Salakan, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Banggai Kepulauan, Dr. Ariyono Orab, S.Pd., S.Sos.,MM, mewakili Pj. Bupati Ihsan Basir, SH.,L.LM, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka Proyek Perubahan Diklat Kepemimpinan Nasional.

Acara ini diprakarsai oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banggai Kepulauan, Harry Saputra Nursin, S.STP., M.AP, dan diselenggarakan di Ruang Pertemuan Bupati, Selasa, (22/10/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Edison E. Moligay, S.Sos., M.AP, Kapolres Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Kasat Bimas AKP Abd. Haris Hippy, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat lingkup Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Ariyono Orab menekankan pentingnya forum ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik, terutama terkait penanganan aduan informasi kebakaran, ketertiban umum, dan transportasi masyarakat yang berbasis komunitas di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Tema yang diusung dalam FGD ini, yakni “Layanan Cepat Aduan Informasi Kebakaran dan Tibumtra mas Berbasis Komunitas,” dinilai sangat relevan dan strategis.

“Kebakaran dan masalah ketertiban umum adalah isu serius yang membutuhkan perhatian kita bersama. Dengan melibatkan masyarakat dalam sistem aduan, kita dapat meningkatkan responsivitas dan efektivitas penanganan masalah tersebut,” ujar Ariyono Orab.

Ia juga berharap partisipasi aktif dari semua pihak dalam forum ini, dengan tujuan menyampaikan pendapat dan gagasan konstruktif yang dapat dijadikan acuan untuk pengembangan layanan di masa depan.

Ariyono Orab juga menekankan pentingnya forum ini sebagai ajang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan Banggai Kepulauan yang lebih aman dan nyaman, serta mendorong lahirnya inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Harry Saputra Nursin menjelaskan bahwa Proyek Perubahan yang disusunnya adalah sebuah inovasi untuk menghadapi tantangan geografis dan aksesibilitas di Kabupaten Banggai Kepulauan. Tantangan tersebut sering kali menghambat penegakan hukum daerah, pemeliharaan ketertiban umum, serta penanganan kebakaran.

Sebagai solusi, Harry S. Nursin memaparkan sistem LACAK BANGKEP yang menggunakan teknologi berbasis digital sebagai platform pelaporan. Sistem ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dengan komunitas-komunitas lokal, seperti komunitas Bentor dan lainnya, untuk mempercepat proses pelaporan dan penanganan insiden di lapangan.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan pelayanan publik di Banggai Kepulauan dapat lebih maksimal, serta menciptakan respons yang lebih cepat dan efektif dalam penanganan situasi darurat di wilayah Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id  – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Ariyono Orab memimpin upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2024 di halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Bangkep, Selasa (22/10/2024).

Upacara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah, dan berbagai elemen masyarakat serta para santri yang tersebar di wilayah daerah tersebut.

Dalam amanatnya, Ariyono Orab membacakan sambutan Menteri Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA, yang menekankan pentingnya mengenang dan menghargai jasa-jasa para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pj Sekda mengatakan, Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober adalah momentum untuk mengenang para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Sejarah mencatat bahwa kaum santri merupakan salah satu kelompok paling aktif dalam perlawanan terhadap penjajahan.

Pj Sekda menyoroti peristiwa “Resolusi Jihad” yang dicetuskan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari pada tanggal 22 Oktober 1945.

“Dalam fatwa tersebut, beliau menyatakan bahwa berperang melawan penjajah adalah fardhu ‘ain bagi setiap Muslim. Semangat tersebut telah menggelorakan perjuangan santri dan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ucapnya.

Pj Sekda menjelaskan bahwa tanpa peristiwa Resolusi Jihad, mungkin peristiwa puncak perlawanan masyarakat Indonesia pada 10 November 1945 tidak akan terjadi.

Tema Hari Santri Nasional 2024 yakni “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan,” diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi santri masa kini untuk meneruskan perjuangan para pendahulu.

“Seorang santri mempunyai tugas untuk melanjutkan perjuangan kiai, ketika sang kiai wafat,” tuturnya.

Pj Sekda juga berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita semua, khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa.

“Mari kita doakan pahlawan-pahlawan kita, ulama-ulama kita, santri-santri kita yang telah gugur demi kemaslahatan bangsa dan agam. Semoga mereka ditempatkan di sebaik-baiknya tempat dan dikumpulkan dengan para syuhada, Amiin,” tutupnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan diwakili Pj. Sekretaris Daerah Aryono Orab hadiri Sosialisasi Pendidikan Pemilih “ASN MENGAJAK” pada segmentasi instansi pemerintah dalam hal pelayanan pindah memilih (DPTb) dan pemilih tambahan (DPK) pada pilkada serentak di Banggai Kepulauan tahun 2024, Selasa (22/10/2024).

Dalam sambutan Bupati yang di bacakan oleh Sekda menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam mengenai mekanisme hingga memilih dan pemilih tambahan dalam hal ini bertujuan agar semua lapisan masyarakat terutama ASN dapat berpartisipasi secara aktif dan cerdas dalam pemilihan.

“Saya mengajak semua instansi pemerintah untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dalam proses pindah memilih dan memilih tambahan pastikan informasi ini dapat diakses dengan baik agar setiap warga yang berhak dapat menggunakan hak suaranya tanpa hambatan,” ucap Sekda.

Aryono juga menerangkan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk mensukseskan pemilihan ini bukan hanya sekedar penyelenggara tetapi juga sebagai pendidik bagi masyarakat tentang pentingnya suara mereka.

“Mari kita tingkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai pemilik serta pentingnya menjaga integritas dan kualitas pemilu,” ujarnya.

“Saya mengingatkan kembali kepada kita sekalian khususnya ASN bahwa netralitas ASN itu harga mati sama harga mati dengan NKRI,” tambah Sekda.

Karena itu jangan melakukan politik praktis ini karena ada sanksi pidana yang menunggu kita apabila nanti kita akan melanggar yang kedua terkait dengan keikutsertaan pemilih mari kita sama-sama mensukseskan pemilihan Pilkada ini dan menyampaikan kepada masyarakat secara berjenjang tentang pentingnya untuk melaksanakan atau ikut serta ke TPS pada tanggal 27 November nanti, karena keberhasilan Pilkada itu ditentukan oleh tingkat partisipasi pemilih kalau tingkat partisipasi pemilih tinggi itulah Kesuksesan.

Selanjutnya Ketua KPU Kabupaten Banggai Kepulauan Supriatmo Lumuan S. Sos, M.SI menyampaikan dalam rangka mengundang seluruh OPD yang nanti kita akan lakukan di tanggal 27 November ada beberapa hal kalau kita lihat di dalam proses pemutakhiran data ada namanya DPT ada namanya DPTb dan ada namanya DPK, DPT.

“Saya kira kita sudah close sudah selesai kita proses kita sudah pleno bahkan sampai di tingkat provinsi kita sudah lakukan dan Sekarang kita akan mengurusi soal DPTb,” kata Ketua KPU.

Menurutnya, DPTb ini penting karena ini menyangkut proses pemutih itu di TPS karena kalau kita lihat apa soal-soal yang ada di TPS misalnya di PSU KK itu karena DPTb yang harusnya tidak sebegitu suaranya, surat suara misalnya ketika DPTb dari luar Kabupaten otomatis akan hanya memiliki satu provinsi sekarang DPTb ini bisa DPTb pindah rumah di sini yang kita close nanti di tanggal 27 November.

Hari ini kita akan diskusikan adalah soal DPTb dan DPK itu adalah orang yang tidak terdaftar dalam DPTb tapi dia punya KTP nanti dia bisa gunakan pada saat voting oleh karena itu saya kira pertemuan ini sangat penting.

“Kami berharap ada diskusi yang komprehensif dan konstruktif agar nanti pemilihan kita di tanggal 27 November bisa berjalan dengan baik,” terangnya.

“Kami berupa untuk profesional netralitas kami dijaga kehormatan kami secara individu maupun seri kelembagaan sebagai modal kami melaksanakan Pilkada dengan baik dan jujur,” lanjutnya.

“Saya kira nanti kita akan manfaatkan untuk diskusi berkaitan dengan upaya kita menjaga perbedaan ras dari masyarakat kita agar satu-satunya kehormatan bagi kita untuk memilih hanya ada di Pilkada jadi tidak ada jalan lain untuk memilih pemimpin selain Pilkada,” tutur Supriatmo.

Kegiatan bertempat di Aula KPU di hadiri oleh Komisioner KPU, Perwakilan OPD serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi tahun 2024 untuk perangkat daerah yang dilaksanakan selama lima hari bertempat di ruang rapat Bidang IKP kantor Diskominfo, Selasa (8/10/2024).

Sosialisasi ini ditujukan untuk admin perangkat daerah, pranata humas dan operator agar mereka dapat memberikan layanan informasi kepada masyarakat, baik itu bersifat permintaan informasi, pengaduan dan aspirasi maupun menyampaikan informasi yang telah tersedia setiap saat, berkala atau yang bersifat serta merta. Sehingga masyarakat mendapatkan informasi melalui layanan yang telah disiapkan oleh pemerintah dengan cepat, tepat waktu, biaya ringan/tanpa biaya dan cara sederhana.

Disisi lain publik dapat menyampaikan permohonan informasi lebih mudah dan tidak terbelit karena dilayani lewat layanan yang telah disiapkan tersebut yakni melalui website PPID Banggai Kepulauan pada link  http://ppid.banggaikep.go.id dan website lapor.go.id maupun aplikasi lapor.go.id yang tersedia di playstore.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pelaksana dan Pengelola SP4N di perangkat daerah bertugas menyiapkan informasi yang dipublikasikan, baik informasi yang tersedia setiap saat, berkala, serta merta, informasi yang dikecualikan dan memberikan informasi atas pengaduan yang disampaikan, memberikan wadah atas aspirasi  yang diterima.

Adapun manfaat pelaksanaan kegiatan sosialisasi SP4N-Lapor yaitu Meningkatkan kepercayaan, Peningkatan kualitas pelayanan, Transfaransi dan akuntabilitas, Identifikasi kebutuhan masyarakat dan Meningkatkan efesiensi. Sedangkan PPID manfaatnya ialah Menjamin ketersediaan informasi pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Pemohon informasi dapat mendapatkan informasi dengan cepat.

Melalui kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan pengetahuan sumber daya manusia khususnya dalam melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan informasi publik demi terciptanya pelayanan prima kepada masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Permasalah listrik menjadi hal yang paling riskan di Kabupaten Banggai Kepulauan yang hingga saat ini belum menghasilkan solusi konkret dalam penanganannya.

Keluhan terhadap seringnya pemadaman listrik terus disuarakan oleh masyarakat Banggai Kepulauan dari berbagai wilayah di daerah tersebut.

Sehingganya, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan meminta penjelasan dari PLN Unit Salakan mengenai sering terjadi pemadaman PLN di wilayah Banggai Kepulauan melalui pertemuan bersama di ruang rapat wakil Bupati, Jumat (18/10/2024)

Dalam hal itu Kepala PLN Unit Salakan Melki mengatakan “Kebutuhan daya untuk PLN 5.600, daya penuh 5.300 ke pada posisi normal, sedangkan kebutuhan daya sekarang 4.900 devisit 400/kWh,  kami juga ada pengerukan untuk tempat dua unit mesin yang akan datang dan membantu di wilayah Salakan,” ucap Melki.

Melki menambahkan target penyelesaian terkait pemadaman listrik oleh PLN akan kembali normal di akhir bulan Oktober tahun 2024.

“Target kami di bulan ini bulan Oktober di tanggal 29 saat di lapangan tidak ada kendala akan kembali normal,” pungkasnya.

Pihakn PLN Unit Salakan akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat Banggai Kepulauan, progres perbaikan terus dilakukan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Pj. Sekda, Asisten Setda, Anggota PLN Unit Salakan, serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir hadiri Rapat Paripurna DPRD, dengan agenda Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2025 dengan Tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 Yaitu “Mengoptimalkan Pelayanan Publik, Pengembangan SDM dan Infrastruktur yang Mendukung Daya Saing Daerah”, Jumat (18/10/2024).

Kegiatan bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Bangkep dan di hadiri Ketua DPRD Sementara, Wakil Ketua DPRD Sementara, Kepala OPD Lingkup Pemda serta undangan lainnya.

Dalam sambutanya Bupati mengatakan pada Rancangan APBD tahun anggaran 2025 prioritas pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan di tujukan untuk mendukung tercapainya sasaran utama dan prioritas pembangunan Nasional serta sejalan dengan tema dan agenda prioritas pembangunan sulawesi tengah tahun 2025.

Pada rancangan APBD tahun anggaran 2025 konsistensi pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan perlu di jaga agar tetap berjalan sesuai peruntukannya yang tentunya harus di selaraskan dengan kebijakan Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Provinsi.

Bupati menjelaskan rancangan APBD tahun anggaran 2025 yang disampaikan masih mengacu pada rancangan kebijakan umum APBD serta rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara yang merupakan penjabaran dari rencana kerja pembangunan Daerah (RKPD).

“Saya menyampaikan secara garis besar ringkasan APBD tahun anggaran 2025 yang sudah merujuk pada sistematika dan struktur yang di atur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan Daerah dan pedoman penyusunan APBD yang ditetapkan melalui peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025 sebagai berikut, Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, dan Pembiayaan Daerah,” terangnya. (Decky-KOMINFO)

Gansal, BanggaiKep.go.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Kepulauan (DP3AP2KB Bangkep) melaksanakan kegiatan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) sekaligus penyerahan telur hasil sumbangan dari Gerakan sejuta telur untuk anak beresiko stunting dari keluarga kurang mampu di Desa Gansal Kecamatan Tinangkung Selatan, Kamis (17/10/2024).

Sumbangan telur dari beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhasil terkumpul berjumlah 22 rak telur diantaranya, 5 rak telur dari Staf Ahli Pembangunan ekonomi dan Keuangan, 5 rak telur dari Kadis Pertanian, 5 rak telur dari Sekretaris DPRD, 2 rak telur dari Kepala Bapenda, 2 rak telur dari Kadis Perpustakaan Daerah dan 3 rak telur dari Kadis Koperindag.

Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kab Banggai Kepulauan beserta anggota, Kepala DP3AP2KB di wakili Kabid Dalduk, Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, beserta para pejabat fungsional pada Bidang Dalduk, Satgas stunting kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Selatan, Ketua TP PKK Kecamatan Tinangkung Selatan, Kepala Puskesmas Mansamat, Koordinator PLKB Tinangkung Selatan, Penyuluh lapangan KB, Pj. Kepala desa Gansal, petugas Gizi PKM Mansamat, Ketua TP PKK Desa Gansal dan anggota, kader Dashat dan Tim pendamping keluarga (TPK), serta keluarga beresiko stunting.

Dalam kegiatan DASHAT ini, Ketua TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Dr. Wahyuningsih, SE.,M.Sc.,Ph.D menjadi narasumber sekaligus memberikan sosialisasi terkait Ketahanan Keluarga untuk mencegah stunting.

Rangkaian kegiatan termasuk pula dengan agenda petugas Ahli Gizi melakukan demo masak menu untuk anak stunting berbahan dasar lokal yang mudah didapatkan di sentra perdagangan sekitar lokus.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan dengan upaya-upaya yang intens dan partisipasi semua pihak, angka prevalensi stunting di Banggai Kepulauan dapat relatif turun sesuai harapan. (DP3AP2KB-Bangkep)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Ihsan Basir buka secara resmi kegiatan makan sayur dan buah yang dilaksanakan oleh Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (17/10/2024).

Dalam sambutannya Ihsan Basir mengatakan Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi sayur dan buah dalam pola hidup yang sehat di tengah gaya hidup modern yang cenderung mengedepankan makanan cepat saji, kita perlu mengingatkan kembali betapa pentingnya nutrisi yang seimbang bagi kesehatan kita.

“Salah satu yang menarik menurut saya adalah menggunakan makanan pokok ubi banggai untuk jadi biskuit bahkan saya lagi berpikir soal bagaimana kita punya ubi banggai atau yang lain bisa kita kerja sama dengan beberapa perusahaan untuk melakukan temuan-temuan yang membuat kesehatan kita, dan kita harus bangga dengan makanan pokok kita sendiri,” ucap Bupati.

Seperti diketahui, sayur dan buah kaya akan vitamin, mineral dan serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dengan mengkonsumsi sayur dan buah secara rutin kita dapat mencegah berbagai macam penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Saya juga mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Mari kita jadikan momentum ini untuk berkomitmen dalam menerapkan pola makan sehat, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk keluarga dan masyarakat sekitar,” jelas Ihsan.

Selanjutnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jibran Malotes mengatakan, pemerintah sangat mendukung gerakan makan sayur dan buah ini melalui berbagai program dan kebijakan gerakan pangan pemanfaatan lahan dengan memanfaatkan fungsi pekarangan selalu tersedia bila dibutuhkan.

Selain itu tersedianya sayuran dan buah-buahan di pekarangan dapat membiasakan masyarakat mengkonsumsi makanan yang beragam bergizi seimbang dan aman bertanam sayur di pekarangan bukan hanya sebatas gaya hidup sehat namun dapat mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Kami mengajak kita sekalian untuk menjadikan konsumsi buah dan sayur sebagai bagian dari gaya hidup sehat makan sayur dan buah wajib dalam satu hari namun untuk porsinya menyesuaikan dengan kondisi masing-masing,” terangnya.

Kegiatan bertempat di Taman Kota Salakan dihadiri Perwakilan Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Para Kepala Sekolah di wilayah kerja Kecamatan Tinangkung, serta undangan lainnya. ( Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Ihsan Basir secara resmi membuka kegiatan pertemuan koordinasi dan kerjasama lintas sektor dalam rangka pencegahan perkawinan anak, Rabu (16/10/2024).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan menjadi tanggung jawab semua pihak untuk memastikan bahwa setiap anak tanpa terkecuali mendapat kesempatan untuk berkembang dengan baik.

“Kita memiliki kewajiban untuk melindungi hak-hak anak dan menciptakan dukung mereka untuk mengejar pendidikan dan mencapai potensi penuh mereka,” ucapnya.

“Saya mengajak stakeholder untuk berkolaborasi dalam upaya ini, Mari kita tingkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya perkawinan anak dan pentingnya pendidikan bagi anak-anak kampanye kampanye pendidikan, penyuluhan dan penguatan kapasitas bagi orang tua dan tokoh masyarakat harus menjadi bagian integral dari strategi kita,” terang Ihsan.

Bupati juga menekankan pentingnya data dan penelitian untuk memahami faktor pemicu perkawinan anak di Banggai Kepulauan.

“Saya juga ingin menekankan pentingnya data dan penelitian dalam merumuskan kebijakan yang tepat kita perlu memahami lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memicu perkawinan anak di daerah kita, agar program yang kita jalankan dapat tepat sasaran dan efektif,” tambahnya.

Bupati juga berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk berbagi informasi dan praktik baik dalam upaya pencegahan perkawinan anak.

“Saya percaya bahwa pertemuan ini akan menghasilkan rekomendasi dan rencana aksi yang konkret. Mari kita semua berkomitmen untuk melaksanakan rencana tersebut agar dapat mencapai hasil yang nyata dan berkelanjutan dengan dukungan dan kerjasama kita semua kita bisa mengurangi angka perkawinan anak dan menciptakan masa depan yang lebih baik lagi bagi anak-anak kita,” ungkapnya.

Kegiatan bertempat di cafe teman kopi dihadiri oleh Ketua TP PKK Banggai Kepulauan, Kadis DP3AP2KB, Perwira Penghubung 1308/LB, Sekretaris Dinas Kesehatan, Pj. Kepala Desa Baka, Pj Kepala Desa Bongganan serta undangan lainnya. (IKP-KOMINFO)

Depok, BanggaiKep.go.id – Penjabat Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir hadiri Launching Tim Tanggap Insiden Siber TTIS/CSIRT secara bersama sektor pemerintahan dan pembangunan manusia tahap 4 Tahun 2024 bertempat di Aula BSSN Bojongsari Depok, Kamis (10/10/2024).

Dua Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah yang turut hadir dalam kegiatan launching tersebut yakni Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Poso yang dihadiri Inspektur Inspektorat Sukimin, SH.,M.Si.

Dalam sambutan Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN Dr. Sulistio mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan buah dari kerja keras Tim Tanggap Insiden Siber yang akan terbentuk dari daerah sesuai dengan tahapan-tahapan yang sudah diikuti.

Tujuannya yaitu peningkatan kesadaran keamanan informasi dalam penanggulangan insiden bagi setiap sektor, memperluas wawasan menghadapi insiden.

Bentuk kegiatan launching TTIS ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mendeklarasikan Tim Tanggap Insiden Siber serta mensosialisasikan tugas dan kewenangan dalam rangka menjaga ruang siber di sektor pemerintahan dan pembangunan manusia.

Sulistio juga menyampaikan hingga saat ini TTIS yang telah terintegrasi sebanyak 320 tim yang terdiri dari 98 tim tanggap insiden pemerintah pusat, 34 tim tanggap insiden pemerintah provinsi , 157 tim tanggap insiden pemerintah kabupaten/kota dan 31 tim tanggap insiden di sektor pembangunan manusia.

Selanjutnya, sambutan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn.) Hinsa Siburian memaparkan Strategi Keamanan Siber Nasional (SKSN) yang bertujuan mewujudkan keamanan siber, melindungi ekosistem perekonomian digital nasional, meningkatkan kekuatan dan kapabilitas keamanan siber yang handal dan berdaya tangkal serta mengutamakan kepentingan nasional dan mendukung terciptanya ruang siber global yang terbuka, aman, stabil dan bertanggung jawab.

Dilaksanakan secara semesta dengan melibatkan para pemangku kepentingan yakni, penyelenggara negara, pelaku usaha, akademisi dan komunitas.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan bangsa dan negara khususnya di keamanan ruang Siber Nasional. (IKP-KOMINFO)