Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Paripurna Penetapan dan Pencabutan nomor urut calon Wakil Bupati Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2017-2022, dilaksanakan diruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Provinsi Sulawesi Tengah, Senin, (28/9/2020).

Kegiatan dipimpin langsung Rusdin Sinaling selaku Ketua DPRD Banggai Kepulauan Prov. Sulteng didampingi Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Wakil Ketua I Rizal Arwie, Wakil Ketua II Eko Wahyudi dan diikuti para Anggota DPRD, TNI, POLRI serta Kepala OPD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam beberapa tahun ini kita ketahui bahwa Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam telah banyak mengukir kemajuan dan prestasi, melaksanakan tanggung jawab sebagai Pemimpin Kabupaten Banggai Kepulauan dengan sangat baik walau tidak mempunyai wakil.

Menurut Bupati BanggaiKep Rais D. Adam, yang terpilih nanti untuk mendampingi dirinya adalah orang yang dapat bersinergi dalam hal melanjutkan program pembangunan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan.

Proses pengambilan nomor urut kedua kandidat Calon Wakil Bupati yaitu ditetapkan Nurdin Laganja nomor urut 1 (Satu) dan Salim J. Tanasa nomor urut 2 (Dua) untuk bersiap menjadi wakil Bupati Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2017-2022.

Kegiatan penetapan dan pengambilan nomor urut Calon Wakil Bupati Banggai Kepulauan tahun 2017-2022 berjalan dengan baik dan lancar. (ViktorKominfo)

Pandemi dapat mengubah cara kerja, cara beraktivitas, cara belajar, hingga cara bertransaksi dari sebelumnya luar jaringan (luring) atau offline dengan kontak fisik menjadi lebih banyak daring atau online.

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital. Menurutnya, pandemi dapat mengubah cara kerja, cara beraktivitas, cara belajar, hingga cara bertransaksi dari sebelumnya luar jaringan (luring) atau offline dengan kontak fisik menjadi lebih banyak daring atau online.

“Perubahan seperti ini perlu segera diantisipasi, disiapkan, direncanakan secara matang,” kata Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas dengan topik “Perencanaan Transformasi Digital”, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Dalam survei IMD World Digital Competitiveness pada 2019, Indonesia masih berada di peringkat 56 dari 63 negara. Menurut Presiden, posisi Indonesia tersebut lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga di ASEAN, yaitu Thailand di peringkat 40, Malaysia di peringkat 26, dan Singapura di peringkat 2.

“Oleh sebab itu perlu menjadi perhatian kita bersama, yang pertama segera lakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital. Saya kira kemarin kita sudah bicara dengan Menkominfo mengenai ini. Kemudian percepatan penyediaan layanan internet di 12.500 desa/kelurahan serta di titik-titik layanan publik,” ujarnya.

Kedua, Presiden meminta agar dipersiapkan peta jalan atau road map transformasi digital di sektor-sektor strategis. Beberapa sektor tersebut antara lain pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri, dan penyiaran.

“Jangan sampai infrastruktur digital yang sudah kita bangun justru utilitasnya sangat rendah,” imbuhnya.

Ketiga, Presiden meminta agar integrasi pusat data nasional dipercepat. Keempat, Presiden ingin agar kebutuhan sumber daya manusia (SDM) talenta digital disiapkan.

Menurut Kepala Negara, untuk melakukan transformasi digital, Indonesia membutuhkan talenta digital sebanyak kurang lebih 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan atau kurang lebih 600 ribu per tahun.

“Ini perlu betul-betul sebuah persiapan. Atau kurang lebih 600 ribu per tahun, sehingga kita bisa membangun sebuah ekosistem yang baik bagi tumbuhnya talenta-talenta digital kita,” jelasnya.

Terakhir, Presiden meminta agar jajarannya segera menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan transformasi digital.

(BPMI Setpres). KondKominfo

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 46 anggota masyarakat menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan pada Jumat, (10/7/2020).

Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Batangbabasal, dihadiri oleh Kepala Desa Batangbabasal Kaleb Nasir, Yesmina selaku pengurus bantuan PKH dan Herdiyanto Sadimo selaku kepala seksi pelayanan beserta seluruh anggota masyarakat penerima bantuan.

Kegiatan penerimaan bantuan PKH untuk 46 anggota masyarakat dengan jumlah dana sebanyak Rp 12.505.000 berjalan dengan baik dan aman yang terdiri dari anak sekolah, ibu hamil, lansia dan disabilitas.

Yesmina selaku pengurus PKH menyampaikan kepada seluruh anggota penerima bantuan PKH bahwa agar bantuan tersebut digunakan sesuai keperluannya, “Contoh jika penerima Anak Sekolah maka dibelanjakan untuk hal-hal yang ada kaitannya dengan pendidikan seperti buku, polpen, pensil dan masih banyak lagi, kemudian yang lansia, ibu hamil, disabilitas uang tersebut digunakan untuk tujuan bantuan ini”.

“Sekali lagi disampaikan kembali kepada Masyarakat penerima bantuan PKH agar uang tersebut jangan dibelanjakan hal-hal yang bukan tujuan dari bantuan tersebut”, harap Yesmina.

Kaleb Nasir selaku Kepala Desa Batangbabasal menyampaikan kembali kepada masyarakat bahwa jika ada masalah atau hal-hal yang tidak sesuai ketentuan mengenai pembagian bantuan ini maka kiranya masyarakat mengkonsultasikan langsung kepada pihak yang berkaitan yaitu Pemerintah, jangan bercerita kesana kemari tanpa belum mengetahui kebenarannya agar tidak menjadi masalah yang lebih besar.

“Begitu juga disampaikan kepada anggota penerima bantuan agar uang tersebut digunakan dengan baik dibelanjakan sesuai fungsinya jangan digunakan atau dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan tujuan bantuan tersebut apalagi uang hanya digunakan untuk miras dan judi”, tegas Kades. (ViktorKominfo)

PRESS RELEASE                              

Nomor  : 550/20.06/diskominfo

  

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam Sejahtera bagi kita semua

Om Swastyastu

Namo Budaya

Salam Kebajikan.

Laporan Situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan, Update hari ini Kamis, 11 Juni 2020 jam 14.00 Wita.

Sesuai dengan laporan hasil pemeriksaan laboratorium Covid-19 yang dikeluarkan oleh UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tanggal 9 Juni 2020 terhadap pemeriksaan 4 sampel dari 2 Orang yang diterima sejak tanggal 6 juni 2020 sebagai berikut :

  1. Sampel an. Tn S, 59 Tahun pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal wilayah kecamatan Totikum dengan nomor pemeriksaan 100818 dan 100819 dengan fasilitas kesehatan pengirim  RSUD Trikora salakan telah menjalani pemeriksaan PCR Serial dan saat ini didapatkan hasil Sars-Cov NEGATIF, sebanyak 2 kali berturut-turut. Untuk itu yang bersangkutan telah dikeluarkan Surat Keterangan Pemeriksaan tertanggal hari ini, Kamis, 11 Juni 2020 dan dinyatakan SEMBUH dan SEHAT
  2. Sampel an. Tn. R, 39 Tahun pasien terduga Covid-19 asal wilayah kecamatan Tinangkung dengan nomor pemeriksaan 100820 dan 100821 dengan fasilitas kesehatan pengirim RSUD Trikora Salakan telah menjalani pemeriksaan PCR Serial dan saat ini didapatkan hasil Sars-Cov NEGATIF, sebanyak 2 kali berturut-turut. Untuk itu yang bersangkutan telah dikeluarkan Surat Keterangan Pemeriksaan tertanggal hari ini, Kamis,11 Juni 2020 dan dinyatakan SEHAT.

Data situasi Covid-19 Kabupaten Banggai Kepulauan update hari ini adalah OTG 1 orang, ODP 0 orang, PDP 0 orang dan tidak ada kasus positif dan selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang dinyatakan selesai masa pemantauan adalah 3.731 Orang.

OTG yang baru dari kecamatan Tinangkung yang terlaporkan pada tanggal 9 juni 2020 saat ini sedang disolasi mandiri di fasilitas Pemda Kabupaten Banggai Kepulauan, dan dalam pemantauan petugas kesehatan serta akan tetap dilakukan pengambilan sampel swab sesuai prosedur yang ada.

Berdasarkan kriteria diatas maka Pemerintah Daerah menghimbau kepada setiap masyarakat untuk mempersiapkan diri memasuki era New Normal dengan tetap menjalani protokol kesehatan diantaranya tetap menggunakan masker, berperilaku hidup bersih dan sehat cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir saat sebelum dan setelah melakukan aktifitas dan tetap jaga jarak selama masa pandemi.

Demikian kami sampaikan semoga bermanfaat. Semoga Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa senantiasa merahmati setiap langkah kita untuk keluar dari pandemi ini, Bangkep bersatu cegah Covid-19.

Salam Sehat.

Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh. (KondKominfo)

 

 

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati  Banggai Kepulauan H. Rais D Adam bersama Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Aditya Surya Dharma didampingi Sekretaris Daerah Rusli Moidady, mengikuti rapat koordinasi melalui video conference (vicon) yang digelar oleh Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo.

Rakor ini menghadirkan Gubernur dan Bupati/Walikota yang wilayahnya belum ada kasus positif Covid-19, dengan topik Mitigasi Penanganan Covid-19 pada 124 Kabupaten Kota yang belum mendapat laporan  terjangkit Pasien positif Covid-19.

Ikut hadir mendampingi Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Kominfo, Direktur RSUD Trikora, Juru Bicara Gugus Tugas dan Pejabat Dinas Kesehatan, Pejabat BPBD dan Anggota Gugus Tugas Kabupaten Banggai Kepulauan.

Tempat pelaksanaan di ruangan kerja Bupati pada Kamis malam 21/5/2020 berlangsung jam 21.00 sampai selesai.

Dalam pembicaraan secara virtual Bupati melaporkan kegiatan pelaksanaan Percepatan Penanganan Covid-19 oleh Gugus Tugas Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati menganggap bahwa virus corona disease adalah sebagai musuh sehingga diperlukan cara menghadapinya. “Kalau virus corona itu dianggap musuh maka caranya Bupati memperkuat Tim dalam Gugus Tugas yang sudah dibentuk bersama sama dengan Forkopimda. Dalam Gugus Tugas ada DPRD, TNI, POLRI dan ada satuan satuan lain sebagai Anggota.”

“Memang virus corona ini tidak bisa dilihat langsung oleh mata manusia, berarti untuk melawannya, maka Petugas yang berhadapan dengan virus itu, adalah Petugas yang betul betul pilihan,” ujar Bupati.

Selanjutnya Bupati memandang daerahnya sebagai daerah kepulauan, artinya pintu masuk keluar adalah melalui Pelabuhan, dimana geografi ini menguntungkan bagi upaya pencegahan covid-19.

“Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai daerah kepulauan, terletak di Provinsi Sulawesi Tengah berada di tengah lautan sehingga geografis ini menguntungkan karena semua pergerakan manusia menggunakan kapal laut dan kapal laut itu akan bersandar di pelabuhan. Disitulah peran Petugas yang terdiri dari TNI, POLRI  kemudian SATPOL PP dan petugas inti Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan penumpang dalam rangka pencegahan covid-19, termasuk dari DPRD turun monitoring” jelas beliau.

Bupati juga sangat memperhatikan pemeriksaan kesehatan bagi Petugas di Pelabuhan. “Setiap selesai melakukan pemeriksaan para penumpang, maka para Petugas-pun langsung diperiksa juga agar memastikan kesehatannya.”

Pada kesempatan ini Bupati mengucapkan rasa terima kasih kepada Bapak Gubernur.  “Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Tengah yang telah memberikan APD yang baik.” kata Bupati.

“Tadinya ibarat teriak kiri kanan untuk memperoleh APD, syukur saat ini Bapak Gubernur Sulawesi Tengah telah memberikan APD. Tanpa APD maka Bupati tidak akan gegabah menurunkan Tim. Tim perlu juga dilindungi sehingga Tim merasa aman dan merasa ada dorongan moril didukung oleh Pimpinan.”

“Tidak boleh petugas di lapangan spekulasi bertugas tanpa APD. Karena APD bisa membangkitkan kepercayaan terhadap diri sendiri. Ibaratnya kalau perang, APD ini adalah senjata, bagaimana kalau senjata yang ditembakkan tidak begitu bagus, juga APD kalau hanya asal-asal tentunya akan mempengaruhi moril petugas dalam bekerja itu,” jelas beliau.

Bupati juga melaporkan kepedulian masyarakat di daerah wisata dalam masa pandemi untuk melaporkan jika ada orang asing yang datang. “Banggai Kepulaun memilik pelabuhan yang begitu banyak, pelabuhan resmi dan pelabuhan tidak resmi,pelabuhan yang kecil-kecil. Adanya daerah tujuan wisata, pasti bahwa banyak orang asing yang sering kesini. Orang asing kadang tidak masuk melalui pelabuhan resmi tapi masuk melalui pelabuhan yang menggampangkan dia untuk bisa menjangkau tempat-tempat wisata itu. Alhamdulillah masyarakat setempat ikut membentu Gugus Tugas sehingga semua orang asing yang datang bisa terpantau dan identitasnya dapat diketahui,” tuturnya.

Khususnya ketersediaan makanan pokok alhamdulilah mudah mudahan sampai 3 bulan kedepan masih tetap terjaga karena daerah tetangga masih siap untuk menyuplai bahan makanan pokok.

“Diharapkan tidak menjadi masalah suplai bahan makanan pokok dari daerah tetanga yang hanya tergantung pada alat transportasi kendaraan laut. Dari kegiatan-kegiatan koordinasi  yang sudah dilakukan oleh Gugus Tugas disini dengan Kabupaten tetangga, maka seluruh bahan bahan makanan yang disuplai, akan tetap lancar meskipun misalnya nanti ada perubahan status Covid-19,” harap Bupati.

Dalam hal pelaksanaan salat sebagaimana keinginan Presiden bahwa Pemerintah tidak melarang salat. Bupati beserta seluruh Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Banggai Kepulauan dan seluruh organisasi keagamaan menyetujui untuk tetap melaksanakan salat di rumah masing masing. Prinsipnya lebih baik mencegah daripada mengobati artinya lebih baik kita melakukan apa yang sdh ditunjukkan  pemerintah supaya cepat cepat terbebas dari virus corona tahun ini juga.

Bupati juga menyatakan bahwa setiap minggu dilakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan Gugus Tugas. Dari apa yang dilaksanakan, terpenting adalah doa yang ditujukan kepada Yang Mahakuasa Allah SWT, selalu dipanjatkan doa, insyaallah apa yang dikerjakan ini bernilai ibadah.

Di akhir sesi Banggai Kepulauan, Moderator diskusi Gugus Tugas Nasioanal menyatakan berterima kasih kepada Bapak Bupati Banggai Kepulauan. Seraya mengingatkan bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan adalah pulau pulau kiranya diwaspadai pintu masuk melalui laut dan jangan dilupakan pintu masuk laut yang kecil-kecil perlu juga ada pemeriksaan, sehingga Banggai Kepulauan bisa negative covid-19 kedepannya. (KondKominfo)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekertaris Daerah Banggai Kepulauan Rusli Moidady ST. MT, mengikuti Rapat melalui Vidcon yang dipimpin Tim BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah bersama beberapa staf lainya terkait dengan Belanja Perjalanan Dinas pada Perangkat Daerah (PD) di ruang video conference Sekda, Selasa 19/05/2020.

Sekda pada kesempatan ini didampingi oleh Inspektur Inspektorat, Kepala BPKAD dan Kepala Perangkat Daerah terkait lainnya.

Ketua Tim Pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah, Herman Cahyadi menyampaikan, “Kami telah melakukan review atas belanja perjalanan dinas pada seluruh OPD, kami menemukan adanya tumpang tindih perjalanan dinas atau perjalanan dinas didua tempat (dua ST) pada tanggal yang sama sehingga menimbulkan kelebihan pembayaran belanja perjadin (perjalanan dinas)”.

“Kelebihan pembayaran yang kami hitung adalah komponen uang harian yang dibayarkan pada dua atau lebih kegiatan pada tanggal yang sama (double pembayaran) dan kelebihan pembayaran dihitung dari tarif terendah yang diterima. Untuk itu kami menyimpulkan bahwa penatausahaan dan pengelolaan pendapatan pada pendapatan daerah belum memadai”, kata Herman Cahyadi.

“Perhitungan kelebihan pembayaran tersebut sudah kami kirimkan ke Inspektorat dan telah didistribusi ke masing-masing PD. Perlu dicatat bahwa perhitungan tersebut masih sementara bukan temuan pemeriksaan. Apabila dari perhitungan kami tersebut terdapat kekeliruan mohon agar masing-masing OPD melakukan klarifikasi pada Ibu Annisa dan mengirim bukti pendukung yang lengkap. Batas waktu klarifikasi sampai dengan hari ini jam 04.00 sore. Setelah batas waktu tersebut, kami menganggap bahwa OPD telah menyetujui perhitungan kelebihan pembayaran kami,” lanjut Herman.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Drs. Muis Abd Latif, M.Pd mengklarifikasi terkait temuan yang ada, “Setelah kami menerima catatan dari pemeriksa BPK, kami cek versi dengan administrasi yang ada di Badan Pendapatan, jadi itu ada dua versi. Yang pertama karena itu merupakan pencatatan laporan yang dokumennnya bertentangan dan tidak sama tanggalnya dengan pelaporan yang dikoreksi jadi kami sudah sesuaikan”.

“Ada dokumennya memang yang benar tetapi ada juga yang kita harus kembalikan karena waktu yang sama dan itu sudah kami pahami. Jadi ada yang memang perjalanannya benar hanya pelaporan tanggalnya yang keliru tapi ada juga yang memang harus dikembalikan karena memang waktu yang sama SPPDnya dan itu ada empat orang sudah deal dan memang kita lakukan setelah kiriman STS nya”, lanjut Muis.

Sebelum mengakhiri Vidcon, Tim Pemeriksa BPK mengingatkan kembali kepada seluruh PD yang belum mengirimkan bukti pendukung yang lengkap, “Saya berikan waktu hari ini kepada seluruh PD terkait perjalanan dinas, mohon jika ada PD yang masih ingin memberikan klarifikasi atas perhitungan perjalanan dinas tolong hari ini juga dikirimkan file bukti otentiknya di-scan atau di-fotokan dan dikirim ke nomor WA Ibu Annisa, nomornya sudah saya share di grup WA supaya cepat prosesnya. Jadi untuk PD yang belum sependapat terkait pehitungan perjalanan dinas, hari ini masih bisa dikirimkan”, ungkap Herman.

“Jadi untuk teman-teman PD yang mau mengirimkan file buktinya bisa dikirimkan hari ini sampai pukul 04.00 sore,” tegas Sekda. (TrisKominfo).

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Dimasa pandemi, salah satu cara Pemerintah memutus mata rantai virus corona adalah dengan cara meliburkan Anak Sekolah, namun dihimbau tetap belajar, entah dirumah menggunakan Buku panduan atau belajar Online.

Sekolah Paud Tunas Kasih desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Guru-Guru mempunyai cara belajar di rumah yang unik dan tentunya berbeda dengan yang dilakukan Sekolah lainnya,

Sekolah Paud Tunas Kasih mempunyai cara belajar di Rumah yang unik dimana saat proses belajar dirumah-rumah Siswa atau Siswi menggunakan pakaian Seragam Sekolah, Kamis (14/05/2020).

Wiksanti Misilan SKM, Kepala Sekolah menjelaskan, “Pembelejaran ini dilakukan kesetiap rumah-rumah murid dengan waktu dengan yang singkat guna agar siswa tetap melakukan proses belajar walau hanya sebatas di rumah”.

“Begitu juga mengenai pemakaian seragam Sekolah hal ini di lakukan sebagai salah satu pendorong semangat belejar, karana anak-anak merasa seperti belajar layaknya di Sekolah”, ujar Wiksanti.

Wiksanti juga berharap, “Saat proses pembelajaran di rumah kami mengharapkan agar tetap ada pendampingan dari orang tua siswa”.(ViktorKominfo).

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update13 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 27 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.313 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.aamiin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Ditengah pandemi Covid-19/virus corona, Siswa Sekolah Dasar Negeri Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan tetap laksanakan belajar di rumah dengan bimbingan Guru dan Orang Tua Murid, Selasa, seperti yang dilihat oleh jurnalis Dinas Kominfo pada sebuah rumah di desa ini (12/05/2020).

Upaya dan kegiatan ini sudah sesuai dengan himbauan Pemerintah Daerah sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, antara lain dengan cara mengurangi kegiatan atau aktifitas diluar rumah, termasuk meliburkan setiap sekolah baik Perguruan Tinggi, SMA/SMK, SMP, SD dan TK namun tetap kegiatan belajar dilakukan di rumah.

“Sekolah bisa libur namun belajar tetap dilakukan, Siswa bersama guru SDN Batangbabasal mempunyai cara untuk tetap belajar layaknya di Sekolah, yaitu dengan cara setiap guru mengunjungi rumah-rumah siswa dan memberikan penjelasan singkat serta tugas PR(Pekerjaan Rumah). Kami semua Guru-Guru sudah membagi tugas dalam pengontrolan pembelajaran untuk semua Siswa dan Siswi SDN Batangbabasal yang berjumlah 78 pelajar, dengan harapan agar setiap Siswa dan Siswi tetap belajar”, jelas Leny Tondion, S.Pd salah satu Guru SDN Batangbabasal.

“Bukan hanya soal pelajaran dan penjelasan singkat, namun kami juga mengajarkan siswa untuk tetap berdoa dalam setiap mengawali aktifitas, saat tidur malam ataupun bangun pagi, pengontrolan aktifitas dengan menanyakan apa yang sudah dilakukan di rumah seperti mencuci piring dan bagian kebersihan laianya”, ucap Leny.

Lanjut Leny, “Untuk mengunjungi pelajar disetiap Rumahnya masing-masing kami tetap mengikuti sesuai aturan protokol covid-19 yaitu tetap menjaga jarak dengan pelajar, memakai masker dan cuci tangan, serta selalu mengingatkan Siswa-Siswi agar tetap di rumah saja”. (ViktorKominfo)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Tengah dilakukan dengan Video Conference (VidCon) di ruang kerja Bupati Banggai Kepulauan, Senin, (27/04/2020).

Kegiatan ini diawali dengan penjelasan dari Menteri Dalam Negeri mengenai perkembangan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19, “Berdasarkan hasil-hasil kajian yang kerap dilakukan oleh Kementerian Keuangan, Pemerintah menyiapkan dua skenario, skenario berat dan skenario sangat berat”, kata Prof. Tito Karnavian.

“Skenario berat dipilih apabila pandemi Covid-19 ini berlansung sekitar 9 bulan. Tanggap penanganan Covid-19 berjalan efektif tetapi mengalami keterlambatan. Seluruh aktivitas ekonomi mengalami kelemahan termasuk terjadi gangguan di aset wilayah kerja,” jelas Tito.

Lanjut Menteri Dalam Negeri RI, “Skenario sangat berat dipilih apabila masalah Covid – 19 semakin parah dan memberi dampak sepanjang tahun 2020. Berdampak memburukkan kondisi pasar dan tenaga kerja  yang berdampak langsung seperti industri manufaktur dan pariwisata”, tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulteng H. Longki Djanggola menyampaikan “Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018-2021 telah memasuki hasil pengorganisasi, dimana tahun 2021 adalah tahun transisi. Dalam periode tersebut telah banyak kemajuan yang telah kita capai bersama serta masih banyak pula tantangan dan masalah yang perlu kita selesaikan,” kata Gubernur.

“Selanjutnya dalam menghadapi kegiatan Musrenbang ini, saya mengharapkan perhatian saudara-saudara agar kita fokus pada hal-hal sebagai antara lain agar forum musrenbang ini dapat menghasilkan usulan-usulan skala prioritas program yang akan dibiayai APBD Provinsi skala Nasoinal tahun 2021 dan diharapkan agar forum musrenbang ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan mencapai sinergitas antara kegiatan OPD Kabupaten/Kota dan OPD Provinsi,” harap Longki.

Nampak hadir dalam Vidcon Sekda BanggaiKep, Ketua DPR Sulteng, Kepala Bappeda Sulteng, Kepala OPD se – Kabupaten BanggaiKep. (TrisKominfo)