Pos

Alakasing, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan yang di wakili oleh Asisten II Administrasi Pemerintahan Banggai Kepulauan (Bangkep) Ekasilawati Sipatu AMK S.Pd.,M.Kes membuka secara resmi Penilaian Lomba Perpustakaan “MADANI” Desa Tingkat Provinsi Tahun 2021, yang bertempat di Gedung Balai Rakyat Desa Alakasing Kecamatan Peling Tengah perwakilan dari Kabupaten Banggai Kepulauan. Kamis, (08/04/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Banggaikep, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banggaikep, Ketua Tim Penilai Provinsi, Camat Peling Tengah, Plt. Kepala Diskominfo, serta undangan lainnya.

“Selamat datang di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng bersama rombongan tim penilai pada saat ini dalam rangka menilai Perpustakaan Madani Desa Alakasing Kecamatan Peling Tengah yang merupakan perpustakaan perwakilan dari Kabupaten Banggai Kepulauan dalam lomba perpustakaan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah” ucap Ibu Asisten.

Lanjutnya “Saya berharap perpustakaan yang dinilai dapat memenuhi indikator penilaian dalam lomba, sehingga bisa memperoleh nilai terbaik di antara perpustakaan lainnya”.

“Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengelola perpustakaan Madani yang telah berupaya semaksimal mungkin dalam memelihara dan mengembangkan perpustakaan ini” ungkapnya.

“Kami juga berharap perpustakaan tersebut tetap di jaga dan di pelihara agar selalu terjaga sehingga dapat meningkatkan minat baca dari masyarakat.”

“Lewat kesempatan ini juga saya ucapkan terima kasih kepada perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang telah meluncurkan program transformasi perpustakaan berbasis insklusi social kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan”.

“Terima kasih juga kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah atas perhatian dan suportnya pada pelaksanaan lomba Perpustakaan Desa.”

“Terakhir, saya menghimbau kepada kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan agar terus meningkatkan fungsi pengawasan dan pembinaan juga kepada para kepala organisasi perangkat Daerah terkait agar dapat bekerja sama dalam hal fasilitas dan dukungan untuk peningkatan sumber daya masyarakat pedesaan” tutupnya. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Salim J. Tanasa membuka dengan resmi kegiatan Bimtek Implementasi Transaksi Non Tunai di Wilayah Pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan yang bertempat di Ruang rapat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banggaikep.

Dihadiri oleh Asisten, Staf Ahli, Kepala BPKAD, Kepala Bank Sulteng Cabang Salakan dan undangan lainnya. Senin, (15/03/2021).

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di bacakan oleh Wakil Bupati Salim J. Tanasa mengatakan bahwa, “Saya menyambut baik dan mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini, guna mewujudkan pengelolaan keuangan Daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih baik”.

“Hal ini tentu saja harus menjadi perhatian semua pihak untuk menciptakan tata kelola keuangan dan pemerintah yang bersih dan baik sehingga diperlukan komitmen dan aksi nyata melalui kerja keras maupun dukungan dari semua pihak.”

“Dengan penerapan transaksi non tunai diharapkan dapat bermanfaat untuk mencegah peredaran uang palsu, menghemat pengeluaran Negara , menekan laju inflasi , mencegah transaksi illegal , dan mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas.”

Sesuai amanat surat edaran menteri dalam negeri mulai 1 januari 2018, Pemerintah Daerah harus melaksanakan transaksi non tunai yang meliputi penerimaan dan pengeluaran daerah.

“Olehnya, saya berharap kepada seluruh peserta Bimtek agar serius mengikuti kegiatan ini sehingga ilmu yang di berikan benar-banar di pahami kemudian di aplikasikan di OPD masing-masing” tutup wabup. (DeckyKominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si resmi melantik Wakil Bupati (Wabup) Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa, SE, MM sisa masa jabatan tahun 2017-2022 di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Jumat, (05/02/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sulteng Rusli Baco Dg. Palabbi, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Ketua DPRD BanggaiKep Rusdin Sinaling, serta undangan lainnya.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah saya mengucapkan selamat atas di lantiknya saudara Salim J. Tanasa sebagai Wakil Bupati Banggai Kepulauan yang baru sisa masa jabatan 2017-2022,” ucap Gubernur.

“Semoga saudara dapat menjalankan amanat kepemimpinan ini dengan dasar integritas keikhlasan dan tanggungjawab, serta mampu bekerjasama bahu membahu dengan Bupati guna memastikannya roda Pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan,” tambah Longki.

Selanjutnya, Gubernur juga berpesan, “Saya berpesan, bangunlah selalu komunikasi yang baik, tanamkan rasa kepercayaan, saling memahami dan keterbukaan agar dapat betul-betul bersinergi dan menahan ego masing-masing. Semoga saudara Bupati dan Wakil Bupati dapat menjadi dwitunggal kepeminpinan yang saling mengisi dan melengkapi satu sama lain.”

“Terkhusus saudara Wakil Bupati, saya berpesan agar dapat membantu Bupati khususnya dalam pertanggung jawaban serta membantu Bupati dalam pengawasan Pemerintahan, Pembangunan dan Keuangan,” tutur Gubernur.

Tidak lupa pula Gubernur Sulteng mengingatkan khusus kejadian covid-19 yang terjadi di seluruh Dunia bahkan di Indonesia di Sulawesi Tengah termasuk di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kita harus betul-betul serius dalam penanggulangan pencegahan penularan Covid-19 di wilayah kita masing-masing,” kata Longki. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Polres Banggai Kepulauan (BanggaiKep) melakukan pemusnahan 1.000 liter minuman keras dan 3.000 butir pil dextro di Halaman Polres Banggai Kepulauan, Kamis, (31/12/2021).

Pemusnahan ini dilakukan langsung oleh Kapolres dan Bupati Banggaikep H. Rais D. Adam disaksikan Pabung 1308/LB, Kepala Dinas terkait dan PJU Polres Banggaikep.

Menurut Kapolres AKBP. Reja A. Simanjuntak SH, SIK, MH, miras dan pil dextro ini merupakan hasil dari operasi yang dilakukan Polres Banggai Kepulauan dan anggota pada kurun waktu bulan Juli sampai Desember 2020.

“Kedua jenis barang tersebut sudah jelas bisa merusak masa depan generasi muda Indonesia. Untuk itu kita harus berantas sampai ke akar-akarnya,” tegas Kapolres.

“Apabila masih ada masyarakat yang menjual minuman keras maupun pil dextro dan sejenisnya, segera laporkan ke pihak yang berwenang yakni Polri,” ucap Reja. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar Rapat Pleno Terbuka Rekpitulasi Hasil Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Senin, (14/12/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati BanggaiKep, Unsur Forkopimda, Pejabat KPU, Ketua dan Anggota Bawaslu, Anggota PanwasCam Se-Kabupaten, Anggota PPK, PPS, KPPS Se-Kabupaten BanggaiKep.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan doa.

“Alhamdulillah, sekali lagi alhamdulillah pada pagi hari ini kita masuk pada tahapan yang sangat menetukan apa yang kita sudah laksanakan pada delapan bulan yang lalu,” ucap Tamin Djoupau, S.Pd.M.Si selaku Ketua KPU BanggaiKep.

“Perlu kami laporkan beberapa hal yang pertama, kami KPU Banggai Kepulauan sudah melakukan tahapan sampai dengan hari ini. Yang sangat krusial yang kami rasakan adalah musibah non alam ini. Kami selalu memenuhi  protokol kesehatan,” tambah Tamin.

Lanjutnya, “Ada kurang lebih 300 anggota KPPS kami yang reaktif, sehingga kami melaksanakan pergeseran teman-teman KPPS itu. Mungkin pada saat monitoring di kabupaten hanya terlihat 5 orang saja petugas KPPS dari yang semestinya 9 orang yang bertugas sudah termasuk dengan keamanan.”

“Hal ini dikarenakan kami dari KPU Banggai Kepulauan sangat berhati-hati dalam setiap tahapan-tahapan dan sangat memperhatikan protokol kesehatan ini kami terapkan dengan baik,” jelas Ketua KPU.

Menurut Tamin, hari ini yang menjadi fokus rekapitulasi perhitungan suara ditingkat kabupaten yaitu hasil-hasil yang sudah dilakukan teman-teman dari tingkat PPS, PPK dan alhamdulillah sampai dengan saat ini belum ada laporan yang signifikan tentang persoalan keamanan ataupun manipulasi suara di tingkat PPS maupun PPK.

“Terima Kasih kepada Pemda Banggai Kepulauan yang sudah banyak memfasilitasi dan memberikan dukungan penuh kepada teman-teman di tingkat kabupaten, PPS, PPK dan KPPS,” tutup Tamin. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam hadiri kegiatan panen perdana padi sawah dalam upaya peningkatan produksi penangkaran benih padi kelompok Agropima Sejahtera di Desa Lopito Kecamatan Totikum, Minggu, (26/07/2020).

Kegiatan ini dihadiri juga oleh sejumlah pejabat-pejabat Daerah, diantaranya Ketua DPRD BanggaiKep, Unsur Forkopimda, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD terkait, Kepala BBPK Kecamatan, Koordinator penyuluh pertanian, Petugas teknis lingkup pertanian serta kelompok Agroprima Sejahtera dan kepala Desa bersama aparat Desa Lopito Kecamatan Totikum.

“Selaku pimpinan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyambut baik dan turut bergembira serta bersyukur kepada Allah SWT dengan diselenggarakannya acara panen perdana ini, Karena pada saat ini para petani kita khususnya kelompok Agroprima Sejahtera berhasil mengelola lahan pertaniannya dengan baik seperti yang kita lihat sekarang mereka bisa melaksanakan panen padi”, ucap Bupati dalam mengawali sambutannya.

Sektor tanaman pangan khususnya komoditas panen mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam membangun perekonomian Daerah. Untuk itu, perlu terus diupayakan pengembangannya karena telah berperan sebagai penyedia pangan untuk ketahanan pangan Daerah, penyediaan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat demi menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Meningkatnya hasil produksi pertanian didukung juga oleh peran serta penyuluhan pertanian lapangan. Untuk itu, lewat kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh penyuluh pertanian di Daerah ini agar terus meningkatkan pembinaan dan bimbingan kepada petani kita, sehingga para petani terbantu dalam peningkatan produksi dimasa mendatang”, ucap Rais.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya menyampaikan ucapan selamat kepada para petani di desa Lopito yang telah melaksanakan panen perdana usaha pertanian berupa padi. Semoga usaha yang dilakukan oleh kelompok tani terus meningkat dari tahun ke tahun untuk mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Banggai Kepulauan”, sambung Rais.

Lewat kesempatan ini, Bupati juga menghimbau kepada seluruh petani di Daerah ini agar terus mengolah lahan tidur untuk ditanami berbagai kebutuhan pangan, seperti ubi-ubian, kacang, jagung dan yang lainnya. Bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Akhir kata Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi usaha kita dalam meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Banggai Kepulauan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat”, tutup Bupati. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT secara resmi membuka Pasar Rakyat “Labotan Lipu” dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020 bertempat di Alun-alun Salakan, Jumat, (24/07/2020).

Kegiatan ini dihadiri Tim Penggerak PKK, Asisten dan Staf Ahli, Pimpinan OPD dan Kepala Bagian Organisasi Vertikal.

Sekda Rusli Moidady mewakili Bupati BanggaiKep dalam sambutannya mengatakan, “Kami mengapresiasi acara pembukaan labotan lipu ini yang digagas oleh Bupati dalam rangka untuk memfasilitasi masyarakat kita agar mempunyai wadah atau tempat untuk dapat memasarkan hasil-hasil pertanian, perkebunan yang juga merupakan kebutuhan pokok kita semua”.

“Kegiatan ini tentu berdampak sosial kepada masyarakat kita di era pandemi ini, sehingga hasil- hasil perkebunan mereka bisa dipasarkan/dibeli dan sekaligus bisa membantu perekonomian masyarakat kita”, sambung Sekda.

Sehingga Rusli juga mengungkapkan harapannya, “Kami berharap agar semua bisa bersimpati atau berempati membeli hasil-hasil pertanian ini dan pastinya kebutuhan sayur dan buah merupakan kebutuhan kita dan keluarga yang dirumah serta kita juga berharap labotan lipu ini bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,  tentunya dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat labotan lipu ini bisa memberi manfaat yang besar”.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang sudah turut andil dalam kegiatan ini dan pihak lainnya atas dukungan dan bantuannya dalam pelaksanaan kegiatan ini”, tutup Sekda. (TrisKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Untuk mengantisipasi dan memutus penyebaran virus Corona di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan maka tim Relawan Covid-19 mengadakan penyemprotan disinfektan, Kamis, (07/05/2020).

Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh Camat Totikum Irwan Mayang, Kepolisian, Kepala Desa Batangbabasal, Sekdes, Linmas, BPD dan Anggota, Karang Taruna, Posyandu, Posbindu, dan seluruh Lembaga-Lembaga Desa Batangbabasal.

Dalam sambutan Camat Totikum Irwan Mayang, “Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh tim pencegah covid-19, adapun penyampaian saat ini saya sangat senang jika ada kegiatan seperti ini dimana kita harus lebih peduli dan lebih peka dengan hal seperti ini yakni mengenai pencegahan atau pemutusan penyebaran covid-19 di daerah Kecamatan Totikum terlebih di Desa Batangbabasal ini”, ujarnya.

“Untuk menyikapi pencegahan dan pemutusan mata rantai virus tentunya kita harus tetap menjaga kebersihan dilingkungan Desa dan Rumah kita masing-masing, begitu juga untuk tidak lupa selalu cuci tangan disetiap saat mau masuk Rumah, memasang tempat cuci tangan pada setiap depan pintu rumah rumah”, Lanjut Irwan.

penyemprotan tidak hanya dilakukan di Rumah-Rumah masyarakat namun penyemprotan juga di lakukan di area tempat umum seperti di Kantor-Kantor Dinas, Sekolah, Rumah Ibadah,Tokoh dan Kios, Tempat-Tempat nongkrog lainnya.

Tim juga tidak hanya melaksanakan penyemprotan namun sekaligus mengadakan penyuluhan atau penyampaian disetiap Rumah-Rumah untuk kiranya masyarakat bisa memasang tempat cuci tangan disetiap depan rumah, saat sebelum masuk rumah supaya terlebih dahulu mencuci tangan baik pemilik Rumah atau Tamu yang datang. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Menyikapi dengan serius penanganan pencegahan covid-19 dan guna mengevaluasi kegiatan Gugus Tugas Kabupaten Banggai Kepulauan,  Bupati H. Rais D. Adam menggelar rapat bersama Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres, Kajari diwakili oleh Kasi Intelijen dan Perwira Penghubung Dandim 1308 LB, di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep, Senin, (13/04/2020).

Hadir segenap Gugus Tugas,  Sekretaris Daerah Rusli Moidady ST.,MT, Kepala Perangkat Daerah, Ketua MUI, Ketua FKUB, dan undangan lainnya.

Rapat bertujuan untuk mendengarkan pemaparan penjelasan dari Tim Gugus Tugas sehingga dapat diketahui kegiatan yang telah di laksanakan maupun kendala-kendala di lapangan guna diambil langkah-langkah selanjutnya, baik di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

Pembentukan Gugus Tugas ini antara lain dari Kapolri, TNI, Forkopimda, sudah berjalan dan tetap terus memantau setiap orang yang datang dari luar Banggai Kepulauan melalui beberapa pintu masuk pelabuhan.

Sekretaris Daerah Rusli Moidady ST., MT selaku Sekretaris Gugus Tugas melaporkan bahwa telah aktif melakukan sosialisasi maupun upaya tindakan pencegahan penyebaran covid-19, yang dilakukan secara terkoordinasi bersama TNI, Polri serta masyarakat pada setiap kesempatan.

Ketua DPRD Kab. Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling menegaskan bahwa setiap orang yang masuk di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan harus terpantau bahkan terkait dengan pemberian pembagian bantuan kepada masyarakat.

Kapolres BanggaiKep Aditya Surya Dharma, SIK menyampaikan bahwa “Virus covid-19 ini sangat rentan untuk orang yang mempunyai penyakit bawahan, namun kita jangan panik karena banyak juga yang sembuh, namun yang paling utama kita harus terus berhati hati antisipasi dan edukasi”.

Disampaikan juga dari MUI agar jangan menolak jenazah akibat virus tersebut, kita wajib menghargai dan sudah ada prosedurnya penanganannya.

Mendengar laporan Camat-Camat, Bupati mengevaluasi kegiatan sudah berjalan sesuai koridor yang dilaksanakan 12 kecamatan.

Bupati memberikan dorongan kepada Camat, “Sosialisasi langsung dari masing masing camat agar dapat bermanfaat dan juga camat tidak sendirian dimana dibantu parah Tokoh-tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan sebagainya agar bisa memahami”.

“Yang pertama adalah kita harus memahami bahwa Virus corona ini seperti apa, terutama jika ada yang menanyakan corona berasal dari mana katakan saja berasal dari tidak jelas, agar mereka yang menanyakan hal tersebut tidak akan menanyakan kembali, sehingga sampai disitu saja pertanyaan”, sambung Rais yang disambut riuh oleh Peserta rapat.

Lanjut beliau, “Yang kedua itu mengenai pertanyaan masyarakat tentang fakir miskin dan anak terlantar diatur dalam UUD pasal 34 tentunya melalui Camat kita harus menyampaikan dengan baik dan bisa dimengerti oleh masyarakat, agar kita tidak salah menyampaikan yang berakibat menjadi masalah baru karena kita memahami bahwa masyarakat kita ini masyarakat yang suka menerimanya namun jika tidak bisa disampaikan dengan bahasa Indonesia, maka gunakan bahasa daerah pun dengan cara yang baik humanis”.

“Hal pembelian pengadaan APD (alat pelindung diri) saat yang lalu sudah disampaikan oleh para petinggi-petinggi, Ketua KPK, Ketua BPK, Ketua LKPP dan sebagainya melalui video conference, sudah ditunjuk Perusahaan yang terdaftar pada Kemendagri  dengan spesifikasi khusus dari Kementerian Kesehatan, namun tidak dijual bebes”‘

Mengenai penggunaan masker, “Kemudian untuk pemakaian masker ini oleh Presiden dan masukan dari Kementrian Kesehatan itu ada pembagian tiga macam masker yang di buat dari kain biasa itu bisa cukup di gunakan masyarakat contoh seperti yang dipakai oleh kepala Badan Pendapatan”, jelas Rais sambil memberikan contoh.

“Namun yang kita pakai ini warna hijau sebenarnya digunakan oleh bagian bedah, dan ada juga yang model N 95 itu yang di pakai oleh team Dokter dan sebagainya, Kita berharap juga mungkin ada masyarakat yang menjahit untuk pembuatan masker itu diperbolehkan untuk pemakaian sendiri sesuai standar”.

Menyangkut PSBB, sudah disampaikan ketegasan oleh Menko Polkam dan Mendagri bahwa bagi yang sudah masuk kategori PSBB silahkan melakukan penutupan-penutupan karna ini sudah ada aturanya.

Selanjutnya dikatakan, “Tapi bagi daerah seperti daerah kita ini yang masih dalam pencegahan dan penangan maka yang kita lakukan masih seperti yang sudah kita biasa lakukan pencegahan”.

“Saya menerima laporan juru bicara  tgl 12 April 2020 ada 8 orang ODP, sementara orang yang datang dari luar tapi orang kita juga sudah 1.000 orang lebih Kita berdoa mudah mudahan 8 ini tidak naik menjadi positif”, harap Rais.

Laporan para Camat rata- rata sudah membentuk Gugus Tugas di Kecamatan dan di Desa-desa dibantu oleh Relawan dari masyarakat setempat.

Kendala di lapangan masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker baik di pelabuhan maupun pasar-pasar.

Begitu pula Camat Peling Tengah juga melaporkan bahwa pada tanggal 23 April 2020 telah melakukan penyemprotan dispektan yang terdiri dari 11 Desa dan di kantor Camat, Rumah Ibadah seperti Gereja dan Mesjid, menggunakan mobil corong Kapolsek. Dari pihak Danramil juga mengadakan rapat pembentukan satgas Kecamatan dan Desa-Desa se Kecamatan Peling Tengah.

Camat Liang menyampaikan bahwa sebagian di depan rumah-rumah masyarakat sudah di pasang tempat cuci tangan.

Camat Tinangkung Selatan juga melaporkan mahasiswa sebanyak 120 orang dari jakarta sesuai hasil pemantauan semuanya aman.

Untuk Kecamatan Totikum Selatan sudah menyiapkan 6 anggota team covid-19 dan 2 desa sudah bentuk Tim tiap minggu untuk melaksanakan penyemprotan di pasar-pasar dan Fasilitas umum dan kepada masyarakat diwajibkan menggunakan masker.

Disampaikan pula oleh Bupati, “Dihimbau untuk Jamaah Tabliq yang baru datang dari luar daerah Kabupaten Banggai Kepulauan jangan dulu langsung ke mesjid melainkan mengikuti isolasi terlebih dahulu sesuai yang telah dianjurkan Pemerintah Daerah.”

Antisipasi jika terjadi Pasien positif, Bupati memberikan petunjuk, “Camat seperti di Buko, Buko Selatan manfaatkan tempat khusus perawatan bagi yang sudah positif, alasannya, bayangkan kalau dibawa ke sini (Salakan) virusnya sepanjang jalan menular,  Nah, dari Buko, Buko Selatan kita tinggal dorong dengan speedboat ke Luwuk yang merupakan Rumah Sakit rujukan, jadi kita efisien daripada dibawa lagi ke Salakan”, jelas Rais.

Tak lupa pula Bupati mengingatkan melalui Camat, “Wajibkan Masyarakat untuk pakai masker apabila beraktifitas di luar rumah, ke pasar dan sebagainya”. (ViktorKominfo)

Bangkalan, BanggaiKep. go.id – Dari sudut pandang ilmu komunikasi, diskusi virus corona yang selama ini berkembang di ruang publik dapat dikanalisasi menjadi dua hal. Pertama menyoal bagaimana kemampuan atau kapasitas medis kita dalam menanggulangi wabah virus. Kedua menyoal bagaimana kemampuan Pemerintah dalam mengelola isu publik agar tidak berpotensi negatif terhadap Pemerintah.

Dalam sistem pemerintahan demokratis yang belum mapan seperti di Indonesia, tidak akan ada satu kebijakanpun yang mampu lolos dari penilaian sikap pro dan kontra masyarakat.
Situasi seperti ini dapat memberi peluang pada pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan secara politis yang secara tidak langsung akan berdampak pada proses konsolidasi.

Melihat perkembangan dari waktu ke waktu korban covid19 yang terus meningkat dengan kemungkinan bahwa wabah ini masih belum akan berakhir dalam waktu dekat, maka dibutuhkan kerjasama yang tulus tanpa harus ada saling memanfaatkan satu sama lain.

Kita butuh energi bersama yang diharapkan mampu dikonsolidasikan menjadi satu kekuatan dalam melawan virus corona. Semua elemen diharapkan tidak saling menyalahkan tetapi harus saling mendukung serta bersama-sama dalam satu kata, “LAWAN COVID-19!”.

Apabila situasi ini sudah mampu kita ciptakan maka publik akan menangkap satu pesan yang sama dari pemerintah dan pesan itu akan terdelivery secara otomatis sebagai sebuah kebijakan yang akan diikuti oleh masyarakat.

Dengan demikian maka pemerintah akan mampu memainkan peran secara efektif dalam menanggulangi virus corona sekaligus mengendalikan isu publik. (Sumber : Agus Zein Kadis Kominfo Kabupaten Bangkalan)(ViktorKominfo)