Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bertempat di kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), H. Rais D. Adam selaku Bupati BanggaiKep yang didampingi Wakil Bupati Salim J. Tanasa Ketua DPRD Rusdin Sinaling, Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Kepala Kemenag dan peserta undangan hadiri Penutupan STQH Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Kabupaten Banggai Laut (Balut) secara virtual, Senin, (30/08/2021).

Dalam sambutan Bupati Banggai Laut yang di bacakan oleh Wakil Bupati Banggai Laut Ablit H. Ilyas, SH mengatakan bahwa, “Semoga dengan di adakan nya seleksi ini secara daring tidak mengurangi kualitas seleksi itu sendiri sehingga di dapatkan Qori dan Qoriah, Hafidz dan Hafidzah yang berkualitas dan mampu bersaing pada ajang Nasional.”

“Semoga kita semua mendapatkan syafaat di dunia ini, tiada kata yang pantas saya ucapkan kecuali sebuah kata yang indah, Alhamdulillah atas kesuksesan kita semua dalam menyelesaikan seluruh rangkaian STQH yang berlangsung pada tanggal 27-30 Agustus 2021,” tambah Wabup Balut.

Lanjutnya, Kita semua berharap kegiatan ini sukses mencapai tujuan kita bersama yaitu menggali potensi Qori dan Qoriah dari berbagai cabang dan tingkatan dalam rangka mengembangkan kemampuan membaca Al-Quran dan Hadist dengan baik dan benar.

“Saya selaku ketua umum pelaksanaan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi bagi kesuksesan penyelenggaraan seleksi Tilawatil Quran dan Hadist tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021 di Kabupaten Banggai Laut yang kita cintai ini,” jelas Wabup Ablit Ilyas.

Disamping itu, Wabup Balut juga berharap pelaksanaan STQH ini tidak hanya sekedar ajang untuk mengukir prestasi semata melainkan lebih dari pada itu sebagai sarana perekat rasa kebersamaan dan persaudaraan sesama yang menghantarkan masyarakat Sulawesi Tengah menuju suatu tatanan masyarakat yang memiliki komitmen, moral untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

“Saya juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras ketua dan anggota, dewan hakim seleksi Tilawatil quran dan Hadist yang ke-XXVI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021,” tambah Wabup.

Diakhir sambutannya Wabup mengatakan, “Saya ucapkan selamat atas prestasi yang telah di raih oleh para juara dari masing-masing cabang yang di lombakan, dan kepada mereka yang belum berhasil kami mengingatkan kepada peserta agar jangan berkecil hati terus mengasah kemampuan dan terus berlatih.”

“Dan yang sudah di nyatakan sebagai pemenang jangan berpuas diri tapi lakukan langkah-langkah peningkatan kemampuan dan terus berlatih mempersiapkan diri pada Ivent STQH tingkat Nasional nanti dengan harapan membawa hasil terbaik bagi Kabupatennya masing-masing,” tutup Wabup Ablit Ilyas. (DeckyKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan laksanakan kegiatan pembahasan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Banggai Kepulauan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Senin, (21/06/2021).

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati BanggaiKep, Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua TKPRD,  Staf Ahli dan Asisten Setda BanggaiKep, Kepala OPD Lingkup Pemda BanggaiKep dan undangan lainnya.

“Selaku Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan, saya menyambut baik dan mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini, dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar bagi kemajuan daerah kita ini” ucap Wabup Salim J. Tanasa dalam mengawali sambutannya.

Lanjutnya, “Pada prinsipnya, kami selaku pemerintah daerah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekertaris Daerah Banggai Kepulauan selaku ketua Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah, Pokja dan Anggota yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan ini.”

“Semoga kegiatan ini bisa membuka cakrawala berfikir kita semua dalam merevisi RTRW Kabupaten BanggaiKep,” tambah Wabup.

Dalam sambutannya Wabup Salim J. Tanasa juga menjelaskan Dasar dilakukannya kegiatan ini, “Dasar pelaksanaan kegiatan ini tentunya sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang pasal 92 dan 93 ayat 1 mengenai ketentuan peninjauan kembali tata ruang dalam lima tahun,” jelas Wabup.

“Selanjutnya, dalam peraturan daerah nomor 1 tahun 2016 tentang rencana tata ruang wilayah BanggaiKep tahun 2016 sampai tahun 2036 akan dilakukan revisi dengan pertimbangan telah terjadi perubahan fungsi ruang, perubahan status kawasan hutan serta perubahan struktur ruang,” kata Wabup.

Revisi RTRW bertujuan untuk menyempurnakan struktur ruang wilayah BanggaiKep, menyempurnakan rencana pola ruang, mengkaji kawasan yang memiliki pengaruh ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup dan potensi sumber daya alam kita.

“Saya menghimbau kepada kita yang hadir pada saat ini mari kita sama-sama satukan persepsi guna mewujudkan tujuan dari kegiatan ini,” tutup Wabup. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa buka Kegiatan Sosialisasi Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK (P3K) Kemendikbud Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Forum Honorer Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan bertempat di Gedung Aula Bappeda, Rabu, (05/05/2021).

“Selaku pemerintah daerah, saya menyambut baik kegiatan sosialisasi ini guna pendampingan para calon ASN PPPK untuk meningkatkan kompetensinya agar lebih siap dalam menghadapi seleksi guru ASN PPPK nantinya dengan mengedepankan konsep ruang kolaborasi dan komunitas pembelajaran,” ucap Wabup dalam membacakan sambutan Bupati BanggaiKep.

Perekrutan ASN PPPK dilaksanakan berdasarkan peraturan Pemerintah No. 49 tahun 2018 tentang manajemen pegawai daerah dengan perjanjian kerja, yang mana skema PPPK menjadi salah satu instrumen kebijaksanaan untuk penyelesaian tenaga honorer. Dengan skema PPPK seluruh instansi pusat dan daerah tidak boleh lagi melakukan rekruitmen tenaga honorer dalam bentuk apapun.

“Untuk itu, lewat kesempatan ini saya tegaskan kepada para peserta agar serius dan sungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini, sehingga ilmu yang diperoleh lewat kegiatan ini bisa diaplikasiakn untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti seleksi guru ASN PPPK di Kabupaten Banggai Kepulauan, agar semua peserta yang mengikuti tes PPPK bisa lulus dengan hasil yang memuaskan sehingga kuota PPPK yang di berikan pemerintah pusat ke pemerintah daerah bisa terpenuhi bagi kelansungan proses belajar mengajar yang baik dan lebih maju ke depan.”

“Akhir kata saya ucapkan Bismillahirahmanirahim, Kegiatan ini saya buka dengan resmi” tutup Wabup.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala BKPSDM dan para guru P3K Kemendikbud peserta Sosialisasi. (TrisKominfo).

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Salim J. Tanasa menyerahkan Kartu Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang bersumber dari APBN tahun 2021 kepada masyarakat di Gedung BPU Tinangkung Kota Salakan. Senin, (26/04/2021)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial, Camat Tinangkung, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Kepala-kepala Desa Kecamatan Tinangkung dan peserta penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Wakil Bupati mengatakan “Atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan kami ucapkan selamat kepada para penerima bantuan kartu iuran jaminan kesehatan, semoga lewat kartu ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.”

“Kartu ini untuk membantu saudara-saudara apabila melakukan pengobatan baik di puskesmas maupun Rumah Sakit tidak lagi memerlukan biaya administrasinya pada saat bapak/ibu berobat” jelasnya.

“Hal tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah dalam membantu masyarakat kurang mampu di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.”

“Saya menitip pesan kepada bapak/ibu Dinas Sosial agar dalam memberikan bantuan kartu ini agar benar-benar teliti dan memperhatikan kondisi masyarakat yang benar-benar layak untuk mendapatkan bantuan tersebut sehingga manfaat dari kartu PBI-JK tapat sasaran”.

“Saya juga menitip pesan kepada masyarakat agar kartu yang diterima disimpan baik-baik jangan sampai tercecer sehingga memudahkan bapak/ibu pada saat di gunakan” tutup wabup. (DeckyKominfo).

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa, SE, MM dalam menghadiri acara resepsi pernikahan di Desa Malanggong Kecamatan Buko pada hari Rabu (07/4/2021) dan diberi kepercayaan untuk membawahkan sambutan sekaligus nasehat pernikahan bagi kedua mempelai.

Salim J. Tanasa dalam sambutannya menekankan tentang program pemerintah yakni dalam upayah penurunan angka Stunting dan bagaimana mencegah Stunting sedini mungkin.

“Mencagah Stunting sedini mungkin itu sangat penting, persoalan Stunting atau kekurangan asupan gizi sehingga berpengaruh terhadap perkembangan anak baik secara fisik maupun mental dan kecerdasan anak. Didalam keluarga untuk itu kita sebagai warga masyarakat BanggaiKep harus membangun keluarga yang mapan dan kuat” ungkap Wabup.

” Sebaiknya ketika menikah harus sudah benar-benar mapan baik dari segi usia harus sudah  dewasa bukan masih dibawah umur karena itu sangat berpengaruh terhadap gen dan kemudian alangkah baiknya juga mapan dari segi ekonomi dalam hal ini memiliki pekerjaaan. Karena ini berhubungan dengan ketersediaan sandang, pangan dan papan dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Apabila kita tidak mapan dari segi ekonomi maka itu akan sangat berpengaruh terhadap asupan gizi yang  dibutuhkan oleh anak-anak dalam keluarga” jelas Wabup. (Amos Kominfo).

 

 

Read more

Tataba, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J Tanasa, SE, MM dalam sambutanya pada Musrembang RKPD Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Buko yang dilaksanakan pada hari Selasa (23/3/2021) di BPU Kecamatan Buko mengajak kepada semua pihak terlibat aktif dalam mengentaskan masalah Stunting.

Masalah Stunting menjadi isu nasional yang harus kita tangapi bersama dengan serius sebab untuk meningkatkan Index Pembangunan Manusia (IPM) tidak lepas dari bagaiamana kita mempersiapkan generasi selanjutnya.

“Stunting menunjukkan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak, tidak hanya tubuh pendek atau pertumbuhan tidak normal tetapi juga Stunting memiliki banyak dampak buruk bagi perkembangan anak termasuk didalamnya kecerdasan akibat kekurangan gizi” ucap Wabup.

“Selain itu dalam upayah penuntasan masalah stunting di BanggaiKep mari kita bersinergi bersama untuk terus dapat memgsosialisasikan kepada masyarakat tentang masalah Stunting. Bagi Kepala Desa dan perangkat desa tolong serius atasi masalah Stunting ini sosialisasi bagi masyarakat serta manfaatkan sebaik mungkin angaran yang diperuntukkan penuntasan masalah Stunting. Sebab menyelesaikan masalah Stunting harus dimulai ditingkat desa karena perangkat desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat” jelas Wabup.

“Bagi tokoh Agama dan masyarakat kami pun berharap untuk dapat membatu kami pemerintah pusat menyelesaikan Stunting di Kab.Banggai Kepulauan dengan terus mengingatkan kepada umat (Jemaat) dan masyarakat baik dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan agar masyarakat paham dan mengerti dampak dari Stunting.”

“Sebenarnya daerah kita banyak sumber makana bergizi tetapi kita tidak paham. Seperti contoh kita sebagai nelayan yang mancing ikan tetapi hasil tangkapan kita dijual dan uangnya dibelikan mie untuk kita makan bersama istri dan anak, kita yang menangkap ikan kekurangan gizi yang membeli ikan pasokan gizinya terpenuhinya sehinga mereka cerdas” canda pak Wabup yang disambut ketawa oleh peserta Musrembang.

“Dalam bahasa daerah “mau tongo mangan ndeke tukon baku bai kona boulon manuk kambung, (biar cuma makan bete dan ubi Banggai asalkan kua daging ayam kampung) itu pasti bergizi” tutup Salim Tanasa. (Amos Kominfo).

 

Lolantang, Banggaikep.go.id – Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tingkat  Kecamatan Tahun 2021 Dalam Rangka Penyusunan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2022 Di Kecamatan Bulagi Selatan berjalan baik. Selasa, (16/03/2021).

 

Kegiatan dilaksanakan di Gedung BPU Kecamatan Bulagi Selatan di hadiri oleh Unsur Forkopimcam Bulagi Selatan, Camat Bulagi Selatan, Kepala Desa se – Bulagi Selatan, Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika, Kepala Dinas Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Staf Ahli dan udangan lainnya.

Pada pukul 08:00 rombongan Wakil Bupati tiba di tempat kegiatan, dan di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Selanjutnya Wabup BanggaiKep  Salim J. Tanasa, SE, MM berkata “Saya mengajak saudara semua, dengan segala pengetahuan  dan pengalaman yang dimiliki, untuk mengintegrasikan, mendialogkan pikiran dan pandangan masing-masing, guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan daerah Kabupaten Banggai Kepulauan”

Di tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan tema “Mengoptimalkan Pengelola Potensi Ekonomi Lokal Dalam Meningkatkan Daya Saing dan Kemandirian Menuju Masyarakat Banggai Kepulauan Yang Maju dan Berkeadilan Sejaterah” dengan prioritas pembangunan yaitu :

  1. Penyediaan air bersih bagi masyarakat dan penataan kawasan ibu kota Salakan
  2. Penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas  pendidikan
  3. Peningkatan produksi dan produktivitas sektor pertanian dan perikanan
  4. Penyediaan dan pembangunan infra struktur destinasi kepariwisatawan berbasis kawasan dan
  5. Penyediaan rumah layak huni, santuan kematian dan tunjangan hari tua bagi masyarakat miskin”

Untuk itu, Pemerintah daerah terus berupaya mengembangkan infrastruktur strategis  diberbagai sektor antara lain sektor Pertanian, Perikanan, dan Parawisata serta penataan Kota Salakan. Apalagi di Tahun 2021 ini Kabupaten Banggai Kepulauan masuk dalam salah satu Kabupaten lokasi fokus intervensi penurunan stunting.

” Saya harapkan agar Desa-desa  yang menjadi lokus stunting agar serius dan saling mendukung sehingga angka stunting Kabupaten Banggai Kepulauan dapat kita turunkan” tutup Wabup. (RoyKominfo)

 

 

Balayon, Banggaikep.go.id – Penanaman pohon dalam rangka pencanangan desa beriklim inisiasi dari perkumpulan Salanggar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di desa Balayon Kecamatan Liang. Minggu, (14/03/2021)

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Banggaikep Salim J Tanasa sekaligus membuka kegiatan, Camat Liang, Kapolsek, Danramil, Kepada Desa Balayon serta aparat & BPD, serta Perkumpulan Salanggar Desa Balayon.

“Selaku Pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyambut baik atas diselenggarakannya penanaman pohon ini sehingga masyarakat desa tidak perlu lagi melakukan penebangan liar terhadap hutan yang bisa mengakibatkan rusaknya Ekosistem Lingkungan Hidup dan perekonomian daerah” ungkap Wabup.

“Sumber daya hutan dan Lingkungan Hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan ekonomi, sosial dan budaya bangsa.”

“Rusaknya sumber daya dan lingkungan akan sangat berpengaruh secara langsung maupu tidak langsung terhadap kelangsungan kehidupan kita”.

“Untuk itu saya mengajak kepada kita semua, mari bersama kita jaga dan lindungi hutan kita untuk bekal anak cucu kedepan” tutup Wabup. (TrisKominfo).

Ponding-Ponding, BanggaiKep.go.id -Kondisi cuaca buruk menyebabkan gelombang air laut besar melanda bagian pesisir pantai wilayah Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Gelombang besar air laut yang menerjang pantai membuat abrasi di beberapa tempat pemukiman warga salah satunya di desa Ponding-ponding Kecamatan Tinangkung Utara yang mengakibatkan beberapa rumah warga rusak.

Pada Minggu, (21/2/2021), Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa, SE.,MM bersama Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd, BPBD, Dinas Sosial, dan rombongan lainnya meninjau lokasi pemukiman warga yang terdampak.

Wabup Salim berkoordinasi dengan Camat Tinangkung Utara bersama Pemerintah Desa untuk menganalisis jalan keluar tercepat guna mengupayakan kenyamanan warga yang tinggal di pesisir pantai.

Diwawancarai oleh jurnalis Kominfo, Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd mengatakan, “Memang sebelum terjadi musibah ini, Pemerintah sudah mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrim pada bulan bulan ini,” jelasnya.

“Apa yang dikatakan benar-benar terjadi, kita tidak bisa memprediksi kapan itu terjadi, hanya kita harus waspada,” lanjut Sahrun.

“Terhadap musibah ini, tadi Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Wabup bahwa Pemerintah akan segera membangun tanggul dan memperbaiki tanggul-tanggul yang rusak untuk kenyamanan warga yang tinggal di pesisir pantai,” tutur Camat.

Akibat gelombang besar air laut yang menerjang pesisir pantai membuat 24 rumah warga rusak sedang dan 3 rumah rusak berat. (FeriKominfo)

Ponding-ponding, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Salim J. Tanasa, SE.,MM salurkan bantuan logistik berupa beras dan beberapa kebutuhan pokok lainnya untuk dapur umum penanggulangan bencana air laut pasang (Rob).

Bantuan diserahkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Ponding-Ponding Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Minggu, (21/2/2021).

Pada kesempatan ini Wabup Salim Tanasa menyampaikan, “Apa yang kami lakukan, itu adalah bagian dari tanggungjawab pemerintah sehingga harapan kami yang mengbuck up semua masalah-masalah ini itu adalah Bapak Camat dan Pemerintah Desa untuk bisa memverifikasi semaksimal mungkin sehingga tidak terjadi salah paham tentang persoalan terdampak ringan, sedang, dan berat.”

“Pada prinsipnya kami atas nama Pemerintah bersama-sama kita ikthiar semoga kejadian ini cukup hari ini,” lanjut Wabup.

“Apa yang kita lakukan hari ini di BPU adalah sebuah proses kebersamaan, Kami juga Pemerintah merasa bagian dari keluarga yang turut merasakan apa yang dialami oleh masyarakat terdampak saat ini,” ucap Salim.

Selain itu, Wabup juga menyampaikan bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan selama di pengungsian dan berharap pula semoga sehari dua ini tidak terjadi air pasang lagi (rob) dan warga terdampak bisa kembali kerumahnya masing-masing dan beraktifitas kembali seperti biasa.

Wabup juga mengingatkan kepada pemerintah Desa untuk bisa bersama-sama membantu membersihkan rumah rumah warga yang terdampak akibat banjir rob.

“Bagi Rumah yang kategori rusak berat, menunggu verifikasi dari Pemerintah Desa, Kecamatan, dan BPBD untuk di tindak lanjuti,” tutur Salim. (FeriKominfo)