Salakan, BanggaiKep.go.id – Turnamen Sepak Bola Bupati Cup I Tahun 2025 resmi berakhir dengan laga final yang berlangsung seru di Lapangan Karamat Jaya, Desa Mansamat B, Kecamatan Tinangkung Selatan.

Tim Persikal FC tampil gemilang dan memastikan gelar juara setelah menundukkan Mutiara Kilat FC dengan skor telak 4–0, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan final sekaligus penutupan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Moh. Arisusanto, SE., ME., Waka Polres Banggai Kepulauan Kompol Abidin, S.H., Asisten I Setda Iswan Saleh, Ketua PSSI Banggai Kepulauan Iksan Nursin, Pj. Pabung Letda Kaf. Rahmat Luande, Camat Tinangkung Selatan Dr. Lahali, serta jajaran panitia, official tim, dan masyarakat setempat yang memenuhi area lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya turnamen perdana ini dengan lancar dan penuh semangat sportivitas.

“Turnamen Bupati Cup I bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat tali silaturahmi antar warga serta memupuk semangat kebersamaan,” ujar Rusli.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, serta pihak keamanan yang memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Bupati Rusli berharap turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan pemerintah daerah sebagai sarana pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Ketua PSSI Banggai Kepulauan Iksan Nursin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya turnamen.

“Melalui kompetisi ini, kita melihat munculnya banyak bibit pemain muda berbakat yang perlu mendapat perhatian dan pembinaan lebih lanjut dari pemerintah daerah maupun pengurus PSSI,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkesinambungan guna memperkuat fondasi sepak bola daerah.

Berikut hasil lengkap Turnamen Sepak Bola Bupati Cup I Tahun 2025:

Juara 1: Persikal FC

Juara 2: Mutiara Kilat FC

Juara 3: Kautu FC

Juara 4: SPBU Mutiara FC

Top Scorer: Handi (Kautu FC)

Pemain Terbaik: Jel Pansi (Persikal FC)

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan piala bergilir dan hadiah oleh Bupati Rusli Moidady kepada para juara. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan tertib administrasi. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Sosialisasi Tata Naskah Dinas, Pakaian Dinas ASN, dan Sistem Kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Jumat, (31/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Edison E. Moligay, S.Sos., M.A.P.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kasubag Pelayanan Publik dan Tata laksana Luter Maasi, S.H., M.A.P. dari Bagian Organisasi Setda dan Kepala bidang penyelenggaraan Kearsipan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan Suryani Bakri, S.Pd., M.Si.

Adapun materi yang disosialisasikan mencakup tiga regulasi penting, yaitu Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2024 tentang Tata Naskah Dinas, Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2024 tentang Sistem Kerja, serta Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2025 tentang Pakaian Dinas ASN.

Kegiatan ini diikuti oleh para Kasubag Umum dan Kepegawaian dari seluruh perangkat daerah, sekretariat DPRD, kecamatan, rumah sakit, dan puskesmas se-Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya Asisten II Edison Moligay menyampaikan pesan Bupati Rusli bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menegakkan disiplin dan meningkatkan profesionalitas ASN di semua lini birokrasi. Ia menegaskan bahwa tata naskah dinas, pakaian dinas, dan sistem kerja merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Melalui tata naskah dinas yang tertib dan sesuai ketentuan, kita memastikan setiap dokumen dan surat menyurat pemerintahan memiliki kekuatan hukum dan akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Ini juga mencerminkan profesionalitas birokrasi kita,” ujar Edison.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pedoman tata naskah dinas memberikan arah yang jelas dalam penyusunan, pengelolaan, dan penyimpanan surat-menyurat agar komunikasi tertulis antar instansi menjadi lebih efektif dan efisien.

Terkait pakaian dinas ASN, Edison menegaskan bahwa seragam bukan sekadar atribut, melainkan simbol disiplin, etika, dan identitas aparatur negara. Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan serta sanksi bagi ASN yang tidak mematuhi aturan berpakaian.

“Kerapian dan keseragaman berpakaian mencerminkan kesungguhan ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, mengenai sistem kerja ASN, Edison menekankan pentingnya penerapan pola kerja yang efisien, fleksibel, dan berorientasi hasil sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2024. Menurutnya, ASN harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kerja modern dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

“Kita dituntut mewujudkan birokrasi yang berkelas dunia adaptif, berintegritas, dan berorientasi hasil. Karena itu, pemahaman terhadap regulasi dan sistem kerja baru sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati melalui Asisten II menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para narasumber atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap, hasil dari sosialisasi ini dapat diterapkan secara nyata di lingkungan kerja masing-masing, sehingga ASN Banggai Kepulauan semakin disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi Setda Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung dengan lancar dan interaktif. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan yang modern dan berstandar tinggi, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan meresmikan Ruangan Perawatan Anggrek RSUD Trikora yang berstandar KRIS serta Kamar Operasi Modular Operating Theatre (MOT), Acara peresmian berlangsung di RSUD Trikora Salakan, Jumat (31/10/2025).

Dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Bangkep, Ketua Komisi I DPRD Banggai Kepulauan Eko Sahata, Direktur RSUD Trikora dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS, Waka Polres Kompol Abidin, serta para Dokter Spesialis, Tenaga Medis, dan Staf Rumah Sakit Trikora Salakan.

Direktur RSUD Trikora, dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS,  dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya dua fasilitas baru ini yang sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61.

Ia menjelaskan bahwa ruangan perawatan berstandar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar)  merupakan penerapan standar pelayanan modern sesuai Permenkes Nomor 3 Tahun 2023, yang mengatur tata ruang dan kelayakan fasilitas kesehatan.

“Kamar perawatan berstandar KRIS memiliki 12 kriteria, mulai dari pencahayaan, sirkulasi udara, luas ruang minimal 7,2 meter persegi per tempat tidur, hingga ketersediaan sumber oksigen dan peralatan keselamatan pasien. Saat ini RSUD Trikora telah mencapai sekitar 89 persen dari kriteria tersebut,” ujar Feldy.

Ia menambahkan, RSUD Trikora memiliki total 103 tempat tidur, dengan 32 di antaranya telah memenuhi standar KRIS. Ke depan, pihak rumah sakit akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan DPRD untuk melengkapi sarana dan prasarana, sejalan dengan tuntutan kerja sama BPJS Kesehatan.

Selain itu, Feldy juga menyoroti pentingnya keberadaan Kamar Operasi Modular Operating Theatre (MOT), yang dilengkapi sistem tata udara dan filter berstandar tinggi untuk menunjang keamanan operasi.

“Fasilitas MOT ini akan menjadi syarat penting dalam proses akreditasi rumah sakit pada tahun 2027. Dengan fasilitas modern ini, kita bisa memberikan pelayanan operasi yang lebih aman dan efisien,” tambahnya.

Ia juga melaporkan perkembangan positif sumber daya manusia di RSUD Trikora, termasuk penambahan tenaga spesialis di bidang anak, jantung, rehabilitasi medik, anestesi, dan urologi, di mana bidang urologi menjadi salah satu layanan unggulan di Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu layanan bagi masyarakat.

“Kesehatan adalah salah satu pilar utama pembangunan manusia. Peresmian dua fasilitas ini menunjukkan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar Serfi.

Ia menambahkan, penerapan KRIS pada sistem pelayanan RSUD Trikora merupakan bagian dari transformasi digital yang mendukung efisiensi dan transparansi transaksi publik. Sementara itu, keberadaan Kamar Operasi Modular diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas tenaga medis dan kualitas tindakan operasi di Banggai Kepulauan.

“Peningkatan layanan kesehatan tidak hanya diukur dari bangunan fisik, tetapi juga dari komitmen dan integritas seluruh tenaga kesehatan. Saya mengajak seluruh jajaran RSUD Trikora untuk terus bekerja dengan hati dan profesionalisme,” pesan Serfi Kambey.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bertekad menjadikan RSUD Trikora sebagai rumah sakit rujukan dengan layanan yang memenuhi standar nasional. Fasilitas baru yang diresmikan diharapkan dapat mempercepat peningkatan mutu layanan, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan medis berkualitas, serta mendukung pencapaian visi daerah dalam bidang kesehatan.

“Kami ingin RSUD Trikora menjadi rumah sakit yang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Banggai Kepulauan, tetapi juga menjadi pusat pelayanan kesehatan modern di wilayah timur Sulawesi Tengah,” tutup Serfi Kambey.( Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, di Taman Kota Salakan, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan tersebut diawali dengan jalan sehat bersama yang diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, pegawai instansi pemerintah, hingga masyarakat umum.

Turut hadir Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Asisten II Setda Edison Moligay, S.Sos., M.A.P., Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Gunawan, MPH, Waka Polres Banggai Kepulauan Kompol Abidin, Direktur RS Trikora Salakan dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS,  serta sejumlah kepala OPD, kepala puskesmas se-Kabupaten Banggai Kepulauan, dan perwakilan dunia perbankan dari Bank BPD serta Bank Mandiri.

Dalam sambutannya, Direktur Rumah Sakit Trikora Salakan dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS, menegaskan bahwa tema peringatan HKN tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, mengandung makna mendalam tentang pentingnya membangun generasi muda yang sehat, kuat, dan berdaya saing sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Membangun kesehatan masyarakat bukan hanya tugas sektor kesehatan semata, tetapi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa,” ujar dr. Feldy.

Ia menambahkan, selama enam dekade perjalanan pembangunan kesehatan di Indonesia, berbagai tantangan telah dihadapi, mulai dari pandemi, perubahan gaya hidup, hingga meningkatnya penyakit tidak menular. Namun, semangat gotong royong dan dedikasi tenaga kesehatan di seluruh pelosok daerah, menurutnya, menjadi kekuatan utama dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat.

“Transformasi kesehatan terus kita jalankan, mulai dari peningkatan pelayanan primer, kualitas SDM kesehatan, hingga upaya penurunan angka stunting dan perluasan imunisasi. Semua ini demi melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan produktif,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, sanitarian, hingga relawan kesehatan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat tanpa kenal lelah.

“Peringatan HKN ke-61 ini mengingatkan kita bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Wabup Serfi.

Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjadikan hidup sehat sebagai budaya. Melalui kegiatan jalan sehat, kata Serfi, bukan hanya tubuh menjadi bugar, tetapi juga terjalin silaturahmi dan tumbuh semangat kebersamaan dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

“Kesehatan adalah investasi berharga bagi masa depan kita dan generasi mendatang. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa beraktivitas produktif, membangun daerah yang maju, dan mewujudkan masyarakat sejahtera,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program strategis, seperti peningkatan layanan dasar di puskesmas, digitalisasi sistem kesehatan, pemberdayaan masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta percepatan penurunan stunting.

Usai pelaksanaan jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan senam zumba bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Antusiasme peserta terlihat tinggi, mencerminkan semangat gotong royong dan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup.

Momentum HKN ke-61 di Banggai Kepulauan ini menjadi ajang refleksi dan motivasi untuk memperkuat tekad dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama menuju masa depan yang lebih baik. (Roy-KOMDIGI)