Pos

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa untuk tiga bulan kedua berdasarkan apa yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020.

Penyaluran BLT-DD untuk tiga bulan kedua bagi penerima manfaat di Desa Malanggong Kec.bBuko dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Oktober 2020 bertempat di balai desa Malanggong.

Penyaluran BLT-DD dihadiri oleh Camat Buko yang diwakili Kasie Kesra Suparlan Huraera, Kapolsek Buko diwakili oleh Aiptu Ridwan Sunge, SH, Tenaga Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba, Ketua BPD Desa Malanggong Sahina Sinandokon.

Kepala Desa Malanggong Isak Monggilali dalam sambutannya mengatakan bahwa penyaluran BLT-DD ini merupakan amat undang-undang berdasarkan Permendes PDTT Nomor 14  Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Permendes PDTT Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020, yang wajib dilaksanakan guna meringankan beban masyarakat ditengah situasi pandemi penyebaran Covid-19.

“Untuk itu kami sangat mengharapkan bagi para penerima untuk dapat memanfaatkan dana ini sebaik mungkin dan bertanggungjawab, untuk dibelanjakan kebutuhan pokok anggota keluarga, seperti bahan makan dan obat-obatan bagi yang sakit,” kata Isak.

Kasie Kesra Kantor Camat Buko Suparlan Huraera dalam sambutannya memaparkan bahwa kelanjutan penyaluran BLT-DD ini merupakan bentuk kepedulian, perhatian Pemerintah bagi kita masyarakat.

Selanjutnya, Suparlan mengingatkan hal yang sama seperti apa yang disampaikan Kades Malanggong untuk dapat memanfaatkan dana bantuan ini dengan bijak.

“Kami Pemerintah sangatlah berharap agar masyarakat pun dapat berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah baik pembangunan, sosial kemasyarakatan bahkan dalam upaya pengendalian Penyebaran Covid-19,” harap Suparlan.

Jumlah penerima BLT-DD Desa Malanggong sebanyak 107 penerima manfaat dengan total anggaran Rp. 64.200.000, yang diperuntukan bulan Juli dan Agustus 2020. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat apresiasi atas kinerja Kades dan BPD serta perangkat Desa yang boleh mencapai target atas penyaluran BLT-DD dalam rangka meringankan beban masyarakat dimasa pandemi Covid-19.

Apresiasi atas kinerja perangkat Desa Malanggong datang dari Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos saat menghadiri penyaluran BLT-DD Tahap III yang diperuntukan bulan Juni 2020, Sabtu, (4/7/2020).

Kori Yalume memberikan pujian bagi Pemdes Malanggong sebab mulai dari verifikasi calon penerima BLT-DD sampai pencairan tahap yang ke III tetap aman dan tidak ada pengeluhan dari masyarakat mau pun protes-protes atas penyaluran BLT-DD di Desa Malanggong sehingga situasi aman dan kondusif.

Kades Malanggong Isak Monggilali saat dijumpai Jurnalis DisKominfo Pemda Kab. BanggaiKep disela acara penyaluran BLT-DD Desa Malanggong Tahap III menyatakan, “Ini boleh tercapai atas kinerja dari semua pihak mulai dari tahap penjaringan penerima BLT, verifikasi bahkan sampai pencairan yang sudah bisa sampai tahap yang ketiga hari ini”.

“Kami begitu hati-hati dan teliti dalam mempersiapkan penyaluran BLT karena dapat berdampak hukum, serta dimasa pandemi ini hampir semua masyarakat Malanggong menerima bantuan dari Pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat”, ucap Isak menambahkan.

“Yang tidak menerima hanyalah PNS, TNI, POLRI, Aparat Desa dan Pengusaha, sehingga saya selalu katakan kepada masyarakat kalau ada yang belum terbantu silahkan menghubungi kami”, tutup Isak. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Camat Buko Kori Yalume, S.Sos menyalurkan bantuan masker kain dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Banggai Kepulauan yang diperuntukkan bagi desa-desa yang ada di Kecamatan Buko.

Penyaluran masker bantuan Gugus Tugas Covid-19 Kab. BanggaiKep oleh Camat Buko di laksanakan di Kantor Camat Buko, Kamis, (11/6/2020), Kori Yalume menyampaikan kepada para Kades se-Kecamatan Buko bahwa bantuan masker ini merupakan kepedulian dan upaya Pemda Banggai Kepulauan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di wilayah Kab. Banggai Kepulauan.

Masker bantuan dari Gugus Tugas Covid-19 Kab. BanggaiKep diterima langsung oleh masing-masing Kades se-Kecamatan Buko. (AmosKominfo)

Paisubatu, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Paisubatu Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu, (6/6/2020).

Dalam sambutan Kadis PMD BanggaiKep Rahmat Labou, S.STP mengatakan “Sebagaimana amanat UUD 1945 pasal 34 ayat 1, “Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara” sehingga kenapa BLT-DD ditujukan bagi keluarga miskin dimasa pandemi Covid-19, karena orang miskin tidak berdaya dan tidak dapat berbuat apa-apa disituasi pandemi penyebaran virus corona”.

“Siapa yang bilang orang kaya bisa menerima BLT-DD dimana jaminannya?, seharusnya orang kaya harus membantu negara dalam menyelesaikan masalah kemiskinan dengan membantu mereka yang miskin”, lanjut Rahmat.

Disamping itu, Kadis PMD juga menekankan kepada aparat Desa, “Saya juga selalu tekankan tidak ada aparat desa dan BPD yang menerima BLT-DD, sebab mereka tidak bisa dikategorikan miskin karena penghasilan diatas Rp. 600.000”.

Menurut Rahmat yang berhak menerima adalah mereka yang nama-namanya tertuang didalam Peraturan Kepala Desa sesuai yang dikirimkan ke KKPN, “Aparat Desa jangan coba-coba melakukan pemotongan karena sangsinya berat dipidana dan didenda”, tegas Kadis PMD.

Selanjutnya Rahmat Labou menyerahkan BLT-DD secara simbolis yang didampingi oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko diwakili oleh Brigpol Yengki Kumano, Danramil 1308-13 Buko diwakili Sema S. Mangati, TAPP BanggaiKep Muh. Yamin, ST,  TPD Kec. Buko Andi Ndiba, Kades Paisubatu Peri Lasalo dan Ketua BPD Paisubatu Suleman Yanisa. (AmosKominfo)

Tatendeng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Tatendeng, Sabtu, (6/6/2020).

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos didampingi unsur Muspika Kec. Buko dan Pendamping Desa dipercayakan oleh Pemdes Tatendeng untuk menyerahkan BLT-DD secara simbolis kepada salah satu penerima lansia yang sudah mencapai usia 102 tahun, Kori Yalume sambil berlutut disamping nenek Masia Botiki dan menyerahkan BLT-DD.

Selesai penyerahan, Jurnalis DisKominfo Pemda Banggai Kepulauan bermaksud mewawancarai nenek Masia, namun sang nenek sudah tidak bisa bicara dan mendengar karena faktor usia.

Saat ditanya nenek Masia tinggal dengan siapa beberapa masyarakat Tatendeng yang juga penerima BLT-DD menyatakan bahwa nenek Masia tinggal sendiri dirumahnya yang tidak jauh dari rumah anaknya yang juga merawat sang nenek.

Saat ditanya kenapa nenek Masia yang sudah tua tidak bisa jalan datang ke balai desa untuk menerima BLT-DD, alasan salah satu anaknya karena tidak bisa diwakili, “Kami ambil keputusan membawa orang tua kami ke sini dengan cara diubah (didukung)”.

Sementara itu, Kori Yalume menyampaikan kepada keluarga nenek Masia, “Kepada keluarga nenek Masia untuk membelanjakan BLT untuk kebutuhan nenek Masia dan untuk tahap selanjutnya tidak perlu lagi nenek Masia dibawah ke balai desa nanti Pemerintah desa yang antar ke rumah”, ujar Kori Yalume. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan lakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari alokasi dana desa berdasarkan Permendes PDTT Nomor 6 Tahun 2020 bagi masyarakat Malanggong yang terkafer sebagai penerima manfaat BLT-DD.

Penyaluran BLT-DD Desa Malangong tahap pertama dilaksanakan pada Senin, (1/6/2020) yang diawali dengan penyerahan secara simbolis terlebih dahulu bertempat di balai desa Malanggong.

Penyaluran BLT DD dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Andi Harman Syah, SH, Daramil 1308-13 Buko diwakili oleh Koptu Rakip Larisa, Pendamping Desa Andi Ndiba, Kades Malanggong Isak Monggilali, Ketua BPD Malanggong Sahina Sinandokon serta perangkat desa Malanggong dan penerima BLT.

Dalam sambutan Kades Malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa “Penerima BLT-DD di Desa Malanggong sebanyak 107 kepala keluarga dengan total anggaran Rp.192.600.000, jadi sudah hampir semua masyarakat Malanggong menerima bantuan dimasa pandemi Covid-19 ini”.

“Karena yang menerima PKH sebanyak 40 kepala keluarga, BPNT 54 kepala keluarga dan BST 11 kepala keluarga yang tersisa belum menerima adalah para pengusaha”, lanjut Isak.

Isak pun menegaskan “Bagi masyarakat  yang belum terkafer dalam penerima bantuan dimasa Pandemi Covid-19 silahkan hubungi kami jika layak maka akan kami usahakan”.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam sambutannya menghimbau agar masyarakat penerima manfaat BLT-DD agar dapat menfaatkannya dengan baik dan tepat sasaran.

“BLT diberikan oleh Pemerintah guna membantu masyarakat dimasa pandemi covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pokok, jadi diutamakan untuk membeli bahan makanan, dan bagi yang sakit untuk berobat serta berhemat karena kita tidak tahu sampai kapan virus ini berakhir untuk itu mari kita berdoa bersama agar virus ini segera teratasi sehingga kita dapat beraktifitas seperti biasanya”, ungkap Kori Yalume.

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan kepada perwakilan penerima BLT oleh Plt. Camat Buko, Danramil, Kapolsek, Pendamping Desa, Kades serta Ketua BPD, kemudian dilakukan penyaluran kepada penerima dirumah kediaman mereka.

Bapak Ales salah satu penerima manfaat BLT DD Desa Malanggong saat menerima BLT dikediamannya mengukapkan “Terima kasih kepada Pemerintah dan doi nia yaku mongoli demel (uang ini saya mo beli makanan)”, tutur Ales. (AmosKominfo)

Ebenheizer-Batangono, BanggaiKep.go.id – Dusun Ebenheizer merupakan Sub.Desa Batangono Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan yang jarak dari Batangono kurang lebih 6 KM ditempuh dengan berjalan kaki, jika menggunakan kendaraan bermotor via Desa Paisubatu kurang lebih 12 KM.

Dusun Ebenheizer mayoritas masyarakatnya berasal dari dataran Osan (suku Sea-sea) yakni Osan, Tatarandang, Labotakandi, dan Lemelu yang boleh dikatakan tingkat pengetahuan dan pendidikan mereka dibawah.

Tetapi dengan adanya pandemi Penyebaran Virus Corona Desease 2019 (Covid-19) diseluruh dunia termasuk Indonesia, masyarakat Ebenheizer nampak siaga dan cepat merespon guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 agar mereka aman dari ancaman virus Corona.

Kadus Ebenheizer Desa Batangono Elpin Talemo saat dijumpai pada Minggu, (17/5/2020) di pos penjagaan pencegahan Covid-19 beliau mengatakan, “Sejak gemparnya kabar penyebaran virus corona kami masyarakat yang ada di Eben mulai resah, yang walaupun jangkauan kami jauh dari kampung tapi banyak orang yang masuk keluar Eben untuk berdagang seperti penjual ikan, kue, pakain dan lain sebagainya apalagi penjual pakaian adalah mas-mas, sehingga pasca ditetapkannya 1 OTG terkonfirmasi Positif Covid-19 hansip dan bapak yang ada di Eben langsung membuat pos penjagaan guna mengontrol orang yang datang dari luar Eben”.

Lanjut Elpin “Siapa yang masuk Eben wajib untuk diperiksa dari mana kedatanganya dan untuk apa datang ke Eben dan sebelum masuk kampung wajib untuk mencuci tangan dengan sabun yang sudah disiapkan di pos penjagaan”.

Yoner Bapise merupakan hansip di Dusun Eben yang bertanggungjawab di pos penjagaan mengatakan, “Kami juga sudah sampaikan kepada masyarakat Eben jikalau ada anggota keluarga kita yang datang dari luar daerah wajib untuk karantina dan lokasi karantina tidak boleh didalam kampung tapi kami siapkan pondok (sandung) yang jarak dari kampung kurang lebih 2,5 KM, ini untuk menjaga keamanan masyarakat Eben dari bahaya wabah, dan keluarga diwajibkan untuk mengantar makanan dan perlengkapan yang diperlukan selama karantina”, jelas Yoner.

dr. Maria Patty yang merupakan tenaga medis PKM Tataba yang adalah bagian dari anggota Satgas Pencegahan Covid-19 Kec.Buko memberikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada masyarakat Eben yang sudah mengambil langka sejauh ini untuk pencegahan Covid-19.

“Ini patut dicontohi oleh desa-desa yang ada di Kec.Buko bayangkan saja Eben yang jauh ditengah hutan tapi sudah siaga dalam memerangi penyebaran Covid-19, dengan pembuatan pos penjagaan sedangkan desa-desa yang ada dijalan poros masih belum menerapkan pos penjagaan kiranya ini dapat ditiru”, ujar dr.Maria. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam membantu dan melindungi tenaga medis agar tidak terpapar saat melayani pasien dalam situasi pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) di PKM Tataba Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep.

Penyaluran bantuan APD dari Palang Merah Indonesia (PMI) Banggai Kepulauan kepada PKM Tataba Kec. Buko dilaksanakan pada Sabtu, (9/5/2020), penyaluran dilakukan oleh relawan PMI Kab. Banggai Kepulauan.

Bantuan APD bagi tenaga medis PKM Tataba Kecamatan Buko diterima oleh Mantri Yuspianus, A.Md.Kep selaku penangungjawab ruang rawat inap PKM Tataba Kecamatan Buko dan bantuan diserahkan oleh Relawan PMI Banggai Kepulauan Ns. Muhlis, S.Kep dan Fatima, S.KM.

Bantuan yang diterima oleh PKM Tataba dari PMI Banggai Kepulauan berupa masker, kacamata gogel dan disertakan juga browsur edukasi pencegahan penyebaran Virus Corona.

Mantri Yuspianus “Atas nama Kepala PKM Tataba mengucapkan banyak terima kasih kepada PMI Kabupaten Banggai Kepulauan atas kepeduliannya sudah boleh membantu tenaga PKM Tataba dengan APD karena ini yang sangat kami butuhkan dalam situasi penyebaran virus corona”, ucap Yuspianus.

Lanjutnya, “Apalagi setiap hari Tim Relawan Pencegahan Covid-19 melakukan kegiatan baik penjagaan di pelabuhan dan turun ke desa-desa memantau pelaku perjalanan”, ungkap mantri Yus. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Guna memberikan pemahaman kepada masyarakat kecamatan Buko tentang penggunaan masker dimasa pandemi penyebaran corana virus desease 2019 (2019), PKM Tataba melaksanakan sosialisasi penggunaan masker yang dilanjutkan dengan aksi bagi masker kain ke masyarakat.

Sosialisasi dilaksanakan pada Sabtu, (9/5/2020) oleh tenaga medis PKM Tataba Kec. Buko yakni dr. Nurur, Ses Melly Laliput, A.Md.Kep , Ririn Masri, SKM, ditempat-tempat umum seperti pelabuhan, pasar serta turun langsung ke desa-desa dengan membagikan browsur petunjuk penggunaan masker yang benar disertakan dengan pembagian masker bagi masyarakat yang belum pakai masker.

Dalam sosialisasi browsur yang dibagikan bahwa virus dapat disebarkan melalui pernafasan normal oleh carier (pembawa virus) yang tidak bergejala, dengan mengenakan masker dapat membatu kita agar tidak tertular penyakit dari orang lain begitu pun sebaliknya.

Dalam sosialisasi disampaikan bahwa semua lapisan masyarakat ditengah situasi pandemi penyebaran virus corona wajib pakai masker dengan perbedaan masker bedah dan Masker N95 untuk tenaga medis serta masker kain untuk masyarakat umum.

Masker kain harus terdiri dari dua lapis, setelah dipakai selama 4 jam segera menggantinya dan masker kain yang kotor dapat dicuci kembali agar kelihatan bersih dan dapat dipakai kembali.

Dalam sosialisasi ini pihak PKM Tataba sangat berharap masyarakat apabila keluar rumah wajib pakai masker apalagi berinteraksi dengan orang lain dan berada ditempat umum seperti Puskesmas, Pelabuhan, Bengkel, Warung, Tokoh serta kantor pemerintahan.

Slogan yang dipakai PKM Tataba dalam sosialisasi dan pembagian masker untuk mengajak masyarakat pakai masker Yakni “Maskerku Melindungimu, Maskermu Melindungiku”.(AmosKominfo)

Lalengan, BanggaiKep.go.id – Pasar merupakan sarana penunjang kegiatan perekonomian masyarakat serta tempat tersedianya kebutuhan pokok masyarakat, jadi ada interaksi orang dalam jumlah yang cukup banyak, dalam situasi penyebaran Corona Virus saat ini sangatlah mengkwatirkan dan membahayakan.

Mengantisipasi penyebaran virus corona Pj.Kades Lalengan Abubakar Yanduke, S.Sos selaku ketua Tim Pencegahan Covid-19 Desa Lalengan menghimbau dan mewajibkan kepada pembeli dan pengunjung pasar Lalengan baik pembeli, tukang ojek, sopir dan buruh wajib pakai masker ketika berada diarea pasar Lalengan.

Pj.Kades Lalengan saat diwawancarai Jurnalis Dinas Kominfo Kab.BanggaiKep diareal pasar Lalengan seusai acara Sosialisasi Patuh Pakai Masker Jumat, (8/5/2020), Beliau memaparkan “Dalam keadaan penyebaran virus corona situasi yang ada dipasar sangatlah mengkwatirkan karena terjadi kerumunan orang dalam jumlah yang banyak, sedangkan kita harus menjaga jarak atau menerapkan Sosial Distancing tapi namanya pasar tetap ramai”, ungkap Kades.

Lanjut Abubakar “Untuk itu saya bersama Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Lalengan sudah hampir 1 bulan ini setiap hari pasar Lalengan yakni hari Jumat dan Sabtu, melakukan penjagaan dipintu masuk dan keluar pasar guna menghimbau masyarakat datang ke pasar wajib untuk dapat mematuhi apa yang diperhatikan pertama sebelum masuk dalam pasar pengunjung pasar wajib cuci tangan ditempat yang kami sudah sediakan serta penjual dan pembeli wajib pakai masker ketika berada diarea pasar Lalengan”.

“Bagi yang tidak mengindakan kami tidak perkenankan untuk memasuki areal pasar, sejak pasar minggu lalu kami sudah melakukan pemantauan dan swiping masker yang tidak pakai masker langsung kami suru pulang, dengan arahan terlebih dahulu untuk pulang pakai masker baru balik lagi ke pasar”, jelas Abubakar. (AmosKominfo)