Pos

Makassar, BanggaiKep.go.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalu unit kerja Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Wilayah Timur Tahun 2024, di Kota Makassar, Selasa (27/08/2024).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Ugi Cahyono Setiono yang bertujuan untuk memberikan pendampingan penuh kepada perwakilan Pemerintah Daerah dalam memahami dan menyelesaikan proses penilaian mandiri Evaluasi SPBE. Pelaksanaan kegiatan diikuti pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Wilayah Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

Di Wilayah Sulawesi Tengah termasuk salah satunya dari perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku bersama Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik Hamdani Mania yang ikut dalam pendampingan evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tersebut.

Dalam kegiatan menghadirkan narasumber Tony Dwi Sutanto dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Sony Fajar Surya dari Universitas Telkom, dan Mahmud dari Universitas Hasanuddin.

Pada sesi coaching clinic penilaian mandiri evaluasi SPBE tahun 2024, Sony Fajar Surya dari Universitas Telkom menyampaikan bahwa Perangkat Daerah yang masuk pilar utama dalam meningkatkan indeks SPBE harus bersinergi ketika melakukan tahapan proses evaluasi menuju daerah yang betul-betul memanfaatkan sistem digital dan mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia. (IKP-KOMINFO)

BanggaiKep.go.id – Pulau Peling yang tersusun dari 97,7% ekosistem karst dari waktu kewaktu teridentifikasi telah mengalami fenomena geologis baik yang telah terjadi maupun yang berpotensi terjadi disebabkan karena struktur karst yang berongga dan rapuh.

Beberapa Tahun yang telah Lewat Rumah Anggota DPRD Bangkep masa itu Alm.Mutar Tongge di desa meselesek Kec.Bulagi tiba-tiba rinsek jatuh kedalam tanah secara mendadak, Belasan tahun kemudian pada jarak yang kurang lebih 100 M dari rumah yang jatuh secara tiba-tiba muncul lubang yang sangat dalam yang membawa serta separuh dari jalan raya pada kedalaman yang tidak terukur dan berisi Air Laut, padahal jaraknya dari pantai sekitar 300 meter, di tahun 2024 berjarak sekitar 70an meter dari jalan yang runtuh kembali terjadi ringsek permukaan tanah membentuk lobang di sudut gereja Bethel meselesek tepat di sudut pondasi.

Bergeser di desa Sosom Kecamatan Bulagi tepatnya di sebelah gunung pada waktu yang belum teridentifikasi informasi dari beberapa sumber terjadi ringsek permukaan tanah kurang lebih sebesar lapangan sepakbola,

Bergeser ke Sambulangan Kecamatan Bulagi Utara pada jarak lebih dari 500 meter dari pantai terdapat fenomena alam yang disebut OANG Lubang besar dengan diameter 45 Meter kedalaman lebih dari 50 meter dan terkoneksi dengan laut beberapa hari lalu di eksplor oleh team geologi dari UGM bekerjasama dengan DISPAR Bangkep dan Pemerintah kecamatan dalam rangkaian ekspedisi Karst.

Di desa Buko Kec. Buko Selatan beberapa team Penyelam gua Karst saat melakukan penyelaman ternyata mereka berenang puluhan meter ke arah perkampungan dan didapati ternyata rumah-rumah dan jalan berada di atas rongga

Belasan tahun Lalu desa Alul kecamatan Bulagi yang terkenal sebagai desa yang sulit air bersih Tiba-tiba dihebohkan dengan keluarnya air di antar bebebatuan karst yang membentuk danau dengan kedalaman mencapai pucuk pohon kelapa namun air itu tidak bertahan lama diduga hanya merupakan air yang terjebak di rongga karst yang salah satu sisinya mengalami pelapukan

4 danau yang cukup besar di Alani yang sumber airnya dari dalam batuan karst, tanpa teridentifikasi muaranya kemana karena airnya masuk kedalam bumi melewati lorong karst yang tidak teridentifikasi ujungnya.

Di wilayah desa Komba-komba kecamatan Bulagi tepat di persimpangan ke arah desa Minanga dapat dilihat hamparan ilalang di tempat yang sangat datar namun lebih rendah dari permukaan tanah di sekelilingnya
Ini disebut-sebut Sukunion desa yang hilang di masa lalu yang dapat dihubungkan dengan fenomena Karst.

Ada banyak misteri geologi di Pulau Peling yang tak dapat di deteksi secara kasat mata namun sebagai Pulau Karst kita dibayangi malapetaka jika kita mempercepat kerusakan karst tersebut dengan nafsu, ambisi, dan keserakahan manusia.

Salam Lestari.

Sumber: Irwanto DJ

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penandatanganan Komitmen Bersama Bupati Banggai Kepulauan dengan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2019 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Sektor Pemerintah, Selasa (20/8/2024).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Ihsan Basir di Aula kantor Inspektorat Kab. Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya Pj Bupati mengatakan atas nama pribadi dan selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan ini, dan juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan penandatanganan komitmen bersama ini dalam peningkatan kualitas pengendalian Intern dan akuntabilitas laporan keuangan.

Menurutnya, hal ini merupakan langkah strategis yang sangat penting khususnya para kepala organisasi perangkat daerah supaya kita dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Saya mengajak seluruh kepala OPD dan jajaran pemerintah daerah untuk bersama-sama mengimplementasikan prinsip-prinsip manajemen risiko secara berkala, pengembangan strategis mitigasi yang efektif, serta pemantauan dan evaluasi terhadap manajemen risiko,” ujar Ihsan Basir.

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulteng yang telah mendampingi Kabupaten Banggai Kepulauan dan berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memperkuat kinerja Pemda Bangkep.

“Saya ucapkan terima kasih kepada BPKP perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah yang selama ini mendampingi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, semoga sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua dan dapat memperkuat kinerja pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan,” terang Bupati.

Koordinator Pengawasan JFA Bidang Akuntabilitas Pemerintahan Daerah BPKP Perwakilan Sulawesi Tengah, Teguh Santoso Apriyanto S.E. juga mengatakan ucapan terima dan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam kerjasama meningkatkan manejemen risiko sektor pemerintah di daerah tersebut.

“Kami menyaksikan penandatanganan komitmen ini dan saya pribadi mewakili kepala perwakilan kami menyampaikan ucapan terima kasih dan juga dukungan atas upaya yang telah dilakukan oleh Pemda Kabupaten Banggai Kepulauan untuk bersama-sama meningkatkan manajemen risiko tersebut,” ucap Teguh Santoso.

Turut dihadiri Inspektur Inspektorat, para Kepala OPD dan undangan lain. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Bupati Ihsan Basir buka secara resmi kegiatan Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024, Selasa (20/8/2024).

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri Kadis DP3P2AKB, Tim Pakar, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Pj. Bupati menyambut baik dan apresiasi atas dilaksanakan kegiatan ini bertujuan untuk menemukan dan menyelesaikan permasalahan yang terkait sistem pelayanan kesehatan manajemen pendampingan keluarga serta medical problem permasalahan atau permasalahan medis terkait kasus stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menurut Bupati, strategi percepatan penurunan stunting dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan Prioritas Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting salah satunya Audit Kasus Stunting.

Audit kasus Stunting tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan ini bukan hanya menjadi tugas dari TIM Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) saja tetapi juga menjadi tugas dari stakeholder yang ada.

Ihsan Basir juga menyampaikan beberapa langkah-langkah untuk bisa kita kerjasama antar OPD itu sangat penting karena itu tidak bisa dilakukan oleh satu OPD saja tapi untuk semua OPD jadi ini harus betul terlaksana dengan baik sehingga kita bisa menurunkan dengan cepat.

“Saya yakin akan jauh lebih besar kalau itu dikerjakan secara bersama tidak dilakukan secara sporadis,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati menegaskan bahwa pentingnya peran bapak atau ayah dalam tumbuh kembang anak dalam program “Malane Mola” (laki-laki bisa).

“Saya sekali lagi menegaskan soal pentingnya bapak-bapak atau ayah sebagaimana kita punya program MALANE MOLA ini bahwa pendekatan bapak dan anak itu sangat penting, satu lembaga yang meneliti tentang hasil psikologi hubungan ayah dan anak yang mengakibatkan konteks kesehatannya berbeda, artinya anak-anak yang dekat dengan ayahnya kesehatannya jauh lebih baik daripada anak-anak yang tidak dekat dengan ayahnya,” terang Ihsan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj Bupati Ihsan Basir menyambut baik kedatangan Tim Ekspedisi Internasional Banggai Raya di rumah jabatan Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Sabtu (17/8/2024).

Kedatangan rombongan peserta ekspedisi Banggai Raya dengan tujuan mengeksplor kekayaan karst yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pj Bupati sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas kunjungan Tim Ekspedisi Internasional Banggai Raya ke daerah Banggai Kepulauan.

Dirinya berharap dengan mengeksplor kekayaan pulau peling ini, Tim Ekspedisi dapat memberikan manfaat dan perkembangan terkait ekosistem karst khususnya di Banggai Kepulauan.

Menurut Hendrie Adji Kusworo selaku Dosen Magister Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan UGM menyampaikan bahwa Ekspedisi Banggai Raya ini adalah kegiatan Push Conference dari salah satu kegiatan akademik di Universitas Gadjah Mada (UGM) tentang karst.

“Ini adalah push conference activity jadi wujudnya adalah ekspedisi untuk menyusuri 3 kabupaten, kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut sebagai sebuah ekosistem karst yang punya karakter khusus,” ungkapnya.

Hendrie Adji juga mengatakan Tim Ekspedisi Internasional Banggai Raya ini berasal dari beberapa negara diantaranya Indonesia (UGM), Amerika, Malaysia, Francis yang tertarik untuk belajar lebih jauh. Dirinya menambahkan bahwa tim yang datang ini hanya melakukan ekspedisi awal dan dari sini akan muncul kegiatan-kegiatan penelitian bersama-sama terkait 3 (tiga) Banggai Raya dalam sebuah ekosistem.

“Banggai Laut dan Banggai Kepulauan memiliki kekayaan yang luar biasa karena faktor-faktor geologi. Jadi konon menurut para geologis ini adalah arena yang disebut mikro kontinen Banggai Sula,” terang Hendrie.

Anggota Ekspedisi berjumlah 13 orang ini akan mengeksplor wilayah 3 Kabupaten (Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut) menggunakan kapal kurang lebih selama 10 hari yang dimulai dari tanggal 17 Agustus 2024.

Dikesempatan yang sama, Ahli Geohidrologi dari Nevada Amerika Tom menyampaikan bahwa ini adalah pertama kali melakukan perjalanan ke Banggai Kepulauan dan dirinya senang dengan sambutan yang sangat ramah dari Pemerintah Daerah.

Tom berharap dalam ekspedisi kali ini bisa menemukan gua karst yang luar biasa dan indah dalam kegiatan penyelaman nanti. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar acara malam ramah tamah peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-79 tahun 2024 bertempat di Taman Kota Salakan, Sabtu (17/8/2024).

Mengawali sambutannya Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir mengatakan kita patut bersyukur karena upacara yang berlangsung pagi dan sore bisa berjalan dengan baik dan hikmat.

“Selaku Pimpinan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-79, semoga Bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Banggai Kepulauan terus melakukan kemajuan di semua lining sektor, termasuk peningkatkan sumber daya manusia menuju Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih baik lagi ke depan,” terang Ihsan Basir.

Di momen ramah tamah ini, Bupati berharap ada nilai yang dapat kita petik yakni membudidayakan nilai-nilai kepahlawanan para pendahulu kita dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan republik Indonesia.

“Perjuangan kita sebagai generasi penerus adalah bagaimana mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan pendahulu kita untuk menuju indonesia maju,” ucapnya.

Selain itu, Bupati juga mengajak kepada segenap aparatur daerah, para politisi, pelaku ekonomi, penegak hukum dan para pendidik serta seluruh komponen masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan untuk bersama-sama bersatu dalam membangun daerah ini.

Selanjutnya, ucapan terimakasih disampaikan Bupati kepada masyarakat Banggai Kepulauan yang telah berpartisipasi memeriahkan HUT RI ke-79 baik itu lewat berbagai perlombaan olahraga maupun seni.

Dalam memeriahkan HUT RI tahun ini telah dilaksanakan berbagai perlombaan dan didalamnya tentunya ada yang menang dan ada yang kalah.

“Kami menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang lomba, bagi yang belum meraih juara agar tidak kecewa tetapi teruslah berlatih sehingga bisa berprestasi dilain kesempatan,” ujar Bupati. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Bupati Ihsan Basir selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79 di halaman kantor Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Sabtu (17/8/2024).

Peringatan HUT Republik Indonesia Ke- 79 Tahun 2024 mengusung tema, “Nusantara Baru Indonesia Maju”.

Upacara turut dihadiri Ketua DPRD Kab. Bangkep diwakili Anggota DPRD Syafrudin Lalu, Kapolres Bangkep AKBP Jimmy Martin Simanjuntak, S.I.K, Kajari Banggai Laut Reinhard Tololiu, SH.,MH, Pabung 1308 LB Mayor Inf. Moh. Salam Lubis, Kakan Kemenag Bangkep H. Sofyan Arsad, S.Pd.I.,M.Si, Asisten I Setda Bangkep Iswan Saleh, S.Sos, Asiaten II Setda Bangkep Edison Moligay, S.Sos.,M.A.P, Staf Ahli Setda Bangkep Halima Umar Hamid, S.Sos, Staf Ahli Setda Bangkep Tommy Luasusun, SH, Perwira Menengah Polres Banggai Kepulauan, Ketua KPU Bangkep Supriatno Lumuan, S.Sos.,M.Si, Ketua Bawaslu Bangkep Muslim Baqara, S.Kom.,MM, Kasubag Kepegawaian Kemenag Bangkep Drs. H. Ahmad Yani, Kepala OPD Se- Kab. Banggai Kepulauan, Kabag, Sekdis serta Kasubag di Lingkungan OPD.

Adapun petugas upacara yang bertindak sebagai Komandan upacara IPDA Rahim Hasan, SH, dan Perwira upacara Peltu Sergius Paulus (Danramil Liang).

Petugas Pengibar Sang Merah Putih yaitu Alfiar L asal Sekolah SMA Negeri 1 Peling Tengah, Haikal S. Abas asal Sekolah SMA Negeri 1 Tinangkung, Andi Adrian Shevheanko asal Sekolah SMA Negeri 1 Tinangkung, dan pembawa baki Devi Sifa Dayanun asal sekolah SMA Negeri 1 Tinangkung.

Pasukan upacara diantaranya TNI, Polri, Pol-PP, BPBD, Damkar, Dinas Perhubungan, ASN dan undangan lainnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan Aksi Gerakan Bulan Cinta Laut (BCL) berlokasi di Teluk pantai Desa Baka dan Bongganan Kecamatan Tinangkung, Rabu (14/08/2024).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan acara sosialisasi Bulan Cinta Laut (BCL) kepada para nelayan dan para tamu undangan, dan dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Edison Moligay, S.Sos., M.A.P.

Dalam sambutannya, Edison Moligay menyampaikan bahwa Bulan Cinta Laut (BCL) merupakan sebuah gerakan, bagaimana mengajak masyarakat untuk lebih mencintai laut, dengan bersama-sama merawat dan menjaga Laut kita khususnya masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir pantai.

“Kami mengajak masyarakat untuk turut terlibat dalam kegiatan ini, dengan pantai dan laut yang bersih harapan kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama nelayan di sekitar Pesisir pantai,” pungkasnya.

Aksi Bulan Cinta Laut mengusung tema “Laut Sehat Indonesia Sejahtera” dengan peserta sosialisasi berasal dari berbagai kalangan, baik dari unsur pemerintah seperti perwakilan dari dinas, camat, kepala desa serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan para nelayan yang berada di Kecamatan Tinangkung.

Kepala Dinas Perikanan Dr. Ir. Ferdy Salamat, ST., M.Si.,IPM juga turut hadir dalam kegiatan tersebut dan melakukan aksi bersih-bersih, serta memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyempatkan waktu dan terlibat turun langsung melakukan aksi Gerakan Bulan Cinta Laut (BCL).

Perlu untuk diketahui Bulan Cinta Laut (BCL) melupakan sebuah program yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) serta menggandeng Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Bulan Cinta Laut (BCL) telah diinisiasi sejak tahun 2022 tujuannya untuk mendukung target Nasional, dalam penanganan sampah laut dengan target mengurangi 70 persen sampah laut pada tahun 2025 sesuai Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018, sekaligus sebagai implementasi program prioritas dalam mendukung kebijakan Ekonomi Biru KKP.

Dalam kegiatan ini, nelayan yang dilibatkan dalam memungut sampah di laut menggunakan perahu bermesin ketinting, sampah-sampah yang telah dipungut di kemas dalam karung.

Kegiatan memungut sampah di lakukan sekitar 2 jam, bagi peserta yang jumlah sampahnya paling banyak yang di kumpulkan, maka akan diberi hadiah oleh panitia pelaksana kegiatan.

Hasil sampah yang berhasil di angkat dari pesisir pantai sebanyak 102 karung dan berbobot 3 (Tiga) Ton lebih. Sampah kemudian di angkut menggunakan mobil pengangkut sampah dan di buang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). (Diskan-BANGKEP)

Poganda, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir membuka secara resmi Jambore Selam di Pantai Poganda, terletak di Dusun Poganda, Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara dengan tema ”Menjelajahi Kedalaman di Pulau Banggai di Bawah Ombak Yang Melampaui Imajinasi”, Jumat (9/8/2024).

Jambore selam ini bertujuan untuk memperkenalkan keindahan alam bawah laut di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian ekosistem laut dan terumbu karang.

Kegiatan ini merupakan program wisata alam yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

“Mari kita menyambut baik kegiatan ini dan semoga menjadi viral seperti Paisupok dan Alani,” ujar Bupati.

Ihsan Basir sangat mengapresiasi kegiatan dan program-program yang dilaksanakan mahasiswa UGM, selain untuk memperkenalkan wisata bawah laut, juga untuk perkembangan pariwisata di Banggai Kepulauan.

“Apresiasi juga saya berikan kepada Mahasiswa KKN-PPM UGM dan terimakasih juga buat Bapak-ibu, tokoh masyarakat yang mendukung adik kita ini dalam menginisiasi atau menggiatkan acara Wisata ini karena ini untuk kita semua,” terang Bupati.

“Saya pikir ini adalah langkah yang bagus untuk adik-adik kita KKN-PPM UGM karena ini adalah yang pertama kita melakukan yang namanya Jambore Selam, dan hari ini teman-teman dari KKN-PPM UGM memperkenalkan bagaimana dasar-dasar untuk menyelam,” jelas Ihsan.

Bupati juga berharap melalui kegiatan ini, kita dapat mengetahui bagaimana tehnik menyelam yang aman dan benar.

“Saya berharap dengan kita mengetahui terutama Desa Ombuli, Lukpanenteng dan Sub Desa Poganda dan Desa-desa lain yang bisa terlibat karena kita mau kembangkan wisata kita juga harus tahu bagaimana pola menyelam yang aman bagi kita,” ungkap Bupati.

Kegiatan di hadiri Ketua TP-PKK Kab. Bangkep, Kadis Pariwisata, Kalak BPBD, Camat Bulagi Utara, Kades Lukpanenteng, Mahasiswa KKN-PPM UGM serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2024, penghargaan bergengsi ini diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin bertempat di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis, (8/8/2024).

Penghargaan UHC Awards 2024 diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady yang hadir mewakili Pj Bupati Bangkep Ihsan Basir.

Sebanyak 493 Kepala Daerah dari 33 provinsi dan 460 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil meraih predikat UHC Awards 2024.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada Program JKN.

Dalam sambutannya, Ma’ruf Amin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pemerintah daerah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung Program JKN. Pencapaian UHC di berbagai daerah ini menunjukkan komitmen negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara BPJS Kesehatan,
kementerian/lembaga, dan seluruh pemerintah daerah. Pemerintah daerah harus mendorong agar setiap penduduk yang berada di wilayahnya terdaftar sebagai peserta aktif dalam Program JKN,” terang Ma’ruf Amin.

Wakil Presiden RI juga menegaskan bahwa pemerintah pusat, daerah, dan fasilitas kesehatan harus memastikan bahwa setiap warga negara dapat mengakses layanan kesehatan, tanpa terkendala biaya dan lokasi.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh kepala daerah atas kesuksesan Program JKN.

“Jumlah kepesertaan JKN per 1 Agustus 2024 telah mencapai 276.520.647 jiwa, atau 98,15 persen dari total penduduk di Indonesia. Pencapaian ini bukan hanya tentang jumlah kepesertaan, tetapi juga memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan,” jelas Ghufron.

Untuk memastikan akses layanan kesehatan tersebut, per 1 Agustus 2024 BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.205 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.129 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberikan pelayanan bagi masyarakat di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS), di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), salah satunya melalui kerja sama dengan rumah sakit terapung.

“Sejak awal pelaksanaan Program JKN, BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan baik dari sisi penerimaan iuran maupun pemanfaatan layanan. Pada 2014, BPJS Kesehatan menerima iuran sebesar Rp40,7 triliun, sementara pada tahun 2023 jumlahnya meningkat menjadi Rp151,7 triliun dengan kolektibilitas iuran mencapai 98,62%,” terang Ghufron.

Ghufron juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, BPJS Kesehatan telah menggelontorkan Rp34,7 triliun untuk membayar pelayanan kesehatan 29,7 juta kasus penyakit berbiaya katastropik, “Penting untuk deteksi dini dalam rangka mengendalikan angka penderita penyakit berbiaya katastropik. Lebih cepat diketahui, lebih cepat penanganannya,” ujar Ghufron.

Menurutnya, mengelola jaminan kesehatan bagi ratusan juta jiwa penduduk Indonesia bukanlah tugas yang mudah, mengingat ekosistem JKN yang kompleks dan ekspektasi masyarakat yang terus meningkat. Dengan Program JKN, diharapkan kualitas hidup masyarakat Indonesia semakin baik.

“Maka dari itu saya mengajak seluruh kepala daerah untuk mendaftarkan seluruh warganya sebagai peserta JKN bagi yang belum memperoleh predikat UHC. Bagi yang telah meraih predikat UHC, diharapkan untuk
mempertahankan dan memastikan bahwa seluruh penduduk telah didaftarkan sebagai peserta JKN,” tutup Ghufron. (IKP-KOMINFO)