Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Tingkat Kabupaten bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang Kab. Banggai Kepulauan dengan tema “𝘿𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙎𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙋𝙪𝙩𝙞𝙝, 𝙆𝙞𝙩𝙖 𝙒𝙪𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙆𝙤𝙥𝙚𝙧𝙖𝙨𝙞 𝘿𝙚𝙨𝙖 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙆𝙪𝙖𝙩 𝘿𝙖𝙣 𝘽𝙚𝙧𝙙𝙖𝙮𝙖 𝙎𝙖𝙞𝙣𝙜”, Selasa (6/5/2025).

Kegiatan di hadiri Pj. Sekda, Asisten Setda, Kepala Dinas Koperindag, Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, Kepala Dinas PMD, Camat Se- Kab. Banggai Kepulauan, Kepala Desa, BPD dan Ketua PKK se- Kab. Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, terus berupaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa. Salah Satu strategi penting yang kami dorong adalah pembentukan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong dan kearifan lokal.

Melalui program koperasi desa merah putih, Rusli menegaskan bahwa semangat kebangsaan dan kemandirian desa dapat berjalan seiring dalam membangun ekonomi rakyat.

“Saya berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada para pemangku kepentingan di desa tentang pentingnya koperasi, mekanisme pembentukannya, hingga strategi pengelolaan yang profesional dan transparan,” tuturnya.

Bupati juga berpesan kepada seluruh camat, kepala desa, BPD dan perangkatnya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi benar-benar di tindak lanjuti dengan aksi nyata di lapangan. mari kita wujudkan koperasi desa yang sehat, mandiri, dan berpihak pada rakyat. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Asisten Setda Edison Moligay hadiri Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) dengan tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, Jumat (02/05/2025).

Kegiatan bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Ketua DPRD, Ketua TP-PKK, Mewakili Kapolres, Pabung 1308/LB, Kajari, Kepala OPD Lingkup Pemda, serta undangan lainnya.

Dalam Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti yang dibacakan Edison Moligay mengatakan Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekedar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba.

Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan Bangsa dengan memberikan layanan Pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan untuk anak bangsa.

Pada hakekatnya Pendidikan adalah proses membangun kepribadian yang utama, akhlak mulia, dan peradaban Bangsa. Secara individual pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan fitrah manusia sebagai makhluk Pendidikan (homo educandum) yang dengannya manusia menguasai ilmu pengetahuan, memiliki keterampilan dan berbagai kecerdasan.

“Karena itu sangat tepat ketika Presiden Prabowo menempatkan Pendidikan sebagai prioritas sebagaimana disebutkan dalam asta cita keempat, Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai actor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi Bangsa dan Negara yang adil dan Makmur,” ucapnya.

“Untuk itu diperlukan kerjasama semua pihak baik Pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media masa. Pemerintah sebagai penyelenggara Negara tidak dapat bekerja sendiri karena keterbatasan sumber daya dan sumber dana,” terangnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 bertempat di masjid Nurhidayah Pemda Bangkep, Kamis (24/4/2025).

Dalam sambutannya Bupati Rusli Moidady mengatakan Atas nama Pemerintah Daerah menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan pelatihan dan seleksi seperti ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, namun lebih dari itu, yaitu sebagai sarana pembinaan generasi muda agar mencintai, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-quran dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari.

Tilawatil Quran dan pengkajian hadits merupakan bentuk nyata dari upaya kita dalam membumikan nilai-nilai islam yang rahmatan Lil alamin.

Melalui kegiatan ini, Bupati berharap akan lahir qori dan qoriah terbaik, serta hafiz dan hafizah yang  tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-quran dan hadits dengan baik.

“Saya juga berharap, pelatihan ini dapat menjadi ajang silaturahmi, berbagi ilmu, dan mempererat ukhuwah islamiyah antar peserta,” ucapnya.

Selaku Pemerintah Daerah Rusli juga berpesan agar menjaga akhlak dan sopan santun,    menjaga hubungan harmonis yang di landasi saling pengertian antara peserta, pelatih, dan tidak lupa senantiasa berdoa, setiap keadaan, bersandar dan bertawakal kepada Allah SWT.

“Saya harapkan kepada Seluruh Peserta Pelatihan seleksi Tilawatil Quran Dan Hadits Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025 untuk dapat mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan serius, sehingga insya allah bisa menoreh prestasi yang lebih baik,” ucap Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Agama Kabupaten Banggai Kepulauan H. Sofyan Arsad, S. Pd. I. M. Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pelatih dari Provisi Sulawesi Tengah yang sudah meluangkan waktu datang ke Banggai Kepulauan, dan juga berterima kasih kepada bapak Bupati dan jajarannya yang telah mendukung pelaksanaan ini. “Alhamdulillah salah satu berkah hari ini sudah turun seperti dalam pelaksanaan ini,” katanya.

Turut hadir Pelatih Provinsi dan undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT buka secara resmi kegiatan konsultasi publik penyusunan RPJMD Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025-2029, Kamis (24/4/2025).

Dalam sambutannya Rusli menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada bapak ibu yang telah hadir bersama untuk bisa memberi kontribusi ide dan saran guna melengkapi penyusunan RPJMD Kab. Banggai Kepulauan.

Penyusunan RPJMD adalah sangat penting karena akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan selang lima tahun ke depan. Oleh karena itu dengan ikhtiar dan niat baik supaya untuk menghasilkan penyusunan RPJMD yang baik yakni dengan melibatkan dan mendengarkan berbagai elemen masyarakat.

Rusli juga memaparkan bahwa untuk mewujudkan visi dan misi daerah kita, visi utama yakni ” Banggai Kepulauan bangkit menuju masyarakat yang maju, sejahtera, merata, dan berkelanjutan”.

Dengan lima penjabaran, misi pertama memantapkan tatanan kehidupan masyarakat yang agamis, harmonis, bermartabat yang didukung nilai-nilai budaya lokal, kedua meningkatkan SDM melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan merata, ketiga penguatan reformasi birokrasi melalui transformasi digital untuk meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintah yang efektif, keempat mewujudkan kesinambungan pembangunan dan pemerataan infrastruktur yang maju dan berkualitas, dan kelima membangun perekonomian berbasis pemberdayaan masyarakat dan potensi unggulan lokal berwawasan lingkungan yang berkelanjutan.

Penyusunan perencanaan (RPJMD) merupakan hal yang krusial dalam mewujudkan pembangunan yang berhasil.

Penyusunan RPJMD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2025- 2029 mencangkup pembelajaran dan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya serta merangkum trend perkembangan, potensi daerah, serta terutama aspirasi masyarakat.

“Saya mengajak kita untuk sama-sama berpikir dan bekerja keras, untuk memastikan bahwa penyusunan RPJMD ini tidak hanya menjadi dokumen perencanaan semata, tetapi benar-benar menjadi peta jalan yang dapat membawa Kabupaten Bangli kepulauan menuju kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Bupati.

Kegiatan bertempat di Auditorium Bappeda & Litbang dihadiri Wakil Bupati Bangkep, Sekretaris Daerah, Unsur Forkopimda Banggai Kepulauan serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey buka secara resmi pelatihan manejemen keuangan bagi pelaku ekonomi kreatif (kegiatan pengembangan kapasitas ekonomi kreatif ), Kamis (24/4/2025).

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.

“Pelatihan ini sangat penting dan relevan, terutama dalam upaya kita mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi lokal,” ujarnya.

Wabup juga menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku ekonomi kreatif yang di laksanakan saat ini karena tujuannya sejalan dengan visi misi pemerintah kabupaten banggai kepulauan untuk menjadikan banggai kepulauan yang maju dan sejahtera melalui perkembangan pariwisata.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif harus didukung bersama-sama karena kita harus menyadari bahwa ekonomi kreatif mampu menjadi pondasi masyarakat yang akan berdampak pada pemerataan kesempatan dan pendapatan masyarakat secara luas. Langka untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif memerlukan kebersamaan dan sinergi dari semua pihak pelaku ekonomi kreatif.

“Saya berharap kegiatan ini hendaknya dijadikan sebagai sarana untuk saling sharing sesama pelaku ekonomi kreatif. Serta memanfaatkan momen kegiatan ini dengan baik dan serius, sehingga materi yang disampaikan dapat di pahami dengan baik,” ucap Serfi.

Kegiatan bertempat di Aula Barata dan dihadiri oleh Narasumber, Kepala Dinas Pariwisata serta staf pariwisata, Kepala Dinas PTSP, Sekdis Pol PP, serta para pelaku usaha. (Roy-KOMDIGI)

Makassar, BanggaiKep.go.id  Edisi  18 April 2025 — Semangat kebersamaan dan optimisme terpancar dari wajah para mahasiswa Banggai Kepulauan yang menghadiri pelantikan pengurus baru Ikatan Keluarga Mahasiswa Banggai Kepulauan Makassar (IKMBM) periode 2024/2025. Bertempat di Aula Syekh Yusuf BBPVP Makassar, acara ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran langsung Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, yang turut didaulat untuk melantik jajaran pengurus baru. Dengan mengusung tema “Menjadikan IKMBM sebagai Kepengurusan yang Progresif,” pelantikan ini bukan sekadar seremonial, namun juga menjadi ajang penyatuan tekad dan gagasan bagi mahasiswa Banggai Kepulauan di tanah rantau untuk terus berkarya dan membawa nama Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus IKMBM periode sebelumnya yang telah menunjukkan dedikasi dan kepemimpinan luar biasa. “Mereka adalah kader-kader terbaik daerah yang telah mengukir jejak positif dalam organisasi ini,” ujarnya.

Rusli juga mengingatkan pentingnya sinergitas antaranggota dan antarorganisasi agar segala program dapat berjalan dengan baik dan berdampak nyata. Ia lalu membagikan cerita masa mudanya, saat aktif sebagai mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar pada tahun 1988. “Saya juga memulai dari organisasi. Dari situlah saya belajar arti kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab,” kenangnya. “Organisasi itu bukan hanya tempat berkumpul, tapi wadah untuk belajar, untuk berproses. Baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari gerakan bersama.”

Pesan tersebut disambut hangat oleh para mahasiswa yang hadir, yang semakin termotivasi untuk menjadikan IKMBM sebagai rumah bagi pertumbuhan intelektual, spiritual, dan sosial mereka selama di perantauan.

Pelantikan ini ditutup dengan seruan optimisme dari pengurus baru yang siap membawa IKMBM Makassar ke arah yang lebih progresif, responsif terhadap isu-isu daerah, dan tetap menjunjung nilai kekeluargaan sesama mahasiswa Bangkep di Makassar. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Dr. Ariyono Orab buka secara resmi Forum Group Discussion (FGD) Penelitian dan Pengembangan Bahasa Banggai Tahun 2025 bertempat di ruang rapat kantor bupati, Rabu (16/4/2025).

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Dr. Aryono menyampaikan ucapkan selamat datang kepada Tenaga Ahli beserta seluruh Peneliti di Kabupaten Banggai Kepulauan negeri persaudaraan yang indah kreatif aman dan nyaman. “Semoga kehadiran Bapak/Ibu dapat memberikan inspirasi pengetahuan dan energi baru bagi kami dalam berkontribusi membangun Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Sekda menegaskan bahwa melalui kegiatan pengembangan bahasa daerah, maka penelitian dan pengembangan bahasa Banggai dengan fokus pada struktur bahasa yang terdiri dari teknologi morfologi dan sintaksis perlu dikaji dan didiskusikan untuk menggali lebih dalam makna bahasa atau tematik yang kemudian menjadikan bahasa Banggai memiliki struktur bahasa yang dapat diterima di semua lapisan masyarakat.

“Saya berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat untuk menemukan metode konkrit dan operasional dalam rangka melahirkan generasi Banggai Kepulauan yang mengutamakan bahasa Indonesia melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing,” ucapnya.

Sementara itu, Dr. Syamsudin selaku Ketua Tim Peneliti dalam sambutannya mengatakan ucapan selamat datang kepada peserta FGD. “Saya sebagai ketua tim peneliti mengucapkan selamat datang sekalian hormat yang tak terhingga kepada Bapak/Ibu sekalian yang sudah menghadiri pertemuan ini dalam rangka bedah bersama hasil penelitian kami tentang bahasa Banggai,” tutur Syamsudin.

Menurutnya, pertemuan kali ini telah berada pada tahapan yang kedua dan merupakan lanjutan berita pertama yang dilakukan beberapa waktu lalu sebagai gambaran singkat.

“Saya ingin menyampaikan kepada bapak/ibu semua bahwa pada dasarnya secara historis keinginan saya sebagai putra Banggai itu telah ada sejak tahun 2001 menginginkan agar adanya pembelajaran bahasa Banggai di sekolah kurang lebih 14 tahun yang lalu,” terangnya.

Keunikan Bahasa Banggai membuatnya ingin mengenal lebih jauh tentang Bahasa Banggai. “Bahasa Banggai yang menurut saya sangat unik berbeda dengan beberapa bahasa yang ada di Sulawesi Tengah, sudah banyak juga saya kenal bahasa daerah di Sulawesi Tengah tapi bahasa Banggai punya kelebihan sendiri baik dalam hal pembentukan kata ataupun dalam bentuk bunyi-bunyi lafal dalam bahasa Banggai sampai kepada hal-hal yang lain,” jelasnya.

“Harapan saya sebagai ketua tim peserta dapat melihat mendengar dan mengamati kemudian mencoba mendiskusikan bersama, melihat apakah data yang kami kumpul ini sudah benar atau masih keliru kami butuh perbaikan saran dari bapak/ibu semua untuk kita bedah bersama karena ini adalah milik kita bersama bukan lagi milik tim peneliti supaya ke depan anak-anak kita betul-betul mengenal bahasa Banggai, tidak pada mengenal tapi mampu menggunakan bahasa Banggai dengan baik dan benar,” katanya.

Turut hadir Kadis Perpustakaan dan kearsipan, Tim Peneliti, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan serta peserta FGD. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemeritah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mengapresiasi pelaksanaan Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya dan Kearifan Lokal Tahun 2025 dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal yang merupakan warisan leluhur di Banggai Kepulauan, Selasa (15/4/2025).

Bimtek ini turut dihadiri Staf Ahli bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Banggai Kepulauan Tommy Luasusun mewakili Bupati, Samsudin Koida selaku naraumber, Kepala Dinas Perpustakaan Ramlin Hamid, Sekertaris Dinas Perpustakaan Moh. Amin, Sekertaris Dinas Kominfo Kornelis Bisala, Tokoh Masyarakat Asmadi Bidal dan para peserta bimtek bertempat di ruang rapat kantor bupati.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan di wakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Banggai Kepulauan Tommy Luasusun menyampaikan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan ini bukan hanya penting, tetapi juga sangat strategis dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal yang merupakan warisan leluhur kita,” ujarnya.

Tommy juga menegaskan melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mendokumentasikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, tetapi juga memperkenalkan kepada generasi muda serta khalayak yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. kegiatan ini adalah bentuk nyata dari literasi budaya yang mampu memperkuat jati diri dan karakter bangsa.

Ia berharap melalui bimtek ini para peserta dapat mengasah keterampilan menulis yang tidak hanya komunikatif dan inspiratif, tetapi juga berakar pada kearifan lokal yang kita miliki, selain itu, proses telaah dan review hasil penulisan menjadi langkah penting untuk memastikan kualitas dan kedalaman konten yang di hasilkan.

Tommy juga mengajak dalam kegiatan pengembangan kepenulisan ini, harus didukung bersama-sama dan harus menyadari bahwa kepenulisan berbasis konten budaya dan kearifan lokal menjadi pondasi yang akan berdampak pada masyarakat secara luas.

“Saya mengajak para peserta bimbingan teknis kepenulisan berbasis konten budaya dan kearifan lokal di kabupaten banggai kepulauan untuk mampu mengembangkan kemampuan dalam mengolah suatu produk yang berbasis konten budaya dan kearifan lokal agar menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis tinggi,” terangnya.

Selain itu, Tommy berharap kegiatan ini hendaknya dijadikan sebagai sarana untuk saling sharing sesama, serta memanfaatkan momen kegiatan ini dengan baik dan serius, sehingga materi yang di sampaikan dapat di pahami dengan baik. Setelah mengikuti bimtek ini para peserta akan memperoleh ilmu tambahan yang di jadikan sebagai sarana penunjang untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas kepenulisan berbasis konten budaya dan kearifan lokal. Semoga ilmu yang di berikan dapat di pahami dan di implementasikan, sehingga benar-benar bermanfaat untuk masyarakat kabupaten banggai kepulauan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, semoga kegiatan ini membawa manfaat besar dan menjadi awal dari gerakan literasi budaya yang lebih luas di kabupaten banggai kepulauan tercinta ini,” tutupnya. (IKP-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Halima Umar Hamid resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) masa bakti 2025-2030 oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi (TP PKK) Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Senin (14/4/2025).

Sebanyak 11 Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota Se Sulawesi Tengah termasuk Bangkep yang dilantik bertempat di gedung Pogombo kantor Gubernur Sulteng di Palu.

Pelantikan turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, sejumlah Kepala Daerah, jajaran OPD, pimpinan instansi vertikal, organisasi perempuan, dan tokoh masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan dalam sambutannya menyampaikan pelantikan ini bukan sekadar seremoni saja, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat.

“Momen ini bukan hanya simbolik, melainkan tonggak baru dalam perjalanan panjang pengabdian kita. Saya percaya para ketua yang baru dilantik mampu mengemban amanah ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, selaras dengan program prioritas nasional dan daerah,” ujarnya.

Sri Nirwanty juga menegaskan pentingnya sinergi TP PKK dengan program-program pemerintah, terutama dalam mengatasi persoalan strategis seperti stunting, kemiskinan, dan penyalahgunaan narkoba. Ia berharap PKK bisa menjadi mitra aktif pemerintah dalam menyukseskan agenda pembangunan, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan keluarga, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

“Melalui pelaksanaan 10 program pokok PKK, kita harus mampu menjawab tantangan zaman dengan program-program unggulan yang inovatif, berkesinambungan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sry Nirwanti juga mengukuhkan para Bunda Anti Narkoba Kabupaten/Kota serta menyampaikan komitmennya untuk mendukung program BNN dalam mewujudkan Sulawesi Tengah Bersih Narkoba.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam sambutannya menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam membangun struktur yang kokoh bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Sulawesi Tengah.

“Pelantikan ini menandai langkah maju organisasi PKK yang luar biasa. Provinsi cepat bergerak, kabupaten cepat dilantik, saya berharap kepengurusan ini segera dilanjutkan hingga tingkat kecamatan dan desa,” ucap Gubernur. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Keterangan LKPJ Bupati Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2024 dan 3 (Tiga) Rancangan Perda Kab. Banggai Kepulauan Tahun 2025.

  1. Penyelenggaraan Perikanan Daerah.
  2. Penyelenggaraan Cadangan Pangan Atas Peraturan Daerah.
  3. Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kab. Banggai Kepulauan.

Kegiatan bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD dan di hadiri Ketua DPRD, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, serta undangan lainnya, Kamis (10/04/2025).

Beberapa hal yang disampaikan Bupati Rusli Moidady dalam rapat paripurna di antaranya, LKPJ Bupati Banggai Kepulauan disusun untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Dan Untuk Memenuhi Ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Serta Permendagri Nomor 19 Tahun 2024 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 dengan tema pembangunan peningkatan kualitas sumber  daya manusia dan infrastruktur yang mendukung daya saing daerah, kebijakan umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran (PPA) Serta Peraturan Daerah Tentang  Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten  Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2024.

Dalam sambutan Bupati mengatakan Sektor perikanan merupakan salah satu sektor yang sangat potensial dan menjanjikan masa depan kita karena luas laut kita berada pada 72,83 persen atau 6.671 km2 dengan panjang pantai 1.714 km. Kondisi wilayah kita yang didominasi laut menyebabkan sebagian mata pencaharian penduduknya adalah nelayan dari total 144 desa/ kelurahan terdapat 130 desa berada di pesisir pantai dan 3 kelurahan pesisir.

Potensi kekayaan laut kita yang besar dan beragam ini telah turut memberikan sumbangan yang berarti dalam penyediaan bahan baku kebutuhan dasar, peningkatan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja dan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga dibutuhkan keseriusan baik dalam perencanaan maupun aksi-aksi nyata dalam pengelolaannya.

Bahwa berdasarkan ketentuan pasal 12 ayat (3) huruf a undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan undang-undang nomor 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 2 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi undang-undang, urusan pemerintahan dibidang perikanan merupakan kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten.

Cadangan pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilisasi harga pangan, terutama pada komoditi pangan pokok seperti beras, jagung dan kedelai yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat. saat terjadi lonjakan harga disebabkan kurangnya pasokan, cadangan pangan dapat dilepas ke-pasar untuk menstabilkan harga. Sebaliknya jika harga berasa anjlok dapat disimpan sebagai cadangan pangan untuk mengurangi pasokan yang berlimpah di pasar.

Bahwa berdasarkan ketentuan pasal 20 ayat (1) peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2015 tentang ketahanan pangan dan gizi, maka pengaturan mengenai tata cara penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah daerah diatur dan ditetapkan melalui Peraturan Daerah.

Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah.

Bahwa pembentukan dan susunan perangkat daerah merupakan bagian dari penataan perangkat daerah agar dilaksanakan secara tepat fungsi, tepat ukuran dan sinergis dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan yang lebih efektif, efisien dan berkualitas sesuai dengan asas pembentukan perangkat daerah yang berorientasi pada perlindungan, pelayanan, pemberdayaan dan peningkatan  kesejahteraan  masyarakat.

Bahwa Berdasarkan Ketentuan Pasal 212 Ayat (1) Huruf Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Sebagaimana Telah Diubah Beberapa Kali Terakhir Dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun  2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang Dan Ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah Sebagaimana Telah Diubah Dengan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah Menegaskan Bahwa Perangkat Daerah Di Bentuk Dengan Peraturan Daerah. (Decky-KOMDIGI)