Salakan 20/5/2020, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D Adam didampingi Ny. Sartini Rais Adam, dan Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST., MT didampingi Halima Rusli, beserta segenap jajaran Pemerintah Daerah dan Masyarakat serta Lembaga Seni Galuh Candra Kirana, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H 2020M.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bulan Ramadhan beranjak pergi, semoga kita semua kembali fitri.  Marilah saling memaafkan dan jaga kesehatan.  Semoga kita dapat terus saling mengasihi.  Dalam keadaan pandemik sekarang ini, patuhi himbauan Pemerintah, wajib menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, hindari keramaian dalam rangka mewujudkan keselamatan dan kedamaian kehidupan kita bersama.

Atas nama masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H 2020M.

Taqobbalallahu minna wa minkum.

Minal aidin wal faidzin.

Mohon maaf lahir dan batin.

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

(KondKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam laksanakan rapat koordinasi bersama Unsur Forkopimda Kabupaten dan OPD terkait lainnya dalam rangka membahas persiapan pawai takbiran dan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi Covid – 19 di ruang rapat lantai dua Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Rabu, (20/05/2020).

Rapat dimulai pukul 10.40 wita dihadiri oleh pejabat Daerah diantaranya Sekertaris Daerah Kabupaten BanggaiKep Rusli Moidady, ST., MT, Inspektur Inspektorat M Ilyas, SE., MM, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Dra. Jeane Rorimpandey, Kadis Dikbud diwakili Sekdis Ariono Orab S.pd. M.Pd, Kadis Perhubungan Suripto Nurdin, Kadis Kominfo diwakili Kasie penyiaran Taqyudin Lumbon, Kasat Pol PP diwakili Kabid Tribun Karmein Moidady, S.STP., MH, Kepala BKPSDM Maryam Ibaad, Sekdis Pertanian Bambang serta Para Camat diantaranya Camat Tinangkung Din L.Lamasada SH., M.A.P, Camat Totikum Irwan Mayang dan Sekcam Tinangkung Selatan Husen D. Taher.

Mengawali rapat, Bupati Rais D. Adam mengatakan “Betapa seriusnya Pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 ini, dengan munculnya Presiden RI hampir setiap hari di TV untuk menginformasikan situasi terkini Indonesia”.

Disusul pemaparan Ketua MUI Kabupaten BanggaiKep Suardy Arif Esa yang mengatakan “Kalau Majelis Ulama sudah mengeluarkan Fatwa terkait panduan dan tata cara pelaksanaan sholat Idul fitri dirumah masing-masing. Namun selebihnya kami serahkan kepada Pemerintah untuk memberikan keputusan resmi terkait hal ini. Kami juga akan mendukung sepenuhnya keputusan Pemerintah”.

Kemudian beberapa camat dan imam Masjid memberikan pendapat yang secara menyeluruh mendukung keputusan Pemerintah Daerah dalam rangka memutus mata rantai Covid dan menjaga wilayah Banggai Kepulauan dari pandemi ini.

“Dari beberapa pembicara ini semuanya mendukung kegiatan mulai dari Pemerintah pusat sampai dengan Pemerintah Daerah, hanya yang bersedia soal bunyi yang diharapkan didasari atas ketegasan. Oleh karena itu Sholat kita tidak dilarang, namun yang diharapkan oleh Pemerintah adalah tetap sholat dirumah masing-masing. Itu adalah bentuk putusan hari ini dan nanti akan diedarkan surat himbauan keputusan bersama dari Bupati, Ketua DPR, Kapolres, Pabung Ketua MUI, Kemenag, dan Camat,” jelas Bupati.

Hasil rapat menyimpulkan beberapa hal diantaranya semua unsur Forkopimda dan peserta rapat mendukung untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1441 H di rumah masing-masing.

Pelaksanaan Takbir dalam rangka menyambut Idul Fitri dilaksanakan di Masjid masing-masing dibolehkan dengan cara jahar (menggunakan kaset) dan waktunya setelah sholat Magrib sampai waktu menjelang sholat Isya. Diperintahkan seluruh Camat agar mensosialisasikan keputusan bersama ini kepada masyarakat masing-masing.(TrisKominfo)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P yang juga selaku Ketua Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, terus bersinergi dan tidak pernah lengah untuk memastikan keadaan wilayah yang ia pimpin selalu berada dalam keadaan yang aman dan terkendali dalam situasi pandemi Covid-19.

Mendapat informasi adanya pelaku perjalan dari luar negeri, Edison Moligay, S.Sos, M.A.P langsung menghubungi Kepala PKM Sabang dan Lurah Sabang untuk memastikan berita tersebut tentang kedatangan warga dari luar Negeri di Kelurahan Sabang.

Bukan hanya sampai disitu tindakan Edison Moligay pada hari Selasa (19/5/2020) Beliau turun langsung ke lokasi untuk memastikan hal tersebut serta memastikan yang bersangkutan menjalani karantina/isolasi mandiri.

Didampingi Lurah Sabang Jefrien Molonggui, Sos dan Tenaga Medis PKM Sabang meninjau langsung lokasi karantina pelaku perjalanan dari Jerman yang jaraknya dari kampung (Kelurahan Sabang) kurang lebih 300 Meter yang terletak dibelakang kampung.

Sudah ada pondok yang disiapkan oleh pihak keluarga lengkap dengan kebutuhan yang bersangkutan untuk menjalani karantina mandiri selama 14 hari kedepan.

Dari hasil konfirmasi Jurnalis DisKominfo Kab.Banggaikep dengan Kapus Sabang Asrion, A.M.G melalui via Handphone pada Rabu (20/5/2020) Asrion menjelaskan “Pelaku perjalanan yang menjalani karantina di Kelurahan Sabang memiliki riwayat perjalanan dari Jerman, Makasar, Luwuk kemudian pulang ke Sabang melewati Pelabuhan Leme-leme pada hari Minggu (17/5/2020) yang bersangkutan membawa dokumen resmi dari Jerman dan Makasar bebas dari Covid-19”.

“Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani karantina dalam pemantuan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Kelurahan Sabang dan tenaga medis PKM Sabang”, jelas Asrion.(AmosKominfo)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 29 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 27 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.426 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran Pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Landonan Bebeau, BanggaiKep.go.id – Karang Taruna Desa Landonan Bebeau Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan tidak bisa dipandang sebelah mata karena mereka adalah kumpulan anak muda Desa Landonan Bebeau yang energik dan terus bersinergi dalam segala hal guna mendukung dan menyukseskan kegiatan Pemerintah Desa.

Ditengah pandemi penyebaran virus corona desease 2019 (Covid-19) Karang Taruna Desa Landonan Bebeau bersinergi dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Pemdes dan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Landonan Bebeau, mulai dari sosialisasi edukasi pencegahan penyebaran dan pemutusan mata rantai virus corona, bagi masker kepada masyarakat serta penyemprotan disinfektan di wilayah Desa Landonan Bebeau.

Dalam upaya pemantauan kedatangan orang dari luar Daerah dan Desa Landonan Bebeau, Karang Taruna membuat pos penjagaan pencegahan Covid-19 serta melakukan penjagaan sesuai jadwal dan pembagian waktu jaga yang sudah dibuat oleh pengurus Karang Taruna Desa Landonan Bebeau.

Ketua Karang Taruna Desa Landonan Bebeau Bilsan Kopolusi saat diwawancarai Jurnalis Dinas Kominfo Kab.Banggai Kepulauan Rabu, (19/5/2020) menyatakan bahwa generasi muda yang ada di Desa Landonan Bebeau yang terhimpun bersama dalam organisasi Karang Taruna tidak tinggal diam dengan apa yang sedang dialami oleh bangsa dan negara.

“Terutama Daerah kita Kabupaten Banggai Kepulauan yang sedang berada dalam darurat bencana nasional akibat pandemi covid-19 yang dampaknya sudah meresahkan semua pihak”, kata Bilsan.

Lanjut Bilsan “Sehingga kami sebagai anak muda memainkan peran kami dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan terlibat dalam Tim Relawan Pencegahan Covid-19, dibeberapa hari terakhir ini program kami membuat pos penjagaan dan melakukan penjagaan siang dan malam dalam upaya pencegagahan penyebaran virus corona”.

“Aktifitas yang karang taruna lakukan di pos penjagaan ada beberapa hal yakni mengifentarisir kedatangan orang dari luar daerah dan luar desa Landonan Bebeau serta aktifitas yang dilakukan dan setiap kendaraan dan pejalan kaki yang melewati pos wajib diperiksa, dan cuci tangan dan pakai masker”, ujar Bilsan.

Bilsan pun menyampaikan dengan adanya pos penjagaan ini banyak hal positif yakni masyarakat selalu pakai masker ketika keluar rumah apalagi hendak keluar dari wilayah desa.

Tidak ada lagi kendaraan dengan kecepatan tinggi serta jika ada masyarakat yang mengalami kendala dapat dibantu, “Untuk itu saya selalu berharap kiranya semua pihak dapat membantu Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Landonan Bebeau serta mendukung karang taruna dalam melakukan penjagaan”,harap Bilsan. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekertaris Daerah Banggai Kepulauan Rusli Moidady ST. MT, mengikuti Rapat melalui Vidcon yang dipimpin Tim BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah bersama beberapa staf lainya terkait dengan Belanja Perjalanan Dinas pada Perangkat Daerah (PD) di ruang video conference Sekda, Selasa 19/05/2020.

Sekda pada kesempatan ini didampingi oleh Inspektur Inspektorat, Kepala BPKAD dan Kepala Perangkat Daerah terkait lainnya.

Ketua Tim Pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah, Herman Cahyadi menyampaikan, “Kami telah melakukan review atas belanja perjalanan dinas pada seluruh OPD, kami menemukan adanya tumpang tindih perjalanan dinas atau perjalanan dinas didua tempat (dua ST) pada tanggal yang sama sehingga menimbulkan kelebihan pembayaran belanja perjadin (perjalanan dinas)”.

“Kelebihan pembayaran yang kami hitung adalah komponen uang harian yang dibayarkan pada dua atau lebih kegiatan pada tanggal yang sama (double pembayaran) dan kelebihan pembayaran dihitung dari tarif terendah yang diterima. Untuk itu kami menyimpulkan bahwa penatausahaan dan pengelolaan pendapatan pada pendapatan daerah belum memadai”, kata Herman Cahyadi.

“Perhitungan kelebihan pembayaran tersebut sudah kami kirimkan ke Inspektorat dan telah didistribusi ke masing-masing PD. Perlu dicatat bahwa perhitungan tersebut masih sementara bukan temuan pemeriksaan. Apabila dari perhitungan kami tersebut terdapat kekeliruan mohon agar masing-masing OPD melakukan klarifikasi pada Ibu Annisa dan mengirim bukti pendukung yang lengkap. Batas waktu klarifikasi sampai dengan hari ini jam 04.00 sore. Setelah batas waktu tersebut, kami menganggap bahwa OPD telah menyetujui perhitungan kelebihan pembayaran kami,” lanjut Herman.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Drs. Muis Abd Latif, M.Pd mengklarifikasi terkait temuan yang ada, “Setelah kami menerima catatan dari pemeriksa BPK, kami cek versi dengan administrasi yang ada di Badan Pendapatan, jadi itu ada dua versi. Yang pertama karena itu merupakan pencatatan laporan yang dokumennnya bertentangan dan tidak sama tanggalnya dengan pelaporan yang dikoreksi jadi kami sudah sesuaikan”.

“Ada dokumennya memang yang benar tetapi ada juga yang kita harus kembalikan karena waktu yang sama dan itu sudah kami pahami. Jadi ada yang memang perjalanannya benar hanya pelaporan tanggalnya yang keliru tapi ada juga yang memang harus dikembalikan karena memang waktu yang sama SPPDnya dan itu ada empat orang sudah deal dan memang kita lakukan setelah kiriman STS nya”, lanjut Muis.

Sebelum mengakhiri Vidcon, Tim Pemeriksa BPK mengingatkan kembali kepada seluruh PD yang belum mengirimkan bukti pendukung yang lengkap, “Saya berikan waktu hari ini kepada seluruh PD terkait perjalanan dinas, mohon jika ada PD yang masih ingin memberikan klarifikasi atas perhitungan perjalanan dinas tolong hari ini juga dikirimkan file bukti otentiknya di-scan atau di-fotokan dan dikirim ke nomor WA Ibu Annisa, nomornya sudah saya share di grup WA supaya cepat prosesnya. Jadi untuk PD yang belum sependapat terkait pehitungan perjalanan dinas, hari ini masih bisa dikirimkan”, ungkap Herman.

“Jadi untuk teman-teman PD yang mau mengirimkan file buktinya bisa dikirimkan hari ini sampai pukul 04.00 sore,” tegas Sekda. (TrisKominfo).

Montop, Banggaikep.go.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Perwakilan Kecamatan Bulagi Utara peduli dengan pencegahan dan memutus mata rantai pencegahan corona virus desease 2019 (Covid-19) di Kecamatan Bulagi Utara.

Kepedulian Perwakilan PGRI Kec.Bulagi Utara dibuktikan dengan terlibat aktifnya mereka dalam pencegahan Covid-19 dengan memberikan sosialisasi edukasi pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 bagi masyarakat, langkah perwakilan PGRI Kec.Bulagi Utara bukan hanya sampai di situ saja.

Melalui pengurus PGRI Kec.Bulagi Utara, Udin Sahip, S.Pd memberikan bantuan masker kain dan cairan disenfektan untuk Tim Relawan Pencegahan Covid-19 di Desa Montop dan beberapa desa lainnya Kec.Bulagi Utara, Senin, (18/5/2020).

Bantuan ini merupakan donasi dari guru-guru yang ada di wilayah Kec.Bulagi Utara sebagai wujud peran aktif PGRI dalam membantu Pemerintah untuk memutuskan mata rantai covid-19.

Bantuan masker dan disinfektan dari PGRI Kec.Bulagi Utara untuk Desa Montop diterima oleh Kasie Kesejahtraan Pemdes Montop Nurdin Yatii, “Atas bantuan yang disalurkan PGRI Bulagi Utara, atas nama Pemdes Montop dan Tim Rekawan Covid-19 Desa Montop mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian PGRI melalui bantuan masker dan cairan disinfektan, ini sangatlah bermanfaat dalam upaya pencegahan virus corona”, kata Nurdin. (AmosKominfo)

 

Ebenheizer-Batangono, BanggaiKep.go.id – Dusun Ebenheizer merupakan Sub.Desa Batangono Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan yang jarak dari Batangono kurang lebih 6 KM ditempuh dengan berjalan kaki, jika menggunakan kendaraan bermotor via Desa Paisubatu kurang lebih 12 KM.

Dusun Ebenheizer mayoritas masyarakatnya berasal dari dataran Osan (suku Sea-sea) yakni Osan, Tatarandang, Labotakandi, dan Lemelu yang boleh dikatakan tingkat pengetahuan dan pendidikan mereka dibawah.

Tetapi dengan adanya pandemi Penyebaran Virus Corona Desease 2019 (Covid-19) diseluruh dunia termasuk Indonesia, masyarakat Ebenheizer nampak siaga dan cepat merespon guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 agar mereka aman dari ancaman virus Corona.

Kadus Ebenheizer Desa Batangono Elpin Talemo saat dijumpai pada Minggu, (17/5/2020) di pos penjagaan pencegahan Covid-19 beliau mengatakan, “Sejak gemparnya kabar penyebaran virus corona kami masyarakat yang ada di Eben mulai resah, yang walaupun jangkauan kami jauh dari kampung tapi banyak orang yang masuk keluar Eben untuk berdagang seperti penjual ikan, kue, pakain dan lain sebagainya apalagi penjual pakaian adalah mas-mas, sehingga pasca ditetapkannya 1 OTG terkonfirmasi Positif Covid-19 hansip dan bapak yang ada di Eben langsung membuat pos penjagaan guna mengontrol orang yang datang dari luar Eben”.

Lanjut Elpin “Siapa yang masuk Eben wajib untuk diperiksa dari mana kedatanganya dan untuk apa datang ke Eben dan sebelum masuk kampung wajib untuk mencuci tangan dengan sabun yang sudah disiapkan di pos penjagaan”.

Yoner Bapise merupakan hansip di Dusun Eben yang bertanggungjawab di pos penjagaan mengatakan, “Kami juga sudah sampaikan kepada masyarakat Eben jikalau ada anggota keluarga kita yang datang dari luar daerah wajib untuk karantina dan lokasi karantina tidak boleh didalam kampung tapi kami siapkan pondok (sandung) yang jarak dari kampung kurang lebih 2,5 KM, ini untuk menjaga keamanan masyarakat Eben dari bahaya wabah, dan keluarga diwajibkan untuk mengantar makanan dan perlengkapan yang diperlukan selama karantina”, jelas Yoner.

dr. Maria Patty yang merupakan tenaga medis PKM Tataba yang adalah bagian dari anggota Satgas Pencegahan Covid-19 Kec.Buko memberikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada masyarakat Eben yang sudah mengambil langka sejauh ini untuk pencegahan Covid-19.

“Ini patut dicontohi oleh desa-desa yang ada di Kec.Buko bayangkan saja Eben yang jauh ditengah hutan tapi sudah siaga dalam memerangi penyebaran Covid-19, dengan pembuatan pos penjagaan sedangkan desa-desa yang ada dijalan poros masih belum menerapkan pos penjagaan kiranya ini dapat ditiru”, ujar dr.Maria. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 19 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 27 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.416 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM.(ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Unsur Forkopimda menggelar launching Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial RI dan Bantuan Beras Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah dampak Covid-19 di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Senin, (18/05/2020).

Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D Adam menyampaikan, “Sesuai data yang berhak menerima, per Kepala Keluarga adalah enam ratus ribu rupiah dan akan diserahkan selama tiga bulan. Selanjutnya, beras juga begitu dari provinsi akan diserahkan kepada penerima berdasarkan data yang ada sebanyak 10 kilo per KK selama tiga bulan”.

“Saya sudah banyak memberikan petunjuk, yang pertama untuk petugas baik Dinas Sosial maupun pihak Kantor Pos dalam proses penyerahan nanti, jangan sekali-kali tidak melibatkan anggota TNI Polri dan Petugas Pol PP, karena masyarakat tahu beras ini adalah beras cuma-cuma dan uang ini adalah uang cuma-cuma kemungkinan nanti ada orng-orang yang tidak bertanggung jawab akan mengganggu,” lanjut Bupati Rais.

Rais Adam juga mengingatkan kepada pihak Kantor Pos agar menghentikan penyaluran bantuan ini jika terjadi keributan, “Dan saya juga ingatkan kepada pegawai Kantor Pos apabila dalam kegiatan penyerahan bantuan ini terdapat hal-hal yang biasa terjadi seperti keributan, maka saya memberikan informasi agar dihentikan sampai kita tahu apa masalahnya”.

Selain itu, Bupati juga berharap, “Saya berharap dan berdoa mudah-mudahan bantuan ini dapat berguna dan sampai ke tangan orang-orang yang berhak mendapatkan”.

Kegiatan ini dihadir pula para Kepala OPD Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat se – Kabupaten Banggai Kepulauan. (TrisKominfo)