Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-74, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP. Reja A. Simanjuntak,  SH.SIK.MH mengadakan acara syukuran di Kantor Polres Banggai Kepulauan. Rabu, (01/07/2020).

Berbeda dari biasanya, peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara kali ini dilakukan secara sederhana karena kondisi pandemi Covid-19.

Upacara dilaksanakan secara terpusat melalui live streaming dari Istana Merdeka Jakarta dengan Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo.

Dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Polres Banggai Kepulauan melaksanakan upacara secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolres BanggaiKep.

Turut hadir juga Bupati Banggai Laut Letkol Sus (Purn.) Drs. H. Wenny Bukamo, Kepala Kejari Banggai Laut Fauzal, S.H,.M.H beserta unsur Forkopimda Daerah lainnya.

Dalam kegiatan ini, peserta upacara dibatasi, mengingat saat ini pandemi Covid–19 masih merajalela di Negara Indonesia. Sehingga beberapa kegiatan juga menyesuaikan dengan kondisi saat ini yaitu dimasa transisi new normal dengan tetap mentaati protokol kesehatan.

“Dengan senang hati menginjakan kaki di Sulteng ini mohon doa restu dari Bapak/Ibu sekalian. Dalam melaksanakan tugas di sini, kami yakin dan percaya polres ini tidak akan bisa bekerja dengan maksimal tanpa bantuan semua pihak Pemerintah Daerah dari forkopimda dan dari rekan-rekan TNI”, ujar Kapolres AKBP. Reja A. Simanjuntak, SH.SIK.MH dalam membuka sambutannya.

Sambung Kapolres, “Melaksanakan tugas-tugas kepolisisan khususnya menjaga keamanan dan ketertiban masyaratakat, kami berharap bisa meningkatkan silahturahmi maupun  kerja sama yang baik dan semua pihak di wilayah hukum, kebetulan kami bertugas di dua kabupaten yakni Kabupaten Banggai Kepulauan dan Banggai Laut”.

“Oleh karena itu, anggota-anggota kami bertanggung jawab di dua wilayah Kabupaten. Kami berharap polres BanggaiKep ini bisa lebih meningkatkan pelayanan pada masyarakat”, tutup Reja.

Pada kesempatan ini, Bupati Banggai Laut Drs. H. Wenny Bukamo juga memberikan sambutan, ”Kita ketahui bersama, harapan-harapan masyarakat terhadap kepolisian Republik Indonesia sangatlah tinggi.Koordinasi yang baik ini saya kira akan baik manfaatnya terutama dalam menghadapi situasi-situasi yang kita tidak harapkan bersama”.

“Terkait dengan 74 Tahun Hari Bhayangkara, saya kira ini usia yang sudah dewasa. Kita tau harapan masyarakat sangat tinggi terhadap kepolisian RI, kita memahami apalagi di Banggai Laut jumlah personil sangat minim. Ini semua membutuhkan penangan kepolisian terutama kejahatan yang konfensional”, sambung Bupati Balut.

“Ini menjadi salah satu tantangan bagi kapolres baru kita bagaimana supaya pengeboman kejahatan konfensional ini bisa berkurang, karna ini sangat berpengaruh pada lingkungan hidup kita”, tutup Wenny. (TrisKominfo).

Palu, BanggaiKep.go.id – Rais D. Adam resmi dilantik sebagai Bupati Banggai Kepulauan oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dalam acara Pengambilan Sumpah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) sisa jabatan 2017-2022 di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Selasa, (30/06/2020).

Dalam kegiatan pelantikan dihadiri oleh Ketua DPR Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua DPR Kabupaten Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling beserta Jajaran Forkompimda Prov. Sulteng dan Kabupaten Banggai Kepulauan, para pejabat utama Lingkup Provinsi Sulawesi Tengah serta para tamu undangan berjumlah kurang lebih 40 orang.

Acara pelantikan dimulai pukul 10.10 wita. Sebelum proses pelantikan dilaksanakan, tamu undangan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Persiapan pelantikan diawali dengan pembacaan naskah pelantikan.

Dalam sambutannya, Gubernur Longki mengatakan bahwa “Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan Kabupaten yang sejauh ini dinyatakan nihil penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19. Bahkan sampai kemarin, Senin 29 juni 2020 tidak terdapat satu pun ODP maupun PDP dalam tabel laporan update pusdatina covid-19 provinsi Sulawesi Tengah. “Namun jangan sampai Pemkab Banggai Kepulauan terbuai dan lantas melonggarkan aspek-aspek pengawasan, karena situasi ini ibarat sebuah bom waktu yang bisa meledak kapan saja”, kata Longki.

Gubernur juga meminta perhatian Bupati beserta jajaran agar tetap waspada dan tidak berhenti mengingatkan masyarakat supaya disiplin melaksanakan protokol kesehatan, “Karena selama masih ada mobilitas orang maupun barang maka penularan covid-19 di Banggai Kepulauan masih nyata ancamannya dan harus diantisipasi dengan langkah-langkah preventif”.

Terkait dengan berlanjutnya kembali tahapan pilkada serentak per tanggal 15 juni 2020, Gubernur Longki juga meminta kepada Bupati dan jajaran agar mendukung keamanan dan kelancaran pelaksanaan pilkada Gubernur – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah di bawah pandemi covid-19, tanggal 9 desember 2020 nanti.

Selain itu, Gubernur pun mengingatkan Bupati dan jajaran perangkat Daerah mesti bersinergi untuk merumuskan dan menetapkan langkah-langkah strategis untuk menuntaskan masalah-masalah sosial kemasyarakatan dan ketimpangan pembangunan antar wilayah di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Rais Adam mengatakan akan menggenjot pembangunan infrastruktur terutama pelabuhan yang masuk prioritas infrastruktur lain seperti jalan, puskesmas dan pasar terus dibangun agar BanggaiKep bisa terbebas dari status Kabupaten Tertinggal. (TrisKominfo).

Salakan, BanggaiKep.go.id Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 27 Juni 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni ODP 0 kasus, PDP 0 kasus, OTG 1 orang.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 5.994 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat

Atas nama Pemerintah Daerah Kab. BanggaiKep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Penyaluran Bantuan Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 2 (Dua) di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Jumat, (19/6/2020).

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap dua dilaksanakan di kantor Balai Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kab. BanggaiKep.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Camat Totikum H. Irwan Mayang SH bersama Kepala Desa Batangbabasal Kaleb Nasir dan dihadiri oleh Kapolsek Totikum yang diwakili oleh Ariel Rantu Sampewai (Babinkamtibmas), Rizal Kaniu TA Pembangunan Partisifatif Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekdes, Ketua BPD, Aparat Desa dan masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai.

Jumlah penerima bantuan dana BLT berjumlah 55 KK dengan Total anggaran sebanyak Rp. 33.000.000, masing-masing KK menerima dana BLT sebesar Rp. 600.000.

3 (Tiga) masyarakat penerimaan BLT secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Camat Totikum, Babinkamtibmas dan TA pembangunan Partisifatif Kabupaten BanggaiKep yang bertempat di Balai Desa Batangbabasal.

Kemudian dilanjutkan kembali pemberian kepada masyarakat sesuai dengan nama-nama yang sudah terdaftar.

Irwan Mayang selaku Camat Totikum menyampaikan dan menekankan bahwa penerimaan dana ini sudah ditetapkan berapa yang akan diterima oleh masyarakat tiap Kepala keluarga untuk itu jika ada penerima dana tidak sesuai dengan jumlah yang harus diterima maka masyarakat jangan menerimanya.

“Oleh sebab itu disampaikan kepada masyarakat bahwa jika bantuan berjumlah Rp. 600.000 maka yang diterima masyarakat juga harus Rp. 600.000 tidak bisa kurang”, tegas Irwan.

Kemudian Camat menegaskan kembali kepada masyarakat bahwa “Sesudah menerima dana tidak usah lagi memberi uang mungkin Rp. 20.000 atau berapapun kepada Pemerintah dengan alasan uang terimakasih atau merasa kasihan kepada Pemerintah Desa yang sudah mengurus penyaluaran dana tersebut”.

“Sebab hal-hal pemberian masyarakat uang dengan alasan tersebut akan menimbulkan masalah, kemudian disampaikan kembali kepada masyarakat agar dana yang diterima bisa difungsikan dengan baik dan benar seperti digunakan untuk membeli beras, gula, minyak dan masih banyak lagi barang-barang yang menjadi keperluan utama keluarga”, jelas Camat Totikum.

Selanjutnya, Irwan juga menegaskan kepada Pemerintah Desa untuk tidak menerima uang dari masyarakat dengan alasan apapun, “Begitu juga kepada Pemerintah Desa disampaikan kembali jika masih ada Masyarakat yang memberikan kepada Pemerintah atau pengurus bantuan uang dengan alasan uang terimakasih sekali lagi ditegaskan jangan coba-coba menerimanya”.

“Bagi Pemerintah Desa yang berani atau mencoba mengurangi bantuan dana tersebut maka anda akan berurusan langsung dengan pihak yang berwewenang yaitu Kepolisian”, tandas Irwan. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri terkait Penatausahaan KTP el- rusak atau invalid, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Banggai Kepulauan mengadakan kegiatan Pemusnahan Dokumen Blangko KTP el- rusak atau Invalid yang bertempat di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Rabu, (17/06/2020).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Unsur Forkopimda, Kepala Inspektorat BanggaiKep serta Dinas terkait lainnya.

Mengawali kegiatan, Plt. Harly, S.Pd., M.Si Masenge Kepala Dinas Dukcapil BanggaiKep melaporkan bahwa, “Masyarakat Banggai Kepulauan ada sekitar delapan ribu lebih yang belum melakukan perekaman untuk pembuatan KTP. Maksud dan tujuan pemusnahan antara lain untuk menghindari penyalahgunaan dokumen kependudukan, bentuk peneritiban dokumen kependudukan dan agar tidak ada lagi KTP el- yang tercecer sehingga tidak jatuh ke tangan-tangan orang yang tidak bertanggung jawab”.

Lanjut Kadis Dukcapil, “Jumlah dokumen yang dimusnahkan diakibatkan rusak invalid dan perubahan dokumen berjumlah 3.760 keping dengan rincian sebagai berikut, tahun 2012 sebanyak 360 keping, 2013 sebanyak 1.309 keping, 2014 sebanyak 166 keping, 2015 sebanyak  905 keping, 2016 sebanyak 216 keping, 2017 sebanyak 319 keping, 2018 sebanyak 638 keping, 2019 sebanyak 599 keping dan 2020 sebanyak 58 keping. Proses pemusnahan dengan cara dibakar,” jelas Harly.

Selanjutnya Bupati BanggaiKep Rais D. Adam memberikan sambutan sekaligus mengawali proses pemusnahan KTP el- tersebut, “Apa yang akan kita saksikan sebentar ini adalah merupakan hasil dari Pemeritah Daerah, dimana yang kita akan musnahkan ini secara hukum adalah bagian dari identitas diri, Saya kira kegiatan pemusnahan ini sangat cocok sekali agar menghindari penyalahgunaan dokumen, tapi dengan ketentuan pemusnahannya ini tidak boleh melanggar aturan. Saya mewakili Pemerintahan Banggai Kepulauan, ini adalah langkah awal bagi Pemerintah sekaligus yang diwakili oleh Kadis Dukcapil untuk menitipkan kepada masyarakat terutama pengguna KTP”.

“Mari kita memiliki KTP karena KTP ini sangat banyak manfaatnya untuk kita dikemudian hari. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Forkopimda dan warga Dinas Dukcapil, mudah-mudahan hari ini adalah langkah awal memulai suasana baru”, sambung Bupati.

Selanjutnya,  Bupati juga berharap, “Semoga tugas mulia yang akan kita kerjakan hari ini menjadi pintu pendongkrak untuk masa depan yang jauh lebih baik, kepada pihak yag telibat, mari kita sama-sama memusnahkan KTP-KTP yang sudah tidak berfungsi lagi”, tutup Rais Adam. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penyerahan Simbolis Bantuan Beras Rawan Pangan Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020 oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dilaksanakan di Gudang Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan (KETAPANG) Sumiati Manompo, SP., MM dan Sekertaris Dinas  Pertanian Ir Raden Bambang Widyatmoko W, MM, Kepala Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan serta para penerima bantuan. Selasa, (16/06/2020).

Dalam kesempatan ini Bupati Rais Adam menyampaikan, “Pada hari ini saya ingin menyampaikan beberapa hal yang pertama bahwa kita tahu Pemerintah termasuk kita yang ada disini ini sudah banyak berbuat”.

“Pemerintah dalam hal ini adalah mulai dari Pemerintah Pusat sampai ke Pemerintah Desa adalah bagian dari Pemerintah”, lanjut Rais Adam.

Hari ini Pemerintah Provinsi coba memberikan bantuan berupa pangan dan alat pasca panen kepada masyarakat.

“Sebelum ini juga kemarin saya menyaksikan langsung bahwa kepala-kepala desa sudah berbuat dalam hal ini menyerahkan bansos baik itu BLT dan lainnya dari Dinas Sosial maupun Dinas PMD semuanya ini adalah plat merah,” ungkap Rais Adam.

Selain itu, Bupati juga menjelaskan  beras ini jumlahnya disesuaikan dengan jumlah penerima dan nanti penyampaiannya pun kepada masyarakat adalah seperti itu.

“Nama penerima pun sudah ada, jadi saya minta kepada kita semua jangan sekali-kali merubah nama-nama yang sudah ada”, tegas Bupati.

“Jika ada orang lain yang belum menerima, nanti dikoordinasi dengan ibu kadis Ketapang tapi bukan untuk merubah yang sudah ada di daftar nama-nama tersebut. Merubah yang sudah ada ini sama dengan pidana pemalsuan,” jelas Rais Adam.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati juga mengajak untuk tetap amanah dalam hal bantuan, “Mari sama-sama kita teruskan bantuan ini kepada yang berhak menerimanya karena ini merupakan amanah dari provinsi yang harus kita sampaikan kepada penerimanya,” tutup Bupati. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Aditya Surya Dharma menyampaikan Press release  No. 550/20.06/ DISKOMINFO Tanggal 11 Juni 2020 kondisi terkini BanggaiKep dihadiri oleh Sekda BanggaiKep Rusli Moidady ST, Ketua DPRD Rusdin Sinaling dan Kepala Kejari Banggai Laut yang diwakili oleh Kasi Intelegen Fajar Hidayat. Berdasarkan hasil tes swab terakhir, pasien positif Covid-19 di nyatakan sembuh (Negatif) dan diperbolehkan pulang hari ini. Kamis, (10/06/2020).

Sesuai dengan laporan hasil pemeriksaan laboratorium Covid-19 yang dikeluarkan oleh UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tanggal 9 Juni 2020 terhadap pemeriksaan 4 sampel dari 2 Orang yang diterima sejak tanggal 6 juni 2020 yaitu Sampel an. Tn. S  59 Tahun pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal wilayah kecamatan Totikum dengan nomor pemeriksaan 100818 dan 100819 dengan fasilitas kesehatan pengirim RSUD Trikora salakan telah menjalani pemeriksaan PCR Serial dan saat ini didapatkan hasil Sars-Cov NEGATIF sebanyak 2 kali berturut-turut.

Untuk itu yang bersangkutan telah dikeluarkan Surat Keterangan Pemeriksaan tertanggal hari Kamis,  10 Juni 2020 dan dinyatakan SEMBUH.

Kabar sembuh ternyata sudah lebih dulu diketahui oleh Tn. S melalui WhatsApp Grup dihandphonenya dan merasa sangat bersyukur kepada Allah SWT, “Setelah magrib tadi malam, saya melihat di grup WhatsApp hasil tes swab dari Palu negatif. Dalam hati saya mengucap syukur Alhamdulilah kepada Allah atas izinnya saya hari ini dinyatakan sembuh. Saya yakin bahwa saya memang ditakdirkan selama kurang lebih 40 hari untuk dikarantina,” ucap Tn. S penuh rasa haru.

Beliau pun menceritakan pengalamannya saat berada di tempat karantina, “Selama masa karantina saya tidak merasakan apa-apa, tidak batuk, flu maupun demam. Saya merasa biasa-biasa saja. Dari awal penjemputan dirumah saya merasa baik-baik saja Dan selama masa perawatan juga pelayanannya sangat baik, makanannya luar biasa cukup bahkan lebih. Saya hanya sendiri disana tapi makanan yang disediakan sampai dua dos yang disediakan,” ungkap Tn. S.

Lanjutnya, “Keluarga saja kadang-kadang saja menelpon karena dari awal saya dijemput saya sudah beri tahu bahwa saya akan baik-baik saja, saya yakin itu karena ini adalah anjuran Pemerintah dan untuk menyelamatkan orang banyak juga. Hanya sesekali saja adik saya menelpon dan itu pasti atas perintah ibu saya,”.

Disamping itu, Tn. S juga berpesan kepada seluruh masyarakat Banggai Kepulauan untuk selalu mematuhi anjuran Pemerintah serta protokol kesehatan, “Pesan saya kepada seluruh masyarakat Banggai Kepulauan, mari sama-sama kita patuhi anjuran Pemerintah. Selalu cuci tangan, gunakan masker dan jaga jarak jika berada di tempat umum. Semoga setelah ini tidak ada lagi kasus baru Covid-19 dan seterusnya Daerah kita bersih dari Virus ini,”.

Pemulangan pasien sembuh tersebut dilakukan di Halaman Kantor BPBD BanggaiKep dan dihadiri oleh Sekda dan Unsur Forkopimda Daerah BanggaiKep.

Pemerintah Daerah (Pemda) juga menghimbau kepada setiap masyarakat untuk mempersiapkan diri memasuki era new normal dengan tetap menjalani protokol kesehatan diantaranya tetap menggunakan masker, berperilaku hidup bersih dan sehat cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir saat sebelum dan setelah melakukan aktifitas dan tetap jaga jarak selama masa pandemi. Turut hadir juga Kadis Kominfo, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Trikora Salakan dan Sekertaris BPBD BanggaiKep. (TrisKominfo).

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan Ir. Kondrad D Galala, MM didampingi Kepala Seksi Penyiaran Komunikasi dan Pengelolaan Media Publik Taqyudin Lumbon, ST mengikuti Video Conference (Vicon) yang diselengarakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Tengah, membahas kesiapan dalam menghadapi Pemilu tahun 2020.

Bersama Narasumber Dr. Abdullah Khusairi, Dewa Raka Sandi Komisioner KPU RI, serta Sahran Raden Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tengah dan diikuti pula oleh KPU Kabupaten Toli-Toli, Humas Pemda Poso, KPU Kabupaten Banggai Kepulauan serta Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (09/06/2020).

Dalam menghadapi pelaksanan pemilu 2020 dimasa pandemi corona virus, maka perlu adanya sosialisasi dari Pemerintah agar masyarakat tetap melaksanakannya dengan baik dan benar tetap berjalan sesuai dengan aturan Pemerintah.

Adanya kendala dalam melakukan sosialisasi secara daring sangat diperlukan adanya perhatian khusus Pemerintah (Pusat) untuk kelancaran komunikasi, terutama di daerah-daerah yang belum mempunyai jaringan internet, agar semua informasi mengenai Pemilu bisa sampai kepada masyarakat dengan benar dan tepat.

Dr. Abdullah Khusairi selaku Narasumber vicon menyampaikan, “Mengenai pelaksanaan pemilu kita sebagai Pemerintah juga harus lebih mengawasi akan adanya informasi yang tidak benar (Hoax) masuk ke masyarakat, mengingat masih banyak daerah-daerah yang belum ada jaringan internet”.

“Untuk mewujudkan pemilu yang baik kita harus tetap membangun komunikasi dengan masyarakat namun tetap bekerja secara profesional dan dengan adanya kerjasama antar Pemerntah, KPU bersama Humas kemudian saling kolaborasi dengan tetap berpijak pada aturan-aturan yang berlaku”, ucap Abdullah Khusairi . (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bank Induk Sampah Molios (BISM) merupakan salah satu gagasan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menangani sampah yang semakin memprihatinkan di Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Adapun tanggapan Ny. Sartini Rais Adam selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Banggai Kepulauan terkait peresmian BISM yang bertempat di Halaman Kantor PKK Kab. Banggai Kepulauan, Jumat (05/06/2020).

“Ada beberapa alasan mengapa Bank sampah perlu untuk kita adakan, antara lain jumlah sampah yang diangkut ke TPA terus meningkat, serta kebiasaaan masyarakat membakar dan membuang sampah sembarangan”, ucap Sartini.

Menurutnya, “Sebagian besar masyarakat masih berprasangka terhadap penggiat sampah, dan sebagai upaya perubahan perilaku dan meningkatkan kepedulian dan kesadaran lingkungan dan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah”, ujar Ketua PKK.

“Dengan peresmian Bank Sampah Induk Molios yang terlaksana hari ini tanggal 05 Juni 2020 dirangkaikan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia, hal ini tidak lepas dari dukungan dari Pemerintah Daerah sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik”, kata Sartini.

Sistem bank sampah sebenarnya sederhana, Nasabah tidak harus melakukan pekerjaan yang rumit mereka hanya perlu memisahkan sampah yang organik dan anorganik sebelum membawanya untuk ditabung ke Bank Sampah.

Orang-orang yang terlibat dalam manajemen bank sampah tidak perlu ahli penimbangan ataupun akuntansi khususnya anggota PKK bisa menjadi pengelola dan masyarakat mau berpartisipasi aktif maka kegiatan ini pasti akan terlaksana dengan baik, mudah dan lancar.

Mekanisme kerja Bank Sampah Induk Molios sama seperti perbankan, dimana masyarakat dapat menabung sampah yang dibuktikan adanya nomor rekening dan buku rekening.

Sasaran Bank Sampah Induk Molios hanya menerima sampah dari bank sampah unit yang ada disetiap desa ataupun instansi yang membentuk Bank Sampah Unit atau BSU.

Target bank sampah Induk Molios adalah bersih sampah dari sumbernya, baik dari Rumah Tangga, sekolah, warung, restoran dari kantor dan dari mana saja yang menjadi sumber-sumber sampah adalah merupakan langkah yang efektif yang tepat dalam penanganan sampah.

“Saya berharap, semoga kedepan stigma negatif tentang sampah perlahan mulai bergeser, masyarakat memaknai sampah lebih positif. Sampah yang awalnya hanya dibuang begitu saja kemudian dipilah agar bisa diolah dan tidak mencemari lingkungan dan lingkungan menjadi bersih”, harap Sartini.

“Sistem bank sampah bukan hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, namun juga menciptakan budaya bersih dan menghargai nilai yang terdapat pada sampah non organik disekitar kita”, optimis Sartini.

Sebelum menutup sambutannya, Sartini mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah, “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah dayerah dan pihak yang terkait sehingga peresmian bank sampah induk molios dapat terlaksana dengan baik. Semoga Allah SWT Tuhan yang maha esa senantiasa memberikan bimbingan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua untuk melaksanakan sistim bank sampah di Kabupaten Banggai Kepulauan”. (TrisKominfo)

 

Salakan, Banggaikep.go.id – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dirangkaikan dengan Peresmian Bank Induk Sampah Molios (BISM) dilaksanakan di Halaman Kantor PPK Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Jumat, (5/6/2020).

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Banggai Kepulauan berkerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kab. BanggaiKep.

Serta dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan berserta unsur Forkopimda BanggaiKep, Kepala Kemenag BanggaiKep, Kepala Cabang Unit Bank Sulteng Cabang Salakan, Sekertaris Daerah BanggaiKep, Ketua Tim Penggerak PKK beserta seluruh Unsur terkait lainnya.

Mengawali kegiatan, Ferdy Salamat selaku Plt. Kadis Lingkungan Hidup dalam sambutannya menyampaikan,  “Kami mengucapkan selamat hari lingkungan hidup sedunia dengan tema Biodiversity atau keanekaragaman hayati mengandung makna dan seruan untuk bertindak guna memerangi percepatan dan hilangnya degradasi spesies dunia alam”.

“Satu juta spesies tumbuhan dan hewan beresiko punah disebabkan karena sebagian besar oleh aktivitas manusia”, sambung Ferdi.

Kegiatan aktivitas manusia tidak terlepas dari timbulan sampah yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerusakan lingkungan.

Dalam peraturan presiden No. 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional, pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga merupakan terobosan dalam pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pengelolaan sampah yang terintergrasi mulai dari sumber sampai ke pemprosesan akhir.

“Sebagai tindak lanjut dari pengolahan sampah di Daerah, Bupati Banggai Kepulauan telah menerbitkan peraturan Bupati No. 28 tahun 2019 tentang kebijakan dan strategi daerah pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga”, jelas Ferdi.

“Salah satu rencana aksi pelaksanaan peraturan Bupati ini adalah pembentukan Bank Sampah Induk dan Bank Sampah Unit,” lanjut Ferdi.

Berdasarkan data bidang pengelolaan sampah limbah B3 dan peningkatan kapasitas pelaku usaha pengelolaan sampah di Kabupaten Banggai Kepulauan saat ini terdapat enam pengepul sampah yang akan ditetapkan sebagai bank sampah unit dan satu bank sampah induk yang akan digagas oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dinas lingkungan hidup atas upaya menjaga kelestarian dan keselamatan lingkungan dan lebih khusus kepada ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten BanggaiKep yang telah menginisiasi mendirikan bank sampah molios sebagai wadah pengumpulan sampah organik dan sampah anorganik lainnya sehingga masyarakat tidak membuang sampah dialam bebas tetapi memberikan pendidikan untuk dapat memilah sampah dan mengumpulkan sampah di bank sampah”, ucap Kadis DLH.

“Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih para pengepul sampah yang sudah membantu kami mengumpulkan sampah dikabupaten Banggai Kepulauan,” tutur Ferdi. (TrisKominfo)