Pos

Lumbi-Lumbia, BanggaiKep.go.id – Salah satu upaya Pemerintah dalam menanggulangi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah melakukan vaksinasi Covid-19 sebagai upaya melindungi serta meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus corona.

Langkah awal yang diambil oleh Pemerintah dalam melakukan vaksinasi Covid-19 tahap pertama diperuntukan bagi para tenaga kesehatan (Nakes) dengan pertimbangan karena para Nakes merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19, karena bersentuhan langsung dengan para pasien disetiap fasilitas kesehatan.

Sebanyak 34 tenaga kesehatan di Puskesmas Lumbi-Lumbia Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan telah menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Maslin Bambari, SKM Kepala Puskesmas Lumbi-Lumbia saat dihubungi jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Kamis, (11/2/2021) menjelaskan bahwa sejumlah tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Lumbi-Lumbia telah divaksinasi Covid-19.

Dimana vaksinasi Covid-19 bagi nakes Puskesmas Lumbia mulai dilaksanakan pada hari Selasa-Rabu (9-10/2/2021).

Menurut pemaparan Maslin, hari pertama sebanyak 31 orang nakes yang divaksinasi dan hari kedua 13 nakes, dan sebanyak 2 orang nakes yang tidak dapat divaksinasi berdasarkan ketentuan pelaksanaan valsinasi Covid-19. (AmosKominfo)

Okumel, BanggaiKep.go.id – Kunjungan Tim Metro TV bersama BAKTI Kominfo disambut meriah dengan tarian adat dan pengalungan bunga di depan Balai Rakyat Desa Okumel Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (2/11/2020).

Dalam penyambutan tersebut, dihadiri Kepala Desa Supri S. Mongisal, Ketua Adat Paul Katua serta masyarakat setempat.

Kunjungan mereka ke Kabupaten Banggai Kepulauan yaitu dalam rangka Program Ekspedisi Merah Putih yang mengangkat cerita mengenai pemerataan akses telekomunikasi.

Oleh karenanya, di Desa Okumel merupakan salah satu desa tempat pembangunan tower mini BTS bantuan dari BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Sehingga mereka berkunjung mengecek keadaan atau kondisi tower tersebut, selain itu dilakukan pengambilan gambar dan video sebagai bahan peliputan.

Selaku Kepala Pemerintah Desa Supri S. Mongisal berterimakasih kepada BAKTI Kominfo dan Tim Metro TV karena sangat membantu masyarakat dengan adanya tower mini BTS.

“Tower mini BTS di Desa Okumel sangat dibutuhkan masyarakat dan anak sekolah untuk mengakses internet,” ucap Supri.

“Adanya jaringan komunikasi dan informatika di okumel dapat mempermudah anak sekolah mengakses internet untuk belajar dalam situasi pandemi covid,” kata Supri. (AkriKominfo)

Pandemi dapat mengubah cara kerja, cara beraktivitas, cara belajar, hingga cara bertransaksi dari sebelumnya luar jaringan (luring) atau offline dengan kontak fisik menjadi lebih banyak daring atau online.

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital. Menurutnya, pandemi dapat mengubah cara kerja, cara beraktivitas, cara belajar, hingga cara bertransaksi dari sebelumnya luar jaringan (luring) atau offline dengan kontak fisik menjadi lebih banyak daring atau online.

“Perubahan seperti ini perlu segera diantisipasi, disiapkan, direncanakan secara matang,” kata Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas dengan topik “Perencanaan Transformasi Digital”, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Dalam survei IMD World Digital Competitiveness pada 2019, Indonesia masih berada di peringkat 56 dari 63 negara. Menurut Presiden, posisi Indonesia tersebut lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga di ASEAN, yaitu Thailand di peringkat 40, Malaysia di peringkat 26, dan Singapura di peringkat 2.

“Oleh sebab itu perlu menjadi perhatian kita bersama, yang pertama segera lakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital. Saya kira kemarin kita sudah bicara dengan Menkominfo mengenai ini. Kemudian percepatan penyediaan layanan internet di 12.500 desa/kelurahan serta di titik-titik layanan publik,” ujarnya.

Kedua, Presiden meminta agar dipersiapkan peta jalan atau road map transformasi digital di sektor-sektor strategis. Beberapa sektor tersebut antara lain pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri, dan penyiaran.

“Jangan sampai infrastruktur digital yang sudah kita bangun justru utilitasnya sangat rendah,” imbuhnya.

Ketiga, Presiden meminta agar integrasi pusat data nasional dipercepat. Keempat, Presiden ingin agar kebutuhan sumber daya manusia (SDM) talenta digital disiapkan.

Menurut Kepala Negara, untuk melakukan transformasi digital, Indonesia membutuhkan talenta digital sebanyak kurang lebih 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan atau kurang lebih 600 ribu per tahun.

“Ini perlu betul-betul sebuah persiapan. Atau kurang lebih 600 ribu per tahun, sehingga kita bisa membangun sebuah ekosistem yang baik bagi tumbuhnya talenta-talenta digital kita,” jelasnya.

Terakhir, Presiden meminta agar jajarannya segera menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan transformasi digital.

(BPMI Setpres). KondKominfo

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT secara resmi membuka Pasar Rakyat “Labotan Lipu” dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020 bertempat di Alun-alun Salakan, Jumat, (24/07/2020).

Kegiatan ini dihadiri Tim Penggerak PKK, Asisten dan Staf Ahli, Pimpinan OPD dan Kepala Bagian Organisasi Vertikal.

Sekda Rusli Moidady mewakili Bupati BanggaiKep dalam sambutannya mengatakan, “Kami mengapresiasi acara pembukaan labotan lipu ini yang digagas oleh Bupati dalam rangka untuk memfasilitasi masyarakat kita agar mempunyai wadah atau tempat untuk dapat memasarkan hasil-hasil pertanian, perkebunan yang juga merupakan kebutuhan pokok kita semua”.

“Kegiatan ini tentu berdampak sosial kepada masyarakat kita di era pandemi ini, sehingga hasil- hasil perkebunan mereka bisa dipasarkan/dibeli dan sekaligus bisa membantu perekonomian masyarakat kita”, sambung Sekda.

Sehingga Rusli juga mengungkapkan harapannya, “Kami berharap agar semua bisa bersimpati atau berempati membeli hasil-hasil pertanian ini dan pastinya kebutuhan sayur dan buah merupakan kebutuhan kita dan keluarga yang dirumah serta kita juga berharap labotan lipu ini bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,  tentunya dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat labotan lipu ini bisa memberi manfaat yang besar”.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang sudah turut andil dalam kegiatan ini dan pihak lainnya atas dukungan dan bantuannya dalam pelaksanaan kegiatan ini”, tutup Sekda. (TrisKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 46 anggota masyarakat menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan pada Jumat, (10/7/2020).

Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Batangbabasal, dihadiri oleh Kepala Desa Batangbabasal Kaleb Nasir, Yesmina selaku pengurus bantuan PKH dan Herdiyanto Sadimo selaku kepala seksi pelayanan beserta seluruh anggota masyarakat penerima bantuan.

Kegiatan penerimaan bantuan PKH untuk 46 anggota masyarakat dengan jumlah dana sebanyak Rp 12.505.000 berjalan dengan baik dan aman yang terdiri dari anak sekolah, ibu hamil, lansia dan disabilitas.

Yesmina selaku pengurus PKH menyampaikan kepada seluruh anggota penerima bantuan PKH bahwa agar bantuan tersebut digunakan sesuai keperluannya, “Contoh jika penerima Anak Sekolah maka dibelanjakan untuk hal-hal yang ada kaitannya dengan pendidikan seperti buku, polpen, pensil dan masih banyak lagi, kemudian yang lansia, ibu hamil, disabilitas uang tersebut digunakan untuk tujuan bantuan ini”.

“Sekali lagi disampaikan kembali kepada Masyarakat penerima bantuan PKH agar uang tersebut jangan dibelanjakan hal-hal yang bukan tujuan dari bantuan tersebut”, harap Yesmina.

Kaleb Nasir selaku Kepala Desa Batangbabasal menyampaikan kembali kepada masyarakat bahwa jika ada masalah atau hal-hal yang tidak sesuai ketentuan mengenai pembagian bantuan ini maka kiranya masyarakat mengkonsultasikan langsung kepada pihak yang berkaitan yaitu Pemerintah, jangan bercerita kesana kemari tanpa belum mengetahui kebenarannya agar tidak menjadi masalah yang lebih besar.

“Begitu juga disampaikan kepada anggota penerima bantuan agar uang tersebut digunakan dengan baik dibelanjakan sesuai fungsinya jangan digunakan atau dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan tujuan bantuan tersebut apalagi uang hanya digunakan untuk miras dan judi”, tegas Kades. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan pertama kali melaksanakan kegiatan Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pandemi Covid-19 dan New normal. Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dan diiikuti oleh seluruh ASN serta pejabat-pejabat Daerah lainnya, Senin, (06/07/2020).

H. Rais D. Adam selaku Bupati BanggaiKep menyampaikan bahwa, “Kegiatan apel gabungan ini dilaksanakan dengan penuh pertimbangan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan yaitu dengan tetap menggunakan masker dan menjaga jarak”.

Dalam kesempatan ini juga, ada beberapa hal yang disampaikan oleh Bupati antara lain mengenai keberhasilan WTP, “Keberhasilan WTP kemarin bukan keberhasilan pribadi saya sebagai Bupati, melainkan keberhasilan tim dan semua pihak mulai dari yang bawah sampai yang teratas”, ucap Bupati.

“Saya hanya berperan sebagai pengawas dan ini adalah bagian dari keberhasilan para pejabat-pejabat kita. Keberhasilan seperti ini mudah-mudahan menjadi bagian yang tidak lepas dari tugas yang sudah ditunjukkan kepada ibu dan bapak sekalian”, lanjut Rais Adam.

“Namun demikian, meskipun tugasnya belum selesai, tim gugus tugas pun saya anggap berhasil karena yang mengatakan hal ini adalah pimpinan wilayah kita yakni Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, beliau menyampaikan bahwa kepada Banggai Kepulauan agar mempertahankan posisinya saat ini”, kata Rais Adam.

Sambung Bupati, “Olehnya kepada tim gugus di bawah kendali Ketua Gugus Harian, apa yang sudah kita kerjakan ini agar tetap berlanjut. Jangan putus dan jangan kendor, karena yang menilai kemarin salah satu pejabat dari luar daerah kita”.

Lanjut daripada itu, Bupati menjelaskan pula bahwa, “Saya tentu setelah berubah status Plt menjadi definitif tentu yang saya ukur adalah pilih bekerja sama saya atau tidak. Apa yang sudah para pejabat semuanya laksanakan dan saya rasakan, saya minta tidak boleh kendor. Jangan nanti pada saat Plt bagus tapi sejak jadi definitif jadi hilang. Saya minta mari kita tetap mempertahankan”.

“Diluar dari hal itu, saya kembali mengingatkan bahwa kita sekarang ini berada dalam situasi darurat kesehatan. Bicara darurat, maka aturan-aturan yang normal terkesan diabaikan tapi aturan yang dilayangkan pada saat darurat ini adalah aturan yang berlaku dan dipatuhi”, tegas Bupati.

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, diwajibkan seluruh wilayah termasuk wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan diwajibkan memasang bendera umbul-umbul dan bendera merah putih selang-seling memasang bendera umbul-umbul mulai tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Agustus 2020, sementara bendera Kebangsaan kita Merah Putih dipasang mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2020.

“Saya minta informasi ini disebarkan ke seluruh pemangku-pemangku wilayah termasuk di desa-desa pelosok. Sistim upacaranya tidak lagi menggunakan paskibraka melainkan di ambil alih oleh ASN dan Pemda”, tutup Bupati. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penyerahan Simbolis Bantuan Beras Rawan Pangan Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020 oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dilaksanakan di Gudang Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan (KETAPANG) Sumiati Manompo, SP., MM dan Sekertaris Dinas  Pertanian Ir Raden Bambang Widyatmoko W, MM, Kepala Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan serta para penerima bantuan. Selasa, (16/06/2020).

Dalam kesempatan ini Bupati Rais Adam menyampaikan, “Pada hari ini saya ingin menyampaikan beberapa hal yang pertama bahwa kita tahu Pemerintah termasuk kita yang ada disini ini sudah banyak berbuat”.

“Pemerintah dalam hal ini adalah mulai dari Pemerintah Pusat sampai ke Pemerintah Desa adalah bagian dari Pemerintah”, lanjut Rais Adam.

Hari ini Pemerintah Provinsi coba memberikan bantuan berupa pangan dan alat pasca panen kepada masyarakat.

“Sebelum ini juga kemarin saya menyaksikan langsung bahwa kepala-kepala desa sudah berbuat dalam hal ini menyerahkan bansos baik itu BLT dan lainnya dari Dinas Sosial maupun Dinas PMD semuanya ini adalah plat merah,” ungkap Rais Adam.

Selain itu, Bupati juga menjelaskan  beras ini jumlahnya disesuaikan dengan jumlah penerima dan nanti penyampaiannya pun kepada masyarakat adalah seperti itu.

“Nama penerima pun sudah ada, jadi saya minta kepada kita semua jangan sekali-kali merubah nama-nama yang sudah ada”, tegas Bupati.

“Jika ada orang lain yang belum menerima, nanti dikoordinasi dengan ibu kadis Ketapang tapi bukan untuk merubah yang sudah ada di daftar nama-nama tersebut. Merubah yang sudah ada ini sama dengan pidana pemalsuan,” jelas Rais Adam.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati juga mengajak untuk tetap amanah dalam hal bantuan, “Mari sama-sama kita teruskan bantuan ini kepada yang berhak menerimanya karena ini merupakan amanah dari provinsi yang harus kita sampaikan kepada penerimanya,” tutup Bupati. (TrisKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dirangkaikan dengan Peresmian Bank Induk Sampah Molios (BISM) dilaksanakan di Halaman Kantor PPK Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Jumat, (5/6/2020).

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Banggai Kepulauan berkerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kab. BanggaiKep.

Serta dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan berserta unsur Forkopimda BanggaiKep, Kepala Kemenag BanggaiKep, Kepala Cabang Unit Bank Sulteng Cabang Salakan, Sekertaris Daerah BanggaiKep, Ketua Tim Penggerak PKK beserta seluruh Unsur terkait lainnya.

Mengawali kegiatan, Ferdy Salamat selaku Plt. Kadis Lingkungan Hidup dalam sambutannya menyampaikan,  “Kami mengucapkan selamat hari lingkungan hidup sedunia dengan tema Biodiversity atau keanekaragaman hayati mengandung makna dan seruan untuk bertindak guna memerangi percepatan dan hilangnya degradasi spesies dunia alam”.

“Satu juta spesies tumbuhan dan hewan beresiko punah disebabkan karena sebagian besar oleh aktivitas manusia”, sambung Ferdi.

Kegiatan aktivitas manusia tidak terlepas dari timbulan sampah yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerusakan lingkungan.

Dalam peraturan presiden No. 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional, pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga merupakan terobosan dalam pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pengelolaan sampah yang terintergrasi mulai dari sumber sampai ke pemprosesan akhir.

“Sebagai tindak lanjut dari pengolahan sampah di Daerah, Bupati Banggai Kepulauan telah menerbitkan peraturan Bupati No. 28 tahun 2019 tentang kebijakan dan strategi daerah pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga”, jelas Ferdi.

“Salah satu rencana aksi pelaksanaan peraturan Bupati ini adalah pembentukan Bank Sampah Induk dan Bank Sampah Unit,” lanjut Ferdi.

Berdasarkan data bidang pengelolaan sampah limbah B3 dan peningkatan kapasitas pelaku usaha pengelolaan sampah di Kabupaten Banggai Kepulauan saat ini terdapat enam pengepul sampah yang akan ditetapkan sebagai bank sampah unit dan satu bank sampah induk yang akan digagas oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dinas lingkungan hidup atas upaya menjaga kelestarian dan keselamatan lingkungan dan lebih khusus kepada ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten BanggaiKep yang telah menginisiasi mendirikan bank sampah molios sebagai wadah pengumpulan sampah organik dan sampah anorganik lainnya sehingga masyarakat tidak membuang sampah dialam bebas tetapi memberikan pendidikan untuk dapat memilah sampah dan mengumpulkan sampah di bank sampah”, ucap Kadis DLH.

“Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih para pengepul sampah yang sudah membantu kami mengumpulkan sampah dikabupaten Banggai Kepulauan,” tutur Ferdi. (TrisKominfo)

 

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2020, melalui Vidio Converence.

Inspektur Upacara : Presiden RI, Ir. Joko Widodo.

Pembaca Pancasila : Ketua MPR RI, Bambang Susatio.

Pembacaan UUD 1945 : Ketua DPR RI, Ibu Puan Maharani .

Pembaca Doa : Menko PMK dan SDM, Muhajir Efendi.

Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2020 mengambil Thema :

” Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju ”

Pada Upacara hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2020, Presiden RI Ir. Joko Widodo menyampaikan amanatnya.

Peringatan hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2020 diperingati dalam suasana dan kondisi keprihatinan akibat musibah Virus Corona yang menimpa bangsa kita.

Musibah yang terjadi merupakan ujian terhadap daya juang kita , kebersamaan dan rasa gotong royong kita, dan kita bersyukur bahwa Pancasila menjadi Bintang Penjuru untuk memperkokoh persaudaraan dan Kegotong royongan kita.

Nilai Nilai Luhur Pancasila harus terus hadir dalam setiap sendi sendi kehidupan berbangsa , kita harus melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan, Suku , Ras dan Agama.

Kita harus mampu keluar dari masa yang sulit ini, bukan hanya negara kita tetapi bersama 215 Negara lainnya dan kita harus yakin dan optimis keluar jadi pemenang, dan kita tidak boleh berhenti untuk berinovasi.

Mari kita perkokoh persaudaraan dan persatuan dan peduli terhadap sesama.

Selamat hari lahirnya Pancasila.

Selamat hari lahirnya Pancasila.

Selamat hari lahirnya Pancasila.

Gubernur Sulawesi Tengah mengikuti Upacara hari lahirnya walaupun melalui Vidio Converence dalam suasa hikmat.

KondKominfo. Sumber: Biro Humas dan Protokol

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati  Banggai Kepulauan H. Rais D Adam bersama Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Aditya Surya Dharma didampingi Sekretaris Daerah Rusli Moidady, mengikuti rapat koordinasi melalui video conference (vicon) yang digelar oleh Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo.

Rakor ini menghadirkan Gubernur dan Bupati/Walikota yang wilayahnya belum ada kasus positif Covid-19, dengan topik Mitigasi Penanganan Covid-19 pada 124 Kabupaten Kota yang belum mendapat laporan  terjangkit Pasien positif Covid-19.

Ikut hadir mendampingi Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Kominfo, Direktur RSUD Trikora, Juru Bicara Gugus Tugas dan Pejabat Dinas Kesehatan, Pejabat BPBD dan Anggota Gugus Tugas Kabupaten Banggai Kepulauan.

Tempat pelaksanaan di ruangan kerja Bupati pada Kamis malam 21/5/2020 berlangsung jam 21.00 sampai selesai.

Dalam pembicaraan secara virtual Bupati melaporkan kegiatan pelaksanaan Percepatan Penanganan Covid-19 oleh Gugus Tugas Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati menganggap bahwa virus corona disease adalah sebagai musuh sehingga diperlukan cara menghadapinya. “Kalau virus corona itu dianggap musuh maka caranya Bupati memperkuat Tim dalam Gugus Tugas yang sudah dibentuk bersama sama dengan Forkopimda. Dalam Gugus Tugas ada DPRD, TNI, POLRI dan ada satuan satuan lain sebagai Anggota.”

“Memang virus corona ini tidak bisa dilihat langsung oleh mata manusia, berarti untuk melawannya, maka Petugas yang berhadapan dengan virus itu, adalah Petugas yang betul betul pilihan,” ujar Bupati.

Selanjutnya Bupati memandang daerahnya sebagai daerah kepulauan, artinya pintu masuk keluar adalah melalui Pelabuhan, dimana geografi ini menguntungkan bagi upaya pencegahan covid-19.

“Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai daerah kepulauan, terletak di Provinsi Sulawesi Tengah berada di tengah lautan sehingga geografis ini menguntungkan karena semua pergerakan manusia menggunakan kapal laut dan kapal laut itu akan bersandar di pelabuhan. Disitulah peran Petugas yang terdiri dari TNI, POLRI  kemudian SATPOL PP dan petugas inti Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan penumpang dalam rangka pencegahan covid-19, termasuk dari DPRD turun monitoring” jelas beliau.

Bupati juga sangat memperhatikan pemeriksaan kesehatan bagi Petugas di Pelabuhan. “Setiap selesai melakukan pemeriksaan para penumpang, maka para Petugas-pun langsung diperiksa juga agar memastikan kesehatannya.”

Pada kesempatan ini Bupati mengucapkan rasa terima kasih kepada Bapak Gubernur.  “Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Tengah yang telah memberikan APD yang baik.” kata Bupati.

“Tadinya ibarat teriak kiri kanan untuk memperoleh APD, syukur saat ini Bapak Gubernur Sulawesi Tengah telah memberikan APD. Tanpa APD maka Bupati tidak akan gegabah menurunkan Tim. Tim perlu juga dilindungi sehingga Tim merasa aman dan merasa ada dorongan moril didukung oleh Pimpinan.”

“Tidak boleh petugas di lapangan spekulasi bertugas tanpa APD. Karena APD bisa membangkitkan kepercayaan terhadap diri sendiri. Ibaratnya kalau perang, APD ini adalah senjata, bagaimana kalau senjata yang ditembakkan tidak begitu bagus, juga APD kalau hanya asal-asal tentunya akan mempengaruhi moril petugas dalam bekerja itu,” jelas beliau.

Bupati juga melaporkan kepedulian masyarakat di daerah wisata dalam masa pandemi untuk melaporkan jika ada orang asing yang datang. “Banggai Kepulaun memilik pelabuhan yang begitu banyak, pelabuhan resmi dan pelabuhan tidak resmi,pelabuhan yang kecil-kecil. Adanya daerah tujuan wisata, pasti bahwa banyak orang asing yang sering kesini. Orang asing kadang tidak masuk melalui pelabuhan resmi tapi masuk melalui pelabuhan yang menggampangkan dia untuk bisa menjangkau tempat-tempat wisata itu. Alhamdulillah masyarakat setempat ikut membentu Gugus Tugas sehingga semua orang asing yang datang bisa terpantau dan identitasnya dapat diketahui,” tuturnya.

Khususnya ketersediaan makanan pokok alhamdulilah mudah mudahan sampai 3 bulan kedepan masih tetap terjaga karena daerah tetangga masih siap untuk menyuplai bahan makanan pokok.

“Diharapkan tidak menjadi masalah suplai bahan makanan pokok dari daerah tetanga yang hanya tergantung pada alat transportasi kendaraan laut. Dari kegiatan-kegiatan koordinasi  yang sudah dilakukan oleh Gugus Tugas disini dengan Kabupaten tetangga, maka seluruh bahan bahan makanan yang disuplai, akan tetap lancar meskipun misalnya nanti ada perubahan status Covid-19,” harap Bupati.

Dalam hal pelaksanaan salat sebagaimana keinginan Presiden bahwa Pemerintah tidak melarang salat. Bupati beserta seluruh Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Banggai Kepulauan dan seluruh organisasi keagamaan menyetujui untuk tetap melaksanakan salat di rumah masing masing. Prinsipnya lebih baik mencegah daripada mengobati artinya lebih baik kita melakukan apa yang sdh ditunjukkan  pemerintah supaya cepat cepat terbebas dari virus corona tahun ini juga.

Bupati juga menyatakan bahwa setiap minggu dilakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan Gugus Tugas. Dari apa yang dilaksanakan, terpenting adalah doa yang ditujukan kepada Yang Mahakuasa Allah SWT, selalu dipanjatkan doa, insyaallah apa yang dikerjakan ini bernilai ibadah.

Di akhir sesi Banggai Kepulauan, Moderator diskusi Gugus Tugas Nasioanal menyatakan berterima kasih kepada Bapak Bupati Banggai Kepulauan. Seraya mengingatkan bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan adalah pulau pulau kiranya diwaspadai pintu masuk melalui laut dan jangan dilupakan pintu masuk laut yang kecil-kecil perlu juga ada pemeriksaan, sehingga Banggai Kepulauan bisa negative covid-19 kedepannya. (KondKominfo)