiKep Muh. Yamin, ST,  TPD Kec. Buko Andi Ndiba, Kades Paisubatu Peri Lasalo dan Ketua BPD Paisubatu Suleman Yanisa. (AmosKominfo)

Tatendeng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Tatendeng, Sabtu, (6/6/2020).

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos didampingi unsur Muspika Kec. Buko dan Pendamping Desa dipercayakan oleh Pemdes Tatendeng untuk menyerahkan BLT-DD secara simbolis kepada salah satu penerima lansia yang sudah mencapai usia 102 tahun, Kori Yalume sambil berlutut disamping nenek Masia Botiki dan menyerahkan BLT-DD.

Selesai penyerahan, Jurnalis DisKominfo Pemda Banggai Kepulauan bermaksud mewawancarai nenek Masia, namun sang nenek sudah tidak bisa bicara dan mendengar karena faktor usia.

Saat ditanya nenek Masia tinggal dengan siapa beberapa masyarakat Tatendeng yang juga penerima BLT-DD menyatakan bahwa nenek Masia tinggal sendiri dirumahnya yang tidak jauh dari rumah anaknya yang juga merawat sang nenek.

Saat ditanya kenapa nenek Masia yang sudah tua tidak bisa jalan datang ke balai desa untuk menerima BLT-DD, alasan salah satu anaknya karena tidak bisa diwakili, “Kami ambil keputusan membawa orang tua kami ke sini dengan cara diubah (didukung)”.

Sementara itu, Kori Yalume menyampaikan kepada keluarga nenek Masia, “Kepada keluarga nenek Masia untuk membelanjakan BLT untuk kebutuhan nenek Masia dan untuk tahap selanjutnya tidak perlu lagi nenek Masia dibawah ke balai desa nanti Pemerintah desa yang antar ke rumah”, ujar Kori Yalume. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan lakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari alokasi dana desa berdasarkan Permendes PDTT Nomor 6 Tahun 2020 bagi masyarakat Malanggong yang terkafer sebagai penerima manfaat BLT-DD.

Penyaluran BLT-DD Desa Malangong tahap pertama dilaksanakan pada Senin, (1/6/2020) yang diawali dengan penyerahan secara simbolis terlebih dahulu bertempat di balai desa Malanggong.

Penyaluran BLT DD dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Andi Harman Syah, SH, Daramil 1308-13 Buko diwakili oleh Koptu Rakip Larisa, Pendamping Desa Andi Ndiba, Kades Malanggong Isak Monggilali, Ketua BPD Malanggong Sahina Sinandokon serta perangkat desa Malanggong dan penerima BLT.

Dalam sambutan Kades Malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa “Penerima BLT-DD di Desa Malanggong sebanyak 107 kepala keluarga dengan total anggaran Rp.192.600.000, jadi sudah hampir semua masyarakat Malanggong menerima bantuan dimasa pandemi Covid-19 ini”.

“Karena yang menerima PKH sebanyak 40 kepala keluarga, BPNT 54 kepala keluarga dan BST 11 kepala keluarga yang tersisa belum menerima adalah para pengusaha”, lanjut Isak.

Isak pun menegaskan “Bagi masyarakat  yang belum terkafer dalam penerima bantuan dimasa Pandemi Covid-19 silahkan hubungi kami jika layak maka akan kami usahakan”.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam sambutannya menghimbau agar masyarakat penerima manfaat BLT-DD agar dapat menfaatkannya dengan baik dan tepat sasaran.

“BLT diberikan oleh Pemerintah guna membantu masyarakat dimasa pandemi covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pokok, jadi diutamakan untuk membeli bahan makanan, dan bagi yang sakit untuk berobat serta berhemat karena kita tidak tahu sampai kapan virus ini berakhir untuk itu mari kita berdoa bersama agar virus ini segera teratasi sehingga kita dapat beraktifitas seperti biasanya”, ungkap Kori Yalume.

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan kepada perwakilan penerima BLT oleh Plt. Camat Buko, Danramil, Kapolsek, Pendamping Desa, Kades serta Ketua BPD, kemudian dilakukan penyaluran kepada penerima dirumah kediaman mereka.

Bapak Ales salah satu penerima manfaat BLT DD Desa Malanggong saat menerima BLT dikediamannya mengukapkan “Terima kasih kepada Pemerintah dan doi nia yaku mongoli demel (uang ini saya mo beli makanan)”, tutur Ales. (AmosKominfo)