Salakan, BanggaiKep.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Sidang Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu dan dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD, Anggota DPRD, para staf ahli, asisten, pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda, Senin (13/10/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2026 yang berpedoman pada RPJMD 2025–2029 serta memperhatikan RKP Nasional dan RKPD Provinsi Sulawesi Tengah. Arah kebijakan tersebut, kata Bupati, difokuskan pada tema besar “Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif melalui Peningkatan Produktivitas Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata yang Berkelanjutan.”

“Kebijakan pembangunan tahun 2026 kami arahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal dengan prinsip inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Rusli.

Bupati menjabarkan empat arah kebijakan utama pembangunan Banggai Kepulauan tahun 2026, yakni:

1. Pemerataan penyediaan infrastruktur pelayanan dasar jalan, air bersih, dan kelistrikan untuk mendukung daya saing perekonomian.

2. Percepatan peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

3. Peningkatan produksi, produktivitas, dan daya saing produk pertanian, perikanan, dan pariwisata guna memperkuat ekonomi kerakyatan.

4. Peningkatan inovasi serta tata kelola pemerintahan yang berwibawa dengan dukungan nilai religius dan budaya lokal.

Lebih jauh, target kinerja daerah tahun 2026 meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen, tingkat kemiskinan 11,85 persen, dan penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 1,52 persen. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan mencapai 68,55, sementara Indeks Reformasi Birokrasi 68 poin, dengan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 2,63 persen.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan proyeksi keuangan daerah tahun anggaran 2026. Total pendapatan daerah diperkirakan mencapai Rp759,56 miliar, terdiri dari:

Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp64,63 miliar, dan Pendapatan Transfer sebesar Rp694,37 miliar.

Meski mengalami koreksi sebesar 25,53 persen dibanding tahun sebelumnya, penurunan ini disebabkan belum dimasukkannya proyeksi dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

Sementara itu, belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp759,56 miliar, dengan rincian:
-Belanja Operasi Rp559,29 miliar,
-Belanja Modal Rp33,82 miliar,
-Belanja Tidak Terduga Rp3 miliar,
-Belanja Transfer Rp163,44 miliar.

Bupati menegaskan bahwa kebijakan pendanaan pembangunan tahun 2026 akan mengedepankan prinsip transparansi, efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas. Pendekatan money follows program diharapkan menjamin bahwa anggaran daerah benar-benar diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“KUA-PPAS menjadi jembatan penting antara perencanaan dan penganggaran. Dokumen ini memastikan keterpaduan seluruh program nasional dan daerah dalam meningkatkan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat,” jelas Bupati Rusli.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas sinergi yang selama ini terjalin baik antara eksekutif dan legislatif. Ia berharap pembahasan KUA-PPAS dapat berjalan lancar hingga tercapai kesepakatan bersama demi kemajuan Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan tahap I Pelabuhan Salakan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyampaikan sambutan yang diwakilkan oleh Kepala Kantor Syahbandar Pelabuhan Kelas II Luwuk, Haspar.

Dalam sambutannya, Haspar mengawali dengan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga seluruh pihak dapat hadir bersama dalam kegiatan bersejarah ini.

Ia menyampaikan salam dan apresiasi dari Dirjen Perhubungan Laut kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, DPRD, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung penuh terwujudnya pembangunan pelabuhan tersebut.

“Atas izin Allah dan berkat dukungan seluruh pihak, hari ini pembangunan Pelabuhan Salakan resmi dimulai. Ini merupakan wujud nyata dari kerja keras, doa, dan kesabaran panjang masyarakat Salakan,” ungkap Haspar dalam sambutannya mewakili Dirjen Perhubungan Laut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rencana pembangunan Pelabuhan Salakan telah dimulai sejak tahun 2014, namun sempat menghadapi berbagai tantangan, baik dalam hal perencanaan maupun penganggaran. Setelah melalui proses panjang dan dukungan dari berbagai pihak, akhirnya proyek strategis ini mendapatkan persetujuan untuk dilaksanakan.

“Perjalanan menuju tahap ini tidak mudah. Bahkan, pelabuhan Salakan sempat terhenti dari daftar prioritas Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP). Namun, berkat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan Kementerian Perhubungan, akhirnya proyek ini dapat direalisasikan,” tambahnya.

Dalam laporannya, Haspar juga mengungkapkan bahwa pembangunan Pelabuhan Salakan menggunakan anggaran sebesar hampir Rp99 miliar, dengan metode multiyears contract (kontrak tahun jamak). Pekerjaan tahap pertama dianggarkan sebesar Rp15 miliar pada tahun 2025 untuk kegiatan pemadatan lahan, sedangkan tahap kedua sebesar Rp84 miliar akan dilanjutkan pada tahun 2026 tanpa melalui proses lelang ulang.

“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan konektivitas antar pulau, khususnya di wilayah Banggai Kepulauan,” ujarnya menutup sambutan.

Dirjen Perhubungan Laut juga berpesan agar seluruh pihak terus bersinergi dan mengawasi proses pembangunan dengan penuh tanggung jawab, sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar prosesi peletakan batu pertama pembangunan tahap I Pelabuhan Salakan, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan infrastruktur pelabuhan yang diharapkan menjadi gerbang utama transportasi laut dan pusat aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Acara yang berlangsung di kawasan Pelabuhan Salakan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bangkep Serfi Kambey, Ketua DPRD Arkan Supu, S.Th.,I.MH, Pj. Sekda Suripto Nurdin, S.Sos, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K, Sekda Banggai Kepulauan Terpilih Moh. Arisusanto, SE.,ME, Asisten, Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, Ketua Bawaslu Muslim Bakara, S.Kom.,MM, Kepala Kantor Kementerian Agama H. Sofyan Arsyad, S.Pd.I.M.Si, Danramil Tinangkung di wakili oleh Pelda Ahmat Djamila, Kepala OPD se- Kab. Banggai Kepulauan, Kepala Bank Mandiri Salakan, Tokoh agama, Tokoh masyarakat serta undangan.

Dalam sambutan Bupati Bangkep Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penting ini. Ia menegaskan bahwa Pelabuhan Salakan memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama transportasi laut di Kabupaten Banggai Kepulauan, sekaligus menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antar pulau.

“Dengan meningkatnya mobilitas barang dan orang, keberadaan pelabuhan yang representatif dan modern menjadi kebutuhan mendesak. Melalui pembangunan tahap pertama ini, kita mengambil langkah awal untuk mewujudkan sarana transportasi laut yang aman, nyaman, dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam perencanaan dan pendanaan proyek strategis ini. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawasi pelaksanaan pembangunan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai harapan bersama.

“Kepada pelaksana proyek, kami berpesan agar menjaga kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan kelestarian lingkungan. Pembangunan ini harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.

Pembangunan Pelabuhan Salakan diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, memperlancar arus logistik, serta mendukung sektor perdagangan dan pariwisata di Banggai Kepulauan. (Decky-KOMDIGI)

Peling Seasa, BanggaiKep.go.id — Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan almarhumah Ibu Elfira Sidalu, seorang guru yang dikenal berdedikasi tinggi dalam mendidik dan membimbing generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut,Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang berduka.

Kegiatan bertempat di Desa Peling Seasa, Kec. Bulagi, Kab. Banggai Kepulauan dan di hadiri Anggota IGI, Aparat Desa Seasa, Guru-guru Kec. Bulagi masyarakat yang sempat hadir.

Dalam sambutannya, Ketua IGI Kabupaten Banggai Kepulauan Moh. Haeiril Lumuan, S.Pd.,M.Pd menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan yang masih diberikan hingga hari ini.

Meski suasana duka menyelimuti, beliau mengajak seluruh hadirin untuk tetap bersyukur dan menjadikan momen kehilangan ini sebagai pengingat akan pentingnya meneruskan perjuangan kebaikan.

“Kami menyadari, kehilangan orang yang kita cintai bukanlah hal yang mudah. Almarhumah Ibu Elfira adalah sosok guru hebat yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. Obor perjuangan beliau tidak akan padam, kami akan melanjutkannya,” ujar Ketua IGI.

Lebih lanjut, Ketua IGI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga almarhumah yang telah membesarkan serta mendukung beliau menjadi sosok pendidik yang berdedikasi dan menginspirasi banyak orang.

“Semoga segala amal kebaikan, pengabdian, dan jasa-jasa beliau dalam dunia pendidikan menjadi ladang pahala dan penerang di alam keabadian,” tambahnya

Sambutan tersebut juga menegaskan bahwa setiap insan akan melewati fase kehidupan yang sama, dan penting bagi yang ditinggalkan untuk tetap kuat dan melanjutkan kehidupan dengan semangat yang diwariskan almarhumah.

Acara diakhiri dengan doa bersama agar almarhumah Ibu Elfira diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. (Decky-KOMDIGI)