Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Satuan Gugus Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 mengenai pembahasan keadaan atau kondisi tingkat penyebaran virus corona saat ini di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan dan kesiapan untuk mengikuti lomba inovasi dengan tema ‘Penyiapkan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19’.

Rapat bertempat diruang rapat Kantor Bupati dan dipimpin oleh Bupati Banggai Kepulauan H Rais D. Adam, Sabtu, (30/05/2020).

Rapat dihadiri oleh Forkopimda, Kejari diwakili oleh Kasi Intelijen, Kapolres AKBP Aditya Surya Dharma, Sekertaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST, MT selaku Ketua harian Gugus covid-19, TNI Pabung Dandim 1308 LB diwakili oleh Danramil Tinangkung Abdul Azis.

Beserta OPD antara lain Dinas Kominfo, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Inspiktorat,Kabag Kesra, Dinas Perpustakaan, Camat Tinangkung, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Tingsel, Dinas PU, Dinas Koperindak, Dinas Dispora/Dikcapil, Kabag Pembangunan, Camat Bulagi Selatan, Camat Bulagi Utara, BKD, BPBD.

H. Rais D. Adam menyampaikan bahwa berdasarkan laporan perkembangan  dari tes 3 orang hasil Swab dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan bahwa 2 orang Negatif dan 1 orang masi tetap dalam tahap penyembuhan (Positif).

“Untuk itu disampaikan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan baik tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa mengingat daerah kita masih berstatus Preventif atau pencegahan maka tetap selalu menyuarakan, menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat mengenai pencegahan penyebaran virus corona (covid-19)”, kata Rais Adam.

“Disampaikan juga mengenai Tatanan Normal Baru Produktif (Neu Normal Life) adalah dimana masyarakat sudah dilonggarkan untuk melakukan kegiatan aktifitas seperti, tempat ibadah sudah bisa dimanfaatkan kembali, bagi yang Kristen sudah bisa beribadah ke Gereja dan yang beragama Islam sudah bisa ke Masjid begitu juga yg beragama lainya”, ungkap Bupati.

Mengenai dengan adanya kebijakan Pemerintah untuk kelonggaran terhadap masyarakat untuk beraktifitas, namun ditekankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan atau mengikuti himbauan protokol kesehatan, yakni tetap menggunakan masker saat keluar rumah, menyediakan tempat cuci tangan, selalu jaga jarak, kemudian untuk yang beragama islam bisa membawa sejadah masing-masing dan kalau bisa berwuduh dari rumah guna menghindari terlalu banyak atau berdempetan saat berWuduh di Mesjid begitu juga yang beragama Kristen atau yang lainya agar tetap mengikuti himbauan Pemerintah saat pergi ketempat ibadah.

“Untuk kedisiplinan dalam melakukan himbauan dari Pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus, maka kita perlu adanya kesadaran dalam setiap masyarakat, dan kemudian akan tetap ada yang mengawasi yakni TNI, POLRI dan SAT POL PP”, tutur Rais Adam.

Selain itu Bupati juga menyampaikan mengenai kesiapan untuk mengikuti lomba Inovasi Daerah, adapun 7 sektor kriteria perlombaan, namun kemudian untuk wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan kemungkinan akan memilih 2 lomba yaitu mengenai perekonomian(pasar tradisional) dan Tempat Wisata.

“Untuk mengikuti lomba tersebut kita harus menggunakan cara atau gaya yang berbeda, tidak sama dengan daerah lain contohnya kalau pasar kita bisa mengangkat atau melombakan pasar yang cara transaksinya menggunakan cara Barter yaitu menukarkan barang dengan barang lainya contoh bawang 1 kg di tukar dengan Ubi jalar 2 kg”,ucap Bupati.(ViktorKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Kapolsek Totikum yang di wakilkan oleh Bripka Harmawansyah menekankan kembali mengenai peraturan Pemerintah tentang pencegahan penyebaran covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan terutama di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum saat menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) Di Batangbabasal, Kamis, (28/5/2020).

Penyebaran virus semakin bertambah seluruh masyarakat dan Pemerintah ikut merasakan akibatnya, aktifitas menjadi terhalang, dampak ekonomi mulai terasa, Namun jika kita melihat sekarang masih banyak daerah atau kota-kota di Indonesia yang sepertinya tidak mematuhi peraturan Pemerintah, seakan tidak peduli, banyak Masyarakat yang lalu lalang keluar di jalanan namun tidak menggunakan masker, tidak menyediakan tempat cuci tangan di depan rumah, sering berkerumun, dan masih banyak aktifitas masyarakat lain yang tidak sesuai dengan himbauan Pemerintah seakan mereka tidak peduli dengan kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Sebagai anggota Kepolisian Harmawansyah menegaskan pentingnya pencegahan penyebaran Covid-19, “Agar seluruh masyarakat di daerah Kabupaten Banggai Kepulauan terutama Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum untuk tidak mengabaikan himbauan dari Pemerintah”.

“Protokol Covid-19 seperti, selalu mengutamakan hidup bersih, jangan lupa cuci tangan, menggunakan masker saat keluar rumah, tidak pergi dikeramaian, tidak berkumpul dan tidak keluar rumah jika bukan urusan penting, Selalu dirumah aja dan masih banyak lagi himbauan Pemerintah yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran virus didaerah kita ini”,lanjut Harmawansyah.(ViktorKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) yang bertempat di balai desa Batangbasal, Jumad (22/05/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Herdiyanto Sadimo yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan, Ulince Yabada dan Yesmina Baika selaku pengurus desa penyaluran bantuan PKH, dan seluruh anggota masyarakat penerima bantuan PKH di Batangbabasal.

Dalam upaya untuk meningkatkan kehidupan masyarakat maka Pemerintah pun menyalurkan berbagai macam kegiatan bantuan yaitu salah satunya seperti bantuan PKH.

Bantuan ini adalah salah satu program yang memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu dan harus memenuhi persyaratan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yaitu pendididikan dan kesehatan.

Masyarakat penerima bantuan PKH terdiri dari anak-anak, SD, SMP, SMA, ibu hamil, lansia dan Disabilitas, penerima bantuan ini bejumlah 46 orang dan jumlah dana yang disalurkan sebanyak Rp 12.640.000,dan saat proses penerimaan berlangsung dengan lancar.

Warga Desa Batangbabasal menerima bantuan PKH berbentuk uang untuk bulan Mei 2020.

Yesmina Baika selaku pengurus Desa penyaluran bantuan PKH menyampaikan, “Bantuan ini diterima satu bulan sekali dan penerimaan ini untuk bulan Mei, kemudian kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat penerima batuan PKH di Desa Batangbabasal agar dana ini bisa digunakan semestinya dan benar sesuai kebutuhan disetiap keluarga”.

“Seperti bila yang penerimanya masih duduk di bangku Sekolah maka bisa dibelikan peralatan atau keperluan sekolah guna menunjang dan meningkatkan kegiatan proses pembelajaran murid Sekolah”, lanjutnya.

“Begitu juga yang untuk keluarga agar digunakan dengan baik dan tepat guna untuk tetap menjaga kesehatan tubuh kita agar tetap baik dan sehat”, tambah Yesmina. (ViktorKominfo).

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekertaris Daerah Banggai Kepulauan Rusli Moidady ST. MT, mengikuti Rapat melalui Vidcon yang dipimpin Tim BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah bersama beberapa staf lainya terkait dengan Belanja Perjalanan Dinas pada Perangkat Daerah (PD) di ruang video conference Sekda, Selasa 19/05/2020.

Sekda pada kesempatan ini didampingi oleh Inspektur Inspektorat, Kepala BPKAD dan Kepala Perangkat Daerah terkait lainnya.

Ketua Tim Pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah, Herman Cahyadi menyampaikan, “Kami telah melakukan review atas belanja perjalanan dinas pada seluruh OPD, kami menemukan adanya tumpang tindih perjalanan dinas atau perjalanan dinas didua tempat (dua ST) pada tanggal yang sama sehingga menimbulkan kelebihan pembayaran belanja perjadin (perjalanan dinas)”.

“Kelebihan pembayaran yang kami hitung adalah komponen uang harian yang dibayarkan pada dua atau lebih kegiatan pada tanggal yang sama (double pembayaran) dan kelebihan pembayaran dihitung dari tarif terendah yang diterima. Untuk itu kami menyimpulkan bahwa penatausahaan dan pengelolaan pendapatan pada pendapatan daerah belum memadai”, kata Herman Cahyadi.

“Perhitungan kelebihan pembayaran tersebut sudah kami kirimkan ke Inspektorat dan telah didistribusi ke masing-masing PD. Perlu dicatat bahwa perhitungan tersebut masih sementara bukan temuan pemeriksaan. Apabila dari perhitungan kami tersebut terdapat kekeliruan mohon agar masing-masing OPD melakukan klarifikasi pada Ibu Annisa dan mengirim bukti pendukung yang lengkap. Batas waktu klarifikasi sampai dengan hari ini jam 04.00 sore. Setelah batas waktu tersebut, kami menganggap bahwa OPD telah menyetujui perhitungan kelebihan pembayaran kami,” lanjut Herman.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Drs. Muis Abd Latif, M.Pd mengklarifikasi terkait temuan yang ada, “Setelah kami menerima catatan dari pemeriksa BPK, kami cek versi dengan administrasi yang ada di Badan Pendapatan, jadi itu ada dua versi. Yang pertama karena itu merupakan pencatatan laporan yang dokumennnya bertentangan dan tidak sama tanggalnya dengan pelaporan yang dikoreksi jadi kami sudah sesuaikan”.

“Ada dokumennya memang yang benar tetapi ada juga yang kita harus kembalikan karena waktu yang sama dan itu sudah kami pahami. Jadi ada yang memang perjalanannya benar hanya pelaporan tanggalnya yang keliru tapi ada juga yang memang harus dikembalikan karena memang waktu yang sama SPPDnya dan itu ada empat orang sudah deal dan memang kita lakukan setelah kiriman STS nya”, lanjut Muis.

Sebelum mengakhiri Vidcon, Tim Pemeriksa BPK mengingatkan kembali kepada seluruh PD yang belum mengirimkan bukti pendukung yang lengkap, “Saya berikan waktu hari ini kepada seluruh PD terkait perjalanan dinas, mohon jika ada PD yang masih ingin memberikan klarifikasi atas perhitungan perjalanan dinas tolong hari ini juga dikirimkan file bukti otentiknya di-scan atau di-fotokan dan dikirim ke nomor WA Ibu Annisa, nomornya sudah saya share di grup WA supaya cepat prosesnya. Jadi untuk PD yang belum sependapat terkait pehitungan perjalanan dinas, hari ini masih bisa dikirimkan”, ungkap Herman.

“Jadi untuk teman-teman PD yang mau mengirimkan file buktinya bisa dikirimkan hari ini sampai pukul 04.00 sore,” tegas Sekda. (TrisKominfo).

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Unsur Forkopimda menggelar launching Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial RI dan Bantuan Beras Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah dampak Covid-19 di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Senin, (18/05/2020).

Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D Adam menyampaikan, “Sesuai data yang berhak menerima, per Kepala Keluarga adalah enam ratus ribu rupiah dan akan diserahkan selama tiga bulan. Selanjutnya, beras juga begitu dari provinsi akan diserahkan kepada penerima berdasarkan data yang ada sebanyak 10 kilo per KK selama tiga bulan”.

“Saya sudah banyak memberikan petunjuk, yang pertama untuk petugas baik Dinas Sosial maupun pihak Kantor Pos dalam proses penyerahan nanti, jangan sekali-kali tidak melibatkan anggota TNI Polri dan Petugas Pol PP, karena masyarakat tahu beras ini adalah beras cuma-cuma dan uang ini adalah uang cuma-cuma kemungkinan nanti ada orng-orang yang tidak bertanggung jawab akan mengganggu,” lanjut Bupati Rais.

Rais Adam juga mengingatkan kepada pihak Kantor Pos agar menghentikan penyaluran bantuan ini jika terjadi keributan, “Dan saya juga ingatkan kepada pegawai Kantor Pos apabila dalam kegiatan penyerahan bantuan ini terdapat hal-hal yang biasa terjadi seperti keributan, maka saya memberikan informasi agar dihentikan sampai kita tahu apa masalahnya”.

Selain itu, Bupati juga berharap, “Saya berharap dan berdoa mudah-mudahan bantuan ini dapat berguna dan sampai ke tangan orang-orang yang berhak mendapatkan”.

Kegiatan ini dihadir pula para Kepala OPD Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat se – Kabupaten Banggai Kepulauan. (TrisKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Dimasa pandemi, salah satu cara Pemerintah memutus mata rantai virus corona adalah dengan cara meliburkan Anak Sekolah, namun dihimbau tetap belajar, entah dirumah menggunakan Buku panduan atau belajar Online.

Sekolah Paud Tunas Kasih desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Guru-Guru mempunyai cara belajar di rumah yang unik dan tentunya berbeda dengan yang dilakukan Sekolah lainnya,

Sekolah Paud Tunas Kasih mempunyai cara belajar di Rumah yang unik dimana saat proses belajar dirumah-rumah Siswa atau Siswi menggunakan pakaian Seragam Sekolah, Kamis (14/05/2020).

Wiksanti Misilan SKM, Kepala Sekolah menjelaskan, “Pembelejaran ini dilakukan kesetiap rumah-rumah murid dengan waktu dengan yang singkat guna agar siswa tetap melakukan proses belajar walau hanya sebatas di rumah”.

“Begitu juga mengenai pemakaian seragam Sekolah hal ini di lakukan sebagai salah satu pendorong semangat belejar, karana anak-anak merasa seperti belajar layaknya di Sekolah”, ujar Wiksanti.

Wiksanti juga berharap, “Saat proses pembelajaran di rumah kami mengharapkan agar tetap ada pendampingan dari orang tua siswa”.(ViktorKominfo).

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekertaris Daerah Banggai Kepulauan mengundang seluruh Camat dan Imam Desa se – Kabupaten Banggai Kepulauan untuk hadir dalam rapat kerja terkait pelaksanaan pawai takbir dan Sholat Idul Fitri ditengah pandemi Covid – 19. Jumat, (15/05/2020).

Rapat ini dihadiri oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D Adam beserta Unsur Forkopimda, Ketua MUI, Kemenag, Pimpinan BUMN dan para Kepala OPD terkait.

Mengawali rapat, Bupati Rais Adam menjelaskan bahwa, “Hari ini kita berkumpul disini untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting dan memerlukan pemikiran yang luas. Adapun yang kita mau bahas yaitu Fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 28 dan pembagian bansos yang nanti akan di laksanakan hari senin. Kedua hal ini sangat krusial karena melibatkan orang banyak, maka dari itu saya minta kepada anggota TNI dan Polri untuk ikut terlibat”.

“Kalau kita melihat fatwa MUI yang sudah diterbitkan, digaris bawahi tentang pelaksanaan sholat dirumah maupun berjamaah. Saya rasa ini harus kita bicarakan bersama, apakah wilayah BanggaiKep ini apakah termasuk dalam kategori yang bisa melaksanakan sholat berjamaah atau kita seharusnya masih melaksanakan sholat dirumah masing-masing dan yang harus menetapkan hal ini adalah Pemerintah Daerah,” jelas Suardy. A Esa, SE selaku ketua MUI BanggaiKep.

Dalam kesempatan ini, Juru Bicara gugus tugas Covid-19 Arabia Tamrin, SKM menjelaskan beberapa hal diantaranya, “Sesuai dengan penelitian dan perkembangan yang ada bahwa sampai saat ini belum ada yang bisa memprediksi kapan wabah ini bisa dihentikan, tetapi yang bisa menentukan untuk menghentikan atau meneruskan wabah Covid-19 ini adalah diri kita masing-masing”.

“Kemudian, Sesuai dengan data yang ada di Surveilans bahwa untuk tingkat provinsi Sulteng perkembangan penularan Covid-19 ini masih belum reaktif, Artinya penyebaran Covid itu masih tetap ada sampai sekarang, untuk itu kita harus memaksimalkan upaya-upaya yang telah dilakukan dari sekarang karena tidak ada yang bisa memprediksi kapan pandemi ini selesai”, terang Jubir.

“Lanjut Untuk masalah karakteristik dari virus ini sesuai dengan informasi perkembangan penelitian terakhir, virus ini bisa bertahan selama 28 hari dalam tubuh manusia dan virus ini bertahan beberapa jam di udara, oleh karena itu munculah anjuran pemerintah untuk setiap keluar rumah harus menggunakan masker,” jelas Arabia.

Selanjutnya Rais Adam memberikan penjelasan dari hasil rapat, “Saya sudah mendengar beberapa saran dan pendapat dari bapak ibu sekalian, untuk itu saya simpulkan bahwa kita semua masih bertanya-tanya, apakah Banggaikep ini termasuk zona merah atau hijau. Dan untuk memastikan itu saya perlu menunggu hasil tes sampel ke 27 OTG yang sudah dikirim ke Lab Palu”.

“Untuk itu saya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu-ragu dalam memutuskan suatu hal, hari ini kalau saya mau putuskan bisa, Tapi saya menghargai saudara-saudara kita yang terdampak Covid di Totikum, oleh karena itu, saya perlu menunggu hasil tes lab dari OTG tersebut”, tegas Bupati.

“Untuk pawai takbiran ditengah pandemi ini, cukup dengan memutar kaset takbir di mesjid agar suasananya hidup meskipun tanpa melakukan keliling kampung yang akan melibatkan orang berkumpul dan untuk masalah pelaksanaan Sholat Idul Fitri, saya akan putuskan apakah bisa berjamaah diluar rumah atau cukup berjamaah didalam rumah setelah saya mengetahui hasil tes sampel OTG tersebut. Semoga kita selalu dilindungi Allah dan semoga pandemi ini cepat berakhir,” tutup Bupati. (TrisKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Ditengah pandemi Covid-19/virus corona, Siswa Sekolah Dasar Negeri Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan tetap laksanakan belajar di rumah dengan bimbingan Guru dan Orang Tua Murid, Selasa, seperti yang dilihat oleh jurnalis Dinas Kominfo pada sebuah rumah di desa ini (12/05/2020).

Upaya dan kegiatan ini sudah sesuai dengan himbauan Pemerintah Daerah sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, antara lain dengan cara mengurangi kegiatan atau aktifitas diluar rumah, termasuk meliburkan setiap sekolah baik Perguruan Tinggi, SMA/SMK, SMP, SD dan TK namun tetap kegiatan belajar dilakukan di rumah.

“Sekolah bisa libur namun belajar tetap dilakukan, Siswa bersama guru SDN Batangbabasal mempunyai cara untuk tetap belajar layaknya di Sekolah, yaitu dengan cara setiap guru mengunjungi rumah-rumah siswa dan memberikan penjelasan singkat serta tugas PR(Pekerjaan Rumah). Kami semua Guru-Guru sudah membagi tugas dalam pengontrolan pembelajaran untuk semua Siswa dan Siswi SDN Batangbabasal yang berjumlah 78 pelajar, dengan harapan agar setiap Siswa dan Siswi tetap belajar”, jelas Leny Tondion, S.Pd salah satu Guru SDN Batangbabasal.

“Bukan hanya soal pelajaran dan penjelasan singkat, namun kami juga mengajarkan siswa untuk tetap berdoa dalam setiap mengawali aktifitas, saat tidur malam ataupun bangun pagi, pengontrolan aktifitas dengan menanyakan apa yang sudah dilakukan di rumah seperti mencuci piring dan bagian kebersihan laianya”, ucap Leny.

Lanjut Leny, “Untuk mengunjungi pelajar disetiap Rumahnya masing-masing kami tetap mengikuti sesuai aturan protokol covid-19 yaitu tetap menjaga jarak dengan pelajar, memakai masker dan cuci tangan, serta selalu mengingatkan Siswa-Siswi agar tetap di rumah saja”. (ViktorKominfo)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 12 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 27 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.283 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam melakukan rapat kerja bersama Sekertaris Daerah dan Kepala OPD se-Kabupaten Banggai Kepulauan di Kantor Bupati Banggai Kepulauan terikat penyampaian hasil VidCon bersama KPK dan pelaporan anggaran penanganan Covid-19 di Banggai Kepulauan, Jumat, (08/05/2020).

Bupati Rais Adam menyampaikan, “Ada beberapa hal yang sifatnya sangat penting dan perlu disampaikan kepada kita semua. Makanya alamat surat ditujukan kepada seluruh kepala OPD.”

“Yang pertama saya ingin menyampaikan hasil VidCon kemarin pada hari Rabu, 06 Mei 2020 dengan KPK antara lain adalah mengenai pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan pandemi. Oleh KPK, pengadaan barang dan jasa untuk satuan tugas berkaitan dengan satgas cukup melalui panitia. Kedua, laporan harta kekayaan penyelenggara negara dan situasi darurat Indonesia,” sambung Rais.

“Kita harus sepakati bersama bahwa pemerintah yang berhak menetapkan situasi darurat, yakni situasi darurat militer maupun situasi darurat sipil. Seperti yang kita alami saat ini adalah situasi darurat sipil, dan ini dirasakan satu Negara Indonesia bukan hanya diwilayah kita saja. Oleh karena itu, kita sebagai pemerintah harus berani dan tidak perlu takut dan malu menyampaikan kondisi saat ini karena itu sudah menjadi tugas pokok kita sebagai pemerintah,” jelas Rais.

“Sekali lagi, saya ingatkan kepada kita semua bahwa Corona Virus ini tidak main-main dan dalam penanganannya pun kita tidak boleh main-main. Kita ini yang terbagi dalam beberapa dinas memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing, maka silahkan mainkan peran itu dalam hal ini memainkan peran yang positif agar masyarakat juga tidak panik dan takut dalam situasi ini,” lanjut Bupati.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati berharap “Saya sebagai pemerintah daerah Banggai Kepulauan berharap semoga kita semua ini selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa dan terhindar dari dampak terburuk dari pandemi ini. Mari sama-sama kita bersatu melawan Covid-19 ini, demi terwujudnya Bangkep yang sehat dan sejahtera,” tutup Bupati.

Selanjutnya, dalam kesempatan ini juga Sektetari Daerah Rusli Moidady, ST., MT juga menyampaikan, “Sesering mungkin Pak Camat di tiap-tiap kecamatan memberikan himbauan kepada para kepala-kepala desa untuk terus memantau masyarakatnya, dalam hal ini menjauhi kerumunan dimana saja mengingat kita sedang berada di situasi darurat sipil ini.”

“Jika masih ada masyarakat yang beraktifitas diluar rumah diatas jam 10 malam, maka perlu kiranya pemerintah desa maupun kecamatan melakukan pendekatan-pendekatan agar masyarakat bisa lebih paham dan patuh dalam menyikapi situasi darurat ini,” sambung Sekda. (TrisKominfo).