Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 17 Maret 2021 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 2 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF covid-19 asal wilayah Kec. Tinangkung berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan menggunakan metode Test Cepat Molekuler (TCM) oleh Instalasi Laboratorium Patologi Klinik RSUD Undata, Palu tertanggal 15 Maret 2021.

2. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria suspek dan probable Covid-19.

3. Kasus aktif yang saat ini dalam pemantauan terdistribusi di Wilayah Kec. Tinangkung Selatan, Kec. Peling Tengah, Kec. Buko Selatan, Kec. Bulagi Selatan dan Kec. Tinangkung.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Ponding-ponding, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Rusli Moidady, ST.,MT mewakili Bupati BanggaiKep buka sekaligus pimpin jalannya Musrenbang RKPD tahun 2022 bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Ponding-Ponding Kecamatan Tinut Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa, (16/3/2021).

Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan merupakan forum musyawarah antara pemangku kepentingan (Stakeholder) untuk kegiatan program pembangunan.

Musrenbang Kecamatan adalah wadah yang bertujuan membahas dan menyepakati program yang di prioritaskan dan tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan Desa dan nantinya akan diusulkan pada musrenbang tingkat Kabupaten.

Rusli Moidady dalam sambutannya mengatakan, “Hari ini kita berkumpul bersama-sama untuk menyatukan tekad, pikiran dan langkah-langkah untuk meningkatkan pembangunan di Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan sekaligus meningkatkan kerjasama yang lebih efektif dalam konteks pembangunan manusia secara komprehensif.”

“Dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki untuk mengintegrasikan, mendialogkan pikiran dan pandangan masing-masing guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucap Sekda menambahkan.

“Karena APBD kita terbatas, tidak semua program pembangunan dapat di biayai dengan APBD, oleh karena itu kita dituntut untuk memilih mana program yang lebih prioritas,” tutur Rusli.

Hadir dalam Musrenbang, Plt Sekdis Bappeda, Kadis PMD, Asisten I Setda, rombongan OPD Tim I Musrenbang Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinut bersama staf, dan para peserta musrenbang dari perwakilan Pemdes dan lembaga BPD Desa se Kecamatan Tinut. (FeriKominfo)

Okulo Potil, BanggaiKep.go.id – Kepala Desa Okulo Potil menghadiri acara penutupan pembinaan dan Pembekalan Majelis Jemaat Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) yang dilaksanakan di Jemaat Getsemani Potil Klasis Leme-leme pada hari Senin (15/3/2021).

Dalam sambutanya kepala Desa Okulo Potil Welon Kolian mengajak kepada segenap peserta pembinaan yang terdiri dari pendeta, penatua, Syamas dan kostor GPIBK yang ada diwilayah pelayanan Klasis Leme-leme “Mari kita sama-sama berperan aktif besama pemerintah dalam upayah pencegahan penyebaran Covid-19 untuk menerapkan protokol kesehatan dengan membudayakan 3 M dalam setiap kegiatan gerejawi”.

“Saya berharap para pelayan gereja dapat terus mengingatkan anggota jemaatnya untuk tetap berpedoman pada penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir dalam setiap kegiatan gereja baik digedung gereja maupun rumah Jamaat tetap mematuhi protokol kesehatan.”

“Sebab belum ada edaran dari pemerintah baik daerah dan pusat untuk mengabaikan penerapan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker dan lain-lain walaupun sudah ada tahapan vaksinasi.” tutup kades Okulo Potil. (AmosKominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 16 Maret 2021 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Kasus aktif yang saat ini dalam pemantauan terdistribusi di Kec. Tinangkung Selatan, Kec. Peling Tengah, Kec. Buko Selatan dan Kec. Bulagi Selatan.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪
Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Lolantang, Banggaikep.go.id – Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tingkat  Kecamatan Tahun 2021 Dalam Rangka Penyusunan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2022 Di Kecamatan Bulagi Selatan berjalan baik. Selasa, (16/03/2021).

 

Kegiatan dilaksanakan di Gedung BPU Kecamatan Bulagi Selatan di hadiri oleh Unsur Forkopimcam Bulagi Selatan, Camat Bulagi Selatan, Kepala Desa se – Bulagi Selatan, Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika, Kepala Dinas Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Staf Ahli dan udangan lainnya.

Pada pukul 08:00 rombongan Wakil Bupati tiba di tempat kegiatan, dan di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Selanjutnya Wabup BanggaiKep  Salim J. Tanasa, SE, MM berkata “Saya mengajak saudara semua, dengan segala pengetahuan  dan pengalaman yang dimiliki, untuk mengintegrasikan, mendialogkan pikiran dan pandangan masing-masing, guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan daerah Kabupaten Banggai Kepulauan”

Di tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan tema “Mengoptimalkan Pengelola Potensi Ekonomi Lokal Dalam Meningkatkan Daya Saing dan Kemandirian Menuju Masyarakat Banggai Kepulauan Yang Maju dan Berkeadilan Sejaterah” dengan prioritas pembangunan yaitu :

  1. Penyediaan air bersih bagi masyarakat dan penataan kawasan ibu kota Salakan
  2. Penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas  pendidikan
  3. Peningkatan produksi dan produktivitas sektor pertanian dan perikanan
  4. Penyediaan dan pembangunan infra struktur destinasi kepariwisatawan berbasis kawasan dan
  5. Penyediaan rumah layak huni, santuan kematian dan tunjangan hari tua bagi masyarakat miskin”

Untuk itu, Pemerintah daerah terus berupaya mengembangkan infrastruktur strategis  diberbagai sektor antara lain sektor Pertanian, Perikanan, dan Parawisata serta penataan Kota Salakan. Apalagi di Tahun 2021 ini Kabupaten Banggai Kepulauan masuk dalam salah satu Kabupaten lokasi fokus intervensi penurunan stunting.

” Saya harapkan agar Desa-desa  yang menjadi lokus stunting agar serius dan saling mendukung sehingga angka stunting Kabupaten Banggai Kepulauan dapat kita turunkan” tutup Wabup. (RoyKominfo)

 

 

Ponding-Ponding, BanggaiKep.go.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan merupakan forum musyawarah tahunan bagi para pemangku kepentingan serta stakeholder di tingkat Kecamatan.

Forum musyawarah dimaksud untuk mendapat masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan yang berada di wilayah kecamatan masing-masing.

Untuk memantapkan Musrenbang tingkat kecamatan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Tinangkung Utara (Tinut) pada Selasa, 16 Maret 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Kepulauan memulai tahapan pra Musrenbang bertempat di gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Ponding-Ponding, Senin, (15/3/2021).

Sekdis Bappeda Hermanto M menyampaikan, pra Musrenbang dilaksanakan untuk mempermudah proses penginputan data sebelum di gelarnya Musrenbang.

Beliau berharap pra Musrenbang ini sudah ada rembuk dari masing-masing Desa terkait apa yang menjadi skala prioritas usulan.

“Apa yang diusulkan nanti harus benar-benar menjadi skala prioritas dan produktif”, ujar Hermanto.

Kegiatan Pra Musrenbang dibagi dalam 4 Kelompok diskusi yaitu, bidang Infrastruktur, bidang sosial budaya, bidang ekonomi, dan bidang Stunting.

Saat di jumpai jurnalis Diskominfo, Hermanto M menjelaskan, “Pada tahun sebelumnya kegiatan seperti ini hanya di bagi 3 kelompok diskusi yaitu bidang Infrastruktur,sosial budaya,dan ekonomi tahun ini ada ketambahan 1 bidang yaitu bidang Stunting.”

“Banggai Kepulauan termasuk peringkat ke 2 dalam kasus Stunting sehingga untuk menjawab itu, Permerintah menambah 1 bidang diskusi untuk menjaring persoalan stunting dan penanganannya,” lanjut Hermanto.

Hadir dalam kegiatan, Anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinut, beberapa OPD Banggai Kepulauan, Unsur Muspika Kecamatan Tinut, para Kepala Desa se Kecamatan Tinut, dan tamu undangan lainnya. (FeriKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 15 Maret 2021 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Kasus aktif yang saat ini dalam pemantauan terdistribusi di Kec. Tinangkung Selatan, Kec. Peling Tengah, Kec. Buko Selatan dan Kec. Bulagi Selatan.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Salim J. Tanasa membuka dengan resmi kegiatan Bimtek Implementasi Transaksi Non Tunai di Wilayah Pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan yang bertempat di Ruang rapat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banggaikep.

Dihadiri oleh Asisten, Staf Ahli, Kepala BPKAD, Kepala Bank Sulteng Cabang Salakan dan undangan lainnya. Senin, (15/03/2021).

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di bacakan oleh Wakil Bupati Salim J. Tanasa mengatakan bahwa, “Saya menyambut baik dan mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini, guna mewujudkan pengelolaan keuangan Daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih baik”.

“Hal ini tentu saja harus menjadi perhatian semua pihak untuk menciptakan tata kelola keuangan dan pemerintah yang bersih dan baik sehingga diperlukan komitmen dan aksi nyata melalui kerja keras maupun dukungan dari semua pihak.”

“Dengan penerapan transaksi non tunai diharapkan dapat bermanfaat untuk mencegah peredaran uang palsu, menghemat pengeluaran Negara , menekan laju inflasi , mencegah transaksi illegal , dan mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas.”

Sesuai amanat surat edaran menteri dalam negeri mulai 1 januari 2018, Pemerintah Daerah harus melaksanakan transaksi non tunai yang meliputi penerimaan dan pengeluaran daerah.

“Olehnya, saya berharap kepada seluruh peserta Bimtek agar serius mengikuti kegiatan ini sehingga ilmu yang di berikan benar-banar di pahami kemudian di aplikasikan di OPD masing-masing” tutup wabup. (DeckyKominfo)

Boyomoute, Banggaikep.go.id – Kegiatan Penanaman pohon pencanangan desa beriklim dilaksanakan juga di Desa Boyomoute Kecamatan Liang. Sabtu, (13/03/2021).

Penanaman pohon ini adalah inisiasi dari perkumpulan Salanggar Desa Boyomoute yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banggai Kepulauan serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan Provinsi Sulteng.

Mengawali sambutannya, Wabup berkata, ” Kita Menyadari bahwa hutan berperan sebagai penyangga kehidupan sekaligus menyediakan hasil hutan kayu, hasil hutan bukan kayu (HHBK), kebutuhan pangan, ketersediaan air, sumber energi dan jasa lingkungan lainnya”.

“Namun saat ini kita dihadapkan bahwa lingkungan hidup kita telah rusak, lahan di sekitar telah gersang yang mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor pada musim hujan serta kekeringan pada musim panas” lanjut Wabup.

“Hal tersebut tentunya sangat berbahaya bagi dan haruskita hentikan untuk anda depan bumi kita.”

“Selaku Pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyambut baik atas diselenggarakannya penanaman pohon ini yang akan membantu mengurangi tingkat bencana kedepannya” ungkap Wabup.

“Mari bersama kita jaga dan lindungi hutan kita untuk bekal anak cucu kedepan” tutup Wabup.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Banggaikep Salim J Tanasa sekaligus membuka kegiatan, Camat Liang, Kapolsek, Danramil, Kepada Desa Balayon serta aparat & BPD, serta Perkumpulan Salanggar Desa Boyomoute. (TrisKominfo).

Balayon, Banggaikep.go.id – Penanaman pohon dalam rangka pencanangan desa beriklim inisiasi dari perkumpulan Salanggar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di desa Balayon Kecamatan Liang. Minggu, (14/03/2021)

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Banggaikep Salim J Tanasa sekaligus membuka kegiatan, Camat Liang, Kapolsek, Danramil, Kepada Desa Balayon serta aparat & BPD, serta Perkumpulan Salanggar Desa Balayon.

“Selaku Pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyambut baik atas diselenggarakannya penanaman pohon ini sehingga masyarakat desa tidak perlu lagi melakukan penebangan liar terhadap hutan yang bisa mengakibatkan rusaknya Ekosistem Lingkungan Hidup dan perekonomian daerah” ungkap Wabup.

“Sumber daya hutan dan Lingkungan Hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan ekonomi, sosial dan budaya bangsa.”

“Rusaknya sumber daya dan lingkungan akan sangat berpengaruh secara langsung maupu tidak langsung terhadap kelangsungan kehidupan kita”.

“Untuk itu saya mengajak kepada kita semua, mari bersama kita jaga dan lindungi hutan kita untuk bekal anak cucu kedepan” tutup Wabup. (TrisKominfo).