Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemdes Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 107 kepala keluarga.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Desa Malanggong bagi 107 KK dilaksanakan pada Sabtu, (4/7/2020) bertempat di Balai Desa Malanggong Kec. Buko.

Dalam sambutannya Kades Malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa penerima BLT-DD sebanyak 107 kepala keluarga dengan total anggaran Rp.64.200.000, jadi total anggaran yang digunakan untuk BLT-DD untuk tiga tahap Rp.192.600.000 dari 30% total DD.

Isak pun berharap bagi masyarakat penerima BLT-DD untuk dapat memanfaatkan dengan baik bantuan yang sudah Pemerintah salurkan dimasa pandemi covid-19.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos memberikan apresiasi atas kinerja Pemdes Malanggong dalam penyaluran BLT-DD yang sampai tahap III ini tetap aman dan tidak ada pengeluhan dari penerima maupun masyarakat Malanggong pada umumnya.

Kori pun mengajak para penerima BLT-DD di Malanggong untuk produktif apalagi yang masih usia muda yang mampu bekerja, kiranya dapat terus berusaha dan bekerja tingkatkan keterampilan yang ada guna meningkatkan ekonomi keluarga dimasa pandemi saat ini, karena bantuan Pemerintah terbatas tidak dapat membiayai semua kebutuhan kita.

Lanjut Kori “Kiranya para penerima dapat memanfaatkan bantuan yang ada untuk kebutuhan yang sangat pokok dalam keluarga jangan hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan yang tidak penting, belanjakan sembako serta gunakan untuk berobat bagi yang sakit apalagi dimusim hujan seperti ini kita rentah dengan penyakit”.

Penyaluran BLT-DD Tahap III Desa Malanggong dihadiri oleh Plt.Camat Buko, Mewakili Polsek Buko Brigpol I Ketut Pica, Koramil 1308-13 Buko diwakili oleh Kopda Yudas Duasing, TPD Kec. Buko Andi Ndiba serta Perangkat Pemdes Malanggong. (AmosKominfo)

 

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap III yang diperuntukan bulan Juni 2020.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III bagi 48 kepala keluarga di Desa Pelinglalomo dilaksanakan pada hari Selasa (30/6/2020) bertempat di kantor Desa Pelinglalomo yang dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Marten Tangkelangi, SH, Danramil 1308 Buko diwakili oleh Kopda Ismudin, Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba serta jajaran perangkat Desa Pelinglalomo.

Kepala Desa Pelinglalomo Ahyudi Yunus, S.Fil dalam sambutannya memaparkan “Jumlah penerima bantuan Pemerintah dimasa pandemi baik PKH, BPNT, BST dan BLT DD di Desa Pelinglalomo, khusus untuk BLT-DD Sebanyak 48 KK dengan total anggaran Rp. 28.200.000 untuk satu bulan, jadi total untuk 3 bulan Pemdes Pelinglalomo mengangarkan Rp. 84.600.000 untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19”, jelas Udi sapaan akrap Kades pelinglalomo.

Plt. Camat Buko Kori Yalume dalam sambutannya menekankan kepada penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik serta bukan untuk dibelanjakan barang yang tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh semua anggota keluarga.

Serta Kori pun mendorong para penerima bantuan agar dapat produktif atau berusaha serta bekerja untuk menopang perekonomian keluarga dimasa pandemi Covid-19, karena bantuan Pemerintah hanya sementara.

Kapolsek Buko Marthen Tangkelangi, SH, pun mengingatkan hal yang sama bagi penerima BLT-DD di Desa Pelinglalomo, serta mengharapkan Pemdes dapat patuh dan menaati aturan yang menjadi acuan dalam penyaluran BLT-DD agar tidak terjerat hukum ketika pemeriksaan.

“Sebab sangsinya jelas jika penyaluran BLT-DD tidak tepat sasaran apalagi ada pemotongan dari jumlah nominal Rp. 600.000/kk yang sudah diatur berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku”, ucap Kapolsek. (AmosKominfo)

Okulo Potil, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Okulo Potil Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi 86 Kepala Keluarga.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa bagi 86 KK di Desa Okulo Potil dilaksanakan pada hari Kamis (2/7/2020) bertempat di balai Desa yang diawali dengan penyaluran secara simbolis bagi beberapa penerima oleh unsur muspika Kec. Buko.

Penyaluran BLT-DD Desa Okulo Potil tahap III yang diperuntukan untuk Bulan Juni dihadiri oleh Camat Buko yang diwakili Kasie Trantip Laskar Tolobi, S.Sos, Kapolsek Buko diwakili oleh Brigpol I Ketut Picca, Danramil 1308-13 Buko diwakili oleh Kopda Ismudin, Pendampin Desa Kec. Buko, Kepala Desa Okulo Potil beserta perangkat Desa Okulo Potil.

Kepala Desa Okulo Potil Welon Kolian dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerima BLT di desa Okulo Potil sebanyak 86 KK dengan total anggaran Rp. 51.600.000, “Dan saat ini kami Pemerintah Desa sudah mencairkan tahap yang ke III untuk bulan Juni 2020, jadi total anggaran DD yang dipergunakan Pemdes Okulo Potil untuk BLT sebesar Rp.154.800.000,-“.

“Harapan kami sebagai pemdes masyarakat dapat terbantu dimasa pandemi ini serta kami pun berharap para penerima dapat memanfaatkan dengan baik”, harap Kades.

Laskar Tolobi dalam sambutannya mewakili camat menyampaikan agar para penerima manfaat BLT-DD di Desa Okulo Potil agar menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya serta dibelanjakan untuk kebutuhan pokok keluarga dengan membeli sembako dan obat-obatan bagi yang sakit.

Laskar pun menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan kepedulian Pemerintah bagi masyarakatnya dimasa pandemi Covid-19, “Untuk itu pun kami selaku Pemerintah Kecamatan sangat berharap peran serta masyarakat dalam menyukseskan program Pemerintah”, ucap Laskar. (AmosKominfo)

Semarang, BanggaiKep.go.id – Ancaman pandemi virus korona atau Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir, ditandai dengan kondisi yang masih berubah-ubah dan dinamis. Di sisi kesehatan, diperlukan upaya bersama untuk menjaga agar jangan sampai muncul gelombang kedua. Namun demikian, yang dihadapi sekarang ini bukan hanya krisis kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan terkait penanganan Covid-19 di Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah, Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Selasa, 30 Juni 2020. Acara ini juga dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah melalui video konferensi.

“Saya titip yang kita hadapi ini adalah bukan hanya urusan krisis kesehatan, tapi juga masalah ekonomi, krisis ekonomi. Karena kalau kita lihat sekarang ini yang namanya demand terganggu, suplai terganggu, produksi terganggu. Pada kuartal yang pertama kita masih tumbuh, keadaan normal kita di atas 5 (persen), tapi kuartal pertama kita masih bisa tumbuh 2,97 (persen). Tetapi di kuartal kedua kita sangat khawatir bahwa kita sudah berada di posisi minus pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Presiden.

Untuk itu, Presiden mewanti-wanti jajaran pemerintahan di daerah supaya berhati-hati dalam mengelola pandemi sehingga urusan kesehatan dan ekonomi bisa berjalan beriringan. Presiden meminta agar daerah tidak membuka ekonomi tanpa ada sebuah kendali yang baik di bidang kesehatannya.

“Jangan sampai melonggarkan tanpa sebuah kendali rem sehingga mungkin ekonominya bagus, tapi Covid-nya juga naik. Bukan itu yang kita inginkan. Covid-nya terkendali, tetapi ekonominya juga tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Namun, Kepala Negara menyadari bahwa hal tersebut bukanlah perkara mudah dan dialami oleh semua negara di dunia. Menurut Presiden, dari data yang diterimanya, ekonomi global pada tahun 2020 diperkirakan akan mengalami kontraksi dan tumbuh negatif.

“Oleh sebab itu, kalau kita bisa mengatur, mengelola gas dan rem antara Covid, antara kesehatan dan ekonomi, inilah yang kita harapkan. Ini menjadi tanggung jawab kita semuanya, bukan hanya gubernur, bupati, dan wali kota, tetapi jajaran Forkompinda, TNI, Polri, seluruh gugus tugas agar betul-betul menjaga agar itu bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah antara lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Semarang, 30 Juni 2020
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. (KondKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-74, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP. Reja A. Simanjuntak,  SH.SIK.MH mengadakan acara syukuran di Kantor Polres Banggai Kepulauan. Rabu, (01/07/2020).

Berbeda dari biasanya, peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara kali ini dilakukan secara sederhana karena kondisi pandemi Covid-19.

Upacara dilaksanakan secara terpusat melalui live streaming dari Istana Merdeka Jakarta dengan Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo.

Dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Polres Banggai Kepulauan melaksanakan upacara secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolres BanggaiKep.

Turut hadir juga Bupati Banggai Laut Letkol Sus (Purn.) Drs. H. Wenny Bukamo, Kepala Kejari Banggai Laut Fauzal, S.H,.M.H beserta unsur Forkopimda Daerah lainnya.

Dalam kegiatan ini, peserta upacara dibatasi, mengingat saat ini pandemi Covid–19 masih merajalela di Negara Indonesia. Sehingga beberapa kegiatan juga menyesuaikan dengan kondisi saat ini yaitu dimasa transisi new normal dengan tetap mentaati protokol kesehatan.

“Dengan senang hati menginjakan kaki di Sulteng ini mohon doa restu dari Bapak/Ibu sekalian. Dalam melaksanakan tugas di sini, kami yakin dan percaya polres ini tidak akan bisa bekerja dengan maksimal tanpa bantuan semua pihak Pemerintah Daerah dari forkopimda dan dari rekan-rekan TNI”, ujar Kapolres AKBP. Reja A. Simanjuntak, SH.SIK.MH dalam membuka sambutannya.

Sambung Kapolres, “Melaksanakan tugas-tugas kepolisisan khususnya menjaga keamanan dan ketertiban masyaratakat, kami berharap bisa meningkatkan silahturahmi maupun  kerja sama yang baik dan semua pihak di wilayah hukum, kebetulan kami bertugas di dua kabupaten yakni Kabupaten Banggai Kepulauan dan Banggai Laut”.

“Oleh karena itu, anggota-anggota kami bertanggung jawab di dua wilayah Kabupaten. Kami berharap polres BanggaiKep ini bisa lebih meningkatkan pelayanan pada masyarakat”, tutup Reja.

Pada kesempatan ini, Bupati Banggai Laut Drs. H. Wenny Bukamo juga memberikan sambutan, ”Kita ketahui bersama, harapan-harapan masyarakat terhadap kepolisian Republik Indonesia sangatlah tinggi.Koordinasi yang baik ini saya kira akan baik manfaatnya terutama dalam menghadapi situasi-situasi yang kita tidak harapkan bersama”.

“Terkait dengan 74 Tahun Hari Bhayangkara, saya kira ini usia yang sudah dewasa. Kita tau harapan masyarakat sangat tinggi terhadap kepolisian RI, kita memahami apalagi di Banggai Laut jumlah personil sangat minim. Ini semua membutuhkan penangan kepolisian terutama kejahatan yang konfensional”, sambung Bupati Balut.

“Ini menjadi salah satu tantangan bagi kapolres baru kita bagaimana supaya pengeboman kejahatan konfensional ini bisa berkurang, karna ini sangat berpengaruh pada lingkungan hidup kita”, tutup Wenny. (TrisKominfo).

Palu, BanggaiKep.go.id – Rais D. Adam resmi dilantik sebagai Bupati Banggai Kepulauan oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dalam acara Pengambilan Sumpah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) sisa jabatan 2017-2022 di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Selasa, (30/06/2020).

Dalam kegiatan pelantikan dihadiri oleh Ketua DPR Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua DPR Kabupaten Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling beserta Jajaran Forkompimda Prov. Sulteng dan Kabupaten Banggai Kepulauan, para pejabat utama Lingkup Provinsi Sulawesi Tengah serta para tamu undangan berjumlah kurang lebih 40 orang.

Acara pelantikan dimulai pukul 10.10 wita. Sebelum proses pelantikan dilaksanakan, tamu undangan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Persiapan pelantikan diawali dengan pembacaan naskah pelantikan.

Dalam sambutannya, Gubernur Longki mengatakan bahwa “Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan Kabupaten yang sejauh ini dinyatakan nihil penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19. Bahkan sampai kemarin, Senin 29 juni 2020 tidak terdapat satu pun ODP maupun PDP dalam tabel laporan update pusdatina covid-19 provinsi Sulawesi Tengah. “Namun jangan sampai Pemkab Banggai Kepulauan terbuai dan lantas melonggarkan aspek-aspek pengawasan, karena situasi ini ibarat sebuah bom waktu yang bisa meledak kapan saja”, kata Longki.

Gubernur juga meminta perhatian Bupati beserta jajaran agar tetap waspada dan tidak berhenti mengingatkan masyarakat supaya disiplin melaksanakan protokol kesehatan, “Karena selama masih ada mobilitas orang maupun barang maka penularan covid-19 di Banggai Kepulauan masih nyata ancamannya dan harus diantisipasi dengan langkah-langkah preventif”.

Terkait dengan berlanjutnya kembali tahapan pilkada serentak per tanggal 15 juni 2020, Gubernur Longki juga meminta kepada Bupati dan jajaran agar mendukung keamanan dan kelancaran pelaksanaan pilkada Gubernur – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah di bawah pandemi covid-19, tanggal 9 desember 2020 nanti.

Selain itu, Gubernur pun mengingatkan Bupati dan jajaran perangkat Daerah mesti bersinergi untuk merumuskan dan menetapkan langkah-langkah strategis untuk menuntaskan masalah-masalah sosial kemasyarakatan dan ketimpangan pembangunan antar wilayah di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Rais Adam mengatakan akan menggenjot pembangunan infrastruktur terutama pelabuhan yang masuk prioritas infrastruktur lain seperti jalan, puskesmas dan pasar terus dibangun agar BanggaiKep bisa terbebas dari status Kabupaten Tertinggal. (TrisKominfo).

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur  Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola, melantik Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) sisa masa jabatan 2017-2022, H.Rais.D Adam di Gedung Pogombo kantor Gubernur Sulteng.jalan Samratulangi,Palu, Selasa (30/06/2020).

Melalui sambutannya, Gubernur Longki memberi beberapa catatan kepada Bupati Bangkep beserta perangkat Daerah “Kabupaten Banggai Kepulauan adalah kabupaten yang sejauh ini dinyatakan nihil penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19. bahkan sampai kemarin, senin, 29 juni 2020, tidak terdapat satu pun odp maupun pdp dalam tabel laporan update pusdatina covid-19 provinsi sulawesi tengah.Kata Gubernur.

Terkait hal itu Gubernur sangat mengapresiasi namun ia juga mengingatkan, jangan sampai Pemkab Bangkep terbuai dan lantas melonggarkan aspek-aspek pengawasan, karena situasi ini ibarat sebuah bom waktu yang bisa meledak kapan saja.Sambungnya

Gubernur juga meminta perhatian bupati beserta jajaran agar tetap waspada dan tidak berhenti mengingatkan masyarakat supaya disiplin melaksanakan protokol kesehatan, karena selama masih ada mobilitas orang maupun barang, maka penularan covid-19 di banggai kepulauan masih nyata ancamannya dan harus diantisipasi dengan langkah-langkah preventif.

Terkait dengan berlanjutnya kembali tahapan pilkada serentak per tanggal 15 juni 2020, Gubernur Longki juga meminta kepada Bupati dan jajaran agar mendukung keamanan dan kelancaran pelaksanaan pilkada Gubernur – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah di bawah pandemi covid-19, tanggal 9 desember 2020 nanti.

Selain itu Gubernurpun mengingatkan Bupati dan jajaran perangkat daerah mesti bersinergi untuk merumuskan dan menetapkan langkah-langkah strategis untuk mengentaskan masalah-masalah sosial kemasyarakatan dan ketimpangan pembangunan antar wilayah di kabupaten banggai kepulauan.

Pelantikan ini dihadiri Jajaran Forkompimda Prov Sulteng dan Kab Banggai Kepulauan serta rekan Jurnalistik.

Sumber: Biro Humas & Protokol Pemprov Sulteng. (ElsiKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2020 BKKBN Pusat melaksanakan program 1 juta Apseptor se-Indonesia.

Dalam menyukseskan program BKKBN Pusat melalui program 1 juta Akseptor se-Indonesia, Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Bulagi dibawah pimpinan Koordinator Degi. S. Matade, SH melaksanakan pelayanan KB gratis yang dilaksanakan di Puskesmas Bulagi Kec. Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin, (29/6/2020).

Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan dan dihadiri oleh Camat Bulagi yang diwakili Sekcam Hamka Kumali, SH, Danramil 1308-12 Bulagi yang diwakili Sertu J.S Karim, Kepala Puskesmas Bulagi Piter Pasinggi, SKM.

Dalam Sambutan Camat Bulagi yang dibacakan oleh Hamka Kumali diawali dengan sepengal lirik lagu “Harta yang paling berharga adalah keluarga, Istana yang paling indah adalah keluarga, Puisi yang paling bermakna adalah keluarga, Mutiara tiada tara adalah keluarga”.

Selain itu, sambutan Camat Bulagi lebih menekankan betapa pentingnya sebuah keluarga, karena keluarga merupakan landasan utama dan memiliki peran penting dalam pembangunan suatu bangsa.

“Untuk itu perlunya keluarga berkualitas, keluarga kecil bahagia serta sejahtera, keluarga yang seperti itu dapat tercipta apabila setiap keluarga dapat merencanakan kehidupan yang diawali dengan merencanakan pernikahan, merencanakan kehamilan dan kesehatan kehamilan”, kata Hamka.

Dibutuhkan peran kita untuk dapat bergotong-royong untuk membangun keluarga Indonesia yang tentram, sejahtera dan yang berbudaya, 8 fungsi keluarga merupakan dambaan dan harapan setiap keluarga.

“Saya selaku Camat Bulagi sangat mendukung kegiatan Harganas ke 27 tahun 2020, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke 67 yang salah satu kegiatannya pelayanan KB gratis 1 Juta Akseptor se Indonesia”, ucap Hamka.

“Terima kasih bagi semua pihak yang sudah berperan serta dalam menyukseskan kegiatan Pemerintah pusat melalui BKKBN, harapan saya kiranya kegiatan ini memberikan dampak yang besar bagi bangsa dan negara”, harap Camat.

Koordinator PLKB Kec. Bulagi Degi S.Matade, SH saat diwawancarai Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep memaparkan bahwa kegiatan pelayanan KB gratis 1 juta Akseptor merupakan program dari BKKBN Pusat yang dilaksanakan serentak pada hari ini Senin, 29 Juni 2020.

“Suksesnya program KB merupakan tanggungjawab kita bersama guna mewujudkan keluarga yang terencana, bahagia dan sejahtera, untuk itu dibutuhkan peran serta dan koordinasi dari semua komponen yang ada demi suksesnya program Nasional ini melalui BKKBN”, jelas Degi.

Lanjut Degi, “Saya selaku Koordinator PLKB Kecamatan Bulagi mengucapkan banyak terima kasih kepada Camat Bulagi dan jajarannya, Kapolsek Bulagi, Danramil Bulagi, Kepala Puskesmas Bulagi serta para Dokter, Perawat dan Bidan serta bagi semua pihak yang sudah berperan aktif dalam kegiatan ini”. (AmosKominfo)

 

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara Ke-74 ditengah pandemi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) merayakan HUT Bhayangkara lebih memfokuskan pada berbagai kegiatan sosial.

Ditengah pandemi yang melanda Bangsa Indonesia, Polri bukan saja hanya memfokuskan kegiatannya pada pengamanan, Polri pun bersinergi bersama guna meringankan beban masyarakat ditengah pandemi covid-19.

Sehubungan dengan merayakan HUT Bhayangkara ditengah pandemi Covid-19 Polri mengelar kegiatan sosial dengan penyaluran beras bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 diseluruh wilayah NKRI.

Pada hari Sabtu 27 Juni 2020, Polres Kab. Banggai Kepulauan Sektor Buko dibawah pimpinan IPDA. Marthen Tangkelangi, SH melakukan penyaluran beras bantuan dari Polri bagi masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Buko dan Buko Selatan.

Kapolsek Buko saat dijumpai Jurnalis Kominfo Pemda Banggai Kepulauan (29/6/2020) memaparkan bahwa pembagian beras ini merupakan kegitan sehubungan dengah HUT Bhayangkara Ke 74 serta sebagai kepedulian Polri bagi masyarakat ditengah pandemi covid-19.

“Bantuan beras ini diperuntukan bagi keluarga miskin, mereka yang kehilangan mata pencarian (pekerjaan) serta yang lanjut usia yang tidak dapat bekerja lagi”, ungkap Marthen.

Adapun yang menjadi Tema peringatan HUT Bhayangkara ditahun ini adalah “Kantibmas Kondusif, Masyarakat Produktif”. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Mengawali tugas dalam jabatan yang baru sebagai Kapolsek Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, IPDA. Marthen Tangkelangi, SH mengawal penyaluran BLT-DD disejumlah Desa di Kecamatan Buko.

Dalam setiap sambutannya pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Marthen Tangkelangi selalu mengingatkan kepada Pemerintah Desa baik Kepala Desa bersama BPD dan aparat Desa agar tetap berpedoman pada undang-undang dan peraturan yang harus dipedomani dalam penyaluran BLT-DD bagi masyarakat.

“Penyaluran harus trasparansi agar diketahui oleh publik, serta saya ingatkan jangan ada pemotongan karena sangsinya jelas pidana penjara dan denda, jadi kalau Rp.600.000 yang diamanatkan peraturan yang berlaku salurkan semua, jangan ada potongan dengan alasan apa pun, karena itu tidak dibenarkan”, ungkap Marthen.

Lanjutnya, “Saya pun berharap bagi para penerima BLT-DD untuk memanfaatkan dengan baik bantuan yang Pemerintah salurkan ditengah penyebaran virus corona”.

“Gunakan untuk kebutuhan bersama semua anggota keluarga jangan hanya untuk kebutuhan pribadi saja apalagi bukan untuk membeli baham makan serta obat-obatan bagi yang sakit”, ucap Kapolsek Buko. (AmosKominfo)