Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam Apresiasi Kegiatan Audiensi dan Koordinasi Program Pencegahan Korupsi pada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin, (06/09/2021).

Kegiatan di hadiri oleh Ketua Tim Supervisi korsupgah Wilayah IV Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah dan undangan yang hadir.

Dalam kesempatan ini, Bupati memberikan sambutan apresiasi dan ucapan selamat datang, “Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya sangat mengapresiasi atas audiensi dan koordinasi yang telah berjalan selama ini dan mendukung sepenuhnya program Monitoring Centre For Provention (MCP) yang dilakukan oleh komisi pemberantasan korupsi dengan upaya menggerakkan sumber daya yang dimiliki.”

Kegiatan audiensi dan koordinasi ini mempunyai tujuan sangat penting dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap strategi pencegahan korupsi sehingga di dapat opsi atau langkah yang kongkrit pada peningkatan sistem pengendalian internal yang efektif dan efisien.

“Saya berharap dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat meningkatkan kerja sama pemerintah daerah bersama komisi pemberantasan korupsi untuk melakukan pencegahan korupsi di Negara ini terlebih di Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucap Bupati.

Bupati juga berharap agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah dan peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sungguh-sungguh sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Jika ada hal yang belum di pahami agar di tanyakan sehingga capaian Program Monitoring Centre For Prevention (MCP) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 bisa lebih baik lagi,” tutup Bupati. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dirangkaikan dengan Gelar Buah Nusantara Tahun 2021 dilaksanakan secara virtual oleh Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Senin, (06/09/2021).

Dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Walikota Palu Sulawesi Tengah, Bupati dan Wakil Bupati se-Sulawesi Tengah serta Dinas Ketahanan Pangan se-Sulawesi Tengah, tidak terkecuali Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Mewakili Banggai Kepulauan, telah hadir Ibu Bupati Banggai Kepulauan, Asisten Bupati BanggaiKep, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan pejabat serta staf Dinas Ketahanan Pangan BanggaiKep di Lantai 1 Kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Diawali dengan sambutan Kepala Pangan Provinsi Sulawesi Tengah Ir. H Abdullah Kawulusan menyampaikan “Kegiatan ini dilaksanakan tiap tahun di berbagai beberapa kabupaten, hanya karena masih dalam situasi pandemi sehingga belum bisa di selenggarakan dengan baik.”

“Karena betapa pentingnya pasokan pangan lokal termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran, kita harus keja keras lagi agar kebutuhan lokal bisa terpenuhi dengan baik,” ucap Kepala Pangan Sulteng.

Lanjutnya, “Komitmen dan konsistensi yang kita bangun harus dijaga dengan baik, terutama dari aspek masalah penganggaran kita membutuhkan sinergitas di semua pihak.”

“Kami berharap kepada para Bupati dan walikota se-Sulawesi Tengah agar menjadi perhatian kita, dan saya perlu sampaikan bahwa beberapa Bupati sudah melakukan sinergitas mendukung bagaimana mengembangkan pertanian keluarga,” kata Abdullah.

“Contohnya kabupaten Sigi melalui dana desa sehingga konsep pemberdayaan menjadi sukses. Dengan gerakan yang kita lakukan ini tentunya menjadi perhatian kita bersama secara sungguh-sungguh untuk membangun kebersamaan bahwa pangan lokal ini akan menjadi sesuatu yang sangat penting  bagi konsumsi masyarakat kita ke depan karena disamping mudah didapatkan dan tentunya murah,” tutupnya.

Selanjutnya, sambutan Gubernur yang di wakili oleh Wakil Gubernur Sulteng Ma’mun Amir sekaligus membuka kegiatan, “Saya menilai kegiatan ini sangat strategis dalam rangka membangun komitmen menyamakan persepsi semua pihak pentingnya pangan bagi kehidupan serta melakukan upaya-upaya mewujudkan kemandirian ketahanan pangan sampai ke tingkat individu sebagai amanat Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan.”

“Gerakan ini dapat mewujud apresiasi pemerintah daerah terhadap arti pentingnya konsumsi pangan lokal, sayur dan buah dan program diversifikasi pangan non beras tidak cukup hanya dilakukan dengan menghimbau atau sosialisasi tentang alternatif pangan,” tutur Wagub Ma’mun.

Program diversifikasi dijadikan kebiasaan dikalangan masyarakat dan tidak dimaksudkan untuk mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan sehingga masyarakat akan mengkonsumsi banyak jenis pangan yang sudah tentu lebih baik gizinya dan juga seimbang.

“Akhirnya dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dirangkaikan dengan Gelar Buah Nusantara Tahun 2021 dilaksanakan secara virtual oleh Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah saya nyatakan dengan resmi dibuka.”

“Semoga Allah SWT Tuhan yang maha kuasa membimbing kerja keras kita dalam mewujudkan ketahanan pangan di Sulawesi Tengah” tutup Ma’mun Amir. (TrisKominfo)