Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id- Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19  merencanakan akan mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diperuntukkan bagi kelompok pelayanan publik.

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini akan dimulai pada hari Rabu, 10 Maret 2021 dengan jumlah sasaran sebanyak 350 orang sebagaimana tercantum dalam daftar jumlah penerima vaksin Covid-19  yang ada di surat Satgas Covid-19 ditanda tangani oleh Salim J. Tanasa, SE, MM sebagai Wakil Ketua Satgas Covid-19 BanggaiKep, yang dikeluarkan pada tanggal 8 Maret 2021.

dr. James H.D Pinontoan yang merupakan Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep saat dihubungi membenarkan kegiatan Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diperuntukkan bagi kelompok pelayanan publik dilingkup pemerintah BanggaiKep sebagaimana surat yang sudah disampaikan oleh Satgas Penanganan Covid-19.

“Vaksinasi Covid-19 tahap kedua termin 1 (satu) bagi kelompok pelayanan publik berdasarkan Surat Kementrian Kesehatan Direktorat Jenderal Penanganan dan Pengendalian Penyakit Nomor : SR/02.06/II/439/2021 Tentang Alokasi Distribusi Vaksin Covid-19 Tahap 2 (dua) bagi kelompok Pelayanan Publik”  jelas dr. James. (Amos Kominfo/SatgasPenanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Salakan, BanggaiKep.go.id- Vaksin Covid-19 untuk tahap kedua sudah tiba di Salakan pada hari Selasa (2/3/2021) dijemput oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam yang dikawal ketat oleh Anggota Polres Banggai Kepulauan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab.Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dr. James H.D Pinontoan memaparkan bahwa “Vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat yang terlebih dahulu akan dilaksanakan rapat koordinasi untuk kegiatan Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang nantinya diperuntukkan bagi kelompok pelayanan publik.”

“Sebagaimana intruksi dari Dinas Kesehatan Provinsi sehubungan dengan Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diperuntukkan bagi kelompok pelayanan publik diatur sesuai ketersediaan vaksin, penentuan target sasaran pada kelompok pelayanan publik ditentukan dengan presentasi seperti wakil rakyat, pejabat negara, atlet 100%, tokoh agama 40-100%, pedagang 10-40%, guru 14-20%, petugas keamanan (TNI, Polri dan Pol-PP) 5-65%, ASN 2-25%, serta pelayan publik lainnya sebanyak 2-20%” jelas dr. James Pinontoan saat dihubungi melalui WhatsApp pada hari Selasa (2/3/2020) malam. (AmosKominfo)