Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,  Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 4 Maret 2021 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 64.996 orang.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id- Vaksin Covid-19 untuk tahap kedua sudah tiba di Salakan pada hari Selasa (2/3/2021) dijemput oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam yang dikawal ketat oleh Anggota Polres Banggai Kepulauan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab.Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dr. James H.D Pinontoan memaparkan bahwa “Vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat yang terlebih dahulu akan dilaksanakan rapat koordinasi untuk kegiatan Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang nantinya diperuntukkan bagi kelompok pelayanan publik.”

“Sebagaimana intruksi dari Dinas Kesehatan Provinsi sehubungan dengan Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diperuntukkan bagi kelompok pelayanan publik diatur sesuai ketersediaan vaksin, penentuan target sasaran pada kelompok pelayanan publik ditentukan dengan presentasi seperti wakil rakyat, pejabat negara, atlet 100%, tokoh agama 40-100%, pedagang 10-40%, guru 14-20%, petugas keamanan (TNI, Polri dan Pol-PP) 5-65%, ASN 2-25%, serta pelayan publik lainnya sebanyak 2-20%” jelas dr. James Pinontoan saat dihubungi melalui WhatsApp pada hari Selasa (2/3/2020) malam. (AmosKominfo)

 

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Luksagu (Pemdes) Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar rapat koordinasi pembentukan panitia lomba desa tingkat Kabupaten.

Kegiatan berlangsung di gedung Balai Pertemuan Umum, Selasa, (2/3/2021).

Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 60 orang yang notabenenya adalah para kepala dusun, ketua RT, Ibu-ibu PKK, Tokoh masyarakat dan Tokoh pemuda.

Kepala Desa Luksagu Suriadi Asapa dalam sambutannya berharap kepada yang terpilih sebagai panitia lomba desa agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab.

Dalam pembentukan panitia lomba desa, musyawarah rapat memutuskan, sebagai Ketua Tanfizia Marjuno S,Pd, Wakil Ketua Sahman Sipatu, Sekertaris Arif Abdul Gani, Bendahara Lidya Astuti.

Selanjutnya, Seksi-seksi, Seksi kelengkapan administrasi yang diketuai Rini Lasangka, Wakil ketua Bahra Laali dan Anggota Empat orang PKL.

Kemudian, Seksi perlengkapan, Ketua Lian Tilaar, Wakil ketua Zulfikar Apusing dan Anggota Linmas dan PKK.

Rapat berlangsung tertib dan aman serta tetap memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. (FeriKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tim pengerak disiplin penerapan protokol kesehatan Kecamatan Buko yang terdiri dari Anggota Polsek Buko, Anggota Koramil 1308 -13 Buko dan Anggota Polisi Pamong Praja (Pol-PP) kembali melaksanakan operasi Yustisi Protkes yang kali ini lokasi sasaran operasi di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko.

Dalam operasi ini, tim penegakan disiplin Protkes Kecamatan Buko kembali menjaring 12 orang pelanggar di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko Banggaikep pada hari selasa (2/3/2021) pagi.

Brigpol I Ketut Picca memaparkan  bahwa “Operasi yustisi dengan sasaran utama adalah masyarakat pengendara sepeda motor dan mobil serta masyarakat lainnya yang tidak mematuhi Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Hukum Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).”

“Selama kegiatan berlangsung, tim menindaki masyarakat yang melanggar mayoritas tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.”

“Kepada masyarakat yang melanggar prokes tersebut, tim Penegakan Disiplin Protkes memberikan sanksi sosial berdasarkan Perbup No 23 Tahun 2020 berupa peringatan secara lisan serta kerja sosial disarana umum dengan membersihkan rumah ibadah, membersihkan sampah plastik di area pelabuhan serta diberikan sangsi menyanyi lagu Indonesia raya dan menghafal Pancasila dan UUD 1945.” Jelas Brigpol Picca.

“Dalam operasi itu, Tim Penegakan Disiplin Protkes Kecamatan Buko juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes, guna mengantisipasi Covid-19,” tutup Picca. (AmosKominfo)

Luksagu, BanggaiKep,go.id – Dalam rangka persiapan lomba antar Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kecamatan Tinangkung Utara gelar rapat Sosialisasi dan Pembinaan kepada Desa terpilih sebagai perwakilan Kecamatan untuk mengikuti lomba Desa di tingkat Kabupaten.

Rapat dibuka dan dipimpin oleh Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd di ruang Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Luksagu, Selasa, (2/3/2021).

Dalam agenda rapat yaitu membahas tentang kesiapan segala sesuatunya, segala data-data yang berkaitan dengan masing-masing indikator sehingga pada saat hari penentuan penilaian semuanya sudah terkoreksi terlebih dahulu.

Dari 6 Desa yang berada di Kecamatan Tinangkung Utara, dari berbagai aspek penilaian yang dilakukan oleh tim penilai Kecamatan maka ditetapkan Desa Luksagu yang menjadi perwakilan Kecamatan Tinangkung Utara untuk mengikuti lomba Desa ke tingkat Kabupaten.

Diwawancarai oleh jurnalis Kominfo, Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd menjelaskan, “Desa Luksagu sudah habis kita nilai dan Desa Luksagu adalah yang terbaik untuk menjadi utusan Kecamatan,” tutur Sahrun.

“Setelah kita menilai dari berbagai aspek sesuai kriteria Desa kurang berkembang, Desa berkembang dan Desa cepat berkembang dan dari hasil akumulasi pengumpulan semua nilai, maka Desa Luksagulah yang tertinggi nilainya sehingga bisa mengikuti Lomba ketingkat Kabupaten untuk perwakilan Kecamatan Tinangkung Utara,” jelas Sahrun.

Hadir dalam kegiatan unsur Muspika Tinangkung Utara Kasi Pembangunan, Kasi Pemerintahan, Kasi Kesejahteraan, Kepala Desa Luksagu, BPD, TP PKK dan Tokoh masyarakat lainnya. (FeriKominfo)

Leme-leme Darat, BanggaiKep.go.id- Budidaya tanam nilam menjadi primadona bagi para petani diberbagai daerah sekarang ini.

Karena nilai ekonomisnya lumayan bagus dan bisa ditanam tumpang sari dengan tanama lain serta proses pemanenan dan pengelolaan hasil panen sangat mudah.

Linus Takusuk salah satu petani Nilam yang ada di Desa Leme-leme Darat Kecamatan Buko yang sudah 3 tahun begelut mengelola tanaman Nilam bahkan mengajak masyarakat untuk membudidayakan tanam nilam.

Linus saat dijumpai ditempat penyulingan minyak Nilam (1/3/2021) mengatakan “Perjuangan saya untuk mengajak masyarakat menanam Nilam sejak saya mulai menanam dan tahu persis nilai ekonomi tanam nilam ini sangat baik serta pekerjaannya sangat mudah dan enteng.”

“Bahkan saya sampai ke dusun Eben Desa Batangono untuk mengajak masyarakat disana budidaya Nilam sekaligus saya membagikan bibit” jelas Linus.

“Perjuangan saya cukup panjang dan hampir saja kecewa dengan budidaya Nilam karena ketika dijual ke pemilik penyulingan gabah dibeli dengan harga yang murah.”

“Bahkan kalau kita minta mereka yang Menyuling dibilang kandungan minyaknya tidak ada sampai harga minyak pun dipermainkan, sehinga hampir saya kecewa dan putus asa” ungkapnya.

“Tapi dari informasi yang saya dapat bahwa harga minyak Nilam itu bagus sampai 600 ribu per Kg kalau turun berkisaran 400 ribu, ini yang mendorong saya agar kalau bisa dapat dan bisa menyuling gabah Nilam sendiri tanpa bergantung pada penyuling yang lain atau pembeli gabah.”

“Akhirnya perjuangan saya untuk bisa menyuling sendiri bisa tercapai setelah kurang lebih 3 tahun berjuang. Untungnya ada kenalan yang memperkenalkan dengan salah satu pembeli dan pengelola minyak Nilam asal Ampana sehinga beliau berkenan membangun tempat penyulingan minyak Nilam disini dengan pembagian hasil yang sangat menguntungkan bagi kami sebagai petani.

“Harapan saya kedepan jika memungkinkan akan menambah satu penyulingan lagi karena sekarang ini banyak petani Nilam dari berbagai tempat datang menyuling disini. tutup Linus. (AmosKominfo)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi sejumlah tenaga kesehatan sudah mulai dilakukan sejak tanggal 9 Februari 2021 lalu melalui pemberian dosis pertama bagi sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang menjadi sasaran Vaksinasi Covid-19.

Saat ini sudah memasuki pemberian vaksinasi tahap kedua bagi Nakes yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan layak menerima vaksin berdasarkan ketentuan dan tahapan pemeriksaan dalam proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Tenga Kesehatan Puskesmas Sabang Kecamatan Bulagi Utara Banggai Kepulauan sejak Selasa 23 Februari 2021 sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 pemberian dosis kedua.

Kepala Puskesmas Sabang Asrion, A.M.G memaparkan bahwa “Sejak pemberian vaksin Covid-19 dosis kedua pada Selasa (23/2/2021) sampai saat ini sudah ada 22 orang tenaga kesehatan Puskesmas Sabang yang tuntas menerima vaksin, sebagai mana ketentuan dan syarat pemberian Dosis vaksin Covid-19 dilakukan sebanyak 2 kali untuk satu orang. ”

“Dosis kedua diberikan kepada mereka yang sudah 14 hari menerima vaksin dosis pertama” jelas Asrion saat dihubungi pada Kamis malam (25/2/2021).

“Jadi untuk Nakes Puskesmas Sabang sudah 22 orang yang tuntas Vaksinasi Covid-19 dan ada beberapa Nakes yang baru menerima vaksin Covid-19 dosis pertama sedangkan yang lainnya masih ditunda pemberian vaksin karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan dalam pelaksanaan vaksinasi” tutup Asrion.(AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat sore, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 26 Februari 2021 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 64.996 orang.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Vaksinasi Covid-19 gelombang pertama bagi sejumlah tenaga kesehatan di Banggai Kepulauan sudah dilaksanakan sejak pencanangan vaksinasi gelombang pertama pada 8 Februari 2021 yang lalu oleh Bupati Banggai Kepulauan.

Kemudian ditindak lanjuti dengan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Wilayah BanggaiKep melalui pemberian dosis pertama vaksin Covid-19 bagi nakes dan tenaga penunjang difasilitas kesehatan baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit (RS).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan BanggaiKep dr. James H.D Pinontoan saat dihubungi pada hari Kamis (25/2/2021) memaparkan bahwa “Vaksinasi Covid-19 bagi nakes di Banggaikep utuk pemberian dosis pertama dengan jumlah sasaran sebanyak 966 orang tenaga kesehatan baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit mencapai 100 % sesuai data pertanggal 23 Februari 2021.”

“Sekarang ini proses Vaksinasi Covid-19 bagi nakes untuk pemberian dosis kedua sudah mulai dilaksanakan disejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit dengan harapan pemberian dosis vaksin tahap kedua bagi sejumlah nakes yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dapat mencapai target” lanjutnya.

“Kami berharap semua tenaga kesehatan yang ada di Bangkep baik di Dinas maupun Rumah Sakit dan Puskesmas dapat divaksinasi Covid-19 apalagi Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Kepres yang baru untuk kriteria yang bisa menerima vaksin Covid-19” tutup Plt.Kadis Kesehatan BanggaiKep. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Sebagaimana langkah awal Pemerintahan dalam pemberian vaksinasi Covid-19 didahului dengan tenaga kesehatan sesuai ketentuan bahwa 14 hari setelah menerima vaksinasi Covid-19 maka penerima vaksin dapat melanjutkan untuk menerima vaksin Covid-19 dosis kedua.

Sebanyak 54 tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Tataba Kecamatan Buko BanggaiKep yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada tanggal 9 Februari 2021 yang lalu siap untuk menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

Kepala Puskesmas Tataba Sianti, A.Md.Kep memaparkan bahwa “Proses pemberian vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi 54 tenaga kesehatan Puskesmas Tataba sudah dimulai sejak hari Selas (23/2/2021) dengan menerapakan prosedur yang harus dilewati bagi penerima vaksin Covid-19.”

“Yang diawali ketika penerima vaksin datang mendaftar kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan guna mengecek bisa tidaknya menerima vaksin Covid-19 dosis kedua, kemudian dilanjutkan dengan pemberian vaksin Covid-19 dosis kedua” jelas Sianti saat dijumpai jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Rabu (24/2/2021).

“Kemarin sebanyak 19 tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 dosis yang kedua dan hari ini Rabu (24/2/2021) akan dilanjutkan pemberian vaksin Covid-19 dosis kedua bagi nakes Puskesmas Tataba yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama, setelah selesai melayani masyarakat yang datang berobat dan memeriksakan kesehatan.” sambung Sianti.

“Karena jangan karena pelaksanaan vaksinasi Covid-19, masyarakat yang datang berobat dan memeriksakan kesehatan tidak terlayani. Semuanya harus dilaksanakan tanpa mengabaikan pelayanan bagi masyarakat sesuai dengan jam pelayanan yang sudah ditentukan” tutup Sianti. (AmosKominfo)