Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) yang dilakukan oleh Bupati Rais D. Adam di Gedung Aula Inspektorat berjalan lancar dan aman, Selasa, (5/1/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Rais Adam ingatkan pejabat pimpinan yang telah dilantik agar selalu ingat kontrak kerja dalam 100 hari.

“Saya titip kontrak kerja apakah dalam 100 hari ada gerakan tidak, saya minta kepada kita semua saya tidak mau terulang masalah yang sama di tahun yang akan datang jadi cukuplah tahun yang lalu,” kata Rais.

“Bahwa yang namanya minta data itu kalau tidak diserahkan oleh pimpinannya hasilnya pasti tidak maksimal, oleh karena itu saya minta ingat selalu kontrak kerja,” tambah Bupati.

Disamping itu, Rais juga menyampaikan “Mari kita maksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Presiden selalu mengatakan bahwa masyarakat adalah Hukum Tertinggi karena Negara dibentuk oleh masyarakat.”

“Percayalah bahwa teman-teman yang duduk di jabatan itu karena penilaian prestasi, semua jabatan mempunyai nilai masing-masing saya mau pejabat turun ke bawah mendengarkan rakyat,” harap  Rais.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD, Wakapolres BanggaiKep, Pabung 1308/LB, Pejabat Eselon II, Kepala Bappeda dan para pejabat pimpinan yang dilantik. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam pimpin apel gabungan perdana diawal tahun 2021 di halaman kantor Bupati BanggaiKep, Senin, (4/1/2021).

Dalam sambutannya Rais Adam menyampaikan Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Selamat Natal bagi ASN yang merayakannya dan Selamat Tahun Baru bagi kita semua 4 Januari 2021.

Menurut Bupati, Karena APBD kita berdampak Refocusing artinya ada beberapa pengurangan-pengurangan untuk membantu orang-orang yang ada disekitar yang membutuhkan bantuan.

Selanjutnya Rais juga menyampaikan untuk menghadapi 2021 ini, semalam saat mengikuti video conference yang diadakan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Nasional yang dipimpin oleh Kepala BNPB Doni Monardo bahwa covid ini nanti akan diperkuat posko dan setiap RT ada tempat dimana akan ada yang menjaga dari Satuan Tugas (Satgas).

“Laporan semalam secara data semakin meningkat dan bukan menurun,” ucap Rais.

Kegiatan apel gabungan dihadiri oleh Sekda, Asisten I dan II Setda, para Kepala OPD, Satpol PP serta seluruh ASN dan PHL di lingkungan pemerintah daerah BanggaiKep.

Dalam situasi pandemi ini Bupati BanggaiKep juga menghimbau untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) untuk memeriksakan diri agar tetap selalu terjaga dan terhindar dari covid-19. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Guna pengamanan jalannya malam pergantian tahun 2021, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Reja A. Simajuntak SH. SIK. MH bersama anggota Polres, TNI beserta instansi terkait mengadakan pengecekkan tempat-tempat umum pada Kamis malam sampai Jumat (01/01/2021) dini hari.

Dalam pengamanan tersebut, Kapolres BanggaiKep turun langsung ke lapangan guna melihat langsung anggota-anggota polres yang bertugas menjaga tempat-tempat ibadah seperti masjid dan gereja.

Kapolres BanggaiKep dengan bangga mengatakan “Betapa kompaknya Polri-TNI beserta instansi terkait menjaga masjid maupun gereja yang ada di Kota Salakan ini.”

Berdasarkan laporan dari Kapolsek Banggai Laut AKP Karel Paeh bahwa sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait terlihat dengan kompak menjaga masjid-masjid yang ada di Kota Balut dan sekitarnya.

“Saya berharap, semoga sinergitas TNI-Polri, Sat-Pol PP serta instansi terkait terus terjalin dengan baik,” harap Kapolres. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Polres Banggai Kepulauan (BanggaiKep) melakukan pemusnahan 1.000 liter minuman keras dan 3.000 butir pil dextro di Halaman Polres Banggai Kepulauan, Kamis, (31/12/2021).

Pemusnahan ini dilakukan langsung oleh Kapolres dan Bupati Banggaikep H. Rais D. Adam disaksikan Pabung 1308/LB, Kepala Dinas terkait dan PJU Polres Banggaikep.

Menurut Kapolres AKBP. Reja A. Simanjuntak SH, SIK, MH, miras dan pil dextro ini merupakan hasil dari operasi yang dilakukan Polres Banggai Kepulauan dan anggota pada kurun waktu bulan Juli sampai Desember 2020.

“Kedua jenis barang tersebut sudah jelas bisa merusak masa depan generasi muda Indonesia. Untuk itu kita harus berantas sampai ke akar-akarnya,” tegas Kapolres.

“Apabila masih ada masyarakat yang menjual minuman keras maupun pil dextro dan sejenisnya, segera laporkan ke pihak yang berwenang yakni Polri,” ucap Reja. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKkep.go.id – Polres Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menggelar apel pasukan di Halaman Mako Polres Banggaikep dalam rangka persiapan pengamanan malam tahun baru 2021. Kamis, (31/12/2020).

Peleton TNI, Polres Banggaikep, Peleton Sat-Pol PP Pemda BanggaiKep, Damkar Banggaikep,BPBD BanggaiKep Dan Dinas Kesehatan BanggaiKep merupakan peserta dalam upacara apel tersebut.

AKBP Reja A. Simajuntak SH. SIK. MH selaku Kapolres BanggaiKep membacakan amanat Kapolri mengatakan bahwa Peningkatan aktivitas masyarakat di malam tahun baru tentu saja berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas yaitu Kambselli car Lantas Dan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19.

Hal ini tentunya harus mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis serta penegakkan hukum secara tegas, tuntas dan profesional.

“Tentunya penerapan Prokes juga harus ditegakkan demi tahun baru dengan rasa aman dan nyaman,” ucap Kapolres.

Turut hadir Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam, Pabung LB 1308 Wilayah Banggaikep Mayor Inf. Sutikno, para kadis dan PJU Polres BanggaiKep. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar kegiatan Focus Group Disscusion (FGD) Satu Data Banggai Kepulauan (BanggaiKep) 2020 yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah BanggaiKep Rusli Moidady, ST.,MT, Senin, (21/12/2020).

FGD ini dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh Kepala BPS Imron Taufik Musa, S.Si., M.Si, Kepala Dinas Kominfo Ir. Kondrad D. Galala, MM, Kadis Perikanan Ir. H. Ramto, Kadis BKPSDM Marjam Mahmud, Direktur RSUD Trikora Salakan James D. Pinontoan, Kadis Pertanian Ir. Raden Bambang, Plt. Kadis Dukcapil Harli A. Masenge, Siti Julaeha dan Aliana perwakilan Bappeda dan Litbang dan Kasie e-Goverment Diskominfo Rahma Liada.

Dalam sambutannya Sekda Rusli Moidady menyampaikan “Kami menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan ini yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pentingnya data statistik dan statistik sektoral dalam sensus penduduk dan satu data Indonesia.”

“Kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan seluruh dinas yang terkait dapat bersinergi untuk mewujudkan satu data di Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucap Rusli.

“Saya berharap kegiatan Forum Disscusion ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi terkait keseragaman, pemahaman data dan informasi statistik dan menjadi wahana evaluasi terhadap permasalahan pengelolaan data dan informasi statistik yang berkaitan dengan ketersediaan data statistik sektoral daerah,” harap Sekda.

Data dan informasi statistik oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi bahan rujukan dalam menyusun perencanaan, evaluasi membuat keputusan, dan memformulasikan kebijakan olehnya kualitas penyajian data dan informasi sangat penting diperhatikan.

“Saat ini BPS sedang mempersiapkan sebuah wadah atau forum untuk mendorong terciptanya sistem atau satu data, membangun Banggai Kepulauan dengan data yang berkualitas,” ucap Rusli. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Polres Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar apel pasukan operasi lilin tinombala 2020 dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan natal dan tahun baru 2021 di tengah pandemi covid-19. Senin, (21/12/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Wakapolres kompol I Made Dharma, SH, Perwira Penghubung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno, serta para peserta apel yang terdiri dari anggota POLRI, TNI, Satpol-PP dan Dinas Perhubungan.

Dalam sambutan Kapolri yang di bacakan oleh Kapolres AKBP Reja A. Simanjuntak SIK mengatakan bahwa, apel gelar pasukan ini di laksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi lilin 2020 dalam rangka perayaan natal dan tahun baru 2020 dan 2021, baik pada personil maupun pada sarana prasarana serta keterlibatan unsur-unsur terkait seperti TNI, Pemda dan Mitra Kamtibmas lainnya.

Oleh karena itu Polri menyelenggarakan Operasi Lilin 2020 yang akan di laksanakan selama 15 hari mulai pada tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 04 Januari 2021.

Tentunya dengan tetap melakukan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan natal dan tahun baru dengan rasa aman, nyaman dan sehat.

Menurut Kapolri, Ada beberapa prediksi gangguan Kamtibmas yang harus kita antisipasi antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perusakan pasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tauran antar kelompok, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalulintas maupun ancaman bencana alam.

Untuk itu, saya harapkan seluruh Kasatwil mampu menetukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak dengan cara yang tepat efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan sesuai dengan karakteristik kerawanan di wilayah masing-masing.

Kapolres juga menyampaikan, “Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh personil dan pemangku kepentingan dan yang terlibat dalam Operasi Lilin tahu 2020 semoga pengabdian tugas yang kita laksanakan dengan penuh keiklasan ini akan menjadi catatan amal ibadah di hadapan Tuhan yang Maha Esa.” (DekcyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – PK-PMI Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar musyawarah kerja Palang Merah Indonesia tahun 2020 yang bertempat di salah satu rumah makan di Salakan, Kamis, (17/12/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda BanggaiKep Abderiana Loto, MM, mewakili Bupati Banggai Kepulauan, Sekretaris PMI Provinsi Sulawesi Tengah Sudirman M.Si, Anggota DPRD BanggaiKep, Kepala PMI BanggaiKep Dr. H. Abdi Gunawan, MPh dan peserta musyawarah.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep yang dibacakan oleh Asisten II Setda BanggaiKep Abderiana Loto, MM mengatakan bahwa selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan saya menyambut baik atas di selenggarakannya kegiatan musyawarah ini, karena PMI merupakan aset bangsa dan Negara yang perlu di jaga dengan baik dan di kelola secara profesional, netral dan mandiri.

Selain itu PMI juga selalu hadir disetiap waktu ketika dibutuhkan, oleh kerena itu tidak ada satupun alasan yang dapat menyangkal keadaan PMI di dalam kontribusi kita misi kita tugas kita dalam kemanusiaan.

“Kita berharap pasca musyawarah ini semakin menguatkan PMI dalam memberikan pengabdiannya di tengah-tengah masyarakat,” ucap Abde.

Selanjutnya, Abde juga menyampaikan kepada PMI Kabupaten BanggaiKep agar dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah ini karena sinergitas adalah salah satu aspek penting dalam memprogramkan pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam kegiatan Sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi di Lingkungan Masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) pada Kamis, 17 Desember 2020 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah Brigjen Pol Monang Situmorang, SH., MSi jelaskan tiga strategi pemberantasan narkoba.

“Dalam mencegah dan pemberantasan peredaran narkoba ini, ada tiga strategi yaitu pertama adalan pencegahan, kedua adalah pemberantasan dan yang ketiga adalah rehabilitasi,” ucap Kepala BNNP.

Menurutnya, Ketiga strategi ini saling ketergantungan sehingga jika hanya satu strategi yang berjalan sendiri itu tidak akan bisa dilakukan pemberantasan narkoba di Indonesia khususnya di BanggaiKep.

“Dalam strategi pencegahan ini, seluruh unsur Pemda di kabupaten maupun di desa harus berperan aktif dan termasuk juga peran serta masyarakat untuk memerangi dampak narkoba ini. Perlu kita ketahui bahwa tanpa keterlibatan masyarakat dalam hal pencegahan ini, BNN dan Polri tidak ada artinya,” lanjut Monang.

Ketua BNNP juga menyampaikan, Perlu kita tanamkan dalam pikiran juga bahwa para pengguna narkoba sebenarnya juga hanyalah korban dari para bandar dan pengedar narkoba.

“Yang perlu kita berantas dan perangi adalah bandar dan pengedarnya, bukanlah penggunanya. Semoga Bangkep senantiasa terjaga dan terlindungi dan bahaya narkoba,” harap Kepala BNNP.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam, Sekertaris Daerah Rusli Moidady, ST, MT, Ketua DPRD BanggaiKep Rusdin Sinaling, Perwira Penghubung 1308 LB Sutikno, Kapolres yang diwakili Kabag Ren, Kepala BNNK BanggaiKep, serta seluruh Kepala OPD Kab. BanggaiKep dan peserta sosialisasi. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam buka secara resmi Sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi di Lingkungan Masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (17/12/2020).

Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati BanggaiKep dan dihadiri oleh Sekertaris Daerah Rusli Moidady, ST, MT, Ketua DPRD Banggaikep Rusdin Sinaling, Kepala BNNP Brigjen Pol Monang Situmorang, SH., MSi, Perwira Penghubung 1308 LB Sutikno, Kapolres yang diwakili Kabag Ren, Kepala BNNK Banggaikep, serta seluruh Kepala OPD Kab. Banggaikep dan peserta sosialisasi.

Dalam sambutan Bupati Rais Adam menyampaikan “Saya selaku pemerintah daerah beserta forkopimda dan seluruh pejabat daerah siap untuk membantu, mendukung mencegah peredaran narkoba baik ditingkat internal maupun ditingkat pelosok daerah”.

Selanjutnya, Ketua BNN Provinsi Sulawesi Tengah Brigjen Pol Monang Situmorang, SH., MSi memaparkan masih ada anggapan-anggapan di masyarakat bahwa orang yang pecandu ataupun pengguna penyalagunaan narkoba ini merupakan aib bagi keluarga.

“Sebenarnya kami berharap kita semua bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa mereka juga sebenarnya tidak ingin menjadi korban ataupun pecandu narkoba,” kata Monang.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 bagi para pecandu ataupun pemakai narkoba yang mau melaporkan secara sukarela tidak diproses hukum,” tambah Ketua BNNP.

Menurut Monang, Kita sudah berjalan ke semua kabupaten yang ada di Provinsi Sulteng dan kita minta kepada pemerintah daerah untuk menunjuk rumah sakit atau puskesmas yang menerima rujukan daripada rehabilitasi para pecandu ataupun korban penyalagunaan narkotika.

Adapun penyalahgunaan ataupun pemakai narkoba selama satu tahun terakhir untuk Sulawesi Tengah menduduki peringkat ke empat di Indonesia, yang pertama Sumatra Utara, Sumatra Selatan, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah.

Kegiatan dilakukan di ruang rapat Kantor Bupati BanggaiKep dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Kepala BNN Kab. BanggaiKep, Kepala OPD Se-Kab. Bangkep dan undangan lainnya.(RoyKominfo)