Pos

Tataba, BanggaiKep.go.id – Sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan Virus Corona Desease 2019 (Covid-19) di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, mulai besok hari Jumat, 11 Juni 2021 Puskesmas Tataba Kecamatan Buko Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep) bakal melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Kepala Puskesmas Tataba, Sianti, A.Md.Kep mengatakan “Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kali ini diperuntukkan bagi guru, kelompok pelayanan publik, tokoh agama dan para lansia, dan akan dilaksanakan mulai besok hari Jumat, 11 Juni 2021 pukul 13.00 WITA (Jam 1 Siang) sampai selesai.”

Lanjutnya, “Kami laksanakan jam satu siang agar tidak menganggu bagi masyarakat yang akan berobat dan memeriksa kesehatan di Puskesmas Tataba, agar semua berjalan lancar baik pelayanan bagi masyarakat yang berobat dan bagi sasaran penerima vaksin Covid-19.”

Jumlah sasaran vaksinasi Covid-19 untuk Puskesmas Tataba sebanyak 200 orang berdasarkan ketersedian vaksin sebanyak 200 Vial, yang kali ini diperuntukkan bagi tenaga guru, kelompok pelayanan publik, tokoh agama dan lansia.

“Harapan kami bagi masyarakat dapat bersedia untuk divaksin demi Covid-19 guna pencegahan penyebaran Covid-19, bahkan kami dari pihak Puskesmas Tataba sangat berharap peran serta dari semua pihak untuk mensosialisasikan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat apa lagi dengan maraknya berita hoax tentang vaksinasi Covid-19,” harap Sianti. (Amos Kominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Masjid Nur Iman Desa Labasiano Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar berbagai lomba tradisional baik dari usia anak-anak, pemuda, bahkan sampai orang tua.

Lomba yang digelar dalam rangka menyambut hari kemenangan penuh berkah, memeriahkan perayaan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/ 2021 Masehi yang jatuh pada hari Kamis, 13 Mei 2021.

Masjid Nur Iman Labasiano menggelar lomba tradisional setelah pelaksanaan Salat Idul Fitri yang dipusatkan di lapangan Desa Labasiano.

Menurut salah satu jemaah Masjid Nur Iman Labasiano, lomba yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan perayaan Idul Fitri 1442 Hijriyah.

“Adapun lomba yang dilaksanakan yakni Volly Ball, Futsal, Tarik Tambang, Lari Karung, Gigit Leper dan Tarik Odong-odong yang terbuat dari pelepah pinang, yang dikuti mulai dari usia anak-anak, orang dewasa sampai dengan orang tua,” tutur Nurmaya Mambuhu.

“Lomba ini hanya khusus diikuti oleh jemaah Masjid Nur Iman Labasiano tidak diperkenankan untuk orang yang dari luar,” tambah Maya. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Gema Takbir berkumandang pertanda Bulan Suci Ramadhan telah usai dan hari kemenangan Idul Fitri telah tiba.

Biasanya dalam merayakan kemenangan di bulan suci Ramadhan ditandai dengan pawai Takbiran keliling, tetapi sudah dua tahun ini tidak ada lagi pawai Takbiran disebabkan pandemi Covid-19 yang masih membatasi berbagai aktifitas masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Namun meski tidak dapat melaksanakan pawai Takbiran keliling seperti biasanya, umat muslim di Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan tetap melaksanakan takbiran yang dikumandangkan dari Masjid-masjid yang ada di Kecamatan Buko.

Kapolsek Buko, Iptu. Marthen Tangkelangi, SH saat ditemui (12/5/2021) mengatakan bahwa untuk pawai Takbiran keliling ditiadakan sesuai dengan himbauan pemerintah mengingat perayaan bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah kita masih berada ditengah pandemi Covid-19 yang dimana penyebarannya masih terus terjadi.

Lanjutnya, “Lebih baik kita mencegah dari pada mengobati, jaga diri kita, keluarga kita dan orang-orang yang ada disekitar kita dari penularan Covid-19.”

“Tetap mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, memakai masker, serta menghindari kerumunan serta patuhi himbauan pemerintah demi keselamatan bersama,” ucap Iptu. Marthen Tangkelangi. (Amos Kominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Aparat gabungan tiga unsur yang terdiri dari Anggota Polsek Buko, Koramil 1308-13 Buko dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) melaksanakan pengamanan pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriyah di wilayah Kecamatan Buko yang dilaksankan di Masjid masing-masing desa.

Patroli dan pengamanan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriyah dipimpin langsung oleh Kapolsek Buko Iptu. Marthen Tangkelangi SH.

Kapolsek Buko Iptu. Marthen Tangkelangi SH saat diwawancarai mengatakan tujuan patroli gabungan tiga unsur Forkompincap Kecamatan Buko bertujuan untuk menjaga keamanan agar tetap kondusif dalam perayaan hari raya Idul Fitri mulai dari pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriyah yang dipusatkan Masjid di desa masing-masing.

“Serta memastikan dalam perayaan Idul Fitri masyarakat tetap mematuhi apa yang sudah menjadi himbauan pemerintah sehubungan dengan perayaan Idul Fitri ditengah pandemi Covid-19 yang penyebarannya masih terus terjadi sampai saat ini,” jelas Iptu. Marthen Tangkelangi.

“Kami pun menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, agar kita dan keluarga kita aman dari Covid-19,” tambah Kapolsek Buko. (Amos Kominfo / Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Talas-talas, BanggaiKep.go.id – Pendataan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa 2021 ialah mengimplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis data. Proses penggalian pengumpulan pencatatan verifikasi dan validasi data SDGs Desa dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Relawan Pendataan Desa.

Dalam konteks pembangunan desa, dibutuhkan arah pembangunan yang lebih sesuai kondisi lapangan, yaitu yang detil atau mikro, mencakup aspek metode, substansi, dan tujuan akhir, serta tertuju pada kawasan yang sangat kecil, sampai pada pemanfaatan keluarga atau individu.

Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan berposisi mengisi segenap kebutuhan tersebut. Kini, Indonesia menterjemahkan sampai pada level desa menjadi SDGs Desa.

Tujuan pendataan SDGs Desa ialah Menyusun Pokja Relawan Pendataan Desa, Memutakhirkan data pada level desa, rukun tetangga, keluarga dan warga, Menganalisis data sesuai kaidah SDGs Desa dan Merekomendasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat sesuai hasil analisis.

Guna mencapai tujuan tersebut Tim Relawan Pokja SDGs Desa Talas-talas Kecamatan Buko turun langsung ke Dusun Komunitas Adat Terpencil (KAT) Monggolit Desa Talas-talas pada Sabtu, 1 Mei 2021 meski pun perjalanan menuju ke lokasi pendaratan di KAT Monggolit cukup menantang.

Disamping jarak yang ditempuh cukup jauh kira-kira 16 KM dari Desa Induk Talas-talas, jalan yang dilalui juga sangat menantang karena ruas jalan Desa Paisubatu menuju Eben rusak total sehingga beberapa kali rombongan Tim Relawan Pokja SDGs Desa Talas-talas harus turun jalan kaki.

Demikian juga ketika dari ruas jalan Paisubatu-Ebenheizer Tim Relawan Pokja SDGs harus menempuh jarak kurang lebih 5 KM menuju Dusun KAT Monggolit dengan kondisi jalan yang juga sangat menantang, “Tapi apa boleh dikata ini sudah menjadi tanggungjawab,” ucap ketua BPD Desa Talas-talas Tinny Welliang yang disapa Ci Liu.

Kepala Desa Talas-talas Jefri Welong berharap Pemerintah Daerah dapat segera memperbaiki dan meningkatkan pembangunan ruas jalan Paisubatu-Ebenheizer dan KAT Monggolit agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal. (Amos Kominfo)

Labasiano, BanggaiKep.go.id- Pemutakhiran data berbasis SDGs Desa adalah pemutakhiran data IDM yang lebih detil lagi, lebih mikro, sehingga bisa memberikan informasi lebih banyak. Sebagai proses perbaikan, ada pendalaman data-data pada level RT, keluarga, dan warga.

Tim Relawan Pendataan Desa Labasiano Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah mulai melakukan pendataan berbasis SDGs Desa diwilah kerja Pemdes Labasiano.

Kepala Desa Labasiano Nurlan Nurdin dijumpai pada hari Kamis (29/4/2021) saat melakukan pendataan mengatakan “Pendataan berbasis SDGs ini wajib dilaksankan oleh Pemdes melalui Tim Relawan Pendataan SDGS Desa yang dibentuk ditingkat desa, sesuai dengan apa yang diamankan oleh Permendes.”

Andi Ndiba selaku Tenga Pendamping Desa Kecamatan Buko saat dijumpai mengatakan “Pemutakhiran data berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sebagaimana amanat Perturan Presiden Nomor 59 Tahun 2021, Permendes Nomor 13 Tahun 2020 serta Permendes Nomor 21 Tahun 2021, kegiatan pendataan berbasis SDGs merupakan program baru dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertingal” jelas Andi Ndiba. (Amos Kominfo)

Leme-leme Bungin, BanggaiKep.go.id- Dalam mengisi kekosongan jabatan kepala Desa Leme-leme Bungin Kecamatan Buko Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam mengeluarkan surat keputusan pengangkatan pejabat Kepala Desa Leme-leme Bungin.

Sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor: 125 Tahun 2021 memberhentikan dengan hormat saudara Rolin Labungani, S.Sos sebagai pejabat Kepala Desa Leme-leme Bungin dan mengangkat saudara Hamlan, S.IP sebagai pejabat kepala Desa Leme-leme Bungin serta memerintahkan Camat Buko untuk segera melakukan pelantikan.

Camat Buko Winarto, ST atas nama Bupati Banggai Kepulauan melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah PJ. Kades Leme-leme Bungin bertempat di balai desa Leme-leme Bungin dan dihadiri oleh Sekcam Buko, unsur Forkompincap Kecamatan Buko, para kepala seksi dan kasubag Kantor Camat Buko, Rohaniawan dan Kepala Desa se-Kecamatan Buko serta Aparat Desa Leme-leme Bungin dan Anggota BPD Leme-leme Bungin. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko  BanggaiKepulauan pada hari Rabu (07/4/2021) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) verifikasi calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dilaksankan di Balai Desa Malanggong.

Musyawarah Desa dalam rangka verifikasi calon penerima BLT-DD dihadiri oleh Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif Banggaikep Muh. Rizal Kaniu, Kepala Desa Malanggong Isak Monggilali, dan jajaran Pemdes Malanggong, Anggota BPD,  Bhabinkamtibmas, T.A Pendamping Desa Kec.Buko dan masyarakat penerima BLT-DD.

Musdes verifikasi calon penerima BLT-DD dipimpin oleh BPD Desa Malanggong. Sebelum pelaksanaan verifikasi calon penerima BLT-DD diawali dengan sosialisasi tentang BLT-DD oleh Muh. Rizal Kaniu dalam guna memberikan pencerahan bagi masyarakat siapa yang pantas dan layak menerima BLT-DD.

Dalam musdes verifikasi calon penerima BLT-DD Desa Malanggong ditetapkan sebanyak 33 keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), pada tahun 2020 jumlah penerima BLT-DD Desa Malanggong sebayak 107 KPM, setelah dilaksanakan verifikasi yang layak dan pantas hanya sebanyak 33 KPM. (Amos Kominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tim pengerak disiplin penerapan protokol kesehatan Kecamatan Buko yang terdiri dari Anggota Polsek Buko, Anggota Koramil 1308 -13 Buko dan Anggota Polisi Pamong Praja (Pol-PP) kembali melaksanakan operasi Yustisi Protkes yang kali ini lokasi sasaran operasi di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko.

Dalam operasi ini, tim penegakan disiplin Protkes Kecamatan Buko kembali menjaring 12 orang pelanggar di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko Banggaikep pada hari selasa (2/3/2021) pagi.

Brigpol I Ketut Picca memaparkan  bahwa “Operasi yustisi dengan sasaran utama adalah masyarakat pengendara sepeda motor dan mobil serta masyarakat lainnya yang tidak mematuhi Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Hukum Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).”

“Selama kegiatan berlangsung, tim menindaki masyarakat yang melanggar mayoritas tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.”

“Kepada masyarakat yang melanggar prokes tersebut, tim Penegakan Disiplin Protkes memberikan sanksi sosial berdasarkan Perbup No 23 Tahun 2020 berupa peringatan secara lisan serta kerja sosial disarana umum dengan membersihkan rumah ibadah, membersihkan sampah plastik di area pelabuhan serta diberikan sangsi menyanyi lagu Indonesia raya dan menghafal Pancasila dan UUD 1945.” Jelas Brigpol Picca.

“Dalam operasi itu, Tim Penegakan Disiplin Protkes Kecamatan Buko juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes, guna mengantisipasi Covid-19,” tutup Picca. (AmosKominfo)

Leme-leme Darat, BanggaiKep.go.id- Budidaya tanam nilam menjadi primadona bagi para petani diberbagai daerah sekarang ini.

Karena nilai ekonomisnya lumayan bagus dan bisa ditanam tumpang sari dengan tanama lain serta proses pemanenan dan pengelolaan hasil panen sangat mudah.

Linus Takusuk salah satu petani Nilam yang ada di Desa Leme-leme Darat Kecamatan Buko yang sudah 3 tahun begelut mengelola tanaman Nilam bahkan mengajak masyarakat untuk membudidayakan tanam nilam.

Linus saat dijumpai ditempat penyulingan minyak Nilam (1/3/2021) mengatakan “Perjuangan saya untuk mengajak masyarakat menanam Nilam sejak saya mulai menanam dan tahu persis nilai ekonomi tanam nilam ini sangat baik serta pekerjaannya sangat mudah dan enteng.”

“Bahkan saya sampai ke dusun Eben Desa Batangono untuk mengajak masyarakat disana budidaya Nilam sekaligus saya membagikan bibit” jelas Linus.

“Perjuangan saya cukup panjang dan hampir saja kecewa dengan budidaya Nilam karena ketika dijual ke pemilik penyulingan gabah dibeli dengan harga yang murah.”

“Bahkan kalau kita minta mereka yang Menyuling dibilang kandungan minyaknya tidak ada sampai harga minyak pun dipermainkan, sehinga hampir saya kecewa dan putus asa” ungkapnya.

“Tapi dari informasi yang saya dapat bahwa harga minyak Nilam itu bagus sampai 600 ribu per Kg kalau turun berkisaran 400 ribu, ini yang mendorong saya agar kalau bisa dapat dan bisa menyuling gabah Nilam sendiri tanpa bergantung pada penyuling yang lain atau pembeli gabah.”

“Akhirnya perjuangan saya untuk bisa menyuling sendiri bisa tercapai setelah kurang lebih 3 tahun berjuang. Untungnya ada kenalan yang memperkenalkan dengan salah satu pembeli dan pengelola minyak Nilam asal Ampana sehinga beliau berkenan membangun tempat penyulingan minyak Nilam disini dengan pembagian hasil yang sangat menguntungkan bagi kami sebagai petani.

“Harapan saya kedepan jika memungkinkan akan menambah satu penyulingan lagi karena sekarang ini banyak petani Nilam dari berbagai tempat datang menyuling disini. tutup Linus. (AmosKominfo)