Salakan, Banggai Kepulauan – Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024 adalah momentum penting untuk mengevaluasi dan merencanakan langkah-langkah strategis dalam upaya kemanusiaan, Kamis (26/9/2024).

Dalam sambutan Pj. Bupati Bangkep yang disampaikan Plh. Sekretaris Daerah Aryono Orab mengatakan “Saya mengapresiasi kerja keras PMI dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana. Keberadaan PMI sangat Vital dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pertolongan pertama,” katanya.

Dalam musyawarah ini akan dilakukan diskusikan tantangan yang dihadapi dan mencari solusinya bersama. Karena itu, Plh. Sekda berharap setiap program yang di rencanakan dapat berjalan efektif dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat menjalankan musyawarah. Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat dan membawa kemajuan bagi PMI serta masyarakat Banggai Kepulauan,” harap Aryono.

Selanjutnya, dalam sambutan Ketua PMI Kab. Bangkep dr. Abdi Gunawan menyampaikan hari ini adalah pelaksanaan musyawarah kerja dan insya Allah akan dilanjutkan selama 2 hari.

Ia mengatakan akan dilakukan latihan gabungan, latihan keterampilan untuk penanggulangan bencana, ada gabungan PMR relawan markas dan untuk kita melakukan latihan gabungan di rencananya salat di desa Palam di hari sabtu dan minggu.

Ketua PMI juga memaparkan bahwa untuk sementara PMI di Bangkep terdapat dua unit pelayanan yaitu unit relawan markas dan unit transfusi darah. Unit dari relawan markas ini bekerja dalam rangka membantu atau berpartisipasi bersama mitra lainnya dalam penanggulangan dan mitigasi bencana maupun pencegahan.

Dikesempatan yang sama, dalam sambutan Ketua PMI Provinsi Sulawesi Tengah diwakili Sekretaris PMI Sukri, SKM menyampaikan bahwa “PMI Banggai Kepulauan ini luar biasa, kita melihat gerakan-gerakan yang sudah dibuat mulai dari lawan sejak operasi Palu, Mamuju, Banggai Laut kemarin dan semua bencana yang ada kepulauan ada yang mendasar lagi ini terlapor mohon izin bahwa Kabupaten Bangkai Kepulauan ini adalah catatan PMI di provinsi yang terbukti melaksanakan musyawarah kerja Kabupaten,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Banggai Kepulauan ini salah satu kabupaten yang menjadi leadership, yang menjadi pembelajaran baik kita banyak yang hal-hal salah satunya kontribusi kemarin.

Kegiatan bertempat di Cafe Titik Temu Salakan dan turut dihadiri Ketua Bawaslu Kab. Bangkep, Wakil Ketua pengurus PMI, Danramil Tinangkung, Ketua MUI Kab. Bangkep, Anggota Pengurus PMI, Sekertaris PMI Kab. Bangkep, Camat Kec. Tinangkung dan Pengurus PMI Kecamatan dan Relawan PMI. (IKP-KOMINFO)

Ambelang, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir buka secara resmi kegiatan Sosialisasi peningkatan kualitas keluarga dalam rangka pencegahan kekerasan berbasis gender di Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (26/9/2024).

Sosialisasi ini di inisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kab. Banggai Kepulauan untuk mencegah dan menghentikan kasus kekerasaan berbasis gender yang masih marak terjadi.

Dalam laporan Ketua Panitia yang disampaikan Kadis DP3AP2KB Adnan D. Adam menyampaikan bahwa kesetaraan gender dalam keluarga menjadi hal yang tidak bisa ditawar sekarang ini. Kesetaraan gender dalam keluarga merupakan salah satu pondasi mewujudkan ketahan keluarga masa kini.

“Perempuan dan laki-laki harus memahami arti penting dari kesetaraan gender, untuk mencegah dan menghentikan kasus kekerasaan berbasis gender karena baik perempuan maupun laki-laki harus terlibat bersama dan berkontribusi bersama menciptakan rasa aman dan terlindungi,” ucap Adnan.

Menurutnya, kasus kekerasaan terhadap Perempuan dan anak di kabupaten Banggai Kepulauan masih sangat  tinggi dengan jumlah kasus kekrasaan terhadap anak rentang waktu januari-september 2024 berjumlah 25 kasus dan kekerasaan terhadap perempuan berjumlah 10 kasus.

Hal ini yang mendasari sehingga dilaksanakan kegiatan sosialisasi peningkatan kualitas keluarga dalam rangka pencegahan kekerasaan berbasis gender melalui penggerakan dan pemberdayaan masyarakat agar masyarakat bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang pencegahan kekerasaan diranah daring melalui penggunaaan gadget pada anak, serta meningkatkan pemahaman terkait literasi kebangsaan dalam keluarga.

Dalam sambutan Bupati Ihsan Basir mengatakan keluarga adalah pondasi utama dalam membentuk karakter dan mentalitas masyarakat, peningkatan kualitas keluarga menjadi sangat penting untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan, terutama yang berbasis gender. Keluarga yang sehat dan harmonis adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang berkeadilan dan damai.

Ihsan menjelaskan kekerasan berbasis gender adalah isu serius yang perlu kita tangani bersama. Ini bukan hanya masalah individu, tetapi merupakan tanggung jawab kita sebagai masyarakat. Oleh karena itu, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya kesetaraan gender dan bagaimana kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua anggota keluarga.

“Saya mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam upaya ini, mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, hingga masyarakat luas. Mari kita bangun Sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan program-program yang efektif dalam mencegah kekerasan berbasis gender,” ucap Ihsan.

Bupati juga berharap kegiatan ini dapat bermanfaat untuk menciptakan Banggai Kepulauan yang aman, adil dan berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan wawasan baru bagi kita semua, mari kita sama-sama berkomitmen untuk menciptakan Banggai Kepulauan yang aman, adil, dan berkelanjutan,” harap Bupati.

Kegiatan bertempat di Balai Desa Ambelang dan di hadiri Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Banggai Kepulauan, Kanit Polres Bagian Unit PPA, perwakilan Ketua TP-PKK, Ketua Forum Anak Kabupaten Banggai Kepulauan, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) diwakili Plh. Sekretaris Daerah Aryono Orab memberikan arahan pada kegiatan Workshop Parapihak “Diseminasi Capaian Tata Kelola Perikanan Skala Kecil Khususnya Komoditas Kepiting Bakau”, Kamis (26/09/2024).

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati dan di hadiri Direktur P. Salanggar, Camat Kecamatan Tinangkung, Koordinator Penyuluh Perikanan Kab. Banggai Kepulauan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Sekda Aryono mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap perkumpulan Salanggar yang telah melaksanakan kegiatan ini.

Sekda menjelaskan bahwa sektor perikanan, terutama perikanan skala kecil, memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat kita.

“Oleh karena itu, pengelolaan yang baik dan berkelanjutan menjadi sangat krusial untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan konservasi sumber daya alam,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini kita menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan perikanan, seperti perubahan iklim, overfishing, bombing, bomb Fishing dan kerusakan habitat.

Workshop ini bertujuan untuk menjembatani komunikasi antar pemangku kepentingan, serta memberikan ruang untuk berbagi praktik terbaik dalam tata kelola perikanan.

“Saya mengajak kita semua untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi yang akan berlangsung. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk bertukar pikiran, mengidentifikasi masalah yang ada, dan merumuskan langkah-langkah strategis ke depan,” tuturnya.

Sekda juga menyampaikan apresiasi tinggi dan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan acara ini. terima kasih kepada panitia, narasumber, dan semua pihak yang telah berkontribusi. semoga kerja keras kita semua membuahkan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Moderasi Beragama di Kalangan Pelajar bertempat di Gedung Posyandu Kelurahan Salakan, Rabu (25/9/2024).

Dalam sambutan Ketua FKUB Drs. H. Ahmad Yani menyampaikan terima kasih kepada guru pembimbing yang sudah menghadirkan anak-anak pelajar dalam rangka mengikuti kegiatan ini.

Ketua FKUB mengatakan pelaksanaan kegiatan ini sudah hari ketiga, sasarannya di anak-anak sekolah yakni yang pertama di SMA Tinangkung Selatan dan yang kedua di SMA Totikum Selatan, selanjutnya yang ketiga di gedung posyandu kelurahan salakan.

“Tujuan kegiatan ini kami mengajarkan pada adik-adik sekalian adalah Kerukunan Umat Antar Beragama, agar kita semua membangun kerjasama, silaturahmi, mudah-mudahan kegiatan ini dapat kita menjaga stabilitas hubungan antar umat beragama,” ujar H. Ahmad Yani.

Ia juga mengajak agar kita harus saling menjaga toleransi, saling menghargai sesama umat beragama, terutama adik-adik di sekolah harus saling menyayangi.

“Kami berharap kepada adik-adik dapat mengikuti materi yang di sampaikan oleh beberapa narasumber agar di pahami, di akhir ini kami berpesan adik-adik di sekolah agar saling kerjasama sesama teman,” katanya.

Selanjutnya, Pj Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir selaku narasumber memaparkan dan menampilkan gambar terkait perkembangan dari anak-anak sampai remaja hingga dewasa dengan toleransi sesama umat beragama.

Menurutnya, perbedaan laki-laki dan perempuan sebaiknya guru-guru harus mengetahui sikap antara laki-laki dan perempuan, sehingga Ia memprogramkan istilah “Malane Mola (Laki -laki Bisa)”.

Turut hadir Kemenag Kab. Banggai Kepulauan H. Sofyan Arsad, S.Pd.I.,M.Si, Kapolres Bangkep yang di wakili oleh Kasat Binmas AKP Abdul Haris Hippy (Narasumber), Sekertaris FKUB Zainudin Adam, S.Ag. MM serta peserta kegiatan siswa-siswi SMK/SMA dan SMP. (IKP-KOMINFO)

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Workshop Penyusunan Rencana Kerja Tahunan 2025 Komite Pengelolaan Perikanan dan Pesisir Lestari Kab. Banggai Kepulauan dilakukan untuk pemanfaatan sumber daya ikan dalam memberikan peningkatan taraf hidup yang berkelanjutan dan berkeadilan melalui pengelolaan perikanan dan pesisir secara optimal di daerah tersebut, Rabu (25/9/2024).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai amanat pasal 2 Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, pengelolaan peikanan dilakukan berdasarkan asas manfaat, keadilan, kebersamaan, kemitraan, kemandirian, keterpaduan, keterbukaan, efesiensi dan kelestarian yang berkelanjutan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Edison E. Moligay pada acara workshop di Hotel Santika Luwuk Kab. Banggai menyampaikan bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang besar, baik untuk perikanan tangkap, perikanan budidaya maupun pariwisata bahari.

Menurut Edison, sebagai salah satu leading sektor pembangunan kabupaten, potensi sektor ini belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Banyak tantangan dan kendala yang dihadapi mulai dari faktor wilayah yang luas dan remote, rentang kendali yang kurang efektif, maraknya praktek-praktek penangkapan ikan dengan cara merusak lingkungan hingga kendala pada aspek pemasaran produk perikanan yang belum berpihak pada kesejahteraan nelayan.

Disisi lain kapasitas potensi sumber daya manusia dan kelembagaan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan tidak terkelola secara baik dan terarah untuk mendorong kemajuan sektor perikanan dan kelautan.

Hal ini yang menjadi latar belakang Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menginisiasi pembentukan komite pengelolaan perikanan dan pesisir lestari Kabupaten Banggai Kepulauan (KP3L) atau komite Pelari Bangkep. Pembentukan komite ini sebagai suatu terobosan solusi kerja kolaboratif untuk menjawab permasalahan dan tantangan pembangunan sektor perikanan dan pesisir di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Mengelola perikanan dan pesisir tidak bisa di lakukan secara parsial dan sektoral tetapi mesti melibatkan kolaborasi multi pihak. Wilayah perairan yang luas, banyaknya permasalahan dan tantangan yang ada menuntut kontribusi dari semua pihak untuk secara bersama-sama memikirkan dan berperan  aktif dalam pengelolaan perikanan dan wilayah pesisir,” terang Edison.

Keterbatasan anggaran, sarpras dan jumlah SDM menuntut perlunya solusi inovatif dalam mengelola perikanan dan wilayah pesisir. Komite ini di bentuk dan disahkan dengan keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 440 tahun 2024 tertanggal 20 Juli 2024. 

Berkaitan dengan telah di bentuknya komite pengelolaan perikanan dan pesisir lestari maka di pandang perlu untuk menyusun dan mengkoordinasikan rencana pengelolaan perikanan dan wilayah pesisir di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pada kesempatan ini, Edison juga mengajak kepada seluruh peserta workshop untuk bekerjasama, keterlibatan dan kesungguhan dari semua pihak terutama para Kepala OPD/Kepala Badan yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan serta para pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Saya berharap agar semua dapat mengikutinya dengan seksama dan segera melakukan tindak lanjut atas hasil tersebut. Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sekalian,” tutup Edison.

Dalam sambutan Kepala Dinas Perikanan Ferdy Salamat memaparkan untuk dapat menjalankan fungsinya secara sistematis dan efektif, maka Komite ini terbagi dalam beberapa organ struktur dengan fungsi masing-masing sebagai berikut, Dewan Pengarah, Ketua Komite, Tim Sekretariat Data dan Komunikasi, Divisi Pengelolaan Ekosistem Perairan dan Pesisir, Divisi Pengelolaan Sumber Daya Ikan dan Alat Penangkapatan Ikan serta Divisi Pengelolaan Aspek Sosial, Ekonomi dan Kelembagaan Usaha Perikanan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Organisasi Kepemudaan dengan tema “Terwujudnya Peran Serta Organisasi Kepemudaan Dalam Pembangunan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan”, Rabu (25/09/2024).

Dalam sambutannya Pj. Bupati mengatakan sebagai generasi muda, tentunya memiliki tanggung jawab yang besar. Semua adalah aset berharga yang diharapkan dapat memimpin dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dalam konteks ini, organisasi kepemudaan memiliki peran yang sangat strategis.

Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak hanya tugas Pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. “Mari kita ingat bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki berbagai potensi yang perlu kita gali lebih dalam,” ujarnya.

Selain itu, Ihsan juga menekankan pentingnya kolaborasi bersama dalam menciptakan program yang berkelanjutan. “Saya juga ingin menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan Pemerintah. Sinergi ini sangat diperlukan untuk menciptakan program-program yang efektif dan berkelanjutan,” terangnya.

Ihsan juga berharap melalui kegiatan ini menjadi awal baik dalam membangun jaringan organisasi kepemudaan dan mendorong semangat membangun Banggai Kepulauan.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi titik awal yang baik untuk membangun jaringan yang lebih kuat antar organisasi kepemudaan, serta mendorong semangat kolaborasi yang lebih besar dalam rangka pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan,” kata Bupati.

Kegiatan di hadiri Kadis Dispora, Ketua Karang Taruna Kab. Banggai Kepulauan, Para Peserta Bimtek Kepemudaan serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir membuka secara resmi Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Integrasi Pelayanan Primer (ILP) yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (24/09/2024).

Kegiatan di hadiri Kadis Dinkes, Sekdis PMD, Camat Se-Kabupaten Bangkep, Kapus Se-Kabupaten Bangkep serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Pj. Bupati Bangkep menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan, sebagai upaya kita untuk mewujudkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara terintegrasi sehingga cakupan dan layanan kesehatan primer semakin optimal.

Pembangunan di bidang kesehatan merupakan sebuah sektor pembangunan esensial sehingga perbaikan demi perbaikan terus dilakukan termasuk oleh Kementerian Kesehatan yang saat ini tengah melakukan transformasi sistem layanan kesehatan primer di setiap unit pelayanan.

Penyelenggaraan integrasi layanan primer tidak hanya menjadi tanggung jawab dari sektor kesehatan, tetapi perlu dukungan dari semua sektor, mulai dari tahan perencanaan, pelaksanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi.

“Saya meminta kepada Pemerintah Desa/Kelurahan untuk dapat mendukung dan membersamai pelaksanaan Kader kesehatan dan kader posyandu yang merupakan unsur masyarakat, akan bertugas bersama petugas kesehatan, baik di Puskesmas Pembantu maupun di Posyandu,” ucap Bupati. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar Apel Siaga Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 bertempat di Taman Kota Salakan, Selasa (24/9/2024).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Bupati Bangkep Ihsan Basir bersama Unsur Forkopimda Banggai Kepulauan, Kajari Banggai Laut serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Ketua Bawaslu Muslim Abd. Muin Bakara menyampaikan apel siaga ini merupakan momentum penting bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dan konsolidasi khusus bagi rekan-rekan pengawas dalam menjalankan tugas pengawasan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Bumi Tano Monondok Banggai Kepulauan.

Ia mengatakan bahwa sebagaimana kita ketahui pemilihan Bupati dan Wakil Bupati adalah sarana penting dalam arus demokrasi lokal untuk menghadirkan pemimpin Daerah.

“Sangat penting bagi kita untuk menjaga integritas dan kualitas pemilihan tugas kita memastikan bahwa setiap proses pemilihan berjalan dengan transparan, adil dan akuntabel. Oleh karenanya, kita selalu siap dan waspada terhadap berbagai semua yang mengganggu jalannya pemilihan,” ucapnya.

“Saya juga ingin menekankan beberapa hal kepada rekan-rekan pengawas Kecamatan, dan Kelurahan Desa yang pertama kesiap-siagaan, kedua koordinasi, ketiga integritas, keempat sosialiasi,” tambahnya.

Momentum apel siaga saat ini dapat dijadikan momentum dan ikrar rakyat Banggai Kepulauan dalam kehidupan berdemokrasi. Bawaslu siap bersama masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, dengan harapan rakyat pun siap bersama Bawaslu untuk bersama-sama menghadirkan keadilan Demokrasi di Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Supriatno Lumuan buka secara resmi Pengundian dan Pengambilan Nomor Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan pada pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 bertempat di KPU Banggai Kepulauan, Senin (23/9/2024).

Dalam penyampaian Supriatno Lumuan mengatakan rangkaian dari proses pencalonan yang kita mulai pada tanggal 27 sampai tanggal 29 September dan hari ini adalah bagian dari rangkaian terakhir dari proses pencalonan.

“Agenda pengundian dan penetapan nomor urut Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Banggai Kepulauan saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” ucapnya.

Tim pendukung masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati ditetapkan sejumlah 25 orang yang masuk di dalam kantor KPU, 25 orang ini adalah hasil kesepakatan semua pasangan calon-calon bupati dan wakil bupati melakukan pengambilan nomor urut nomor antrian untuk mengambil nomor urut berdasarkan waktu pendaftaran bakal Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor antrian terdiri dari 1 sampai 14.

“Saya ingin menjelaskan bahwa kita akan menggunakan dua sesi pertama sesi pengambilan antrian, pengambilan antrian ini tentu kami di KPU akan berpedoman pada tanggal dan waktu pendaftaran sesuai dengan tempat duduk jadi tempat duduk ini berdasarkan waktu datang,” terang Ketua KPU.

Ketua KPU juga memaparkan nama-nama calon Bupati dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan, “Yang pertama pada tanggal 29 agustus 24 adalah pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Suriani Mile, SH MH dan Sudirman Sapat, S. Pd. M.Si. kedua adalah calon Bupati dan Wakil Bupati Rusli Moidady, ST.MT dan Serpi Kambey, ketiga adalah pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ir. Sugianto Tamoreka, ST dan Heri Ludong, ST. Keempat adalah calon Bupati dan Wakil Bupati pasangan calon Bupati Bapak Yutdam Mudin, SSI M.SI dan Bapak Tamim S.Pd M.Si.”

Adapun dari hasil pengundian Nomor Urut Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan yaitu Nomor Urut 1 adalah Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Rusli Moidady, ST. MT dan Serpi Kambey, Nomor Urut 2 adalah Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Yutdam Mudin, SSI. M. Si. dan Tamun Djopau, S. Pd. M. Si., Nomor Urut 3 adalah Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Suriani Mile, SH. MH. dan Sudirman Sapat, S. Pd. M. Si., Nomor Urut 4 adalah Pasangan Calon Bupati Ir. Suriyanto Tamoreka, ST. dan Heri Ludong, ST.

Turut hadir Kajari Banggai Laut, Ketua Bawaslu, Plh. Sekda Banggai Kepulauan, Komisioner KPU, Kapolres Bangkep, Pabung 1308, serta partai pendukung masing-masing Paslon. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakili Pj. Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Aris Susanto buka secara resmi kegiatan Evaluasi dan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Kepada Aparat Desa Se- Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (23/9/2024).

Dalam sambutan tertulis Bupati yang disampaikan Aris Susanto mengatakan BPJS Ketenagakerjaan merupakan program yang dirancang untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja, khususnya bagi aparat desa di Kabupaten Banggai Kepulauan.

BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran vital dalam memberikan jaminan sosial kepada tenaga kerja dengan adanya program ini kita dapat memastikan bahwa seluruh pekerja, baik yang formal maupun informal, mendapatkan dan hak yang layak.

“Saya berharap melalui sosialisasi ini, semua para desa dapat memahami dengan baik manfaat dan mekanisme program BPJS Ketenagakerjaan. Mari kita bersama-sama mengoptimalkan program ini, sehingga setiap aparatur desa dapat merasakan manfaatnya secara maksimal,” ucapnya.

Selanjutnya, Muhammad Asrul Arif selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banggai Luwuk mengatakan kegiatan ini merupakan juga tindak lanjut undang-undang nomor 3 tahun 2024, di mana di beberapa pasal disampaikan bahwa Kepala Desa, Aparat Desa, Aparatur Pemerintah Desa dan juga BPD itu berhak mendapatkan program jaminan sosial Ketenagakerjaan.

“Kami menyelenggarakan 5 program jaminan sosial yang pertama dan yang paling dasar itu adalah jaminan kecelakaan, jaminan kematian, jaminan beasiswa, jaminan hari tua, jaminan pensiun,” tambahnya.

“Sepanjang tahun 2024 dari Januari sampai dengan bulan ini, kami sudah membayarkan manfaat untuk 5 orang aparatur desa yang meninggal dengan total masing-masing 42 juta diberikan kepada ahli waris dari aparat desa tersebut, jadi harapannya 42 juta digunakan dengan produktif sehingga bisa perekonomian keluarga bisa kembali pulih,” terang Asrul.

Kegiatan bertempat di Barata di hadiri oleh Kepala Desa Se- Kabupaten Banggai Kepulauan serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)