Pos

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Banggaikep) menggelar rapat kerja sekaligus tatap muka pertama dengan Ketua Tim Pengerak PKK Kecamatan  Buko yang baru mengalami pergantian dikarenakan telah dilantiknya Camat Buko yang baru, Winarto, ST bertugas untuk mengisi kekosongan jabatan Camat Buko yang ditinggalkan Alm. Sarkian Abbas, S.Sos.

Rapat kerja TP-PKK Kecamatan Buko bersama TP-PKK Desa se-Kecamatan Buko dilaksanakan pada Jumat, (12/2/2021) di rumah jabatan Camat Buko yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Kecamatan Buko Ny. Sitti Utari Winarto, Sekretaris TP-PKK Kecamatan Buko Ny. Altrin Porodisa Yolisan dan pengurus TP-PKK Kecamatan Buko serta Ketua dan Sekretaris TP-PKK Desa se- Kecamatan Buko.

Ny. Sitti Utari Winarto dalam rapat kerja perdana mengajak serta mendorong agar TP-PKK Desa se-Kecamatan Buko bisa meningkatkan tugas dan fungsi Tim Pengerak PKK Desa.

Kiranya TP-PKK bisa terus melaksanakan 10 Program PKK dimasa pandemi Covid-19. TP-PKK Desa juga diharapkan dapat terus berinovasi dan mengambil perannya dimasa pandemi Covid-19 ini.

“Mari kita bersinergi bersama dengan pemerintah dan semua komponen yang ada di desa dalam menghadapi dampak dan akibat dari Covid-19.” Ucap Sitti Utari Winarto.

“Sebab jika 10 Program PKK kita terus tingkatkan dimasa pandemi Covid-19 melalui Pokja yang ada, pasti keluarga-keluarga yang ada di desa tetap kokoh dan kuat serta tangguh dalam menghadapi berbagai krisis dampak dari Covid-19” tutup Sitti Utari.

Dalam rapat kerja ini pun Ketua TP-PKK Kecamatan Buko membagikan masker kepada TP-PKK Desa se-Kecamatan Buko yang disalurkan oleh TP-PKK Kabupaten. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Setelah Launching Pencanangan Vaksinasi Covid-19 tahap I di Banggai Kepulauan yang dibuka langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Kombes Pol (Purn) H. Rais D. Adam pada Senin, 8 Februari 2021, dan hari ini 9 Februari 2021 tenaga kesehatan (Nakes) di wilayah kerja Pemda Banggai Kepulauan baik dirumah sakit dan Puskesmas mulai divaksin Covid-19.

Puskesmas Tataba Kec. Buko Kab. Banggai Kepulauan hari ini mulai melakukan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga medis yang ada di Puskesmas Tataba baik yang ada di Puskesmas maupun yang ditugaskan di Desa dan Sub Desa yang ada di wilayah  Puskesmas Tataba Kec. Buko.

Kepala Puskesmas Tataba Kecamatan Buko, Sianti A.Md.Kep saat ditemui di Puskesmas Tataba, menyampaikan bahwa “Vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Tataba dilaksanakan hari ini Selasa (9/2/2021) dengan harapan semua Nakes yang memenuhi syarat dan ketentuan bisa terselesaikan hari ini,” jelas Sianti.

Jumlah Tenaga Kesehatan yang ada di Puskesmas Tataba Kecamatan Buko sebanyak 74  orang Nakes, Jumlah sasaran yang memenuhi kriteria untuk divaksin Covid-19 sebanyak 58 orang Nakes, yang sisanya belum bisa divaksinasi karena tidak memenuhi kriteria.

“Ada yang lagi hamil, menyusui dan lain sebagainya sebagaimana ketentuan vaksin Covid-19 tidak diberikan sembarangan harus berdasarkan ketentuan yang ada, sedangkan Vaksin yang disiapkan untuk Nakes di Puskesmas Tataba sebanyak 58 botol,” ucap Sianti. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah di mulai hari ini Senin, 8 Februari 2021 yang dibuka langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, ini bertanda vaksinasi tahap I di wilayah Kab. Banggai Kepulauan dimulai.

Sebagaimana diketahui bahwa vaksinasi Covid-19 tahap pertama diperuntukan bagi Forkopimda Kab. Banggai Kepulauan dan tenaga medis (Nakes) di wilayah Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Vaksin Covid-19 khusus tenaga medis yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tataba Kecamatan Buko sudah tiba di Puskesmas Tataba pada pukul 19.40 Wita. ini bertanda bahwa tenaga medis Puskesmas Tataba siap untuk divaksin  Covid-19, serta Vaksinasi Covid-19 tahap I di Puskesmas Tataba akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Kepala Puskesmas Tataba Kecamatan Buko Sianti, A.Md.Kep mengatakan bahwa vaksin Covid-19 tahap I khusus untuk Nakes Puskesmas Tataba sudah ada, “Kami jemput tadi di ibu kota Salakan, jika tidak ada halangan proses vaksinasi Covid-19 khusus tenaga medis Puskesmas Tataba akan segera dilaksanakan,” jelas Sianti.

Penjemputan Vaksin Covid-19 di Salakan kami dikawal oleh Kanit Sabara Polsek Buko Bripka. M. Pharul, SH , guna memastikan dan menjaga keamanan vaksin mulai dari Salakan sampai tiba di Puskesmas Tataba. (AmosKominfo)

Talas-talas, BanggaiKep.go.id – Kepala Desa Talas-talas Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Jefri Welong berharapkan agar generasi muda Desa Talas-talas dapat melestarikan alat musik bambu yang merupakan alat musik tradisional di Desa Talas-Talas.

Menurutnya, jangan seiring dengan berkembangnya zaman dan hadirnya alat musik modern maka kita sebagai generasi muda tidak lagi melestarikan alat musik tradisional yang memiliki nilai budaya dan keunikan tersendiri.

“Saya berharap generasi muda yang ada di Desa Talas-talas dapat terus melestarikan alat musik tradisional,” harap Jefri.

“Kiranya para orang tua yang memainkan alat musik bambu untuk tidak bosan mengajarkan kepada generasi muda yang ada agar musik bambu di Desa Talas-talas tetap terlestarikan,” lanjut Jefri.

Sementara itu, Erien Welong yang merupakan tokoh masyarakat dan juga mantan Kepala Desa beberapa periode saat dijumpai Jurnalis Kominfo Kamis, (29/10/2020) menceritakan asal mula musik bambu yang ada di Desa Talas-talas.

Menurut Erien, Musik bambu di Desa Talas-Talas dibuat oleh Bapak Sitem Kambotan bersama saudaranya, kemudian beliau bersama saudaranya mengumpulkan beberapa orang untuk memainkan alat musik yang ada dengan bunyi nada yang berbeda-beda.

“Dulu sebelum ada alat musik modern setiap kali ada acara dikampung musik bambu ini yang menjadi hiburan, apalagi dimasa perayaan natal dan tahun baru,” ungkap Erien. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko tetap eksis melakukan pencegahan virus corona dipintu masuk keluar Kecamatan Buko yakni di pelabuhan penyeberangan Leme-leme Bungin meski diguyur hujan lebat, Sabtu (13/9/2020).

Hujan lebat yang terus melanda wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan yang tidak kunjung berhenti tidak mengurungkan niat anggota Satuan Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab dalam pencegahan Virus Corona di Kab. Banggai Kepulauan khususnya di wilayah Kecamatan Buko.

Salah satu anggota Satgas Covid-19 Kec. Buko dari anggota Koramil 1308-13 Buko Sertu Salno Lalio mengatakan, “Hujan bukan penghalang bagi kami untuk melakukan tugas dan tanggungjawab dalam upaya mengendalikan penyebaran virus Corona di Kabupaten Banggai Kepulauan.”

Secara rutin anggota Satgas Covid-19 Buko melakukan pencegahan dengan melakukan scane suhu badan, pendataan penumpang serta riwayat perjalanan bahkan menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (AmosKominfo)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id –  Menidaklanjuti laporan dari Plt. Camat Buko pada Jumat, (29/7/2020) mengenai kerusakan jempatan penghubung Desa Labasiano dan Desa Pelinglalomo yang terancam ambruk, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam langsung memerintahkan Dinas terkait untuk melakukan penanganan di lapangan agar kerusakan tidak semakin parah dan aktifitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Rais Adam pun menekankan lagi hal tersebut pada apel gabungan OPD yang dilaksanakan pada Senin, (3/8/2020) untuk segera menanggulangi kerusakan dan penanganan korban banjir.

Pada hari Rabu, (5/8/2020) terlihat proses penangulangan kerusakan jembatan Labasiano-Pelinglalomo sudah mulai dikerjakan dengan diturunkannya alat berat untuk mengeruk bagian bawah jembatan membuat jalan air agar aliran air sungai tidak lagi mengalir ke arah kepala jembatan dan menyebabkan kerusakan yang lebih fatal.

Pekerjaan yang akan dilakukan selanjutnya adalah penimbunan lubang bagian jalan yang ambruk.

Kasie Trantib Kantor Camat Buko Laskar Tolobi, S.Sos saat dijumpai di Kantor Camat Buko (6/8/2020) membenarkan bahwa benar sudah ada penanganan terhadap kerusakan jembatan Labasiano-Pelinglalomo dengan pekerjaan pengerukan sungai guna membuat jalan air yang baru dan penimbunan bagian yang lubang.

Sementera itu, Pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya saat dimintai keterangan menyampaikan “Memang penanganan kerusakan jembatan ini harus segera, mengingat jalan alternatif yang dilalui pasca ditutupnya jembatan rusak total dan licin pengaruh curah hujan yang tinggi, harapannya baik yang lubang dapat ditanggul kembali lalu ditimbun, takutnya kalau hanya ditimbun saja jika ada curah hujan lagi akan rusak lagi.”

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos menyampaikan, “Atas nama masyarakat Kecamatan Buko mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah memerintahkan penanggulangan kerusakan jembatan Labasiano-Pelinglalomo, semoga dalam waktu dekat ini jembatan ini sudah bisa dibuka lagi sehingga aktifitas masyarakat berjalan normal kembali,” ungkap Kori.(AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tidak terasa perjalan sang waktu ditengah kesibukan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko sebagai garda terdepan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan khususnya di wilayah Kecamatan Buko.

Pada Minggu, (12/7/2020) tepat 110 hari Gugus Tugas Covid-19 Kec. Buko laksanakan tugas dan tanggungjawab sehubungan dengan pencegahan penyebaran Virus Corona.

Salah satu anggota GGS Covid-19 Kec. Buko yang tidak mau namanya dicantumkan, saat dijumpai Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep mengatakan “Syukur alhamdulilah sudah 110 hari melaksanakan tugas dan tanggungjawab kami semua masih berada dalam keadaan yang sehat wal’afiat”.

Saat ditanyai apa saja yang dilakukan oleh GGS Tugas Covid Kec. Buko dalam pencegahan dan pengendalian penyebaran virus corona di kecamatan Buko, Ia mengatakan “Kami rutin melakukan kegiatan setiap hari mulai dari menjaga pintu masuk keluar Kecamatan Buko dan Buko Selatan yakni Pelabuhan baik pelabuhan Leme-leme Bungin dan Pelabuhan Lalengan untuk melakukan pendataan kedatangan masyarakat dari luar Daerah”.

“Dan juga kegiatan rutin kami setiap melakukan pemantuan bagi pelaku perjalanan dari luar Daerah, serta melakukan sosialisasi bagi masyarakat untuk memberikan pemahaman bagaimana cara pencegahan virus corona dan juga bekerja sama dengan Tim Relawan Desa se Kecamatan Buko melakukan pencegahan dimasing-masing Desa melalui pembagian masker, penyemprotan disinfektan”, sambungnya.

Jurnalis DisKominfo pun coba mewawancarai berapa anggota gugus tugas yang lagi berbincang di Lokasi Pelabuhan Leme-leme Bungin (12/7/2020) menanti kedatangan kapal, saat ditanyai bagaimana dengan pembiayaan kegiatan ini, mereka katakan, “Sampai saat ini kami hanya merobek kantong sendiri untuk mengisi bahan bakar kendaraan kami, memang sudah ada kepedulian dari Pemda beberapa waktu lalu dengan membagikan APD dan Suplamen tapi selama ini sudah hampir 4 bulan baru 2 kali”.

Untung ada inisiatif dari Kapus Tataba Sianti, A.Md.Kep beberapa kali menyiapkan komsumsi dan suplemen tambahan seperti susu beruang, telur rebus dan lain-lain untuk membantu memulihkan daya tahan tubuh tim.

“Untuk itu harapan kami kiranya ada kepedulian bagi kami Tim GGS Tugas Covid di Kecamatan yang melaksanakan tugas, memang kami sadar bahwa ini adalah bencana kemanusiaan tapi kalau mau menuntut pengabdian dan pengorbanan kami siap asalkan semua sama berkorban, karena menurut informasi yang kami dapat kalau GGS Tugas di Kabupaten mendapat perhatian khusus, jangan sampai ini menimbulkan kecemburuan sosial”, tutur anggota Tim Gugus Tugas. (AmosKominfo)

 

Tataba, BanggaiKep.go.id – Pemerintah terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Pada hari Sabtu (11/7/2020) bertempat di Kantor Camat Buko pihak Kantor PT. Pos Indonesia Cabang Salakan melakukan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BST) dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Sosial, penyaluran bantuan sosial tunai kali ini diperuntukkan bulan Juni 2020.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos saat diwawancarai Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep menyatakan kehadirannya dilokasi penyaluran guna melakukan pemantuan penyaluran BST apakah berjalan dengan aman dan lancar sesuai aturan yang berlaku yakni Rp.600.000 per keluarga dan tidak ada pemotongan dalam bentuk apa pun juga.

“Syukurlah penyaluran BST dari Kementrian Sosial sudah boleh sampai tahap ketiga dan tidak ada kendala dan halangan semua berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan”, jelas Kori.

Kori pun masih mengingatkan kepada penerima BST agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik untuk dibelajakan kebutuhan pokok dalam hal ini makanan dan bisa juga digunakan untuk biaya berobat dan membeli obat bagi yang menderita sakit. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemdes Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 107 kepala keluarga.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Desa Malanggong bagi 107 KK dilaksanakan pada Sabtu, (4/7/2020) bertempat di Balai Desa Malanggong Kec. Buko.

Dalam sambutannya Kades Malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa penerima BLT-DD sebanyak 107 kepala keluarga dengan total anggaran Rp.64.200.000, jadi total anggaran yang digunakan untuk BLT-DD untuk tiga tahap Rp.192.600.000 dari 30% total DD.

Isak pun berharap bagi masyarakat penerima BLT-DD untuk dapat memanfaatkan dengan baik bantuan yang sudah Pemerintah salurkan dimasa pandemi covid-19.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos memberikan apresiasi atas kinerja Pemdes Malanggong dalam penyaluran BLT-DD yang sampai tahap III ini tetap aman dan tidak ada pengeluhan dari penerima maupun masyarakat Malanggong pada umumnya.

Kori pun mengajak para penerima BLT-DD di Malanggong untuk produktif apalagi yang masih usia muda yang mampu bekerja, kiranya dapat terus berusaha dan bekerja tingkatkan keterampilan yang ada guna meningkatkan ekonomi keluarga dimasa pandemi saat ini, karena bantuan Pemerintah terbatas tidak dapat membiayai semua kebutuhan kita.

Lanjut Kori “Kiranya para penerima dapat memanfaatkan bantuan yang ada untuk kebutuhan yang sangat pokok dalam keluarga jangan hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan yang tidak penting, belanjakan sembako serta gunakan untuk berobat bagi yang sakit apalagi dimusim hujan seperti ini kita rentah dengan penyakit”.

Penyaluran BLT-DD Tahap III Desa Malanggong dihadiri oleh Plt.Camat Buko, Mewakili Polsek Buko Brigpol I Ketut Pica, Koramil 1308-13 Buko diwakili oleh Kopda Yudas Duasing, TPD Kec. Buko Andi Ndiba serta Perangkat Pemdes Malanggong. (AmosKominfo)

 

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap III yang diperuntukan bulan Juni 2020.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III bagi 48 kepala keluarga di Desa Pelinglalomo dilaksanakan pada hari Selasa (30/6/2020) bertempat di kantor Desa Pelinglalomo yang dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Marten Tangkelangi, SH, Danramil 1308 Buko diwakili oleh Kopda Ismudin, Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba serta jajaran perangkat Desa Pelinglalomo.

Kepala Desa Pelinglalomo Ahyudi Yunus, S.Fil dalam sambutannya memaparkan “Jumlah penerima bantuan Pemerintah dimasa pandemi baik PKH, BPNT, BST dan BLT DD di Desa Pelinglalomo, khusus untuk BLT-DD Sebanyak 48 KK dengan total anggaran Rp. 28.200.000 untuk satu bulan, jadi total untuk 3 bulan Pemdes Pelinglalomo mengangarkan Rp. 84.600.000 untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19”, jelas Udi sapaan akrap Kades pelinglalomo.

Plt. Camat Buko Kori Yalume dalam sambutannya menekankan kepada penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik serta bukan untuk dibelanjakan barang yang tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh semua anggota keluarga.

Serta Kori pun mendorong para penerima bantuan agar dapat produktif atau berusaha serta bekerja untuk menopang perekonomian keluarga dimasa pandemi Covid-19, karena bantuan Pemerintah hanya sementara.

Kapolsek Buko Marthen Tangkelangi, SH, pun mengingatkan hal yang sama bagi penerima BLT-DD di Desa Pelinglalomo, serta mengharapkan Pemdes dapat patuh dan menaati aturan yang menjadi acuan dalam penyaluran BLT-DD agar tidak terjerat hukum ketika pemeriksaan.

“Sebab sangsinya jelas jika penyaluran BLT-DD tidak tepat sasaran apalagi ada pemotongan dari jumlah nominal Rp. 600.000/kk yang sudah diatur berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku”, ucap Kapolsek. (AmosKominfo)