Luksagu,BanggaiKep.go.id – Usaha kerja keras yang dilakukan oleh Jemaat Betsaida Luksagu Klasis Peling Timur dalam mengupayakan Pembangunan Rumah tinggal Pelayan Tuhan (Pastori) telah tercapai. Sekalipun dalam keadaan serba sulit seperti sekarang ini oleh karena adanya pandemi Covid-19.

Peresmian Rumah Pastori, ditandai dengan pengguntingan pita secara resmi oleh Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong M.Th bertempat di Gedung Pastori yang baru dibangun Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara Kab. Banggai Kepulauan dan disaksikan langsung oleh Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd, Jumat, (8/1/2021).

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua Sinode GPIBK Pdt Anasir Suayong M.Th mengapresiasi dan merasa bangga atas inisiatif, kerjasama dan rasa persatuan jemaat Betsaida Luksagu untuk bisa membangun Rumah Pastori.

Diwawancarai oleh jurnalis Kominfo, Anasir mengatakan, “Atas nama pimpinan Gereja menyampaikan apresiasi bahwa pembangunan Pastori di Jemaat Betsaida Luksagu Klasis Peling Timur ini bisa terlaksana karena adanya persatuan Jemaat.”

“Kiranya persatuan dan kesatuan dalam pembangunan selanjutnya yang tentunya adalah cita-cita kita bersama untuk terus membangun persekutuan bukan saja secara fisik tetapi non fisik yaitu pertumbuhan iman spritualitas, yaitu saling mengasihi dan melayani sebagai umat yang terus diberkati oleh Tuhan,” tambah Anasir.

Anasir juga mengajak Jemaat yang juga adalah warga masyarakat Desa Luksagu umumnya untuk mematuhi anjuran Pemerintah yaitu mengikuti protokol kesehatan covid-19 memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan.

Ditempat terpisah Jurnalis Kominfo mewawancarai Ketua panitia pembangunan Rumah Pastori Yeng Tomas mengatakan, biaya pembangunan Rumah Pastori yaitu sejumlah Rp 63,573 500.

Menurutnya, Biaya ini, belum termasuk swadaya jemaat seperti pengadaan pasir, batu, kerikil.

“Kalau pasir, kerikil, batu dan transportasinya itu diupayakan oleh jemaat, Kalau dihitung hitung, ya berkisar Rp.110 000 000,” jelasnya.

Lanjutnya,”Kami mengharapkan Ketua Jemaat atau pelayan Tuhan yang ada di Jemaat ini agar lebih meningkatkan pelayanan secara maksimal dan berkualitas untuk kemajuan jemaatnya dibidang kerohanian.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh MPH sinode GPIBK, Kepala Desa Luksagu, Ketua Klasis Peling Timur, Para Pendeta dan tamu undangan lainnya. (Feri Kominfo)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *