Bangpanga, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa (PEMDES) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bangpanga Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Musyawarah Desa (MUSDES) luar biasa guna penetapan calon penerima BLT-DD susulan tahun 2020 bertempat di Balai Desa Bangpanga, Rabu, (10/6/2020).

Hadir dalam Musdes, Kepala Desa Bangpanga Nasarius Agustinus, Ketua BPD Jesrin Makila, para Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.

Agenda Musyawarah Desa (MUSDES) yaitu untuk Validasi dan Finalisasi data calon penerima BLT-DD susulan tahun 2020 serta membahas tentang daftar calon penerima BLT-DD susulan.

Penetapan penerima BLT-DD pada penyaluran pertama, pada Kamis  (4/62020) disinyalir masih ada masyarakat yang tidak mampu (miskin) yang seharusnya layak menerima BLT-DD namun nama mereka tidak terdaftar dalam penerima BLT-DD Tahun 2020.

Atas musyawarah Kepala Desa sekaligus sebagai ketua tim satgas covid-19 Desa Bangpanga bersama ketua BPD memerintahkan kepada para Kepala Dusun untuk segera mendata dan mengindentifikasi kembali masyarakatnya yang terlewatkan disaat pendataan pertama.

Masing-masing Dusun mengajukan beberapa daftar usulan Kepala Keluarga (KK) yang dianggap layak menerima bantuan BLT-DD susulan, kemudian di musyawarahkan dan di verifikasi oleh Tim satgas covid-19 tingkat Desa.

Hasil verifikasi menetapkan ada 48 KK yang berhak dan layak menerima BLT-DD susulan tahun 2020.

Pada penyaluran pertama, menetapkan ada 15 KK yang menerima BLT-DD Tahun 2020.

Setelah didata dan di verifikasi kembali ada data tambahan jumlah penerima BLT-DD susulan yaitu sebanyak 48 KK, sehingga jumlah penerima BLT-DD Tahun 2020 di Desa Bangpanga yaitu sebanyak 63 KK.

“Kami mendata kembali dengan teliti agar masyarakat yang seharusnya bisa dapat BLT-DD 2020 tidak terlewatkan,” kata Ketua BPD Jesrin Makila. (FeriKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tenaga Ahli Pendamping Profesional (TAPP) Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Yamin, ST menghimbau agar Pemerintah Desa transparansi daftar penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Dalam sambutannya pada penyaluran BLT-DD yang dilaksanakan di Desa Paisubatu dan Batangono, Sabtu (6/6/2020), Muh. Yamin menegaskan “Guna transparansi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Pemerintah Desa wajib membuat baliho yang didalamnya memuat jumlah anggaran, daftar nama penerima, sesuai yang tertuang dalam Perkades serta memampang dokumentasi saat penyaluran BLT-DD agar masyarakat bisa mengakses siapa saja yang menerima manfaat BLT-DD”.

“Agar ditahu disalurkan atau tidak, seperti ada kejadian dibeberapa desa namanya terdaftar tetapi penerima fiktif, tapi bukan di Banggai Kepulauan sambil berkelakar, jadi itulah gunanya pembuatan baliho untuk publikasi kepada masyarakat mengenai penyaluran BLT DD”, ungkap Muh. Yamin.

Selain itu, Muh.Yamin juga menegaskan kepada Pemdes “Jangan ada pemotongan BLT-DD dalam bentuk apa pun”.(AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P menyalurkan bantuan masker dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) kepada Kades dan Lurah serta Pimpinan rumah ibadah seusai melaksanakan rapat bersama membahas pelaksanaan kegiatan keagamaan memasuki New Normal di wilayah Kecamatan Bulagi Utara.

Penyerahan masker bantuan dari Gugus Tugas Covid-19 Kab. Banggai Kepulauan oleh Edison Moligay dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Bulagi Utara, Senin, (8/6/2020).

Sebelum menyerahkan bantuan masker kain, Edison menyampaikan bahwa penyaluran bantuan masker ini merupakan kepedulian Pemerintah Banggai Kepulauan kepada masyarakat dan bantuan masker sudah yang kedua kalinya disalurkan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kab. Banggai Kepulauan.

Edison pun berpesan kepada Kades, Lurah serta Pimpinan rumah ibadah untuk selalu mengingatkan kepada masyarakat agar mengenakan masker ketika berada diluar rumah dan dalam menjalankan kegiatan keagamaan dan selalu patuhi himbauan Pemerintah sehubungan dengan pencegahan covid-19.

“Karena pencegahan covid-19 bukan hanya tanggungjawab Pemerintah serta Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 dan Tim Relawan Desa tetapi merupakan tanggungjawab kita bersama untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona”, ungkap Edison. (AmosKominfo)

 

Paisubatu, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Paisubatu Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu, (6/6/2020).

Dalam sambutan Kadis PMD BanggaiKep Rahmat Labou, S.STP mengatakan “Sebagaimana amanat UUD 1945 pasal 34 ayat 1, “Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara” sehingga kenapa BLT-DD ditujukan bagi keluarga miskin dimasa pandemi Covid-19, karena orang miskin tidak berdaya dan tidak dapat berbuat apa-apa disituasi pandemi penyebaran virus corona”.

“Siapa yang bilang orang kaya bisa menerima BLT-DD dimana jaminannya?, seharusnya orang kaya harus membantu negara dalam menyelesaikan masalah kemiskinan dengan membantu mereka yang miskin”, lanjut Rahmat.

Disamping itu, Kadis PMD juga menekankan kepada aparat Desa, “Saya juga selalu tekankan tidak ada aparat desa dan BPD yang menerima BLT-DD, sebab mereka tidak bisa dikategorikan miskin karena penghasilan diatas Rp. 600.000”.

Menurut Rahmat yang berhak menerima adalah mereka yang nama-namanya tertuang didalam Peraturan Kepala Desa sesuai yang dikirimkan ke KKPN, “Aparat Desa jangan coba-coba melakukan pemotongan karena sangsinya berat dipidana dan didenda”, tegas Kadis PMD.

Selanjutnya Rahmat Labou menyerahkan BLT-DD secara simbolis yang didampingi oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko diwakili oleh Brigpol Yengki Kumano, Danramil 1308-13 Buko diwakili Sema S. Mangati, TAPP BanggaiKep Muh. Yamin, ST,  TPD Kec. Buko Andi Ndiba, Kades Paisubatu Peri Lasalo dan Ketua BPD Paisubatu Suleman Yanisa. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan Ir. Kondrad D Galala, MM didampingi Kepala Seksi Penyiaran Komunikasi dan Pengelolaan Media Publik Taqyudin Lumbon, ST mengikuti Video Conference (Vicon) yang diselengarakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Tengah, membahas kesiapan dalam menghadapi Pemilu tahun 2020.

Bersama Narasumber Dr. Abdullah Khusairi, Dewa Raka Sandi Komisioner KPU RI, serta Sahran Raden Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tengah dan diikuti pula oleh KPU Kabupaten Toli-Toli, Humas Pemda Poso, KPU Kabupaten Banggai Kepulauan serta Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (09/06/2020).

Dalam menghadapi pelaksanan pemilu 2020 dimasa pandemi corona virus, maka perlu adanya sosialisasi dari Pemerintah agar masyarakat tetap melaksanakannya dengan baik dan benar tetap berjalan sesuai dengan aturan Pemerintah.

Adanya kendala dalam melakukan sosialisasi secara daring sangat diperlukan adanya perhatian khusus Pemerintah (Pusat) untuk kelancaran komunikasi, terutama di daerah-daerah yang belum mempunyai jaringan internet, agar semua informasi mengenai Pemilu bisa sampai kepada masyarakat dengan benar dan tepat.

Dr. Abdullah Khusairi selaku Narasumber vicon menyampaikan, “Mengenai pelaksanaan pemilu kita sebagai Pemerintah juga harus lebih mengawasi akan adanya informasi yang tidak benar (Hoax) masuk ke masyarakat, mengingat masih banyak daerah-daerah yang belum ada jaringan internet”.

“Untuk mewujudkan pemilu yang baik kita harus tetap membangun komunikasi dengan masyarakat namun tetap bekerja secara profesional dan dengan adanya kerjasama antar Pemerntah, KPU bersama Humas kemudian saling kolaborasi dengan tetap berpijak pada aturan-aturan yang berlaku”, ucap Abdullah Khusairi . (ViktorKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Masuki masa New Normal atau tatanan kehidupan baru dimasa pandemi Corona Virus Desease 2019 atau lebih akrab kita dengar virus Corona (Covid-19), Camat Bulagi Utara melaksanakan rapat bersama Pemerintah Desa/Kelurahan serta para Pemimpin rumah ibadah se-Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Rapat dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Kec. Bulagi Utara dan dipimpin oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P serta dihadiri oleh Danramil 1308 Bulagi, Kantor Urusan Agama Kec. Bulagi, Ketua Klasis Peling GPIBK, Kepala Desa, Lurah, para Pendeta, Ketua Jemaat serta Imam Masjid yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi Utara, Senin, (8/6/2020).

Edison Moligay memaparkan tujuan pelaksanaan rapat ini guna membahas kesiapan pemimpin rumah ibadah dalam melaksanakan kegiatan peribadatan berjemaah baik bagi umat nasrani di gedung gereja dan umat muslim di masjid.

“Pelaksanaan kegiatan keagamaan dirumah ibadah dimasa pandemi covid-19 tetap mengacu pada peraturan dan himbauan Pemerintah dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19. Diantaranya wajib memakai masker, sebelum masuk rumah ibadah cuci tangan terlebih dahulu, setiap rumah ibadah wajib menyiapkan tempat cuci tangan, jarak dalam rumah ibadah diatur minimal 1,5 Meter”, kata Edison.

Lanjutnya, “Sebelum dan sesudah penyelenggaraan ibadah rumah atau ruangan tempat peribadatan wajib disemprot dengan cairan disinfektan dalam setiap kegiatan keagamaan yang melibatkan jemaat harus melibatkan petugas atau tim relawan covid-19 disetiap desa agar dapat memantau jemaat yang mungkin baru datang dari luar daerah dan sedang menjalani karantina”, jelas Edison menambahkan.

“Untuk lebih jelas silahkan dibaca Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15, yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Bupati Banggai Kepulauan Nomor 460/109/Bag.KESRA tentang Panduan Penyelengaraan Kegiatan Keagamaan Di Rumah Ibadah dalam mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 Dimasa Pandemi”, tutur Camat. (AmosKominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Hasil Rapit Tes Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, Non Reaktif atau Negatif, Senin, 8 Juni 2020.

Setelah mantan Danrem 132 Tadulako Letkol Agus Sasmita, dinyatakan Positif Virus Covid-19, maka Gubernur dan semua pejabat bersama staf yang hadir dalam acara Pisah sambut Danrem 132 Tadulako pada hari sabtu, 6 Juni 2020, dilaksanakan Rapid Tes sesuai SOP Protokol Covid -19.

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dilakukan Rapid Tes pukul 10.00  Wita di ruang kerja Gubernur bersama 88 Orang Pejabat bersama staf  yang hadir dan juga yang pernah mengikuti Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan Edy Prabowo yang direncanakan hari ini.

Alhamdulillah Hasil Rapid Tes Gubernur diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dr. Reny Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, dinyatakan Non Reaktif atau Negatif.

Gubernur meminta agar semua masyarakat harus sadar dan paham kalau ada kontak dengan orang yang sudah dinyatakan positip Covid, supaya segera datang kepada Petugas kesehatan agar dilakukan Rapid Tes, kita lawan covid secara bersama-sama.

Selanjutnya hasil Rapid Tes Pelabat lainnya bersama Staf akan diserahkan hari ini juga. Jadi saat ini hasilnya belum dapat diketahui.

Sumber: Biro Humas dan Protokol. KondKominfo

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) merupakan salah satu Stimulus Pemerintah untuk membantu Masyarakat (Warga) kurang mampu yang terhimpit ekonominya akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).

Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan kegiatan penyaluran BLT-DD susulan tahun 2020 kepada 73 Kepala Keluarga (KK) yang tidak sempat terdata pada pendataan pertama. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Luksagu, Sabtu, (6/6/2020).

Mengawali kegiatan, Kepala Desa Luksagu Suriadi Asapa menyampaikan kepada para calon penerima BLT-DD susulan, “Sejatinya diharapkan agar para penerima BLT-DD ini dapat memanfaatkan sebaik mungkin bantuan ini untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi virus Corona (Covid-19)”.

Penyaluran BLT-DD susulan senilai Rp. 600.000 per Kepala Keluarga (KK), ini diberikan kepada 73 KK yang merupakan data tambahan. Sehingga total Kepala Keluarga (KK) Desa Luksagu yang sudah menerima BLT-DD tahun 2020 yaitu sejumlah 137 KK.

Pada penyaluran pertama dilakukan Senin, 18 Mei 2020 berjumlah 64 KK dan menyusul penyaluran susulan Sabtu, 6 Juni 2020 yaitu berjumlah 73 KK.

“Sebanyak 73 warga yang merupakan data tambahan hari ini sudah menerima BLT-DD susulan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib,” kata Ketua BPD Idam Apusing.

Ditempat yang sama Jurnalis Kominfo BanggaiKep mewawancarai Udin Tulutano salah satu warga penerima BLT-DD susulan mengatakan,”Ya, tentunya kami sebagai masyarakat miskin apalagi terdampak virus Corona pada hari ini kami mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemdes Luksagu, terutama Pemerintah Pusat yang mau membantu kami di saat seperti ini”.

“Kami merasa berterima kasih kepada petugas pendata yang bekerja secara profesional mendata dengan selektif, Kecil besarnya bantuan itu kami sebagai masyarakat merasa tersentuh,” kata Udin Tulutano mengakhiri pembicaraan.

Hadir dalam kegiatan, Ketua BPD Desa Luksagu Idam Apusing, Para Kepala Dusun dan juga Tokoh Masyarakat yang menerima bantuan BLT-DD. (FeriKominfo)

Batangono, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Batangono Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama yang diperuntukkan bulan April tahun 2020.

Penyaluran BLT-DD Desa Batangono tahap pertama diawali dengan penyerahan secara simbol yang dilaksanakan di Balai Desa Batangono, dihadiri oleh Anggota DPRD Kab. BanggaiKep Hendrik Lao, Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Polsek Buko diwakili oleh Brigpol I Ketut Pycca, Koramil 1308-13 Buko diwakili oleh Serda Alfian Alep, TA Pendamping Profesional Kab. BanggaiKep Muh.Yamin, ST, Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba, Sabtu, (6/6/2020).

Plt. Camat Buko Kori Yalume dalam sambutannya mengatakan, “Dalam menyikapi situasi pandemi penyebaran Covid-19 yang berdampak bagi masyarakat maka Pemerintah menyalurkan berbagai bentuk yakni PKH, BPNT, BST, BLT-DD bagi penerima tidak boleh dobel, setiap KK hanya boleh menerima satu jenis bantuan saja, bantuan Pemerintah dimasa covid-19 ini merupakan kepedulian serta perhatian Pemerintah bagi masyarakat dengan disalurkan BLT DD”.

“Hari ini kami sangat berharap bagi penerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin untuk membeli bahan makanan serta obat-obatan bagi yang sakit bukan untuk pamer gaya, berfoya-foya apalagi mabuk-mabukan dan berjudi setelah mendapat BLT-DD”, ujar Kori Yalume.

Dalam sambutan Kepala Desa Batangono Herpin Montolitus menyampaikan bahwa, “Jumlah kepala keluarga Desa Batangono 372 yang mendapat bantuan PKH 96 , BPNT 97, BST 22 dan BLT-DD 122 kepala keluarga”.

Herpin pun berharap agar masyarakat Batangono yang sudah mendapat bantuan untuk dapat memanfaatkan dengan sebaik mungkin disituasi pandemi saat ini dengan membeli bahan makanan.

“Saya berharap agar masyarakat tetap berkebun karena bantuan Pemerintah hanya sekedar saja untuk meringankan beban kita sedangkan kebutuhan kita banyak”, ucap Herpin.

Selain itu, Tenaga Ahli Pendamping Profesional (TAPP) Kab. BanggaiKep Muh.Yamin, ST dalam sambutannya lebih mengarah pada persyaratan siapa saja yang menerima BLT dari dana desa serta mekanisme penyaluran BLT-DD dan menghimbau kepada Pemerintah Desa agar tidak melakukan pemotongan dalam bentuk apapun.

“Bagi Pemdes yang melakukan pemotongan silahkan saja tapi siap untuk diproses secara Hukum, kalau RP. 600.000, salurkan semua tidak boleh kurang”, jelas Muh.Yamin.

Setelah sambutan-sambutan dilanjutkan dengan penyaluran secara simbolis oleh Anggota DPRD Kab. BanggaiKep, Plt. Camat Buko beserta unsur Muspika, TAPP Kab. BanggaiKep dan Kepala Desa serta Ketua BPD. (AmosKominfo)

Tatendeng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Tatendeng, Sabtu, (6/6/2020).

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos didampingi unsur Muspika Kec. Buko dan Pendamping Desa dipercayakan oleh Pemdes Tatendeng untuk menyerahkan BLT-DD secara simbolis kepada salah satu penerima lansia yang sudah mencapai usia 102 tahun, Kori Yalume sambil berlutut disamping nenek Masia Botiki dan menyerahkan BLT-DD.

Selesai penyerahan, Jurnalis DisKominfo Pemda Banggai Kepulauan bermaksud mewawancarai nenek Masia, namun sang nenek sudah tidak bisa bicara dan mendengar karena faktor usia.

Saat ditanya nenek Masia tinggal dengan siapa beberapa masyarakat Tatendeng yang juga penerima BLT-DD menyatakan bahwa nenek Masia tinggal sendiri dirumahnya yang tidak jauh dari rumah anaknya yang juga merawat sang nenek.

Saat ditanya kenapa nenek Masia yang sudah tua tidak bisa jalan datang ke balai desa untuk menerima BLT-DD, alasan salah satu anaknya karena tidak bisa diwakili, “Kami ambil keputusan membawa orang tua kami ke sini dengan cara diubah (didukung)”.

Sementara itu, Kori Yalume menyampaikan kepada keluarga nenek Masia, “Kepada keluarga nenek Masia untuk membelanjakan BLT untuk kebutuhan nenek Masia dan untuk tahap selanjutnya tidak perlu lagi nenek Masia dibawah ke balai desa nanti Pemerintah desa yang antar ke rumah”, ujar Kori Yalume. (AmosKominfo)