Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Update, 09 September 2021 jam 16.00 wita, sbb :

I. Pada hari ini terlapor 3 orang dengan Kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 tersebar di :
1. Kecamatan Totikum 1 Orang di Desa Bolonan berdasarkan Hasil Pemeriksaan Spesimen Covid 19 dengan menggunakan Rapit Antigen oleh Fasilitas Kesehatan UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Totikum
2. Kecamatan Totikum Selatan 1 Orang di Desa Tobungku
Berdasarkan Hasil Pemeriksaan spesimen covid-19 dengan menggunakan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Totikum Selatan
3. Kecamatan Bulagi Selatan 1 Orang di Desa Bonepuso berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen Covid 19 dengan menggunakan Rapit test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Lolantang

II. Pada hari ini terlapor 9 orang yang SEMBUH dari Covid-19 tersebar di wilayah :
1. Kec. Bulagi Utara 4 kasus Surat Keterangan Puskesmas Sabang
2. Kec. Tinangkung Utara 1 kasus Surat Keterangan Puskesmas Tinut
3. Kec. Tinangkung 4 Kasus Surat Keterangan Puskesmas Bakalan

AKU AKU AKU. Kasus AKTIF yang saat ini dalam Pemantauan, ditemukan 135 orang tersebar pada :
1. Kec. Bulagi Utara 5 Orang
2. Kec.Tinangkung 43 orang
3. Kec. Tinangkung Utara 3 orang
4. Kec. Totikum 28 orang
5. Kec. Buko 14 orang
6. Kec. Totikum Selatan 5 orang
7. Kec. Buko selatan 12 orang
8. Kec. Tinangkung Selatan 2 orang
9. Kec. Bulagi Selatan 3 orang
10.Kec. Bulagi 13 orang
11. Kec.Peling Tengah 3 orang
12. Kec. Liang 4 orang

IV. Kasus Pasien Meninggal hari ini :
– 1 Kasus di Desa Lopito Kec. Totikum berdasarkan Surat Keterangan RSUD Trikora Salakan Tanggal, 09 September 2021

V. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah menghimbau agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 5 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan pakai Sabun dan Air mengalir, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, dan mengurangi Mobilitas

VI. Mengoptimalkan posko-posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah desa dan Kelurahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

VII. disadari bahwa dimana dan kapan saja penularan bisa terjadi, untuk itu kita semua perlu berhati-hati, panik, patuhi anjuran, jangan lupa semoga Tuhan selalu meridhoi setiap upaya dan langkah kita untuk keluar dari pandemi Covid 19 ini. amin🙏

“Bangkep Bersatu Lawan Covid-19”

SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT
SALAM SEHAT🙏🙏🙏

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah BanggaiKep Eka Silawati Sipatu membuka secara resmi kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Lintas Sektor Tentang Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kewenangan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (09/09/2021).

Kegiatan bertempat di Aula Gedung Inspektorat Kabupaten Banggai Kepualaun dan hadiri Kepala Dinas DP3AP2KB, Kepala Bidang Sosial Budaya (SosBud), Kepala Dinas Kominfo BanggaiKep serta undangan yang hadir.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di bacakan Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah Eka Silawati Sipatu mengatakan bahwa, “Saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai Dinas pelaksana kegiatan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.”

Berdasarkan pelaporan dari Aplikasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yakni sistem informasi online Perlindungan Perempuan dan Anak dari 2021 masih menunjukkan angka yang tetap tinggi.

Oleh karena itu, berbagai program dan fasilitas di upayakan oleh Pemerintah di antaranya layanan Call Centre Sapa (Sahabat Perempuan dan Anak) serta pendampingan yang disediakan oleh Dinas terkait bagi program dan fasilitas umun sesuai dengan peraturan Presiden Nomor 65 tahun 2020 dan Dasar Hukum Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 yakni penyediaan layanan rujukan akhir bagi korban kekerasan perempuan dan perlindungan anak yang memerlukan koordinasi terhadap lintas Provinsi maupun sampai pada tingkat Pusat.

“Kepedulian dan tekat serta kerjasama dan komunikasi yang intens baik itu bertahap secara horizontal maupun secara vertikal lintas sektor dan lintas profesi dengan wilayah kewenangan Daerah,” ucap Eka.

Eka juga menjelaskan tindakan pencegahan dalam bentuk penguatan awal, “Edukasi penyediaan ruang bagi kaum perempuan untuk terlibat berkarya meningkatkan peran ibu atau keluarga dalam pengasuhan anak dan mencegah pernikahan anak usia dini adalah hal-hal penting yang harus menjadi perhatian kita semua,” tutur Eka. (DeckyKominfo)